Anda di halaman 1dari 5

SOAL LATIHAN BAB XI ARUS DAN RANGKAIAN LISTRIK (FISIKA DASAR)

1. Sebuah kawat dialiri arus listrik sebesar 10 A.


a. Berapa coulombkah muatan yang melalui penampang kawat tersebut dalam waktu 20
detik ?
b. Berapa jumlah elektron yang lewat selama 20 detik tersebut ?
Kunci: a. Q = 200 C,
b. N = 125x10-19 elektron.
2. Kabel transmisi listrik dibuat dari tembaga dengan diameter 2 mm. Carilah hambatan kabel
ini yang panjangnya 1000 m. Hambatan jenis Cu = 1,72x10-3 m.
Kunci: R = 5,5x105 .
3. Sebuah lampu pijar mempunyai spesifikasi 110 volt, 125 watt. Hitunglah arus yang melalui
kawat pijarnya dan hitung pula hambatannya.
Kunci: i = 1,136 A dan R = 96,83 .
4. Seorang memasak dengan air pada sebuah kompor listrik yang hambatan elemennya 12
dan dioperasikan pada tegangan 120 volt. Jika air sebanyak 40 kg dipanaskan dari 15 0 C
sampai 800 C, tentukan waktu yang diperlukan untuk mencapai suhu tersebut.
Kunci: t = 9100 detik.
5. Sepotong kawat perak yang diameternya d = 1 mm, dilalui muatan Q = 90 C dalam selang
waktu 1 jam 15 menit, dan banyaknya elektron n = 5,8 x 1022 elektron/cm3, berapakah:
a. Kuat arus i dalam kawat tersebut ?
b. Kecepatan aliran v ?
Kunci: a. i = 0,02 A
b. v = 2,75 x 10-4 m/s
6. Tunjukkan bahwa daya listrik maksimum yang terpakai pada hambatan beban terjadi jika
hambatan beban sama dengan hambatan dalam sumber tegangan.
Kunci: Pmax pada R = r

7. 12V, 1 Dari data-data pada gambar, hitunglah:


2 1 a. VAB
A B b. Arus yang melalui baterai 12 volt, bila A dan B
10V, 1 3 dihubungkan.
2 2 Kunci: a. VAB = 2/9 volt
8V 1 b. i = 13/28 ampere

8. Kawat tembaga berdiameter 1,02 mm mengangkut arus I=1,67 A. Jika resistivitas tembaga
adalah 1,72 x 10-8 , maka carilah :
a. Besar medan listrik dalam kawat itu.
b. Beda potensi di antara dua titik dalam kawat yang terpisah sejarak 50 meter.
c. Hambatan kawat ini sepenjang 50 meter.
9. Sebuah pemanas listrik direncanakan untuk beroperasi pada tegangan 220 volt dan daya 660
watt, hitunglah:
a. Hambatan kawat pemanasnya
b. Arus yang melaluinya
c. Panas yang dihasilkan perdetik
d. Jika tegangan turun menjadi 110 volt, berapa dayanya ?
10. Jika R1 = 8 , R2=4 , R3=2 , R4=4 , dan R5=3
a. Hitunglah hambatan ekivalen rangkaian
b. Jika =42 volt maka hitung I,I1, dan I2.
c. Hitung tegangan pada R3 dan R4.

1
11. Dua bola lampu yang sama dengan hambatan R = 2 dihubungkan ke sebuah sumber
tegangan = 8 V dengan hambatan dalam yang dapat diabaikan. Carilah arus, beda potensial
daya yang melalui setiap bola lampu, jika bola lampu disambung:
a. Seri
b. Pararel
12. Sama dengan soal no. 12, misalkan satu dari bola lampu itu hangus terbakar; yakni, filamen
lampu rusak dan arus tidak dapat lagi mengalir melalui serabut itu. Apa yang terjadi dengan
bola lampu lainnya dalam kasus seri dan pararel.
13. Dua buah aki dengan masing-masing tegangan ggl dan hamabatan dalam . Jika dihubungkan
dengan dua resistor, maka carilah:
a. Arus dalam rangkaian
b. Beda votensial Vab.
c. Daya keluaran dari setiap aki

14. Sebuah pemanggang roti 1800 W, sebuah panci penggorengan 1,3 kW, dan sebuah lampu
100 W disambungkan ke dalam rangkaian 10 A, 220 V yang sama.
a. Berapa arus yang ditarik dan hambatan dari setiap alat itu.
b. Apakah gabungan ini akan membuat sekering putus ?

2
SOLUSI LATIHAN BAB XI ARUS DAN RANGKAIAN LISTRIK (FISIKA DASAR)

1. Dik : A = 10A ; t = 20 s
Peny :
a. Q i t (10 A) (20s) 200C
b. N Q / e (200C ) /(1,6 10 19 C ) 125 1019 elektron

2. Dik : d=2mm ; l=1000m ; Cu=1,72x10-3m


Peny :
1 l l (1000m)
R (1,72 10 3 m) 5,5 10 5 m
A A (1 / 4)(3,14)(2 10 3 m)

3. Dik : spesifikasi lampu : V=110volt ; P=125watt


Peny :
i P / V (125Watt ) /(110Volt ) 1,136 A
R V / i (110Volt ) /(1,136 A) 96,83

4. Dik : R=12 ; V=120volt ; m=40kg ; t1=150C ; t2=800C ;


cair=1kal/0C.gr=(4,2J)/0C(0,001)kg=4200J/0C.kg
Peny :
Q m c t (40kg )(4200 J / 0 C.kg )(650 C ) 1,09 10 7 J 2,6 10 6 kalori
V i R i V / R (120Volt ) /(12) 10 A
Q (1,09 10 7 J )
t 9,08 10 3 s 9100s
i 2 R (10 A) 2 (12)

5. Dik : d=1mm=10-3m ; Q=90C ; t = 1 jam 15 menit = (60+15) x 60s = 4500s ,


n=5,8x1022elektron/cm3=(5,8x1022)/(10-6)=5,8 x1028elektron/m3.
Peny :
a. i Q / t (90C ) /( 4500s ) 0,02 A
3 2 7
b. A 14 (3,14)(10 ) 7,85 10 m
2

i (0,02 A)
v v 2,75 10 4 m / s
ne A (5,8 10 elektron / m )(1,6 10 19 C )(7,85 10 7 m 2 )
28 3

6. Daya listrik maksimum yang terpakai pada hambatan beban terjadi jika hambatan beban
sama dengan hambatan dalam sumber tegangan :
P i 2 R Pmaks i 2 maks R Pmaks R r i 2 maks 1 Pmaks R r

7. Gambar rangkaian dapat dibuat dalam bentuk lain (jika A dan B belum dihubungkan) :

A B

a. V AB iR
( 12) 8 4 4
i ( pemilihan arah arus salah) i
R (2 1 1 2 1 2) 9 9
V AB iR i( R1 r1 R2 R3 r2 R4 ) ( 1 2 3 )
V AB 94 (2 1 1 2 1 2 3 1) 12 8 10 529 549 29 volt 92 volt
b. arus yang melalui baterai 12Volt bila A dan B dihubungkan :
loop I : iR 12 10 i1 (2 1 2 3 1) i2 (3 1) 8i1 4i2 .......(1)
loop II : iR 10 8 i2 (2 1 3 2 1) i1 (3 1) 9i2 4i1 .......( 2)

3
Pada pers (1) dan (2) dilakukan proses eliminasi maka :
2 8i1 4i2 2 8i1 4i2
i2 6 /14 i1 13 / 28 13 / 28A
2 4i1 9i2 4 8i1 18i2
8. Dik : d=1,02mm=1,02x10-3m ; I=1,67A ; Cu=1,72x10-3m
Peny :
a. E J /
1 / (1 / 1,72 10 3 m) 581,4 / m
J i / A (1,67 A) / 14 (3,14)(1,02 10 3 m) 2 2,04 10 6 A / m 2
E (2,04 10 6 A / m 2 ) /(581,4 / m) 3,51 10 3 N / C
b. E V / l V E l (3,51 103 N / C )(50m) 1,75 105 Volt
1 l l (50m)
c. R (1,72 10 3 m) 1,05 10 5
A A 3
(1 / 4)(3,14)(1,02 10 m) 2

9. Dik : V=220volt ; P=660watt=660J/s=(660/4,2)=157,14kal/s


Peny :
a. R V 2 / P (220Volt ) 2 /(660watt ) 21,82
b. i V / R (220Volt ) /(21,82) 5,5 A
c. P Q / t Q P 157,14kal / s
d. P V 2 / R (110Volt ) 2 /(21,82) 554,54Watt

10. Dik : R1=8, R2=4, R3=2, R4=4, R5=3


a. Hambatan ekivalen rangkaian :
Rs1 R4 R3 4 2 6
1 1 1 R Rs1 63
Rp 5 2
Rp Rs1 R5 R5 Rs1 6 3
Rs 2 Rp R2 R1 2 4 8 14
b. Arus I, I1 dan I2 jika =42 volt :
I I 1 I 2 V AD V AB VBC VCD
V AC I Rs 2 I V AC / Rs 2 (42V ) /(14) 3 A
VCD I Rp 3 3 9V VCD V R 5 V RS1
VCD I 1 Rs1 I 1 VCD / Rs1 (9V ) /(6) 1,5 A
VCD I 2 R5 I 2 VCD / R5 (9V ) /(3) 3 A
c. tegangan di R3 dan R4 merupakan tegangan yang melalui Rs1 yang sama dengan tegangan
di R5 atau VCD, sedangkan tegangan yang melalui R3 berbeda dengan tegangan yang
melalui R4, sehingga :
VCD I 1 ( R3 R4 ) VR 3 I 1 R3 (1,5 A)(2) 3V & VR 4 I 1 R4 (1,5 A)(4) 6V

11. Dik : R1=R2=2 ; =8V


a. lampu dipasang seri :

I I1 I 2
V V1 V2

I / Rs (8V ) /( 4) 2 A
I ( R1 R2 ) 1 I R1 (2 A)(2) 4V 2 I R2 (2 A)(2) 4V
P I 2 R P1 I 2 R1 (2 A) 2 (2) 8Watt P2 I 2 R2 (2 A) 2 (2) 8Watt

b. lampu dipasang paralel :

4
I I1 I 2
V V1 V2

I / Rp (8V ) /(1) 8 A I 1 / R1 (8V ) /(2) 4 A I 2 / R2 (8V ) /(2) 4 A


I Rp 1 I 1 R1 (4 A)(2) 8V 2 I 2 R2 (4 A)(2) 8V
2 2
P I 2 R P1 I 1 R1 (4 A) 2 (2) 32Watt P2 I 2 R2 (4 A) 2 (2) 32Watt

12. Bila dalam kasus no (4) terjadi kerusakan pada satu lampu, maka pada kasus seri, listrik tidak
akan dapat berfungsi karena secara prinsip untuk satu sumber tegangan (arus) untuk kasus
seri arus yang mengalir melalui semua hambatan yang ada adalah sama sehingga jika satu
mati maka yang lain tidak berfungsi. Sebaliknya jika dipasang paralel, secara prinsip arus
yang mengalir akan terbagi-bagi sehingga bila satu hambatan tidak berfungsi, maka arus
pada hambatan lain tetap akan menyala. Demikian pula instalasi dalam rumah, pemasangan
model rangkaian diupayakan selalu secara paralel.

13. Jika dipilih arah arus sesuai arah jarum jam (ke kanan) :
(12) 4 8 1
a. i (pemilihan arah arus salah)
R (2 7 4 3) 16 2
i 0,5 A
b. V AB iR
V AB i ( R2 r1 ) 1 (0,5 A)(3 2) (12V ) 14,5V
c. P i 2 R P i V

P1 i V1 (0,5 A)(12V ) 6W P2 i V2 (0,5 A)( 4V ) 2W


14. Dik : P1=1800W (pemanggang roti) ; P2=1,3kW=1300W (panci penggorengan) ; P2=100W
(lampu) ; I=10A (arus yang mengalir pada sekring) ; V=220V (tegangan listrik PLN).
a. P I V R P / I 2
I 1 P1 / V (1800W ) /(220V ) 8,18 A R1 V / I 1 (220V ) /(8,18 A) 26,9
I 2 P2 / V (1300W ) /( 220V ) 5,91A R2 V / I 2 ( 220V ) /(5,91A) 37,2
I 3 P3 / V (100W ) /( 220V ) 0,45 A R3 V / I 3 ( 220V ) /(0,45 A) 488,9
Arus total yang ditarik jika semua alat listrik digunakan secara bersamaan :
I I 1 I 2 I 3 (8,18 5,91 0,45) A 14,54 A
b. Karena arus yang mengalir dari sekring hanya 10A maka kemungkinan sekring akan putus
karena telah melebihi beban yang seharusnya. Dimana secara teori jika kawat kelebihan
beban akan terjadi pemanasan yang tinggi sehingga mudah untuk putus (terbakar).