Anda di halaman 1dari 43

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMA Negeri 2 Serang


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : XI/Ganjil
Materi Pokok : Fluida Dinamis
Alokasi Waktu : 8 x 45 Menit (4 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti

Kompetensi sikap

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya . Menghayati dan


mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama,
toleran, damai),bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif, Dalam berinteraksi
secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan
kawasan internasional.

Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan)

Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,


konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan
kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,seni,
budaya, dan humaniora .Dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah

Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,


produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif. Dalam ranah konkret
dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta
mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.4 Menerapkan prinsip fluida dinamik 3.4.1 Menyebutkan bunyi azas
dalam teknologi kontinuitas
3.4.2 Menyebutkan bunyi azas
bernoulli.
3.4.3 Menjelaskan Prinsip Kontinuitas
pada fluida dinamik.
3.4.4 Menjelaskan Prinsip Bernoulli
pada fluida dinamik
3.4.5 Mengemukakan contoh penerapan
Prinsip Kontinuitas pada fluida
dinamik dalam kehidupan sehari-
hari.
3.4.6 Mengemukakan contoh Prinsip
Bernoulli pada fluida dinamik
dalam kehidupan sehari-hari

4.4 Membuat proyek sederhana yang 4.4.1 Membuat alat venturimeter dan
menerapkan prinsip dinamika fluida sayap Pesawat sederhana
4.4.2 Membuat laporan terkait alat yang
telah dibuat.
4.4.3 Mempresentasikan laporan dan
alat yang telah dibuat.

Proses Pengetahuan
C. Tujuan Pembelajaran

Melalui model pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based


Learning peserta didik dapat menerapkan prinsip fluida dinamik dalam teknologi dan
membuat proyek sederhana yang menerapkan prinsip dinamika fluida dengan
menerapkan metode ilmiah sehingga dapat mengamalkan perilaku jujur, peduli dan
bertanggung jawab.

Sikap Keterampilan

D. Materi Pembelajaran

Fakta
1. Aliran air pada selang
2. Pesawat dapat terbang
Konsep
1. Debit air
2. Prinsip kontinuitas
3. Prinsip bernoulli
4. Gaya angkat pesawat
Prosedur
1. Percobaan Prinsip Kontinuitas
2. Percobaan Prinsip Bernoulli
3. Percobaan Teorema Toricelli

E. Metode Pembelajaran
a. Model Pembelajaran : Problem Based Learning (Pertemuan 1), Inquiri
(Pertemuan 2) dan Project Based Learning (Pertemuan 3)
b. Pendekatan : Scientific Approuch
c. Metode Pembelajaran :
Demonstrasi
Diskusi kelompok
Presentasi
Ceramah

F. Media Pembelajaran
Papan Tulis
Spidol
Laptop
LCD Proyektor
Video
Botol Bekas
Stearofoam
Selang

G. Sumber Belajar
1 Fisika SMA kelas X, Martin K, Erlangga
2 Fisika , Haliday Resnik, terjemahan, Erlangga
3 Ilmu Pesawat, Jiwa Tampu
4 http://mellaseptianingsih.wordpres.com
5 belajar-online3-blogspot.co.id/2015/04/Fluida Dinamis
H. Langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama : Persamaan Kontinuitas (Metode: Problem Based


Learning)
Sintaks Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
Menggali Informasi Pendahuluan 20
Menit
Menyiapkan kondisi kelas
Karakter religius
Berdoa dan Mengaji
Menyanyi Lagu Wajib Nasional Karakter
Literasi
Nasionalisme
Mereview kembali materi sebelumnya.
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Membaca referensi tentang debit dan
Kritis.Kreatif,
persamaan kontinuitas.
komunikatif
Siswa mengamati demontrasi dan menjawab
Berpikir kritis
pertanyaan yang terkait dengan konsep fluida
saat pemberian motivasi dengan meminta
beberapa siswa melakukan demonstrasi di
depan kelas misalnya: Andaikan kalian sedang
membuka kran air di kamar mandi. Menurut
kalian bagaimana jenis aliran air pada saat
membuka kran? Coba jelaskan!
Siswa lain memerhatikan pemberian informasi
tentang indikator pembelajaran dan tahapan
pembelajaran untuk mencapai indikator
tersebut.
Mengkoordinasikan Kegiatan Inti 50
Menit
Kegiatan Belajar Siswa secara mandiri membentuk kelompok
yang masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 Jujur,gotong
royong,tanggung
orang siswa untuk melakukan kegiatan diskusi. jawab

Siswa dibagikan lembar kerja siswa (LKS).


Siswa merancang terkait percobaan yang
Kritis.Kreatif
tertera pada LKS.
Sintaks Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
Membimbing Siswa melakukan percobaan terkait hubungan
Penyelidikan volume benda terhadap debit dan waktu secara
Mandiri dan berkelompok.
Kelompok Guru mengamati percobaan yang dilakukan siswa
Membuat format koleksi data berdasarkan variable
Mengumpulkan data/informasi hasil pengamatan
Jujur,gotong
pada percobaan menggunakan 3 wadah berbeda dan royong

air secara berkelompok.


Mengembangkan Siswa membuat laporan dari hasil percobaan yang
dan menyajikan dilakukan.
hasil karya Siswa mempresentasikan hasil percobaan dan
jawaban pertanyaan LKS di depan kelas
Analisis dan Penutup 20
Evaluasi Proses Membuat kesimpulan hubungan antara volume Menit

pemecahan benda dengan debit dan waktu Kritis.Kreatif

Masalah Guru memberikan penjelasan terkait materi dan


percobaan yang telah dilakukan.
Melakukan refleksi manfaat belajar tentang
persamaan kontinuitas.
Kreatif
Melakukan penilaian proses belajar melalui
games/tanya jawab
Menutup pertemuan dengan salam.
Pertemuan Kedua : Azas Bernoulli dan Persamaan Bernoulli (Metode: Problem
Based Learning)
Sintaks Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
Menggali Informasi Pendahuluan 20
Menit
Menyiapkan kondisi kelas
Karakter religius
Berdoa dan Mengaji
Menyanyi Lagu Wajib Nasional Karakter
Literasi
Nasionalisme
Mereview kembali materi pertemuan
sebelumnya.
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Kritis.Kreatif,
Membaca referensi tentang azas dan persamaan
komunikatif
bernoulli.
Berpikir kritis
Siswa mengamati demontrasi dan menjawab
pertanyaan yang terkait dengan konsep Azas
bernoulli sebagai motivasi, misalnya :
Bagaimana Tendangan bebas seorang pemain
bola bergerak melengkung?
Siswa lain memerhatikan pemberian informasi
tentang indikator pembelajaran dan tahapan
pembelajaran untuk mencapai indikator
tersebut.
Mengkoordinasikan Kegiatan Inti 50
Menit
Kegiatan Belajar Siswa secara mandiri membentuk kelompok
yang masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 Jujur,gotong
royong,tanggung
orang siswa untuk melakukan kegiatan diskusi. jawab

Siswa dibagikan lembar kerja siswa (LKS).


Siswa merancang terkait percobaan yang
Kritis.Kreatif
tertera pada LKS.
Membimbing Siswa melakukan percobaan terkait hubungan
Penyelidikan tinggi lubang pada suatu wadah terhadap jarak
Mandiri dan pancuran air secara berkelompok.
Kelompok Guru mengamati percobaan yang dilakukan siswa
Sintaks Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu

Membuat format koleksi data berdasarkan variable


Mengumpulkan data/informasi hasil pengamatan
Jujur,gotong
pada percobaan menggunakan sebuah botol yang royong

diisi air.
Mengembangkan Siswa membuat laporan dari hasil percobaan yang
dan menyajikan dilakukan.
hasil karya Siswa mempresentasikan hasil percobaan dan
jawaban pertanyaan LKS di depan kelas
Analisis dan Penutup 20
Menit
Evaluasi Proses Membuat kesimpulan hubungan antara ketinggian
pemecahan dengan jarak pancuran air
Masalah Guru memberikan penjelasan terkait materi dan Kritis.Kreatif

percobaan yang telah dilakukan.


Melakukan refleksi manfaat belajar tentang azas
dan persamaan bernoulli .
Kreatif
Melakukan penilaian proses belajar melalui
games/tanya jawab
Menutup pertemuan dengan salam.
Pertemuan Ketiga : Penerapan Persamaan Kontinuitas, Azas Bernoulli dan
Persamaan Bernoulli dalam kehidupan (Metode: Project Based Learning)
Sintaks Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
Menggali Informasi Pendahuluan 20 Menit

Menyiapkan kondisi kelas


Karakter religius
Berdoa dan Mengaji
Menyanyi Lagu Wajib Nasional Karakter
Literasi
Nasionalisme
Mereview kembali materi pertemuan
sebelumnya.
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Kritis.Kreatif,
Membaca referensi tentang penerapan azas
komunikatif
dan persamaan kontinuitas dan Bernoulli
Berpikir kritis
dalam kehidupan.
Siswa mengamati demontrasi dan
menjawab pertanyaan yang terkait dengan
konsep Azas bernoulli sebagai motivasi,
misalnya :
Bagaimana cara kerja dari pipa
venturimeter dan tabung pitot?
Siswa lain memerhatikan pemberian
informasi tentang indikator pembelajaran
dan tahapan pembelajaran untuk mencapai
indikator tersebut.
Menyiapkan Kegiatan Inti 50 Menit

pertanyaan atau Siswa secara mandiri membentuk kelompok


penugasan proyek yang masing-masing kelompok terdiri dari Jujur,gotong
royong,tanggung
4-5 orang siswa untuk melakukan tugas jawab

membuat project alat pipa tabung


venturimeter.
Siswa dibagikan lembar kerja siswa (LKS).
Mendesain Siswa melakukan perencanaan dan pembagian Kritis.Kreatif
perencanaan proyek tugas membuat project bersama kelompok.
Jujur,gotong
royong,tanggung
jawab
Sintaks Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu

Guru mengamati perencanaan yang dibentuk


siswa
Mengumpulkan data/informasi terkait prinsip
Kreatif
kerja, dasar teori dan bentuk fisik kerangka dari
pipa tabung venturimeter yang akan dibuat.
Menyusun jadwal Guru dan siswa melakukan diskusi terkait
sebagai langkah kesepakatan jadwal dan batas akhir pembuatan
nyata dari sebuah alat project pipa tabung venturimeter.
proyek
Memonitor kegiatan Siswa membuat laporan dari hasil percobaan
dan perkembangan yang dilakukan
proyek Siswa melaporkan perkembangan hasil
pembuatan project kepada guru terkait kendala Kritis.Kreatif,
komunikatif
pembuatan project dan hal-hal lainnya.
Menguji hasil Siswa mempresentasikan hasil laporan dan alat Jujur,gotong
royong,tanggung
project pipa venturimeter secara berkelompok
jawab
didepan kelas
Mengevaluasi Penutup 20 Menit
kegiatan/pengalaman
Guru memberikan tanggapan terkait project
alat yang telah dibuat oleh siswa.
Guru memberikan saran dan revisi pada project
siswa untuk lebih diperbaiki/dikembangkan
lagi.
Memberikan penilaian dari project yang telah
dibuat.
Menutup pertemuan dengan Salam

I. Penilaian
1. Teknik dan Instrumen Penilaian:
Penilaian Sikap : observasi, penilaian sebaya dan penilaian diri
Penilaian Pengetahuan : tes tertulis, dan penugasan
Penilaian Keterampilan :
2. Bentuk Instrumen : (terlampir)
1 Rancangan penilaian
No Tujuan Penilaian/ Indikator soal Teknik
IPK manfaat penilaian Penilaian
3.4.1 Penilaian proses Disajikan soal-soal dan gambar terkait Kelompok,
s/d belajar materi pembelajaran tentang Quiz
3.4.4 persamaan kontinuitas, azas Bernoulli
dan persamaan Bernoulli serta
penerapan asas Bernoulli dalam
kehidupan sehari-hari.
3.7.3 Penilaian proses Disajikan soal-soal dan ilustrasi Individu,tertulis
s.d dan hasil belajar sebuah pipa dengan luas penampang
3.7.7 (Harian dan akhir berbeda dan ketinggian yang berbeda.
semester) Diharapkan peserta didik mampu
menganalisis veriabel dalam
gambar/ilustrasi tersebut, menghitung
tekanan dan kecepatan pada kedua
pipa tersebut.
4.4.1 Penilaian proses Peserta Kelompok
s.d dan penilaian
4.4.3 produk

J. Lampiran

1. Lembar kerja/bahan diskusi


2. Instrumen penilaian

Serang, November 2017

Mengetahui Guru mata pelajaran Fisika


Kepala Sekolah

_______________ ____________________
Vokal Ilma Fadhlandini
LAMPIRAN 1. Uraian Materi

1. Fluida deal
Fluida deal adalah fluida yang inkompresibel, artinya fluida yang kerapatannya (massa jenisnya)
sulit diubah dan tidak memiliki gesekan dalam (viskositas). Terdapat dua jenis aliran fluida,
sebagai berikut.

a) Aliran lurus atau laminar (laminar flow), yaitu jika aliran lancer sehingga lapisan fluida yang
saling berdekatan mengalir dengan lancar.
b) Aliran turbulen (turbelen flow), yaitu aliran dengan cirri laju aliran cukup tinggi, dan
melingkar-lingkar seperti pusaran air (arus eddy) sehingga aliran menjadi kacau dan tidak
teratur.
Untuk membedakan kedua jenis aliran ini, tinjaulah gerakan air. Ketika kamu membuka
kran air di kamar mandi, saat air jatuh kebak mandi alirannya laminar. Namun, ketika air
sudah berada di dalam bak mandi, aliran air akan berubah tidak teratur (turbulen).
Berdasarkan penjelasan di atas, ciri-ciri fluida ideal di antaranya alirannya tunak laminar,
inkompresibel, dan tidak mengalami gesekan baik dengan lapisan fluida disekitarnya
maupun dengan dinding tempat yang dilaluinya (nonviskos).
Pada aliran tunak kecepatan aliran partikel fluida pada setiap titik konstan terhadap
waktu, sehingga partikel-partikel fluida yang lewat pada suatu titik akan bergerak dengan
kecepatan dan arah yang sama, lintasan yang ditempuh oleh aliran fluida ini dinamakan
garis arus. Nama lain dari garis arus adalah aliran berlapis atau aliran laminer. Pada aliran
turbulen ditandai dengan adanya aliran yang berputar, adanya partikel yang bergerak
dengan arah yang berlawanan dengan arah laju fluida secara keseluruhan.
2. Debit Air
Konsep awal mengenai fluida dinamis tentang debit. Debit air merupakan jumlah air
yang mengalir setiap waktu atau boleh diartikan banyaknya volume air yang mengalir
setiap waktu. Berdasarkan pengertian diatas, rumus empiris dari debit air adalah


=

Keterangan :
Q = Debit Air (m3/s)
V = Volume Air (m3)
t = Waktu (sekon)
3. Persamaan kontinuitas dinyatakan sebagai berikut.

Karena fluida ideal bersifat inkompresibel, maka persamaan yang di dapat sebagai berikut.

1 1 = 2 2

Keterangan:
A1 = Luas penampang 1 (m2)
A2 = Luas penampang 2 (m2)
v1 = Kecepatan aliran di A1 (m/s)
v2 = Kecepatan aliran di A2 (m/s)
Persamaan di atas menunjukkan bahwa jika penampang pipa lebih besar, maka
kelajuan fluida ketika melalui penampang tersebut lebih kecil, atau sebaliknya ketika
penampang pipa lebih kecil, maka kelajuan fluida ketika melalui penampang tersebut
menjadi lebih besar. Dari persamaan tersebut terlihat bahwa hasil kali laju alir (v) dengan
luas penampang (A) selalu memiliki nilai yang tetap.
4. Asas Bernoulli
Asas Bernoulli menyatakan bahwa perubahan tekanan dalam fluida mengalir, juga
dipengaruhi oleh perubahan kecepatan alirannya.
1
+ 2 + =
2
Persamaan ini menunjukkan hubungan antara tekanan, kecepatan, dan ketinggian titik yang
ditinjau dalam fluida sederhana yang bergerak sekaligus.
5. Prinsip Bernoulli
Prinsip Bernoulli menerangkan bahwa mengapa sayap pesawat udara menghasilkan gaya
angkat. Udara yang meluncur di atas bagian atas sayap yang melengkung harus menempuh jarak
yang lebih jauh daripada udara yang meluncur di bawah sayap. Karena itu, udara di atas sayap
meluncur lebih cepat. Kecepatan yang bertambah ini menyebabkan tekanan udara di atas sayap
menjadi lebih rendah. Tekanan bawah sayap yang lebih besar menyebabkan sayap terangkat.

6. Akibat-Akibat Asas Bernoulli

a. Fluida statis
Pada fluida diam, kondisi = 0 pada sembarang titiknya. Berarti persamaan Bernoulli yang
memenuhi kondisi tersebut adalah:
1 + 1 = 2 + 2
1 2 = (2 1 )
Persamaan diatas menyatakan Beda tekanan antara dua titik dalam fluida diam, bergantung
pada ketinggian fluida yang diapit oleh kedua titik.
b. Daya angkat pesawat terbang
Ketika bergerak dalam arah horizontal, suku energi potensial dalam persamaan Bernoulli akan
hilang karena ketinggian permukaan fluida akan sama dimana-mana. Sehingga diperoleh
persamaan Bernoulli berbentuk:
1
+ 2 =
2
Artinya Kecepatan fluida yang makin besar akan diimbangi dengan turunnya tekanan fluida
dan sebaliknya. Prinsip ini digunakan untuk menghasilkan daya angkat pesawat: Perbedaan
kecepatan aliran udara pada sisi atas dan sisi bawah sayap pesawat, akan menghasilkan gaya
angkat pesawat.

7. Penerapan Prisip Kontinuitas dan Prinsip Bernoulli dalam Kehidupan Sehari hari
a) Penerapan azas kontinuitas pada kehidupan sehari-hari salah satunya adalah pada saat mengisi
bak mandi, air mengalir melalui pipa besar menuju ke pipa yang lebih kecil pada bagian
keran. Terdapat perbedaan luas antara mulut keran dengan pipa, sehingga aliran kecepatan air
pun berbeda. Akan tetapi debit air yang mengalir tetap sama. Itulah yang dimaksud dengan
asas kontinuitas.

Gamabar 1. Perbedaan luas permukaan pada pipa.

Kita ketahui bahwa dalam hal ini debit air merupakan salah satu komponen
yang akan kita bahas lebih lanjut. Yang dimaksud dengan debit air adalah jumlah air
yang mengalir pada setiap satuan waktu.
Berdasarkan pengertian diatas, rumus empiris dari debit air adalah:
Q = V/t
Keterangan.
Q = Debit Air (m^3/s)
V = Volume (m^3)
t = waktu (s)
Jika kita hubungkan dengan kecepatan aliran air dan luas penampang pipa dan
mulut kran maka persamaan diatas dapat dirubah menjadi:
V = A .h
Q = A . h/t
Q = A.v
Keterangan.
A = luas penampang (m2)
v = kecepatan aliran air (m/s)

b) Alat Penyemprot Nyamuk


Alat penyemprot nyamuk atau Penyemprot Racun Serangga hampir sama prinsip
kerjanya dengan penyemprot parfum. Jika pada penyemprot parfum Anda menekan tombol,
maka pada penyemprot racun serangga Anda menekan masuk batang penghisap pada tabung
racun serangga.

Sehingga persamaan bernouli menjadi:

1 1
1 + 1 2 + 1 = 2 + 2 2 + 2
2 2
1
0 + 1 = 2 2 + 2
2
1
1 = 2 2 2 + 2

1
(1 2 ) = 2 2 2

1
= 2 2 2

Dengan demikian maka cairan obat nyamuk akan naik setinggi h dan
menyemprot karena pengaruh kecepatan 2 2 .
Gambar 2. Skema alat penyemprot

c) Gaya Angkat Sayap Pesawat Terbang


Gaya Angkat Sayap Pesawat Terbang juga merupakan salah satu contoh Hukum
Bernoulli. Bentuk sayap pesawat terbang sedemikian rupa dibuat sehingga garis arus aliran
udara yang melalui sayap pesawat adalah tetap (streamline).
Penampang sayap pesawat terbang memiliki bagian belakang yang lebih tajam dan sisi
bagian yang yang atas melengkung dariapada sisi bagian bawahnya. Bentuk ini menyebabkan
kecepatan aliran udara di bagian atas lebih besar dari pada di bagian bawah. Dan persamaan
bernouli kita dapatkan:
1 1
1 + . 1 2 + 1 = 2 + . 2 2 + 2
2 2

Dan dengan gaya angkat pesawat terbang:

1
1 + 2 = 2 (2 2 1 2 )

Gambar 3. Bentuk sayap pesawat terbang.

d) Venturimeter
Venturimeter adalah alat yang digunakan untuk menentukan kecepatan aliran
zat cair. Dengan memasukkan venturimeter ke dalam aliran fluida dapat dihitung
dengan menggunakan persamaan bernouli berdasarkan selisih ketinggian air atau air
raksa.

Gambar 4. Prinsif kerja venturimeter


Pada gambar di atas tampak bahwa ketinggian pipa, baik bagian pipa yang
penampangnya besar maupun bagian pipa yang penampangnya kecil, hampir sama
sehingga diangap ketinggian alias h sama. Jika diterapkan pada kasus ini, maka
persamaan Bernoulli berubah menjadi:
1 1
1 + 1 + 1 = 2 + 2 + 2 1 = 2
2 2
1 1
1 + 2 1 = 2 + 2 2
Sehingga pada saat fluida melewati bagian pipa yang penampangnya kecil
(A2), maka laju fluida bertambah (ingat persamaan kontinuitas). Menurut prinsip
Bernoulli, jika kelajuan fluida bertambah, maka tekanan fluida tersebut menjadi kecil.
Jadi tekanan fluida di bagian pipa yang sempit lebih kecil akan tetapi laju aliran fluida
akan menjadi lebih besar.Peristiwa ini dikenal dengan nama efek Venturi yang
menujukkan secara kuantitatif bahwa jika laju aliran fluida tinggi, maka tekanan
fluida menjadi kecil.
e) Pipa Pitot
Pipa pitot digunakan untuk mengukur kecepatan aliran fluida dalam pipa.
Biasanya pipa ini digunakan untuk mengukur laju fluida berbentuk gas. Pipa pitot
dilengkapi dengan manometer yang salah satu kakinya tegak lurus aliran fluida
sehingga V2 = 0. Ketika air mengalir terjadi perbedaan ketinggian (h) raksa dengan
masa jenis pada kedua pipa manometer. Dalam hal ini berlaku 1 = 2 sehingga
1 = 2 . Persamaan benouli pada pipa pitot adalah sebagai berikut:
1 1
1 + 1 2 + 1 = 2 + 2 2 + 2
2 2

1
1 + 1 2 = 2
2
1
1 + 2 1 2 = 1
1
2 =
2 1

Dengan demikian kecepatan aliran fluida dalam pipa pitot adalah:

2
1 =

f) Menara Air
Menara air merupakan bak penampungan air dengan keran air yang dapat
memancarkan air melalui sebuah lubang, baik di dasar maupun di ketinggian tertentu.
Kecepatan air di permukaan sama dengan nol karena air diam tidak bergerak. 1 =
2 = tekanan udara luar. Selisih ketinggian air dipermukaan dengan air di dasar.
1 1
1 + 1 2 + 1 = 2 + 2 2 + 2
2 2

1
0 + 1 = 2 + 2 2 + 2
2

1
1 = 2 2 + 2
2

1 2
1 2 =
2 2

1 2
= (1 2 )
2 2

1 2
=
2 2

2 2 = 2

Persamaan tersebut tidak lain adalah persamaan gerak jatuh bebas. Jarak jatuhnya
fluida di ukur dari titik proyeksi lubang air dihitung dengan menggunakan persamaan
gerak lurus beraturan, yaitu:
= 2 .
Sedangkan waktu jatuh fluida:

1 2 2
= =
2
LAMPIRAN 2. Penilaian Sikap

Sikap

belajar tinggi

Percaya diri
Rasa Ingin
Kerjasama

Total skor
Tanggung

Semangat
Peduli
jawab

tahu
No

Nama

Sikap 1 2 3 4

Tanggung Tidak ikut serta Tidak ikut serta Mengikuti diskusi Aktif dalam
jawab dalam diskusi dan dalam diskusi hanya sebagai kegiatan diskusi
mengganggu anggota pasif
aktivitas diskusi

Bekerja Siswa tidak Siswa tidak Siswa mampu Siswa mampu


sama bekerja sama mampu bekerja bekerja sama bekerja sama
dengan anggota sama dengan dengan sebagian dengan semua
kelompok anggota anggota kelompok anggota
sehingga tidak kelompok sehingga tugas kelompok
mengerjakan sehingga tugas terselesaikan sehingga tugas
tugas tidak dapat kurang maksimal dapat
terselesaikan terselesaikan
dengan maksimal

Rasa Ingin Siswa terlihat Siswa terlihat Siswa antusias Siswa antusias
Tahu tidak melakukan tidak antusias dalam melakukan dan aktif dalam
pengamatan dalam pengamatan tetapi melakukan
melakukan cenderung pasif pengamatan
pengamatan

Peduli Siswa acuh tak Siswa acuh tak Siswa kurang Siswa peduli
acuh dan acuh tehadap peduli terhadap terhadap kegiatan
mengganggu kegiatan kegiatan pembelajaran
tehadap kegiatan pembelajaraan pembelajaran
pembelajaraan

Semangat Siswa tidak Siswa tidak Siswa kurang Siswa terlihat


belajar terlihat semangat terlihat terlihat semangat semangat saat
tinggi malas dalam semangat saat saat menerima menerima
menerima menerima pembelajaran pembelajaran
pembelajaran pembelajaran

Percaya Siswa terlihat Siswa tidak Siswa kurang Siswa terilhat


diri tidak percaya diri terlihat percaya terlihat percaya diri percaya diri
dan pasif seat diri saat selama selama
pembelajaran pembelajaran pembelajaran pembelajaran
berlangsung berlangsung berlangsung berlangsung
LAMPIRAN 3 : PENILAIAN DIRI (Dilaksanakan setelah Ulangan Harian)

PENILAIAN DIRI

SATUAN PENDIDIKAN : SMA NEGERI 2 SERANG

MATA PELAJARAN : Fisika

KELAS/ SEMESTER : XI MIPA/ GENAP

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan prinsif fluida dinamik dan penerapannya


dalam

teknologi

INDIKATOR :

1. Mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dengan bertumbuh


menjadi individu yang mempunyai percaya diri
2. Mensyukuri nikmat Tuhan dengan Menyadarai kebesaran
Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak dengan
semangat belajar tinggi
3. Memiliki rasa ingin tahu, bertanggung jawab dan peduli
dalam menyatakan masalah sehari-hari yang berhubungan
dengan keseimbangan dan dinamika rotasi

4. Melaksanakan kerjasama kelompok dalam proses pembelajaran

PETUNJUK:

1. Untuk no 1 sampai dengan 6 berilah tanda () pada pilihan sesuai dengan pendapatmu.

2. Isilah kolom skor sesuai dengan pedoman penskoran berikut.

Skor 4: Selalu

Skor 3: Sering

Skor 2: Jarang

Skor 1: Tidak pernah


3. Untuk no 7 tulis sesuai kondisi yang kamu lakukan saat proses pembelajaran berlangsung.

Skor
No Aspek Yang dinilai
4 3 2 1

Saya bertanggung jawab terhadap diri saya sendiri selama


1.
proses pembelajaran

2. Saya bekerjasama dalam tugas kelompok

Saya menunjukkan sikap peduli terhadap pembelajaran yang


3.
sedang berlangsung

4. Saya menunjukkan sikap semangat belajar tinggi

Saya menunjukkan rasa percaya diri dalam mengemukakan


5.
gagasan, bertanya, atau menyajikan hasil diskusi

Menunjukkan sikap rasa ingin tahu yang tinggi terhadap


6.
pembelajaran yang sedang berlangsung

JUMLAH

SKOR TOTAL

7. Selama proses pembelajaran, tulislah apa yang kamu lakukan?

____________________________________________________________________

____________________________________________________________________

____________________________________________________________________

____________________________________________________________________

____________________________________________________________________
LAMPIRAN 4 : Penilaian Keterampilan
Skor
No. Aspek yang Dinilai
1 2 3 4
1 Menyusun rencana percobaan untuk menyelidiki
Persamaan kontinuitas dan azas bernoulli

2 Melaksanakan percobaan persamaan kontinuitas


dan azas bernoulli

3 Melengkapi data hasil percobaan persamaan


kontinuitas dan azas bernoulli

4 Menganalisis data hasil pengamatan percobaan


persamaan kontinuitas dan azas bernoulli

5 Mempresentasikan hasil diskusi percobaan


persamaan kontinuitas dan azas bernoulli

Jumlah Skor
Kategori

JumlahSkor
Nilai 100
20

Kategori :
baik = 76 - 100
cukup = 56 - 75
kurang = < 56

Rubrik Penilaian Psikomotor (Proses Kerja Kegiatan Praktikum) :


Aspek yang Penilaian
No.
Dinilai 1 2 3 4
1 Menyusun Tidak Menyusun Menyusun Menyusun
rencana percobaan menyusun rencana rencana rencana
untuk menyelidiki rencana percobaan percobaan percobaan
tanki riak percobaan dengan tidak dengan kurang dengan benar
benar benar
2 Melaksanakan Tidak Melaksanaka Melaksanakan Melaksanakan
percobaan tanki melaksanakan n percobaan percobaan percobaan
riak percobaan tanki riak tanki riak tanki riak
tanki riak dengan tidak dengan kurang dengan tepat
tepat tepat
3 Melengkapi data Tidak Melengkapi Melengkapi Melengkapi
hasil percobaan melengkapi data hasil data hasil data hasil
tanki riak data hasil percobaan percobaan percobaan
percobaan tanki riak tanki riak tanki riak
tanki riak dengan benar dengan dengan benar
bantuan guru secara mandiri

4 Menganalisis data Tidak mampu Menganalisis Menganalisis Menganalisis


hasil pengamatan menganalisis data hasil data hasil data hasil
percobaan tanki data hasil pengamatan pengamatan pengamatan
riak pengamatan percobaan percobaan percobaan
percobaan tanki riak tanki riak tanki riak
tanki riak dengan dengan benar dengan benar
bantuan guru dengan secara mandiri
bantuan teman

5 Mempresentasikan Tidak Mempresenta Mempresentasi Mempresentas


hasil diskusi mempresentas sikan hasil kan hasil ikan hasil
percobaan tanki ikan hasil diskusi diskusi diskusi
riak diskusi percobaan percobaan percobaan
percobaan tanki riak tanki riak tanki riak
tanki riak
LAMPIRAN 5 : Lembar Kerja Siswa

LEMBAR DISKUSI SISWA

Tujuan : Memahami dasar-dasar pembelajaran fluida dinamis dan persamaan kontinuitas

Pertanyaan:
1. Sebutkan pengertian dari :
Massa Jenis
Tekanan
Tekanan Hidrostatis
Tekanan Mutlak
Fluida Statis
Fluida Ideal
2. Apa yang dimaksud dengan fluida ideal?
3. Apa yang dimaksud dengan debit fluida? Jelaskan dan tuliskan rumusnya !
4. Bagaimana bunyi hukum kontinuitas? Jelaskan dan Turunkan persamaan kontinuitasnya!
5. Bagaimana hubungan antara kelajuan fluida dengan luas penampang benda menurut persamaan
kontinuitas?
6. Diketahui sebuah botol dengan luas penampang 25 mm2 dialiri air dengan kecepatan 20 m/s.
Tentukan berapakah debit fluida nya !
7. Dua buah pipa dengan luas penampang berbeda masing-masing memiliki luas 120 cm2 dan 300
cm2 . Kecepatan di luas penampang pertama memiliki kecepatan 8 m/s. Berapakah kecepatan
fluida pada luas penampang kedua?
8. Sebutkan manfaat dari mempelajari persamaan kontinuitas !
LEMBAR KERJA SISWA

I. Judul : Percobaan azas Bernaulli Sederhana

II. Tujuan Percobaan :

Menerapkan Azas Bernaulli dalam menentukan kecepatan aliran air dari dinding kebocoran
Menentukan waktu tempuh untuk mencapai jarak terjauh
Menggunakan prinsip-prinsip azas Bernaulli dalam menyelesaikan permasalahan
III. Alat dan Bahan

Botol bekas yang telah di beri lubang sebanyak 5


Mistar
Stopwatch
Penyumbat lubang kebocoran
Air
IV. Langkah-langkah percobaan

1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan


2. Tutuplah lubang kebocoran pada botol dengan penyumbat, kemudian isilah botol tersebut
tengan air seperti gambar di bawah

3. Bukalah satu persatu penyumbat lubang kebocoran pada botol, sehingga air dapat keluar.
4. Amatilah apa yang terjadi.
5. Ukurlah jarak dan waktu tempuh yang diperlukan air untuk mencai jarak terjauh.
Tabel hasil pengamatan
No H h2 h1(H- h2) X

Dengan:
H : Jarak lubang dari dasar botol
h2 : jarak lubang dengan tanah
h1 : Jarak lubang dengan permukaan fluida
X : jarak yang ditempuh air saat keluar dari lubang kebocoran

V. Pertanyaan

1. Hitunglah kecepatan dan waktu yang diperlukan air saat keluar dari lubang kebocoran!
2. Buktikan bahwa jarak jatuh air dapat ditentukan dengan persamaan = 21 2 dengan
menggunakan perhitungan !
3. Bagaimana simpulan yang diperoleh dari percobaan?
KUIS 1
WAKTU : 20 MENIT

Tes pilihan ganda


NO SOAL Skor

1. Berikut ini yang tidak merupakan sifat-sifat dari fluida 20


ideal adalah ...
A. Fluida bersifat non viskos
B. Alirannya bersifat turbulen
C. Fluida bersifat inkompresibel
D. Aliran fluida bersifat irrotasional.

2. Aliran fluida ketika melalui suatu penampang menurut 20


asas kontinuitas akan berperilaku sebagai berikut:
A. Ketika melalui penampang yang lebih besar
maka kelajuannya akan menjadi lebih besar
B. Ketika melalui penampang yang lebih besar
maka kelajuannya akan tetap
C. Ketika melalui penampang yang lebih kecil
maka kelajuannya akan menjadi lebih besar
D. Ketika melalui penampang yang lebih kecil
maka kelajuannya akan menjadi lebih kecil
3. Aliran air pada saat melalui pipa dengan luas 20
permukaan penampang 2 cm2 adalah 30 m/s.
Berapakah kelajuan aliran air pada saat melalui pipa
dengan luas penampang 6 cm2?
A. 10 m/s C. 30 m/s
B. 20 m/s D. 40 m/s

4. Menurut Bernoulli, tekanan fluida ketika mengalir 20


melalui sebuah penampang yang luasnya lebih kecil
daripada luas penampang sebelumnya adalah ...
A. Lebih tinggi C. Tetap
B. Lebih rendah D. Tidak beraturan

5. Salah satu contoh pemanfaatan persamaan Bernoulli 20


adalah, kecuali ...
A. Alat penyemprot nyamuk C. Tabung venturi
B. Karburator mobil D. Tabung pipa U

Skor Total 100

Tes Essay
1. Berapakah kelajuan aliran fluida yang mula-mula kelajuannya 25 m/s bila luas penampang
alirnya berkurang dari 5 cm2 menjadi 1 cm2?
2. Pada sebuah sungai bawah tanah air mengalir dari hulu ke hilir. Kita anggap sungai
berbentuk lingkaran dengan diameter bagian hulu sebesar 6 m dan bagian hilir 10 m. jika
kelajuan aliran air pada sungai bagian hulu sebesar 10 m/s, maka hitunglah kelajuan
aliran air pada sungai bagian hilir!
KUIS II
WAKTU : 20 MENIT

Tes Pilihan Ganda


NO SOAL Skor

1. Venturimeter merupakan alat pengukur .... 20


a. kecepatan sepeda motor
b. kecepatan aliran zat cair
c. tekanan gas
d. kekentalan air
e. tekanan udara

2. Menurut Bernoulli, tekanan fluida ketika mengalir 20


melalui sebuah penampang yang luasnya lebih kecil
daripada luas penampang sebelumnya adalah .
a. Lebih tinggi
b. Lebih rendah
c. tetap
d. tidak beraturan
e. lurus

3. Debit aliran air dalam saluran yang berdiameter 2m 20


dan mengalir dengan kecepatan 5 m/s adalah....
a. 10 m/s
b. 20 m/s
c. 30 m/s
d. 40 m/s
e. 50 m/s

4. Salah satu contoh pemanfaatan persamaan Bernoulli 20


adalah, kecuali ...
a. Alat penyemprot nyamuk
b. Karbulator mobil
c. Tabung venture
d. Tabung pipa U
e. Sayap pesawat
5. Pesawat terbang dapat mengangkasa karena.... 20
a. gaya angkat mesin pesawat terbang
b. titik berat pesawat terbang di belakang
c. perbedaan kecepatan aliran udara diatas
dengan dibawah pesawat terbang
d. perubahan momentum pesawat terbang
e. berat udara yang dipindahkan lebih besar
daripada berat pesawat terbang

Skor Total 100

Tes Essay :

1. Sebuah tangki terbuka berisi air setinggi H. Pada jarak h dari permukaan air dibuat sebuah
lubang kecil, sehingga air memancar dari lubang itu. Berapa jauh air yang keluar dari tangki
mengenai tanah?
2. Air mengalir melalui sebuah pipa yang berbentuk corong. Garis tengah lubang corong tempat
air masuk 30cm, sedangkan garis tengah lubang corong tempat air keluar 15cm. Letak pusat
lubang pipa yang kecil lebih rendah 60cm daripada pusat lubang yang besar. Kecepatan aliran
air dalam pipa itu 140 liter/s, sedangkan tekanannya pada lubang yang besar 77,5 cmHg.
Berapakah tekanannya pada lubang yang kecil?
KUIS III
WAKTU : 20 MENIT

NO SOAL Skor

1. Air mengalir melalui pipa mendatar dengan luas 20


penampang pada masing-masing ujungnya
200mm2 dan 100mm2. Bila air mengalir dari
panampang besar dengan kecepatan adalah 2 m/s,
maka kecepatan air pada penampang kecil adalah .
a. 4 m/s
b. 2 m/s
c. 1 m/s
d. m/s
e. m/s

2. Suatu fluida ideal mengalir di dlaam pipa yang 20


diameternya 5 cm, maka kecepatan aliran fluida
adalah .
a. 10,5 m/s
b. 15 m/s
c. 18 m/s
d. 30 m/s
e. 32 m/s
3. Sebuah selang karet menyemprotkan air vertikal ke 20
atas sejauh 4,05 meter. Bila luas ujung selang adalah
0,8 cm2, maka volume air yang keluar dari selang
selama 1 menit adalah liter
a. 43,2
b. 37,5
c. 31,5
d. 26,4
e. 15,1
4. Minyak mengalir melalui sebuah pipa bergaris tengah 20
8 cm dengan kecepatan rata-rata 3 m/s. Cepat aliran
dalam pipa sebesar .
a. 15,1 m3/s
b. 151 liter/s
c. 1,51 liter/s
d. 1,51 m3/s
e. 1,51 m3/s
5. Air mengalir kedalam sebuah bak dengan debit tetap 20
0,5 liter/s. Jika bak tersebut berukuran 1x1x1 m3,
maka bak tersebut akan penuh dalam waktu menit.
a. 33,3
b. 3,33
c. 333
d. 36,3
e. 3,45

Skor Total 100

Tes Essay
1. Ahmad mengisi ember yang memiliki kapasitas 20 liter dengan air dari sebuah kran
seperti gambar berikut!

Jika luas penampang kran dengan diameter D2 adalah 2 cm2 dan kecepatan aliran air
di kran adalah 10 m/s tentukan:
a) Debit air
b) Waktu yang diperlukan untuk mengisi ember
2. Pipa saluran air bawah tanah memiliki bentuk seperti gambar berikut!

Jika luas penampang pipa besar adalah 5 m2 , luas penampang pipa kecil adalah 2 m2 dan
kecepatan aliran air pada pipa besar adalah 15 m/s, tentukan kecepatan air saat mengalir
pada pipa kecil!
KUNCI JAWABAN

a) Untuk Kuis I
Tes Pilihan Ganda:
1. B
2. C
3. A
4. B
5. D
*) Untuk soal pilihan ganda, benar skor 2 dan salah skor 0
Essay
NO Pembahasan Skor

1. Diketahui : A1 = 5 cm2 5

A2 = 1 cm2
v1 = 25 m/s
Ditanya : v2 = ?

Jawab : 1 1 = 2 2
1 5 2
2 = .
2 1
= 1 2
. 25 = 125 /

Jadi, kecepatan aliran fluida menjadi 125 m/s

2. Diketahui: d1 = 10 m 5
d2 = 6 m
v1 = 10 m/s

Ditanya: v2 = ...?

Jawab:

A1V1 = A2V2

1 1
V2 = 2

12
= v1
22

6 2
= (10)
= 3,6 m/s

Jadi, kelajuan aliran air di sungai bagian hilir sebesar 3,6 m/s

Skor Total 10

Skor yang diperoleh


Nilai 100
Skor maksimal
b) Kuis 2
Pilihan Ganda
1. B
2. B
3. A
4. D
5. C
*) Untuk soal pilihan ganda, benar skor 2 dan salah skor 0

Essay

NO Pembahasan Skor

1. 1. Persamaan Bernoulli: 5
1 1
1 + 12 + = 2 + 22 + ( )
2 2
1
= 22 + ( )
2
1 2
= ( )
2 2
1 2
= ( )
2 2
1 2
= ( + )
2 2
2 = 2
Gerak jatuh bebas:
1
= 2
2

2( )
=

Gerak lurus berubah beraturan arah mendatar:


= .

2( )
= 2

= 4( )

2. 1. Diketahui: 5
1 = 15
2 = 7,5
(1 2 ) = 60
1 = 77,5
2 = 140/
Jawab:
2 = 2 2

140 = (7,5)2 2

140000
2 = = 793 /
(7,5)2

1 1 = 2 2

152 1 = (7,5)2 793

1 = 198/

1 1
1 + 21 + = 2 + 22 +
2 2

1
2 = 1 + (21 22 ) + (1 2 )
2

1
2 = 77,5 + (1982 7932 ) + 980(60)
2

2 = 59,9

Skor Total 10

Skor yang diperoleh


Nilai 100
Skor maksimal
c) Kuis 3
Objektif
1. Diketahui:
A1 = 200 mm2= 2.10-4m2
A2 = 100mm2= 10-4m2
v1= 2 m/s
ditanyakan v2 = . ?
jawab:
Q1 = Q2
A1v1 = A2V2
v2 = A1v1/A2 = 2.10-4.2/10-4 = 4m/s
Jawaban : (a) 4m/s
2. jawaban:

Pembahasan:
Diketahui:
d = 5 cm = 5.10-2 m
r = 2,5 cm = 2,5.10-2 m
v = 32 m/s
Ditanya: v = ?
Jawab:
Karena memiliki besar diameter yang sama, maka kecepatan aliran fluida
besarnya sama, yaitu 32 m/s.
Jawaban : (e)
3. jawaban
Diketahui:
h = 4,05 m
A = 0,8cm2 = 8.10-5m2
t = 1menit = 60 sekon
ditanya: V = .?
Jawab
Ep = m.g.h = mv2
v = 2.g.h = 2.10.4,05 = 9 m/s
Q = A.v = 8.10-3.9 = 7,2.10-4 m3/s
V = Q.t = 7,2.10-4.60 = 432.10-4m3 = 43,2 L
Jawaban: (a)
4. jawaban:

Q = .R2.v
= 3,14.16.10-4.3
= 0,151 m3/s
= 151 liter/s
Jawaban : (b)
5. Diketahui
Q = 0,5 liter/s = 5.10-4 m3/s
V = 1m3
A = 1m2
Ditanyakan: t = . ?
Jawab:
t = V/Q = 1/5.10-4
= 2000 s
= 33,3 menit
Jawaban: (a)
*) Untuk soal pilihan ganda, benar skor 2 dan salah skor 0

Essay
NO Pembahasan Skor

1. Diketahui : 5
A2 = 2 cm2 = 2 x 104 m2
v2 = 10 m/s
Pembahasan :
a) Debit air
Q = A2v2 = (2 x 104)(10)
Q = 2 x 103 m3/s
b) Waktu yang diperlukan untuk mengisi ember
V = 20 liter = 20 x 103 m3
Q = 2 x 103 m3/s
t=V/Q
t = ( 20 x 103 m3)/(2 x 103 m3/s )
t = 10 sekon
2. Diket : V1: 15 m/s 5
A1: 5 m
A2: 2 m
Persamaan kontinuitas:
A1v1 = A2v2
(5)(15) = (2)v2
v2 = 37,5 m/s
Skor Total 10

Skor yang diperoleh


Nilai 100
Skor maksimal
SOAL REMEDIAL

1. Berikut ini yang tidak merupakan sifat-sifat dari fluida


ideal adalah ...
A. Fluida bersifat non viskos
B. Alirannya bersifat turbulen
C. Fluida bersifat inkompresibel
D. Aliran fluida bersifat irrotasional.

2. Aliran fluida ketika melalui suatu penampang menurut


asas kontinuitas akan berperilaku sebagai berikut:
A. Ketika melalui penampang yang lebih besar
maka kelajuannya akan menjadi lebih besar
B. Ketika melalui penampang yang lebih besar
maka kelajuannya akan tetap
C. Ketika melalui penampang yang lebih kecil
maka kelajuannya akan menjadi lebih besar
D. Ketika melalui penampang yang lebih kecil
maka kelajuannya akan menjadi lebih kecil
3. Aliran air pada saat melalui pipa dengan luas
permukaan penampang 2 cm2 adalah 30 m/s.
Berapakah kelajuan aliran air pada saat melalui pipa
dengan luas penampang 6 cm2?
A. 10 m/s C. 30 m/s
B. 20 m/s D. 40 m/s

4. Menurut Bernoulli, tekanan fluida ketika mengalir


melalui sebuah penampang yang luasnya lebih kecil
daripada luas penampang sebelumnya adalah ...

A. Lebih tinggi C. Tetap


B. Lebih rendah D. Tidak beraturan
5. Salah satu contoh pemanfaatan persamaan Bernoulli
adalah, kecuali ...
A. Alat penyemprot nyamuk C. Tabung venturi
B. Karburator mobil D. Tabung pipa U

6. Venturimeter merupakan alat pengukur ....


A. kecepatan sepeda motor
B. kecepatan aliran zat cair
C. tekanan gas
D. kekentalan air
E. tekanan udara

7. Menurut Bernoulli, tekanan fluida ketika mengalir


melalui sebuah penampang yang luasnya lebih kecil
daripada luas penampang sebelumnya adalah .
A. lebih tinggi
B. Lebih rendah
C. Tetap
D. tidak beraturan
E. Tidak berubah

.8. Debit aliran air dalam saluran yang berdiameter 2m


dan mengalir dengan kecepatan 5 m/s adalah....
A. 10 m/s
B. 20 m/s
C. 30 m/s
D. 40 m/s
E. 50 m/s

9. Salah satu contoh pemanfaatan persamaan Bernoulli


adalah, kecuali ...
A. Alat penyemprot nyamuk
B. Karbulator mobil
C. Tabung venture
D. Tabung pipa U
E. Sayap pesawat
10. Pesawat terbang dapat mengangkasa karena....

A. gaya angkat mesin pesawat terbang


B. titik berat pesawat terbang di belakang
C. perbedaan kecepatan aliran udara diatas
dengan dibawah pesawat terbang
D. perubahan momentum pesawat terbang
E. berat udara yang dipindahkan lebih besar
daripada berat pesawat terbang