Anda di halaman 1dari 2

Pengertian Ulir

Ulir adalah garis atau alur/profil melingkar (melilit pada silinder yang mempunyai sudut
kisar atau uliran tetap)

Macam-macam ulir

a. Dilihat dari bentuk profil alur


1. Ulir segitiga
2. Ulir segi empat
3. Ulir trapezium
4. Ulir buttress
5. Ulir bulat
b. Dilihat dari arah gerak ulir
1. Ulir kanan, yaitu arah dari putaran ulir searah dengan jarum jam
2. Ulir kiri, yaitu arah dari putaran ulir berlawanan dengan jarum jam
c. Dilihat dari cara pengerjaan
1. Ulir yang dikerjakan dengan menggunakan mesin
2. Ulir yang dikerjakan dengan tangan (snay dan tap)

Ulir Trapesium
Bentuk standar ulir trapesium ditetapkan dalam standar-standar ulir (ONORM M
1540, M 1541, M 1542).

Ulir trapesium memiliki sudut bidang sisi 30


Cara penulisan : Tr (mm) x kisar (jarak puncak ulir)
Contoh : Tr 24 x 5, ARTINYA : sebuh ulir trapsium dengan d terluar 24mm dan kisar 5mm
Ada dua macam ulir trapesium, yaitu :
1. Standar Amerika
Dengan sudut puncak ulir 29

P = pitch
f = puncak ulir = 0,3707.P
c = alas = (0,037.P) 0,0052
h = kedalaman ulir
= 0,5.P + 0,01 (untuk ulir kasar 10 gang atau lebih per inchi)

= 0,5.P + 0,005 (untuk ulir halus)

2. Standar Metrik
Dengan sudut puncak ulir 30

P = pitch
h = kedalaman ulir
= 0,5.P + a (untuk ulir luar)

= 0,5.P + 2a-b (untuk ulir dalam)

*a dan b adalah kelonggaran. Untuk d 10-20mm, a = 0,25mm dan b = 0,5mm.


untuk d 22-110, a = 0,25mm dan b = 0,75mm

Langkah-langkah pembuatan ulir trapesium :

1. Benda kerja disayat dengan pahat ulir segitiga hingga kedalaman h


2. Pahat segitiga diganti dengan pahat trapesium dan disayat hingga terbentuk ulir trapesium