Anda di halaman 1dari 5

TERNAK KESAYANGAN

BERTERNAK AYAM KALKUN

A. Pengertian Kalkun
Ayam kalkun adalah salah satu jenis unggas
yang berbeda dengan ayam-ayam lainnya.
Hal ini dapat diperkuat dengan
kecenderungan masyarakat sekarang yang
mulai beralih mengonsumsi daging ayam
kalkun. Bukan hanya masyarakat yang
mendapatkan dari ayam kalkun tetapi
peternak ayam kalkun pun juga. Bukannya
ingin menyombongkan ayam kalkun dengan hewan ternak lainnya, tetapi memang
itu kenyataannya. Alasannya anakan kalkun yang dipelihara dan dibesarkan dalam
jangka 1 bulan bisa dijual dengan harga pasaran minimal 100 ribu per ekor.
Sementara pemeliharaan pada rentang usia tersebut belum begitu membutuhkan
pakan yang banyak sehingga keuntungan lebih berlipat ganda.

B. Kandang Ayam Kalkun


Kandang merupakan hal yang primer bagi peternak yang ingin beternak hewan
ternaknya. Kandang merupakan tempat tinggal ayam dan sama seperti rumah,
kandang juga harus bisa memberikan rasa aman dan terlindungi buat si ayam, untuk
menghindari ayam dari stress dan lari ke kandang orang lain sebaiknya kandang
dibuat ideal untuk ayam Kalkun.
Lokasi yang baik akan menjamin pertumbuhan dan kesinambungan bisnis Ayam
Kalkun.Lokasi yang ideal untuk beternak ayam Kalkun adalah disekitar pantai,
sungai, danau dan persawahan untuk memudahkan ayam kalkun mencari makanan
tambahan. Lokasi kandang kalkun dipilih pada tempat yang tidak lembab dan jika
memungkinkkan menghadap ke arah timur. Hal ini, ditunjukkan agar pada pagi hari
kandang kalkun terkena sinar matahari. Kandang yang banyak terkena sinar
matahari akan membuat ayam kalkun lebih sehat. Kandang umbaran terbatas
memungkinkan ayam kalkun bebas berkeliaran namun tetap aman dari predator.
Tetapi di era pembangunan ini, hampir tak tersisa lahan beternak. Pembangunan
kawasan industri, perumahan, atau sebagainya. Otomatis memberikan kendala
tersendiri bagi peternak yang ingin mengembangkan bisnis ini. Bentuk kandang
kalkun bisa menyesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia.
Namun harus cukup luas dan jangan terlalu padat. Jika terlalu padat atau terlalu
padat, bulu-bulu ayam kalkun akan rusak. Selain itu ayam kalkun jantan dewasa
suka sekali berkelahi satu dengan yang lain. Pisahkan ayam kalkun ang berbeda
ukuran ayam kalkun kecil akan kalah bersaing dalam berebut makanan dengan
ayam kalkun dewasa.
Berdasarkan campur tangan manusia terhadap aktivitas unggas pedaging dikenal
tiga sistem beternak , yaitu:
1. Sistem beternak ekstensif
Dalam sistem ini campur tangan manusia terhadap unggas yang dipelihara sangat
kecil. Unggas dengan pemiliknya hanya mempunyai hubungan pemilikan saja.
Sistem ini banyak dilakukan untuk pemeliharaan bebek manila di kebanyakan
pedesaan di pantai utara pulau Jawa atau di luar Jawa. Di kebanyakan pedesaan di
luar Jawa, pemilikan bebek semacam ini ada kalanya hingga ratusan ribu ekor dan
tidak mengganggu , karena di luar Jawa areal rawa-rawa memang luas dan
penduduk masih jarang . Tetapi di pulau Jawa sangat sulit untuk memakai ekstensif
dalam jumlah besar, dalam jumlah kecil saja sudah cukup mengganggu tetangga.
Sistem ini masih mungkin untuk angsa di suatu perkebunan atau pemilik rumah
berhalaman luas.
2. Sistem beternak semi-intensif
Dalam sistem ini sudah harus ada kandang dan halaman berpagar. Campur tangan
manusia sudah mulai berperan walaupun tidak sepenuhnya. Pada sistem ini, selain
ada kandang berhalaman, juga dapat dibuat kolam seperlunya. Tempat makan ada
di halaman. Sistem ini digunakan untuk bebek dan angsa pedaging komersial. Cara
makan kedua unggas ini dan kegemaranya akan air, bila digunakan sistem beternak
model ini akan menghemat tenaga kerja dan kadang tidak dapat cepat kotor.
3. Sistem beternak intensif
Dalam cara ini unggas sepenuhnya berada di dalam kandang, mulai dari umur
sehari hingga saat dijual. Segala aktivitas unggas dilayani oleh manusia, peran
manusia sudah sangat menentukan kehidupan unggas. Sistem ini banyak dianut
pada peternakan ayam ras dan unggas pedaging umumnya. Ayam kalkun, merpati
dan puyuh pedaging telah cocok mempergunakan sistem ini.
Berikut adalah gambar kandang ayam kalkun yang baik.

C. Pakan Burung Ayam Kalkun


Perlu dipahami bahwa pemberian makanan untuk kalkun jauh berbeda dari
memberi makan ayam kampung atau ayam jenis lainnya. Oleh karena itu sangat
disarankan agar makanan ayam tidak digunakan sebagai pengganti untuk kalkun.
Persyaratan protein dan kalsium antara kedua jenis unggas ini berada pada tingkat
yang sama sekali berbeda. Kalkun misalnya, membutuhkan tingkat yang lebih
tinggi protein dalam pakan mereka. Berikan makan sesuai kondisi dan umur kalkun
karena untuk jenis kalkun anakan dan kalkun dewasa memiliki porsi dan menu
berbeda karena kemampuan lambung untuk menampung makanan dan kemampuan
untuk mencerna makan berbeda.
Teknik makan kalkun dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia kalkun atau cara
mereka ditetaskan. Kalkun yang dibesarkan di kandang harus diperlakukan berbeda
dengan mereka yang hidup di alam liar. Kalkun yang dibiarkan bebas yang sering
disebut sebagai kalkun organik, mereka tidak boleh diberi pakan dengan makanan
olahan dan vitamin karena akan menghilangkan atribut organik mereka.
Pakan ayam kalkun biasanya campuran dari bekatul, kalsium, jagung, dekak,
gandum, tepung kedelai, tepung ikan, dan hijauan, seperti daun-daunan, dedak, dan
konsentrat. Tetapi mereka lebih suka anekan dedaunan seperti daun pepaya dan
kangkung. Hal ini disebabkan karena ayam kalkun lebih cenderung suka dengan
makanan yang basah. Berikut adalah gambar pakan ayam kalkun.

D. Pemeliharaan Kalkun
Pemilihan Bibit.
Bibit ayam Kalkun harus dipilih supaya kita mendapatkan bibit ayam yang sehat
dan berkualitas.
Pemilihan Lokasi Peternakan.
Lokasi yang tepat akan menjamin pertumbuhan dan kesinambungan bisnis ayam
kalkun. Lokasi yang cocok untuk beternak ayam kalkun adalah disekitar pantai,
sungai, danau dan persawahan untuk mempermudah ayam kalkun mencari makanan
tambahan.
Pembuatan Kandang
Kandang merupakan tempat tinggal ayam kalkun dan sama seperti rumah, kandang
juga harus bisa memberikan rasa aman dan terlindungi buat si ayam, untuk
menghindari ayam dari stress dan lari ke kandang orang lain sebaiknya kandang
dibuat ideal untuk ayam Kalkun. Bila kita memelihara ayam kalkun di rumah, maka
kandang ayam kalkun selain harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman juga
bisa di buat sebagus mungkin. Buat ukuran kandang sesuai 2x rentang sayap ayam
kalkun agar ayam kalkun peliharaan kita bisa hidup bebas dan sehat.
Makanan yang tepat

Makanan yang di berikan di sesuaikan dengan kondisi dan umur ayam kalkun,
sebab untuk jenis ayam kalkun anakan dan ayam kalkun dewasa mempunyai porsi
dan menu berbeda yang dikarenakan kemampuan lambung untuk menampung
makanan dan kemampuan untuk mencerna makan berbeda. Makanan ayam ras bisa
diberikan pada ayam kalkun, begitu juga dengan vitamin dan suplemen tambahan
lainnya.
Tentu saja bila kita memelihara ayam kalkun di rumah sendiri sebagai ayam hias
perhatian kita bisa lebih di curahkan padanya, pastikan juga sanitasi dan kebersihan
kandang dan ayam kalkun sendiri terjaga dengan baik. hal ini untuk menghindari
terjangkitnya ayam kalkun kesayangan kita dari penyakit seperti Flu burung dll,
pastikan cara memelihara ayam kalkun kita sesuai dan teratur dalam memberikan
makan dan membersihkan kandang.