Anda di halaman 1dari 3

II

TINJAUAN PUSTAKA

TAKSONOMI
Domain: Eukaryota
Kingdom: Fungi
Phylum: Ascomycota
Subphylum: Pezizomycotina
Class: Eurotiomycetes
Order: Eurotiales
Family: Trichocomaceae
Genus: Aspergillus
Species: A. niger

Aspergillus niger merupakan salah satu spesies yang paling umum dan
mudah diidentifikasi dari genus Aspergillus, famili Moniliaceae, ordo Monoliales
dan kelas Fungi imperfecti. Aspergillus niger dapat tumbuh dengan cepat,
diantaranya digunakan secara komersial dalam produksi asam sitrat, asam
glukonat dan pembuatan berapa enzim seperti amilase, pektinase,
amiloglukosidase dan sellulase. Aspergillus niger dapat tumbuh pada suhu 35C-
37C (optimum), 6C-8C (minimum), 45C-47C (maksimum) dan memerlukan
oksigen yang cukup (aerobik). Aspergillus niger memiliki bulu dasar berwarna
putih atau kuning dengan lapisan konidiospora tebal berwarna coklat gelap sampai
hitam. Kepala konidia berwarna hitam, bulat, cenderung memisah menjadi
bagian-bagian yang lebih longgar dengan bertambahnya umur. Konidiospora
memiliki dinding yang halus, hialin tetapi juga berwarna coklat.
Aspergillus niger memerlukan mineral (NH4)2SO4, KH2PO4, MgSO4, urea,
CaCl2.7H2O, FeSO4, MnSO4.H2O untuk menghasilkan enzim sellulase.
Sedangkan untuk enzim amilase khususnya amiglukosa diperlukan (NH4)2SO4,
KH2PO4 .7H2O, Zn SO4, 7H2O. Bahan organik dengan kandungan nitrogen tinggi
dapat dikomposisi lebih cepat dari pada bahan organik yang rendah kandungan
nitrogennya pada tahap awal dekomposisi. Tahap selanjutnya bahan organik yang
rendah kandungan nitrogennya dapat dikomposisi lebih cepat daripada bahan
organik dengan kandungan nitrogen tinggi. Penurunan bahan organik sebagai
sumber karbon dan nitrogen disebabkan oleh Aspergillus niger sebagai sumber
energinya untuk bahan penunjang pertumbuhan atau Growth factor.
Aspergillus niger dalam pertumbuhannya berhubungan langsung dengan
zat makanan yang terdapat dalam substrat, molekul sederhana yang terdapat
disekeliling hifa dapat langsung diserap sedangkan molekul yang lebih kompleks
harus dipecah dahulu sebelum diserap ke dalam sel, dengan menghasilkan
beberapa enzim ekstra seluler. Bahan organik dari substrat digunakan oleh
Aspergillus niger untuk aktivitas transport molekul, pemeliharaan struktur sel dan
mobilitas sel
Aspergillus niger adalah jamur dan salah satu spesies yang paling umum
dari genus Aspergillus. Ini menyebabkan penyakit yang disebut jamur hitam pada
buah dan sayuran tertentu seperti anggur, bawang, dan kacang tanah, dan
merupakan kontaminan yang umum makanan. Hal ini di mana-mana di tanah dan
umumnya dilaporkan dari lingkungan indoor, dimana koloni hitamnya dapat
dikacaukan dengan orang-orang Stachybotrys (spesies yang juga disebut "jamur
hitam"). Beberapa strain A. niger telah dilaporkan untuk menghasilkan ampuh
mycotoxins disebut ochratoxins, namun sumber lain tidak setuju, mengklaim
laporan ini adalah berdasarkan misidentification dari spesies jamur. Bukti baru-
baru ini menunjukkan beberapa benar A. niger strain lakukan menghasilkan
ochratoxin A.
A. niger kurang cenderung menyebabkan penyakit manusia daripada
beberapa spesies Aspergillus lainnya, tetapi, jika sejumlah besar spora yang
dihirup, penyakit paru-paru yang serius, aspergillosis dapat terjadi. Aspergillosis
adalah, khususnya, sering di antara hortikultura gambut pekerja yang menghirup
debu, yang dapat menjadi kaya dalam spora Aspergillus. Ini telah ditemukan di
dinding kuburan Mesir kuno dan bisa terhirup ketika kawasan terganggu.
[Rujukan?] A. niger merupakan salah satu penyebab paling umum otomycosis
(jamur infeksi telinga), yang dapat menyebabkan rasa sakit, sementara mendengar
kehilangan, dan, dalam kasus yang parah, kerusakan pada saluran telinga dan
membran timpani.