Anda di halaman 1dari 18

Kriteria dalam Evaluasi

Amiroh 3612100004 Dea S. Nurpiena Astarina Cleosa D. Shafira Aulia R.I 3613100055 3613100056 3613100071
Amiroh
3612100004
Dea S. Nurpiena
Astarina Cleosa D.
Shafira Aulia R.I
3613100055
3613100056
3613100071

Eliziaria F. Gomes

3613100703

OUTLINE
OUTLINE

Pengertian Kriteria Jenis/Macam Kriteria Fungsi Kriteria Studi Kasus

PENGERTIAN KRITERIA EVALUASI KEBIJAKAN
PENGERTIAN KRITERIA
EVALUASI KEBIJAKAN

(KBBI) Kriteria “ ukuran yang menjadi dasar penilaian atau penetapan sesuatu ”

(William N. Dunn)Evaluasi

Kebijakan (policy evaluation, yakni proses untuk memonitor dan menilai hasil atau kinerja kebijakan

Dalam tahapan pelaksanaan Evaluasi Kebijakan menggunakan pengembangan beberapa indikator untuk menghindari timbulnya bias serta sebagai pedoman ataupun arahan bagi evaluator.

Kriteria-kriteria yang ditetapkan menjadi tolak ukur dalam

menentukan berhasil atau tidaknya suatu kebijakan. Untuk menghasilkan informasi mengenai kinerja kebijakan, menggunakan tipe kriteria yang berbeda untuk mengevaluasi.

JENIS KRITERIA EVALUASI KEBIJAKAN
JENIS KRITERIA
EVALUASI KEBIJAKAN

Efektivitas

Efektivitas Pencapaian hasil

Pencapaian hasil

Efisiensi

Seberapa banyak usaha diperlukan untuk

mencapai hasil

Kecukupan

Kecukupan Seberapa jauh pencapaian hasil yang diinginkan

Seberapa jauh pencapaian hasil yang diinginkan

Perataan

Perataan Apakah biaya dan manfaat didistribusikan dengan merata kepada kelompok tertentu

Apakah biaya dan manfaat didistribusikan dengan merata kepada kelompok tertentu

Responsivitas

Responsivitas Apakah hasil kebijakan memuaskan kebutuhan

Apakah hasil kebijakan memuaskan kebutuhan

Ketepatan

Ketepatan Apakah hasil (tujuan) yang diinginkan benar- benar berguna atau bernilai

Apakah hasil (tujuan) yang diinginkan benar- benar berguna atau bernilai

William N. Dunn, 2003, Pengantar Analisis Kebijakan Publik, Edisi Kedua, Yogyakarta; Gadjah Mada University Press Hal. 610

FUNGSI KRITERIA DALAM EVALUASI
FUNGSI KRITERIA DALAM
EVALUASI

Tolak ukur keberhasilan maupun manfaat perencanaan dan pelaksanaan suatu program kebijakan.Variabel untuk menilai suatu kebijakan. Harus ada keterkaitan kriteria satu dengan kriteria yang lainnya, agar

Variabel untuk menilai suatu kebijakan.manfaat perencanaan dan pelaksanaan suatu program kebijakan. Harus ada keterkaitan kriteria satu dengan kriteria yang

Harus ada keterkaitan kriteriaprogram kebijakan. Variabel untuk menilai suatu kebijakan. satu dengan kriteria yang lainnya, agar kriteria yang ada

satu dengan kriteria yang

lainnya, agar kriteria yang ada dapat membantu memaksimalkan evaluasi yang ada.

kriteria satu dengan kriteria yang lainnya, agar kriteria yang ada dapat membantu memaksimalkan evaluasi yang ada.
Evaluasi Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Proses Penyusunan RTRW Kota Surabaya
Evaluasi Tingkat Partisipasi
Masyarakat dalam Proses
Penyusunan RTRW Kota Surabaya
Oleh : Liyana Agustini NRP 3603 100 028
Oleh : Liyana Agustini
NRP 3603 100 028

Pendekatan konvensional penataan ruang menyebabkan banyak produk rencana tata ruang yang tidak sesuai

kebutuhan masyarakat

Proses penyusunan RTRW Surabaya telah melibatkan masyarakat.

Dilakukan evaluasi tingkat

partisipasi masyarakat dalam proses penyusunan RTRW Surabaya

Sampel

Responden

ISEISampel Responden Universitas Petra Pusdakota Teknik Sipil ITS Bangun Pertiwi REI JATIM Paguyuban PKL Surabaya Pelindo

Universitas PetraSampel Responden ISEI Pusdakota Teknik Sipil ITS Bangun Pertiwi REI JATIM Paguyuban PKL Surabaya Pelindo III

PusdakotaSampel Responden ISEI Universitas Petra Teknik Sipil ITS Bangun Pertiwi REI JATIM Paguyuban PKL Surabaya Pelindo

Teknik Sipil ITSSampel Responden ISEI Universitas Petra Pusdakota Bangun Pertiwi REI JATIM Paguyuban PKL Surabaya Pelindo III Latansa

Bangun PertiwiResponden ISEI Universitas Petra Pusdakota Teknik Sipil ITS REI JATIM Paguyuban PKL Surabaya Pelindo III Latansa

REI JATIMISEI Universitas Petra Pusdakota Teknik Sipil ITS Bangun Pertiwi Paguyuban PKL Surabaya Pelindo III Latansa Jerit

Paguyuban PKL SurabayaSampel Responden ISEI Universitas Petra Pusdakota Teknik Sipil ITS Bangun Pertiwi REI JATIM Pelindo III Latansa

Pelindo IIIResponden ISEI Universitas Petra Pusdakota Teknik Sipil ITS Bangun Pertiwi REI JATIM Paguyuban PKL Surabaya Latansa

LatansaISEI Universitas Petra Pusdakota Teknik Sipil ITS Bangun Pertiwi REI JATIM Paguyuban PKL Surabaya Pelindo III

JeritISEI Universitas Petra Pusdakota Teknik Sipil ITS Bangun Pertiwi REI JATIM Paguyuban PKL Surabaya Pelindo III

Faktor dan Indikator • Partisipasi masyarakat tingkat rendah  informasi a)Pemerintah memberikan informasi mengenai

Faktor dan Indikator

Partisipasi masyarakat tingkat rendah informasi

a)Pemerintah memberikan informasi mengenai

proses penyusunan RTRW Surabaya sehingga

masyarakat mengetahui proses penyusunan RTRW Surabaya

b)Informasi mengenai proses penyusunan RTRW

Surabaya disampaikan melalui media c)Informasi disampaikan minimal selama 1 minggu

Faktor dan Indikator

• Faktor dan Indikator Partisipasi masyarakat tingkat sedang  konsultasi dan partisipasi terbatas KONSULTASI a)

Partisipasi masyarakat tingkat sedang konsultasi dan partisipasi terbatas KONSULTASI

a) Masyarakat diundang dalam proses penyusunan RTRW Surabaya meskipun tidak selalu diundang

b) Adanya sharing/perundingan antara masyarakat dan pemerintah

c) Masyarakat memberikan masukan seperti masukan mengenai potensi dan masalah yang ada, ikut menganalisa penyebabnya serta memberi arahan kebijakan

d) Adanya dialog interaktif antara masyarakat dengan pemerintah melalui radio atau televisi

Faktor dan Indikator

PARTISIPASI TERBATAS a) Masyarakat ikut berpartisipasi karena adanya suatu peraturan, insentif, atau adanya pihak lain yang mendorong b) Masyarakat ikut memutuskan suatu keputusan yang biasanya sudah diputuskan sebelumnya c) Masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya proses perencanaan meskipun terbatas

• Faktor dan Indikator Partisipasi masyarakat tingkat tinggi  kemitraan dan partisipasi masyarakat KEMITRAAN a)

Faktor dan Indikator

Partisipasi masyarakat tingkat tinggi kemitraan dan partisipasi masyarakat KEMITRAAN a) Interaksi antara masyarakat dan pemerintah dilakukan sesering mungkin b) Masyarakat diundang dalam setiap pertemuan antara pemerintah-masyarakat dari awal hingga akhir c) Masyarakat memberikan kontribusi dan dapat bernegosiasi dengan pengambil keputusan sehingga pandangan mereka dapat diakomodasi dengan pertimbangan d) Masyarakat mengikuti setiap proses pengambilan keputusan

Faktor dan Indikator PARTISIPASI MASYARAKAT a) Masyarakat sudah mampu memaksa pemerintah untuk melaksanakan rencana

Faktor dan Indikator

PARTISIPASI MASYARAKAT a) Masyarakat sudah mampu memaksa pemerintah untuk melaksanakan rencana pembangunan yang sudah disepakati b) Masyarakat berpartisipasi penuh dan memiliki kontrol terhadap pengambilan keputusan dengan ikut juga dalam menentukan program-program yang akan dieksekusi

s

penelitian

l

H a

i

Partisipasi masyarakats penelitian l H a i dalam tingkatan rendah sebesar 43% Partisipasi masyarakat dalam tingkatan sedang

dalam tingkatan rendah

sebesar 43%

Partisipasi masyarakat dalam tingkatan sedang sedang

sebesar 36%

Partisipasi masyarakat dalam tingkatan tinggi tinggi

sebesar 21%

Partisipasi masyarakat dalam tingkatan sedang sebesar 36% Partisipasi masyarakat dalam tingkatan tinggi sebesar 21%