Anda di halaman 1dari 18
=a Ss” PERTAMINA PERJANJIAN KEAGENAN ELPIJI EASE GAS DAN BRIGHT GAS ANTARA PT. PERTAMINA (PERSERO) DENGAN PT. CAHAYA SEJATI MAKMUR No. SPu- ..%... 1F13400/2015-83 acs har ini, .. E22... tanagal tahun ‘Des Ribu Lima Belas , kami yang bertanda tangan di «PT PERTAMINA (PERSERO), Perseroan yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 20 tanggal 17 September 2003, dibuat di hadapan Lenny Janis Ishak, SH. Notaris di Jakarta, yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai Keputusan No. C-24025 HT.01.01.TH.2003 tanggal 9 Oktober 2003, yang Anggaran Dasamnya terakhit dirubah dengan Akta No. 09 tanggal 11 Juni 2013 yang @buat dihadapan Lenny Janis Ishak, SH Notaris di Jakarta, yang telah mendapat Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- AH.01.10.26753 tanggal 02 Juli 2013, dan berkedudukan di Jakarta Pusat, dan berkantor pusat di Jalan Medan Merdeka Timur No. 1A, Jakarta Pusat, dalam al ini diwakili oleh Afandi dalam kapasitasnya sebagai GM Marketing Operation Region lil, Fuel Marketing & Distribution, Marketing & Trading Directorate Direktorat Pemasaran dan Niaga, berdasarkan Surat Keputusan Direktur Pemasaran & Niaga PT. Pertamina (Persero) Nomor — No.Kpts.P- 498/C00000/2013-S8 tanggal 30 Agustus 2013, dengan demikian bertindak untuk dan atas nama perseroan tersebut di atas, selanjutnya dalam Perjanjian ‘i disebut PIHAK PERTAMA. & PT. CAHAYA SEJATI MAKMUR, suatu perseroan yang didirikan berdasarkan Axia No. 03 tanggal 17 Oktober 2013, dibuat di hadapan ANITA HIRAMAYANI, SH, Notaris Kabupaten Bekasi, yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU- 09633.AH.01.01.Tahun 2014 tangga 05 Maret 2014, berkedudukan di Kabupaten Bekasi dan beralamatkan di Jl. Kali Abang Rorotan No. 55 A RT. 41 RW. 06 Kelurahan Kali Abang Tengah Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi dalam hal ini diwakili oleh SAPTO WAHYUDI dalam kapasitasnya sebagai Direktur Utama, dengan demikian berwenang bertindak untuk dan atas ama perseroan tersebut di atas, selanjutnya dalam Perjanjian ini disebut “PIHAK KEDUA”. Seenjuinya dalam perjanjian ini PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara seedir-sendiri disebut “PIHAK” dan secara bersama-sama__diseb “PARA PIHAK”, Peviamina = PP. Cahaya Sejati Makimur + au as PERTAMINA Terlobin dehulu PARA PIHAK dalam Perjenjian ini menerangkan halal sebagai a. Bahwa PIHAK PERTAMA adalah suatu badan usaha milik ni memproduksi, menyediakan dan menjual bahan baker jenis LPG; b. Bahwa_ PIHAK KEDUA bermaks: intuk men *masar) forte LPG ase Gaa dan BNGht Gas Mike PHAR BEPTANIA derigan Kemawan tabung isi 9Kg, 12Kg & 14Kg (“Kg”) berdasarkan surat permohonan Nomor. O7/EKS-PTM/CG-X/2013 tanggal 30 Oktober 2013 perihal Permohonan Keagenan Elpiji. c. Bahwa PIHAK PERTAMA telah setuju untuk mengangkat PIHAK KEDUA untuk menjadi Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas sesuai surat PIHAK PERTAMA Nomor. 1741/F13400/2014-S3 tanggal 23 September 2014 perihal Persetujuan Ijin Prinsip Sementara Agen LPG Ease Gas dan Bright Gas. d. Bahwa PIHAK PERTAMA telah setuju untuk mengangkat PIHAK KEDUA untuk menjadi Agen LPG Ease Gas dan Bright Gas definitif sesuai surat PIHAK PERTAMA Nomor. 274/F13400/2015-S3 tanggal 23. Maret 2015 perihal Pengangkatan Agen Ease Gas dan Bright Gas Definitif PT. Cahaya Sejati Makmur Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA setuju untuk membuat Perjanjian Keagenan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas (selanjutnya disebut “Perjanjian”) dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut : PASAL 1 DEFINISI Istilah-istilah yang digunakan dalam Perjanjian ini diartikan sebagai berikut: 1. Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas adalah bentuk/badan usaha atau perorangan yang sesuai dengan ketentuan peraturan yang ditunjuk oleh PIHAK. PERTAMA untuk melaksanakan kegiatan pemasaran/penjualan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada konsumen secara langsung dan/atau melalul Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. 2. Alokasi LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas adalah jumlah LPG dalam satuan Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang disalurkan kepada PIHAK KEDUA yang ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA. ‘Alokasi LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas Bulanan mempunyal pengertian sebagaimana ditentukan dalam Pasal 3 Perjanjian ini. Hari Kerja adalah hari di mana bank-bank umum buka untuk usaha, bukan hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional. Konsumen adalah rumah tangga dan pengguna atau pemakai langsung LPG dalam kemasan Tabung 9 Kg, 12 Kg dan 14 Kg. 6. Liquified Petroleum Gas 9 Kg dan 14 Kg atau LPG 9 Kg dan 14 ig, adalah campuran propana CsHa dan butana CiHyo dalam kemasan Tebung -PG 9 Ki dan 14 Kg. z Pertamins + PT Cahaya Sejati Makar a= Ss” PERTAMINA 7. Loading Order atau LO adalah dokumen standar yang diterbitkan oleh PIHAK PERTAMA, untuk penyerahan produk LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada PIHAK KEDUA. 8. Operasi Pasar adalah penjualan secara langsung LPG dalam keriasan Tabung Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen untuk mengatasi kelangkaan LPG di suatu daerah. ©. Outlet adalah tempat pelayanan atau penjualan langsung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen atau Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang dioperasikan oleh PIHAK KEDUA. 10.Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas adalah koperasi, usaha kecil, badan usaha swasta dan/ atau perorangan yang mempunyai perjanjian dengan PIHAK KEDUA untuk melaksanakan kegiatan penyaluran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen. 11.Sales Order atau SO adalah dokument secara kesisteman yang ada di PIHAK PERTAMA yang memuat informasi pemesanan, jenis produk, jumlah produk dan nilai transaksi pemesanan. 42. Supply Point adalah depot atau lokasi lain yang ditentukan PIHAK PERTAMA tempat penyerahan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA. 13.Tabung LPG 9 Kg dan 14 Kg adalah bejana silinder wadah LPG isi 9 Kg dan 14 Kg yang diproduksi oleh PIHAK PERTAMA atau vendor yang ditunjuk oleh PIHAK PERTAMA, sesuai dengan ciri-ciri yang telah ditetapkan dan dibukukan dalam register PIHAK PERTAMA, yang telan disertfikasi oleh pihak yang berwenang dan didistribusikan oleh PIHAK PERTAMA. PASAL 2 LINGKUP PERJANJIAN 1. PIHAK PERTAMA setuju menunjuk PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA setuju menerima penunjukan dari PIHAK PERTAMA untuk menjadi Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. 2. Agen LPG Brand Ease Gas melakukan kegiatan pangangkutan, penyimpanan, penyaluran dan pemasaran LPG untuk Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. kepada Konsumen atau Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dengan memberikan pelayanan terbaik serta menjamin mutu, kualitas dan kuantitas LPG di wilayah Kodya Bekasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan: PIHAK PERTAMA dan atau Pemda Setempat. 3. Penunjukkan PIHAK KEDUA sebagai Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. oleh PIHAK PERTAMA di wilayah pemasaran seperti tersebut pada ayat (2) Pasal ini tidak mengurangi hak PIHAK PERTAMA untuk dapat menunjuk dan mengangkat pihak lain sebagai Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas, selain PIHAK KEDUA. 4. Untuk melaksanakan ketentuan pada Ayat (1) dan (2) Pasal ini, PIHAK KEDUA diwajibkan untuk memenuhi semua persyaratan dalam Perjanjian ini termasuk memiliki semua perlengkapan dan peralatan sebagaimana diatur dala Perjanjian ini. < Peramina + Pr Cahaya Sejati Makmur = =a Ss” PERTAMINA PASAL 3 PENETAPAN ALOKASI LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas 1. PIHAK PERTAMA menetapkan target penjualan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang akan disalurkan kepada PIHAK KEDUA secara harian dar/atau bulanan yang besamya tertera pada lampiran yang selanjutnya menjadi Bagian yang meiekat dan tidak terpisahkan dengan Surat Perjanjian ini. 2. Target Penjualan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang ditetapkan PIHAK PERTAMA sebagaimana yang dimeksud pada Pasal 3 ayat (1) Perjanjian ini, untuk selanjutnya disebut Volume Kontrak Harian dan/atau Bulanan. 3, PIHAK KEDUA memesan dan menyalurkan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dari PIHAK PERTAMA sebesar Volume Kontrak sebagaimana yang ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA pada pasal 3 ayat (1) Perjanjian ini sesual dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang disepakati dalam Perjanjian ini dan PIHAK PERTAMA menyetujui untuk memberikan Volume Kontrak tersebut kepada PIHAK KEDUA sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan disepakati dalam Perjanjian ini. PASAL 4 OPERAS! PASAR 1. PIHAK PERTAMA dapat mengadakan Operasi Pasar pada wilayah pemasaran PIHAK KEDUA apabila berdasarkan pertimbangan PIHAK PERTAMA dan atau Pemda Setempat, keadaan di wilayah pemasaran PIHAK KEDUA tersebut membutuhkan Operasi Pasar. 2. PIHAK PERTAMA berhak menunjuk PIHAK KEDUA melalui Operas! Pasar tersebut. Apabila PIHAK PERTAMA Menunjuk PIHAK KEDUA dalam penyaluran Operasi Pasar, maka PIHAK KEDUA waijib melaksanakan penyaluran atas dasar penunjukan tersebut. PASAL5 HARGA, TATA CARA PEMBELIAN DAN PENYERAHAN LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas 1. Harga jual LPG Kg dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA adalah harga sebagaimana ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA yang berlaku pada tanggal penyerahan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA. 2. Harga jual LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dari PIHAK KEDUA kepada Konsumen atau pihak pembeli LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas adalah harga sebagaimana ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA. PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan mengadakan perubshan harga jual LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal ini. PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan mengadakan perubahan harga jual LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal ini Pestana YF. Cahaya Seat Mahmut = : M® PERTAMINA PIHAK KEDUA terlebih dahulu_harus_melunasi__pembayaran pemesanan/pembelian LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada PIHAK PERTAMA sebelum dilakukannya penyerahan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA yang dibuktikan dengan bukti setor yang sudah divalidasi oleh bank yang ditunjuk PIHAK PERTAMA sesuai dengan Sales Order ("SO"). Apabila terdapat kekurangan pembayaran harga LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas karena alasan apapun, maka PIHAK KEDUA harus membayar kekurangan tersebut secara tunai kepada PIHAK PERTAMA melalui bank persepsi yang ditunjuk PIHAK PERTAMA selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah penyerahan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. Apabila terdapat kelebihan pembayaran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas, maka kelebihan pembayaran tersebut akan diperhitungkan pada pembayaran LPG Brand Ease Gas untuk penyerahan berikutnya. Setiap keterlambatan atau kegagalan pembayaran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas sesuai ketentuan Perjanjian ini akan dikenakan denda sebesar suku bunga Sertipikat Bank Indonesia (SBI) pada tanggal mulai terjadinya keterlambatan atau kegagalan pembayaran ditambah 1,75% (satu koma tujuh puluh lima persen) dikalikan dengan (i) jumlah hari keterlambatan dan (i) jumlah LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang belum dibayar. a. Hak dan tanggung jawab PIHAK PERTAMA atas LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas, termasuk isi, Kuantitas dan kualitas dan Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang diserahkan kepada PIHAK KEDUA beralih pada saat penyerahan di atas truk PIHAK KEDUA di Supply Point. . Setelah LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas diserahkan dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sebagaimana dimaksud dalam ayat (7) huruf (a) Pasal ini, maka segala risiko dan kerugian yang timbul atas LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas menjadi beban dan tanggung jawab PIHAK KEDUA. Jumlah dan berat LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang diserahkan oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA berdasarkan hasil_ perhitungan PIHAK PERTAMA di Supply point. Hasil perhitungan tersebut adalah mutlak dan tidak dapat disangkal/dibantah, namun PIHAK KEDUA berhak menyaksikan kebeneran alat-alat pengukur yang dipergunakan oleh PIHAK PERTAMA di Supply Point tersebut. Penyerahan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dilakukan sesuai dengan harga_dan ketentuan- ketentuan/syarat-syarat penyerahan yang ditetapkan PIHAK PERTAMA. PASAL 6 PENYALURAN LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas PIHAK PERTAMA akan menyerahkan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas sesuai dengan nilai yang telah dibayar oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAF PERTAMA sebagaimana yang ditentukan pada Pasal 5 Perjanjian ini. s Pertamina = PP Cataya Sejati Msknur a Ss” PERTAMINA PIHAK KEDUA berkewajiban untuk menyampaikan laporan bulanan atas hasil Penjualan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada PIHAK PERTAMA. . PIHAK KEDUA walib memiliki Outlet dan dapat menunjuk Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas untuk menyalurkan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen di dalam wilayah kerja PIHAK KEQUA dan melaporkan tertulis daftar Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang ditunjuk PIHAK KEDUA tersebut kepada PIHAK PERTAMA setiap 3 (tiga) bulan dan setiap saat apabila terjadi perubahan daftar Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang telah dilaporkan secara berkala tersebut. PIHAK KEDUA wajlb mengadakan perjanjian secara tertulis dengan Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang ditunjuk dan menyampaikan salinan perjanjian tersebut kepada PIHAK PERTAMA. PIHAK KEDUA bertanggung jawab dan menjamin sepenuhnya terhadap kebenaran keberadaan Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dan kegiatan penyaluran yang dilaksanakan oleh Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas serta melakukan pembinaan alas Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas tersebut. PIHAK KEDUA bertanggung jawab dan menjamin sepenuhnya_terhadap pemenuhan seluruh ketentuan/peraturan yang berlaku di PIHAK PERTAMA dan peraturan pemerintah pusat dan daerah ‘setempat oleh Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang ditunjuknya. PASAL7 PENGANGKUTAN LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas | PIHAK KEDUA wajib mengangkut LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas sesuai kualitas dan kuantitas LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang diserahkan oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA. PIHAK KEDUA wajib memilki dan menyediakan alat pengangkutan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh PIHAK PERTAMA dalam jumlah yang cukup untuk melaksanakan kewalibannya sebagai Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas berdasarkan Perjanjian ini | PIHAK PERTAMA berhak menolak alat pengangkutan yang digunakan PIHAK KEDUA untuk mengangkut LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas apabila alat pengangkutan tersebut tidak memenuhi syarat-syarat yang ditentukan PIHAK PERTAMA, antara lain terkait dengan aspek keselamatan, keamanan dan lindungan lingkungan. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk mengganti alat pengangkutan yang ditolak PIHAK PERTAMA dengan biaya dan tanggung jawab PIHAK KEDUA sepenuhnya. 1 = Ss" PERTAMINA PASAL 8 HAK DAN KEWAJIBAN Hak dan Kewajiban PIHAK PERTAMA, ‘Tanpa mengesampingkan hak-hak PIHAK PERTAMA lainnya dalam Perjanjian ini, PIHAK PERTAMA memiliki hak dan Kewajiban sebagai berikut a. PIHAK PERTAMA berhak memeriksa, memonitor dan memberi petunjuk kepada PIHAK KEDUA sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian ini, termasuk tata kerja dan administrasi, dalam penjualan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. b. PIHAK PERTAMA atau wakil yang ditunjuknya berhak setiap saat memeriksa baik secara teknis maupun secara administratif, kelengkapan dan peralatan milik PIHAK KEDUA yang dipergunakan untuk kelancaran pelayanan penyaluran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen di setiap lokasi, termasuk Kantor atau outlet PIHAK KEDUA sampai kepada Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. c. PIHAK PERTAMA berhak menolak untuk mengisi Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang diserahkan PIHAK KEDUA apabila menurut perlimbangan dan penilaian PIHAK PERTAMA Tabung LPG Brand Ease Gas tersebut bukan Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas PIHAK PERTAMA atau tidak memenuhi persayaratan PIHAK PERTAMA. d. PIHAK PERTAMA berhak mengambil tindakan sesuai hukum yang dianggap perlu atas Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dan/atau atas PIHAK KEDUA tanpa memberikan ganti rugi dalam bentuk apapun, apabila menurut pertimbangan dan penilaian PIHAK PERTAMA Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang diserahkan tersebut tidak terdaftar dalam daftar registrasi PIHAK PERTAMA. Hak dan Kewajiban PIHAK KEDUA Tanpa mengesampingkan kewajiban-kewajiban PIHAK KEDUA lainnya dalam Perjanjian ini, PIHAK KEDUA memiliki hak dan kewajiban sebagai berikut = a. PIHAK KEDUA berhak untuk mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan yang berasal dari selisin antara harga penebusan Agen ke PIHAK PERTAMA dan harga jual ke konsumen. b. PIHAK KEDUA atas beban dan tanggung jawab sendiri dapat memperdagangkan /menjual peralatan/perlengkapan Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas beserta pemasangannya kepada Konsumen dengan balk dan memenuhi persyaratan yang telah citetapkan oleh instansi yang berwenang, c. PIHAK KEDUA waiib menjaga dan bertanggung jawab terhadap Kualitas dan. kuantitas LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas serta keutuhan Tabung LP’ Brand Ease Gas dan Bright Gas beserta peralatan/perlengkapannya YA" diserahkan oleh PIHAK PERTAMA. bod Pertamina -Cahaya Seti Mahmut =“ Ss” PERTAMINA PIHAK KEDUA walib menyalurkan dan menyerahkan Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang telah diisi LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen secara langsung atau melalui Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas serta mengumpulkan/mengambil kembali Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kosong tersebut dari_Konsumen dengan sebaik-baiknya atas biaya dan tanggung jawab PIHAK KEDUA. PIHAK KEDUA wajib menyerahkan Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kosong kepada PIHAK PERTAMA di Supply Point untuk dilsi LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas atas beban dan tanggung jawab PIHAK KEDUA. PIHAK KEDUA wajib melayani Konsumen dengan balk dan sopan;memberikan pelayanan kepada Konsumen dengan memuaskan dan optimal;menjaga kelancaran penyaluran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen;memberikan penjelasanipenyuluhan kepada Konsumen mengenai LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas, kesadaran atas keselamatan dan keamanan pemakaian LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dan menjaga citra PIHAK PERTAMA di masyarakat. |. PIHAK KEDUA wajib bekerja sama dengan PIHAK PERTAMA untuk kelancaran penyaluran dan distribusi LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. . PIHAK KEDUA wajib memenuhi, memperhatikan melaksanakan ketentuan, dan sanksi-sanksi yang telah ditetapken oleh PIHAK PERTAMA dalam Perjanjian ini, PIHAK KEDUA wajib memiliki pekerja dalam jumiah yang cukup, terampil dan memperhatikan syarat-syarat keselamatan serta membina pekerja- pekerjanya dengan balk dan walib melengkapi karyawannya dengan Kartu identitas, pakaian seragam, dengan mencantumkan secara jelas identitas PIHAK KEDUA sebagai Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dan nama petugas yang bersangkutan. PIHAK KEDUA wajib menyediakan tanah dan bangunan untuk kegiatan keagenan yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan atau penguasaan atas tanah tersebut oleh PIHAK KEDUA selama jangka waktu Perjanjian ini yang dijadikan gudang penyimpanan dan kantor atau Outlet yang memenuhi persyaratan baik dari segi kegunaan, Komersial, keselamatan dan lindungan maupun keamanannya sesuai ketentuan PIHAK PERTAMA, _ PIHAK KEDUA wajib memiliki kantor dan atau Outlet dengan alamat tetap yang berada di lokasi pemasarannya. Pertamina = PV. Cataya Sejai Makimar = = M® PERTAMINA PIHAK KEDUA walib memillki kendaraan operasional (warna dan spestfikasi Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan PIHAK PERTAMA) minimal Sejumiah 1 (satu) unit truk dan 1 (satu) unit pick up dan mengangkut Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas sesuai_pedoman-pedoman keselamatan dan kesehatan kerja yang ditentukan PIHAK PERTAMA. |. PIHAK KEDUA wajib memiliki timbangan yang telah ditera oleh Badan Metrologi pada setiap Kantor dan atau Outlet dan gudang PIHAK KEDUA serta walib menimbang Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas beserta isi yang akan dijual kepada Konsumen. PIHAK KEDUA wajib menjamin bahwa kualitas dan kuantitas LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang diserahkan ke Konsumen sama dengan kualitas dan kuantitas LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang diterima PIHAK KEDUA dari PIHAK PERTAMA serta melakukan tera ulang terhadap alat timbang atau alat ukur yang digunakan dalam rangka operasional pendistribusian LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas sesuai dengan Ketentuan Dinas Metrologi. Seluruh biaya yang timbul terkait dengan peneraan alat ukur tersebut menjadi beban dan tanggung jawab PIHAK KEDUA. . PIHAK KEDUA wajib memiliki papan nama sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA; . PIHAK KEDUA walib menyediakan alatalat_pencegah dan pemadam kebakaran sesuai ketentuan PIHAK PERTAMA dan instansi yang berwenang. . PIHAK KEDUA wajib memasang tanda-tanda_bahaya di tempat ponyimpanan Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas beserta is) Fraupun penyimpanan ‘Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kosong. _ Menyediakan dan Memasang plastic wrap di SP(P)BE yang mempunyal identitas yang jelas dari PIHAK KEDUA pada Tabung LPG yang dipasarkan. PIHAK KEDUA waiib melakukan pemeliharaan atas sarana-sarana yang ada dengan baik sehingga terjamin kelancaran dan kehandalan operas. PIHAK KEDUA wajib mengadakan dan membiayai seluruh sarana dan sebagai Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas berdasarkan Perjanjian ini dan mentaati seluruh ketentuan yang berlaku di PIHAK PERTAMA yang terkait dengan pelaksanaan Perjanjian ini. PIHAK KEDUA harus mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PIHAK PERTAMA apabila hondak menjual LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas di luar wilayah pemiasaran PIHAK KEDUA yang telah ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA atau melalui pihak lain selain Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas s Perimning = PY. Cahaya Sejai Makar = sh = sas" PERTAMINA v. Apabila ada laporan masyarakat terkait terjadinya pelanggaran-pelanggaran penyaluran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas namun tidak terbatas pada pengurangan isi Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dan penimbunan, maka PIHAK KEDUA wajib memberikan informasi yang sebenar-benamya kepada PIHAK PERTAMA. |. PIHAK KEDUA sepakat melaksanakan Perjanjian ini dengan baik dan benar sesuai ketentuan yang diatur dalam Perjanjian ini atau_ketentuan lain yang akan diatur atau ditetapkan kemudian oleh PIHAK PERTAMA. . PIHAK KEDUA wajib memberitahukan kepada PIHAK PERTAMA apabila hendak melakukan tindakan berikut = - Mengadakan merger dengan perusahaan lain; = Memindahkan dan atau menyewakan perusahaan PIHAK KEDUA dalam bentuk dan maksud apapun kepada pihak lain; Mengubah bentuk atau status hukum perusahaan PIHAK KEDUA, mengubah Anggaran .Dasar Perusahaan PIHAK KEDUA, memindahtangankan resipig atau saham PIHAK KEDUA baik kepada pemegang saham maupun kepada pihak lain; Membubarkan perusahaan atau minta dinyatakan pailit. PASAL 9 UNDANG-UNDANG, PERATURAN DAN PERIJINAN Perjanjian ini diatur, diinterpretasikan dan tunduk pada ketentuan Hukum Indonesia dan segala penafsiran atas ketentuan-ketentuan Perjanjian ini harus didasarkan pada peraturan perudangan yang berlaku. PIHAK KEDUA harus tunduk dan patuh kepada semua ketentuan Undang- Undang dan Peraturan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat dan Daerah serta ketentuan PIHAK PERTAMA yang berlaku dan berkaitan dengan Pelaksanaan Perjanjian ini PIHAK KEDUA wajib mematuhi ketentuan dan petunjuk PIHAK PERTAMA yang berhubungan dengan pengusahaan keagenan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas berdasarkan Perjanjian ini beserta sarana angkutannya, balk mengenai syarat-syarat Keselamatan dan Kesehatan Kerja, tata tertib pelayanan, kebersihan, keamanan maupun kelancaran penyaluran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. Makar PI: Cahaya So 10 = B® PERTAMINA 4 Untuk melaksanakan Perjanjian ini, PIHAK KEDUA harus mendapatkan dan memilki surat yang diperlukan oleh dan atas nama PIHAK KEDUA, termasuk namun tidak terbatas pada perizinan usaha, lokasi, sertifikat Kelayakan dan hak atas tanah/bangunan/sarana perlengkapan, kepemilikan dan surat-surat lainnya yang berhubungan dengan kendaraan/fasilitas angkutan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas maupun dokumen lainnya yang diperlukan baik menurut hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PASAL 10 PAJAK DAN BIAYA-BIAYA LAIN Segala Pajak yang timbul sehubungan dengan Perjanjian ini_ menjadi, beban PIHAK KEDUA masing-masing PIHAK sesuai ketentuan yang _berlaku. menanggung semua bea meterai, asuransi dan biaya-biaya lainnya yang timbul sehubungan dengan Perjanjian it PASAL 11 RESIKO'DAN TANGGUNG JAWAB 1. Dalam hal PIHAK KEDUA melakukan suatu perbuatan melawan hukum, sstasi, maka segala resiko hukum pidana, perdata pelanggaran dan atau wanspre: maupun risiko hukum lainnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menjamin dan membebaskan PIHAK PERTAMA dari seluruh tuntutan hukum tersebut yang timbul di kemudian hari. PIHAK hubungan hukum dan PERTAMA tidak bertanggung jawab atas perjanjian, segala tindakan PIHAK KEDUA terhadap pihak ketiga manapun termasuk terhadap Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas yang ditunjuk PIHAK KEDUA dan Konsumen. PIHAK KEDUA harus bertanggung jawab, memberikan ganti rugi, melepaskan dan membebaskan PIHAK PERTAMA dari segala funtutan pihak Ketiga sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian ini balk secara langsung maupun tidak langsung. PIHAK PERTAMA tidak bertanggung jawab atas kehilangan dan/atau kerugian yang tidak langsung {Indirec and consequential damages),termasuk kehilangan kesempatan bisnis, Kehilangan prospek pendapatan atau keuntungan, dan kerugian danjatau kehilangan sejenis lainnya yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian ini. PASAL 12 JANGKA WAKTU PERJANJIAN Perjanjian ini berlaku_ untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun, terhitung sejak tanggal 23 Maret 2015 sampai dengan tanga! 22 Maret 2018. 2. Jangka waktu sebagaimana tersebut di dalam Pasal 13 ayat (1) Perjanjian ini dapat diperpanjang atas persetujuan tertulis olc « PARA PIHAK sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan PIHAK PF 41 AMA. Pr Cahaya Sejatt Makmur uw = ww PASAL 13 PERNYATAAN DAN JAMINAN PIHAK KEDUA menyatakan dan menjamin kepada PIHAK PERTAMA bahwa : (@) PIHAK KEDUA adalah perusahaan yang didirikan sesuai dengan hukum Indonesia; (b) penandatanganan Perjanjian ini tidak bertentangan dengan anggaran dasar PIHAK KEDUA serta tidak melanggar perjanjian, putusan, peraturan yang mengikat PIHAK KEDUA; (c) PIHAK KEDUA memiliki persetujuan dan izin usaha yang berlaku dan telah mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memperoleh | semua persetyjuan/izin sesuai dengan ketentuan anggaran dasar PIHAK KEDUA dan/atau peraturan yang berlaku untuk melaksanakan Perjaniian ini; (@ PIHAK KEDUA memiliki kekuasaan dan kewenangan penuh dan hak-hak fhukum untuk membuat, melaksanakan haknya dan menjalankan serta mematuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini; (©) Perjanjian in merupakan kewajiban hukum yang sah dan mengikat PIHAK KEDUA dan dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan syarat- syaratnya; () PIHAK KEDUA menyatakan, menjamin dan mengusahakan kepada PIHAK PERTAMA bahwa segala informasi dan pernyataan sebagaimana diatur dalam Pagal ini adalah yang sebenarnya, tenar, dan akurat pada saat Perjanjian ini ditandatangani dan akan terus demikian sampai dengan dan saat berakhirnya Perjanjian; Pejabat PIHAK KEDUA yang menandatangani Perjanjian telah memiliki kewenangan untuk menandatangani Perjanjian sehingga mengikat PIHAK KEDUA; PIHAK KEDUA akan memberitahukan secara tertulis kepada PIHAK PERTAMA setiap terjadi perubahan anggaran dasar, perubahan susunan pengurus perusahaan/badan usaha dan/atau perubahan kepemilikan dalam perusahaan/badan usaha dari PIHAK KEDUA. 9) (h PASAL 14 PENGAKHIRAN PERJANJIAN 4. PIHAK PERTAMA berhak mengakhiri Perjanjian ini secara sepihak dengan memberitahukan secara tertulis kepada PIHAK KEDUA 14 (empat belas) hari kalender sebelum tanggal pengakhiran Perjanjian berlaku efeltif apabila PIHAK KEDUA melakukan atau dalam keadaan salah satu dari hal-hal sebagai berikut : a. Menurut pertimbangan PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA tidak menepati salah satu atau lebih kewajiban atau ketentuan berdasarkan oe é Pr Cahaya ne \ PERTAMINA = s® PERTAMINA b. PIHAK KEDUA melanggar salah satu atau lebih ketentuan dan peraturan- peraturan yang teleh ditetapxan oleh PIHAK PERTAMA yang terkait dengan pelaksanaan Perjanjian ini; c. PIHAK KEDUA melakukan tindakan yang dapat merugikan citra/nama balk PIHAK PERTAMA; d. Izin Usaha dan perizinan lainnya serta persetujuan yang merupakan keharusan menurut ketentuan yang berlaku yang diperlukan sehubungan dengan pemasaran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas oleh PIHAK KEDUA berdasarkan Perjanjian ini tidak berlaku, menjadi tidak berlaku atau dicabut oleh pihak yang berwenang baik untuk sementara maupun untuk seterusnya; fe. Harta benda PIHAK KEDUA disita oleh pihak yang berwenang baik sebagian maupun seluruhnya, sehingga mengganggu kelancaran penyaluran dan penjualan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen. {. PIHAK KEDUA menjual LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen melebihharga yang telah ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA. g. PIHAK KEDUA melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi dan peraturan pelaksanaannya; h. PIHAK KEDUA menjual LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas kepada Konsumen dan/atau Pangkalan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas sesuai ketentuan Perjanjian ini; i. PIHAK KEDUA terbukti memperjualbelikan atau mengalihkan sebagian ateu seluruh Loading Order (“LO”) miliknya kepada pihak lain; j. Mengalihkan salah satu atau lebih kewajiban sebagi Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas baik sebagian maupun seluruhnya sebagaimana tercantum dalam Perjanjian ini kepada pihak lain tanpa persetujuan dari PIHAK PERTAMA; k. PIHAK KEDUA menyimpan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun pihak lain atau yang dapat menyebabkan kelangkaan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. 1. Memberikan pernyataan, jaminan yang tidak benar dan menyesatkan, yang merugikan atau dapat merugikan PIHAK PERTAMA. Berdasarkan keadaan mendesak yang beralasan atau adanya perubahan peraturan Pemerintah tentang pola penyaluran LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas untuk kepentingan operasi, PIHAK PERTAMA berhak sewaktu-waktu seoara sepihak memutuskan Perjanjian ini dengan pemberitahuan tertulis kepada PIHAK KEDUA selambat-lambatnya 14 (empatbelas) hari kalender sebelum pemutusan Perjanjian ini berlaku efektit. Pertamina PP, Canaya Sejati Makmur 13 = ‘ G7 PERTAMINA . Dalam hal terjadi pengakhiran Perjanjian secara sepihak oleh PIHAK PERTAMA sebagaimana yang disebutkan dalam Pasal ini, maka PIHAK PERTAMA berhak untuk menunjuk pihak lain untuk menjadi Agen LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas di wilayah pemasaran PIHAK KEDUA, tanpa persetujuan terlebih dahulu dari PIHAK KEDUA. Perjanjian ini akan berakhir dengan sendirinya apabila mememuhi salah satu atau lebih hal-hal sebagai berikut : a. Jangka waktunya telah habis atau berakhir; b. PIHAK KEDUA memohon keputusan Pengadilan untuk menunda kewajiban melakukan pembayaran. c. PIHAK KEDUA — dinyatakan —_pailit, _atau_terhadapnya_diajukan permohonan dinyatakan dalam keadaan pailit; dan/atau d. PIHAK PERTAMA atau PIHAK KEDUA bubar atau dibubarkan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam hal Perjanjian ini diakhiri berdasarkan Pasal ini, PIHAK PERTAMA dibebaskan dari segala kewajiban untuk memberi ganti rugi kepada PIHAK KEDUA yang mungkin timbul sebagai akibat pengakhiran Perjanjian ini. . Apabila suatu keadaan Kahar berlangsung selama lebih dari 90 (sembilanpuluh) hari kalender secar terus menerus, maka PIHAK PERTAMA berhak mengakhiri Perjanjian ini sesual ketentuan Pasal 16 ayat (6) Perjanjian i . Apabila Perjanjian ini berakhir, PIHAK KEDUA tetap bertanggung jawab atas kewajiban-kewajibannya yang telah ada dan belum dilaksanakan menurut Perjanjian ini terhadap PIHAK PERTAMA dan membebaskan PIHAK PERTAMA dari segala tuntutan pihak lain manapun sebagai akibat pengakhiran Perjanjian ini. PARA PIHAK sepakat untuk mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata sehubungan dengan pengakhiran Perjanjian melalui putusan Pengadilan. PASAL 15 KEADAAN KAHAR . PIHAK PERTAMA maupun PIHAK KEDUA dibebaskan dari tanggung jawab atas kegagalan atau keterlambatan dalam melaksanakan kewajibannya masing- masing berdasarkan Perjanjian ini, yang disebabkan oleh hal-hal di luar kemampuan dan di luar kendali yang wajar dari setiap PIHAK dan bukan disebabkan oleh kesalahan salah satu PIHAK ("Keadaan Kahar”), keouali kewajiban-kewajiban untuk melaksanakan pembayaran yang timbul sebelum terjadinya Keadaan Kahar. PF, Cahaya Sejai Makmur 4 PERTAMINA y he . Yang dimaksud dengan Keadaan Kahar adalah termasuk namun tidak terbatas pada pelaksanaan Undang-Undang, Peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, tindakan Pengadilan atau Pemerintah/Instansi yang berwenang, kebakaran, ledakan, tindakan terorisme, banjir, gempa bumi, tsunami, bencana alam, topan atau badai, perang, perang saudara, huru-hara, kerusuhan, blokade, perselisihan perburuhan, pemogokan, lock out, kerusakan peralatan atau penghentian pengoperasian kilang/depot/kapal dan wabah penyakit, yang secara langsung berhubungan dan berdampak terhadap Perjanjian ini. PIHAK yang mengalami Keadaan Kahar harus segera memberitahukan PIHAK lainnya secara tertulis selambat-lambatnya dalam waktu 5 x 24 jam setelah terjadinya Keadaan Kahar tersebut, disertai dengan bukti atau keterangan resmi dari instansi berwenang dan upaya-upaya yang telah dan akan dilakukan dalam rangka mengatasi Keadaan Kahar tersebut. |. Pihak yang diberitahu akan adanya suatu peristiwa Keadaan Kahar dapat menolak atau menyetujui Keadaan Kahar selambat-lambatnya dalam waktu waktu 5 x 24 jam setelah diterimanya pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) Pasal : . Dalam hal Keadaan Kahar tersebut ditolak oleh PIHAK lainnya maka PARA PIHAK sepakat untuk menyelesaikannya sesuai Pasal 19 Perjanjian ini. Dalam hal Keadaan Kahar tersebut disetujui oleh PARA PIHAK, maka PARA PIHAK akan merundingkan kembali kelanjutan pelaksanaan Perjanjian dan hal-hal lain yang dianggap penting oleh PARA PIHAK dalam pelaksanaan Perjanjian ini selanjutnya. . Apabila Keadaan Kahar berlangsung lebih dari 90 (sembilan puluh) hari kalender secara terus menerus, maka PIHAK PERTAMA berhak mengakhiri Perjanjian ini. PASAL 16 LARANGAN DAN SANKSI PIHAK KEDUA tidak dibenarkan membuat tanda-tanda lain (iklan, nama dan sebagainya) pada Tabung LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas tanpa izin tertulis dari PIHAK PERTAMA. . Sepanjang diperbolehkan menurut ketentuan yang berlaku, PIHAK KEDUA dilarang membeli LPG dari pihak lain selain dari PIHAK PERTAMA. . PIHAK KEDUA tidak diperkenankan melakukan aktivitas pengisian LPG ke dalam Tabung LPG dan/atau memindahkan LPG Brand Ease Gas dan Bright Gas. PIHAK KEDUA tidak diperkenankan untuk mempubilkasikan, meyebarkan atau menyerahkan setiap materi, informasi atau hal-hal yang diterima dari PIHAK PERTAMA atau yang tercantum dalam atau dihasilkan sehubungan dengan Perjanjian ini dalam bentuk ata'' dengan cara apapun kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis kepada P'l!/AK PER'AMA balk selama_pelaksanaar Perjanjian ini maupun seiela derekhienya Perjanjian ini yp PT Cahaya Sejati Makmor = wT 5, PIHAK PERTAMA berhak untuk mengenakan sanksi kepada PIHAK KEDUA apabila PIHAK KEDUA tidak mematuhi salah satu atau lebih ketentuan Perjanjian ini atau melakukan pelanggaran sebagaimana ditentukan dalam Lampiran 1 Perjanjian ini yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini. 6. Jenis sanksi atas pelanggaran yang akan dikenakan kepada PIHAK KEDUA tercantum dalam Lampiran 1 Perjanjian ini. PERTAMINA PASAL 17 KORESPONDENSI 4. Setiap surat menyurat, Komunikasi atau korespondensi dalam pelaksanaan Perjanjian ini akan diberitahukan atau disampaikan oleh salah satu PIHAK kepada PIHAK lainnya pada alamat sebagaimana tercantum dibawah ini PIHAK PERTAMA PT. PERTAMINA (PERSERO) Up : GM Marketing Operation Region III Telepon : 021- 31992000 Faksimili 021- 3106564 PIHAK KEDUA PT. Cahaya Sejati Makmur Up : Direktur Utama Telepon :021- 8871651 Faksimili 121- 8898381 2. Pemberitahuan-pemberitahuan, perintah-perintah atau komunikasi-komunikasi lainnya yang dianggap untuk diberikan oleh pengirim dan diterima oleh penerima pemberitahuan atau perintah : ‘a. Apabila dikirimkan secara langsung, manakala telah diterima oleh penerima pemberitahuan atau perintah dengan tanda terima; b. Apabila dengan surat tercatat, 7 (tujuh) hari kerja dari dan termasuk tanggal pos; atau c. Apabila dengan transmisi faksimili, manakala diterima oleh penerima pemberitahuan atau perintah tersebut dalam bentuk yang lazim dan layak. PASAL 18. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 1. Setiap perselisihan atau sengketa yang berkaitan dengan atau timbul dalam pelaksanaan Perjanjian ini, terlebih dahulu akan diselesaikan oleh PARA PIHAK secara musyawarah. FT. Cahaya Seat Makin 16 = s® PERTAMINA Apabila perselisihan atau sengketa tersebut tidak dapat diselesaikan secara musyawarah sebagaimana ditentukan pada ayat (1) Pasal ini dalam jangka waktu 90 (Sembilan puluh) hari kalender setelah diterimanya surat pemberitahuan mengenai adanya perselisihan dari salah satu PIHAK kepada PIHAK lainnya, maka PARA PIHAK sepakat akan menyelesaikan perselisihan tersebut secara arbitrase melalui Badan Arbitrase Nasional (BAN!) di Jakarta menurut peraturan-peraturan administrasi dan prosedur arbitrase BAN! Putusan majelis BANI tersebut bersifat final dan mengikat PARA PIHAK sebagai putusan pada tingkat pertama dan terakhir PASAL 19 ADDENDUM _ Kecuall ditentukan lain dalam Perjanjian ini, setiap perubahan dan/atau penambahan terhadap isi Perjanjian dibuat dalam bentuk Amandemen atau ‘Addendum, disetujui dan ditandatangani oleh PARA PIHAK, dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian. Usulan perubahan terhadap Perjanjian harus diajukan oleh salah satu PIHAK kepada PIHAK lainnya selambatlambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum tanggal pembicaraan mengenai usulan perubahan tersebut oleh PARA PIHAK. PASAL 20 PENGALIHAN PIHAK KEDUA dengan dalih apapun tidak dibenarkan mengalihkan hak dan menunjuk atau mengajukan pihak lain untuk melaksanakan kewalibannya berdasarkan Perjanjian ini, baik sebagian maupun seluruhnya, tanpa mendapat persetujuan tertulis telebih dahulu dari PIHAK PERTAMA. PASAL 21 LAIN-LAIN 4. Apabila salah satu atau lebih ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian int menjadi tidak berlaku, tidak sah atau melanggar, atau tidak dapat dilaksanakan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka hal tersebut tidak akan berakibat atau mengganggu ketentuan-ketentuan lain di dalam Perjanjian ini Peramina Pr, Cahaya Sejati Makrnur = G7 PERTAMINA >. Apabila dalam pelaksanaan Perjanjian ini di Kemudian hari terdapat pasal, ketentuan, syarat-syarat dan bagian dari Perjanjian ini yang dinyatakan oleh Pengadilan atau lembaga yang berwenang sebagai illegal, tidak sah, tides Gapat dilaksanakan, atau bertentangan dengan hukum, maka PARA PIHAK harus membuat Addendum terhadap Perjanjian ini untuk mengganti pasal, Ketentuan,syarat-syarat dan agian Perjanjian tersebut dengan pasal, ketentuanssyarat-syarat atau bagian baru, yang tidak bertentangan dengan hukum, yang menerangkan maksud dari ketentuan semula, sedangkan ketentuan lain dari Perjanjian ini yang tidak dilakukan perubahan dinyatakan tetap berlaku dan mengikat PARA PIHAK. 3, Perjanjian ini memuat keseluruhan kesepakatan antara PARA PIHAK mengena! halchal yang diatur dari Perjanjian ini dan menggantikan seluruh persetujuan, kesepakatan sebelumnya, balk yang dibuat secara tertuis maupun lisan ala dengan cara lain antara PARA PIHAK yang berkaitan dengan hal-hal dlatur dimaksud. 4, Seluruh lampiran yang dicantumkan dalam Perjanjian merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini. 5, Tidak ada penundaan atau kegagalan oleh salah satu PIHAK untuk setiap Waltu melaksanakan atau melaksanakan suatu hak atau ketentuan dari Perjanjian ini dianggap sebagai suatu pengesampingan, kecuall dibuat secara tertulis. Tidak satu pun pengesampingan akan menjadi suatu pengesampingan yang terus menerus atau berkelanjutan. Demikian Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua), masing-masing mempunyal ~ kezuatan hukum yang sama dan ditandatangani oleh PARA PIHAK di atas materai cukup di Jakarta pada hari dan tanggal tersebut di awal Perjanjian. \ Oeuak PERTAMA, PIHAK KEDUA, x Cahaya Sejati Makin: \ AFANDI SAPTO WAHYUD! GM Marketing Operation Region Il Direktur Utama PT, Cahaya Sati Makar 18