Anda di halaman 1dari 5

Perancangan Proses Energi

Pengolahan Gas

Nama : Agus Mauludin


NIM : 141734003
Kelas : 4D / D4 Teknik Konservasi Energi

JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI


POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2017
A. Sebelum modifikasi

Berikut adalah komposisi bahan yang masuk ke dalam proses.

Komponen Mol
(Methane) 0,7575
(Ethane) 0,1709
(Propane) 4,13E-02
(i-Butane) 6,80E-03
(n-Butane) 1,01E-02
(i-Pentane) 2,80E-03
(n-Pentane) 2,70E-03
(n-Hexane) 6,00E-04
(H2O) 0
(C7+) (NBP=110) 1,00E-04
(H2S) 3,00E-04
(Nitrogen) 6,60E-03
(CO2) 3,00E-04

Berikut adalah rang kaian awal sebelum dimodifikasi.

Pada flowsheet sebelum modifikasi, penggunaan energi dilakukan oleh 2 peralatan, yaitu cooler dan
heater. Dan berikut adalah hasilnya, Q2 menunjukan energi yang dipakai cooler. Sedangkan Q3
menunjukan energi yang dipakai heater.Bila dijumlahkan , maka hasilnya adalah 9,734 x 106 Kj/h
B. Setelah Modifikasi

Setelah dimodifikasi, yakni ditambahkan HE, sehingga pemanasan gas akhir(sales gas) yang
awalnya dilakukan oleh heater diganti dengan menggunakan panas dari gas keluaran
separator. Sehingga ditambahkan peralatan heat exchanger. Maka penggunaan energi hanya
dilakukan oleh cooler.Berikut adalah nilai kebutuhan energi cooler. Saving energi yang
dilakukan dari perbedaan kebutuhan energi sebelum dan sesudah odifikasi adalah 9,734
x106 5,863 x106 = 3,871 kJ/h

Kemudian nilai koefisien perpindahan keseluruhan dari HE nya adalah 8,143 x104 Kj/C.h
Untuk mencapai target aliran umpan produk yang diinginkan, maka dilakukan adjustment.
Berikut adalah flowsheet adjustment. Nilai yang dijadikan target adalah molar flow dari sales
gas bernilai 2350 kgmol/jam

Berikut adalah hasil adjustment untuk mendapat nilai molar flow dengan melakukan iterasi
pada temperatur keluaan cooler. Dari hasil adjustment diharuskan temperatur keluaran
cooler adalah -11,885 0C
Setelah dilakukan adjustment, penggunaan energi pada cooler adalah

Maka saving energi bila dibandingkan dengan sebelum modifikasi adalah 5,482 x 106 Kj/h