Anda di halaman 1dari 21

MAKALAH

TERAPI MUSIK SAAT PERSALINAN

Diajukan Untuk Memenihi Salah Satu Tugas


Mata Kuliah Askeb Terkini

Oleh :

Kelompok 6

Hj. April Lesmanawati


Ariah Komariah
Dian Haeriah
R. Siti Supartini
Indria Sriyanti

FAKULTAS ILMU KESEHATAN


PROGRAM STUDI D-IV KEBIDANAN
UNIVERSITAS NASIONAL
JAKARTA
2015
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup diluar

uterus melalui vagina kedunia luar. Proses persalinan tidak harus melalui persalinan

normal (pervaginan) tetapi dapat juga melalui persalinan anjuran yaitu persalinan

dengan pemberian pitocin dan prostaglandin sebagai ransangan, sedangkan

persalinan buatan yaitu persalinan yang berlangsung dengan bantuan tenaga dari luar

misalnya ekstraksi dengan forceps atau dilakukan dengan operasi sectio caesarea.

Persalinan yang berlangsung dalam waktu lama dapat menyebabkan nyeri,

kecemasan, dan stress yang tinggi pada ibu saat pe rsalinan. Hal ini ibu dapat

merasakan nyeri yang cukup hebat karena akan berpengaruh buruk pada fisiologis

persalinan, meskipun nyeri salah satu mekanisme pertahanan tubuh yaitu suatu tIbu

bahaya atau peringatan selama persalinan

Ketakutan akan rasa sakit saat melahirkan normal membuat para peneliti

mencari tahu hal yang menyebabkan rasa sakit agar bisa menemukan cara untuk

mengatasinya. Mereka kemudian menemukan bahwa penyebab rasa sakit itu

ketegangan dan rasa sakit. Oleh karena itu, untuk mengurangi rasa sakit tersebut,

seorang ibu hamil harus merasa rileks dan santai saat persalinan.

Salah satu cara untuk menjadi lebih tenang saat akan melahirkan adalah dengan

mendengarkan musik. Metode ini dinamakan dengan terapi musik. Musik yang biasa

digunakan adalah musik yang musik meditasi yoga. Saat musik didengarkan, sistem

saraf dan kelenjar otak akan mengolahnya. Hal inilah yang kemudian akan membuat

metabolisme tubuh meningkat dan menjadi lebih baik. Jika kekebalan tubuh

1
meningkat, maka tubuh akan menjadi lebih kuat untuk menghadapi rasa sakit yang

akan dialami oleh ibu hamil

Dewasa ini musik telah menjadi bagian yang tidak terlepas dari kehidupan kita

sehari-hari. Hampir semua tempat-tempat umum seperti mall-mall besar dan restoran

memutarkan alunan musik yang dapat di nikmatipengunjungnya. Namun ternyata

musik tidak hanya sekedar untuk di nikmati tetapi mempunyai efek positif terhadap

kesehatan. Banyak study terakhir menunjukkan perkembangan terapi musik antara

lain sebagai terapi saat kehamilan, persalinan, dan untuk stimulasi perkembangan

otak anak.

Penggunaan Terapi Musik atau music therapy di dunia medis sebagai bagian dari

perawatan holistik terhadap pasien, bukan sesuatu yang baru. Di negara maju seperti

Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia dan Jepang, Terapi Musik lazim

diberikan sebagai tindakan klinis tambahan kepada pasien, misalnya pada penderita

kanker, demensia, alzheimer dan kepada pasien autistik.

Musik diperdengarkan kepada pasien yang tengah menjalani perawatan radiologi

untuk mengurangi level stress, kepada pasien pascaoperasi transplantasi sel induk

sumsum tulang belakang untuk membantu mengatasi rasa sakit dan mual, kepada

lansia untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan, kepada bayi baru

lahir untuk membantu proses adaptasi, dan kepada bayi prematur untuk

meningkatkan kemampuan menyusu, tidur dan mempertahankan tIbu-tIbu vital

normal.

Di dunia kebidanan, dalam 25 tahun terakhir ini, para peneliti dan klinisi telah

mulai mengeksplorasi penggunaan Terapi Musik bagi pasien kebidanan, baik ibu

hamil maupun ibu bersalin. Hal ini juga sejalan dengan semakin maraknya tren

2
natural birth, sebuah filosofi persalinan yang meyakini bahwa dengan persiapan

matang, ibu sesungguhnya dapat menjalani proses persalinan tanpa harus mendapat

intervensi medis berupa pemberian obat-obatan pengurang rasa nyeri. Maka dari itu

dalam penyusunan makalah ilmiah ini penulis akan sedikit memaparkan masalah

mengenai terapi musik pada saat persalinan.

B. Rumusan Masalah

Dalam penyusunan makalah ilmiah ini penulis merumuskan masalah-masalah

sebagai berikut:

1. Apa pengertian dari terapi musik ?

2. Apa saja jenis dari terapi musik ?

3. Apa manfaat dari terapi musik ?

4. Bagaimana pengaruh terapi musik dengan persalinan ?

5. Bagaimana cara kerja terapi musik ?

C. Tujuan Penulisan

Tujuan dari penyusunan makalah ilmiah ini yaitu untuk :

1. Mengetahui pengertian dari terapi musik ?

2. Mengetahui jenis dari terapi musik ?

3. Mengetahui manfaat dari terapi musik ?

4. Mengetahui pengaruh terapi musik dengan persalinan ?

5. Mengetahui cara kerja terapi musik ?

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. Terapi Musik

1. Definisi Terapi Musik

Terapi musik sebagai teknik yang digunakan untuk penyembuhan suatu

penyakit dengan menggunakan bunyi atau irama tertentu. Jenis musik yang

digunakan dalam terapi musik dapat disesuaikan dengan keinginan, seperti musik

klasik, instrumentalis, dan slow musik. Terapi musik adalah suatu proses yang

menggabungkan antara aspek penyembuhan musik itu sendiri dengan kondisi dan

situasi baik fisik atau tubuh, emosi, mental, spiritual, kognitif dan kebutuhan

sosial seseorang.

Terapi musik adalah penggunaan musik untuk relaksasi, mempercepat

penyembuhan, meningkatkan fungsi mental dan menciptakan rasa sejahtera.

Musik dapat mempengaruhi fungsifungsi fisiologis, seperti respirasi, denyut

jantung dan tekanan darah. Alunan musik lembut yang menenangkan dan

stimulasi gelombang otak dengan frekuensi deep delta untuk merangsang kondisi

relaksasi yang dalam. Pada kondisi deep delta, akan terjadi pelepasan endorfin

yang merupakan zat anestesi alami. Terapi musik klasik dapat membantu

menghilangkan atau meringankan berbagai rasa sakit misalnya meredakan nyeri

akibat suatu penyakit, nyeri punggung, rematik arthritis, luka bakar, luka

kecelakaan, nyeri penderita kanker, nyeri persendian, nyeri pada otot, nyeri pasca

operasi dan jenis nyeri lainnya.

Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan

ransangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya

4
yang diorganisir sedemikian rupa hingga tercipta musik yang bermanfaat untuk

kesehatan fisik dan mental. Musik memiliki kekuatan untuk mengobati penyakit

dan meningkatkan kemampuan pikiran seseorang. Musik diterapkan menjadi

sebuah terapi dan musik dapat meningkatkan, memulihkan, memelihara kesehatan

fisik,n mental, emosional, sosial dan spiritual. Hal ini disebabkan musik memiliki

beberapa kelebihan, yaitu karena musik bersifat nyaman, menenangkan, membuat

rileks, berstruktur, dan universal. Terapi musik adalah terapi yang universal dan

bisa diterima oleh semua orang karena kita tidak membutuhkan kerja otak yang

berat untuk menginterpretasi alunan musik. Terapi musik sangat mudah diterima

organ pendengaran kita dan kemudian melalui saraf pendengaran disalurkan ke

bagian otak yang memproses emosi (sistem limbik).

2. Jenis Terapi Musik

Dalam dunia penyembuhan dengan musik, dikenal 2 macam terapi musik,

yaitu:

a. Terapi Musik Aktif.

Dalam terapi musik aktif pasien diajak bernyanyi, belajar main menggunakan

alat musik, menirukan nada-nada, bahkan membuat lagu singkat. Dengan kata

lain pasien berinteraksi aktif dengan dunia musik. Untuk melakukan Terapi

Musik katif tentu saja dibutuhkan bimbingan seorang pakar terapi musik yang

kompeten.

b. Terapi Musik Pasif.

Inilah terapi musik yang murah, mudah dan efektif. Pasien tinggal

mendengarkan dan menghayati suatu alunan musik tertentu yang disesuaikan

5
dengan masalahnya. Hal terpenting dalam Terapi Musik Pasif adalah

pemilihan jenis musik harus tepat dengan kebutuhan pasien.

3. Manfaat Terapi Musik

Ada banyak sekali manfaat terapi musik. Jika disebutkan satu per satu

semuanya, tentu saja butuh banyak waktu. Di bawah ini adalah sepuluh manfaat

utama terapi musik menurut para pakar terapi musik.

a. Relaksasi, Mengistirahatkan Tubuh dan Pikiran

Manfaat yang pasti dirasakan setelah melakukan terapi musik adalah perasaan

rileks, tubuh lebih bertenaga dan pikiran lebih fresh. Terapi musik

memberikan kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk mengalami relaksasi

yang sempurna. Dalam kondisi relaksasi (istirahat) yang sempurna itu, seluruh

sel dalam tubuh akan mengalami re-produksi, penyembuhan alami

berlangsung, produksi hormon tubuh diseimbangkan dan pikiran mengalami

penyegaran.

b. Meningkatkan Kecerdasan

Sebuah efek terapi musik yang bisa meningkatkan intelegensia seseorang

disebut Efek Mozart. Hal ini telah diteliti secara ilmiah oleh Frances Rauscher

et al dari Universitas California. Penelitian lain juga membuktikan bahwa

masa dalam kandungan dan bayi adalah waktu yang paling tepat untuk

menstimulasi otak anak agar menjadi cerdas. Hal ini karena otak anak sedang

dalam masa pembentukan, sehingga sangat baik apabila mendapatkan

rangsangan yang positif. Ketika seorang ibu yang sedang hamil sering

mendengarkan terapi musik, janin di dalam kandungannya juga ikut

mendengarkan. Otak janin pun akan terstimulasi untuk belajar sejak dalam

6
kandungan. Hal ini dimaksudkan agar kelak si bayi akan memiliki tingkat

intelegensia yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang dibesarkan

tanpa diperkenalkan pada musik.

c. Meningkatkan Motivasi

Motivasi adalah hal yang hanya bisa dilahirkan dengan perasaan dan mood

tertentu. Apabila ada motivasi, semangat pun akan muncul dan segala kegiatan

bisa dilakukan. Begitu juga sebaliknya, jika motivasi terbelenggu, maka

semangat pun menjadi luruh, lemas, tak ada tenaga untuk beraktivitas. Dari

hasil penelitian, ternyata jenis musik tertentu bisa meningkatkan motivasi,

semangat dan meningkatkan level energi seseorang.

d. Pengembangan Diri

Musik ternyata sangat berpengaruh terhadap pengembangan diri seseorang.

Hati-hati, karena musik yang Ibu dengarkan menentukan kualitas pribadi Ibu.

Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa orang yang punya masalah

perasaan, biasanya cenderung mendengarkan musik yang sesuai dengan

perasaannya. Misalnya orang yang putus cinta, mendengarkan musik atau lagu

bertema putus cinta atau sakit hati. Dan hasilnya adalah masalahnya menjadi

semakin parah. Dengan mengubah jenis musik yang didengarkan menjadi

musik yang memotivasi, dalam beberapa hari masalah perasaan bisa hilang

dengan sendirinya atau berkurang sangat banyak. Dan jika Ibu mau, Ibu bisa

mempunyai kepribadian yang Ibu inginkan dengan cara mendengarkan jenis

musik yang tepat.

7
e. Meningkatkan Kemampuan Mengingat

Terapi musik bisa meningkatkan daya ingat dan mencegah kepikunan. Hal ini

bisa terjadi karena bagian otak yang memproses musik terletak berdekatan

dengan memori. Sehingga ketika seseorang melatih otak dengan terapi musik,

maka secara otomatis memorinya juga ikut terlatih. Atas dasar inilah terapi

musik banyak digunakan di sekolah-sekolah modern di Amerika dan Eropa

untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. Sedangkan di pusat rehabilitasi,

terapi musik banyak digunakan untuk menangani masalah kepikunan dan

kehilangan ingatan.

f. Kesehatan Jiwa

Seorang ilmuwan Arab, Abu Nasr al-Farabi (873-950M) dalam bukunya

''Great Book About Music'', mengatakan bahwa musik membuat rasa tenang,

sebagai pendidikan moral, mengendalikan emosi, pengembangan spiritual,

menyembuhkan gangguan psikologis. Pernyataannya itu tentu saja

berdasarkan pengalamannya dalam menggunakan musik sebagai terapi.

Sekarang di zaman modern, terapi musik banyak digunakan oleh psikolog

maupun psikiater untuk mengatasi berbagai macam gangguan kejiwaan,

gangguan mental atau gangguan psikologis.

g. Mengurangi Rasa Sakit

Musik bekerja pada sistem saraf otonom yaitu bagian sistem saraf yang

bertanggung jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung dan fungsi otak,

yang mengontrol perasaan dan emosi. Menurut penelitian, kedua sistem

tersebut bereaksi sensitif terhadap musik. Ketika kita merasa sakit, kita

menjadi takut, frustasi dan marah yang membuat kita menegangkan otot-otot

8
tubuh, hasilnya rasa sakit menjadi semakin parah. Mendengarkan musik

secara teratur membantu tubuh relaks secara fisik dan mental, sehingga

membantu menyembuhkan dan mencegah rasa sakit. Dalam proses persalinan,

terapi musik berfungsi mengatasi kecemasan dan mengurangi rasa sakit.

Sedangkan bagi para penderita nyeri kronis akibat suatu penyakit, terapi

musik terbukti membantu mengatasi rasa sakit.

h. Menyeimbangkan Tubuh

Menurut penelitian para ahli, stimulasi musik membantu menyeimbangkan

organ keseimbangan yang terdapat di telinga dan otak. Jika organ

keseimbangan sehat, maka kerja organ tubuh lainnya juga menjadi lebih

seimbang dan lebih sehat.

i. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Dr John Diamond dan Dr David Nobel, telah melakukan riset mengenai efek

dari musik terhadap tubuh manusia dimana mereka menyimpulkan bahwa:

Apabila jenis musik yang kita dengar sesuai dan dapat diterima oleh tubuh

manusia, maka tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan sejenis hormon

(serotonin ) yang dapat menimbulkan rasa Nikmat dan senang sehingga tubuh

akan menjadi lebih kuat (dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh) dan

membuat kita menjadi lebih sehat.

j. Meningkatkan Olahraga

Mendengarkan musik selama olahraga dapat memberikan olahraga yang lebih

baik dalam beberapa cara, di antaranya meningkatkan daya tahan,

meningkatkan mood dan mengalihkan Ibu dari setiap pengalaman yang tidak

nyaman selama olahraga.

9
B. Efek Terapi Musik Dalam Managemen Nyeri Persalinan

Saat-saat persalinan selalu menjadi momen yang ditunggu ibu hamil. Perasaan

bahagia, takut, dan gelisah bercampur-aduk. Kontraksi persalinan yang sebenarnya

adalah kontraksi yang intensitasnya makin lama makin kuat, durasinya makin lama

makin panjang, intervalnya makin lama makin pendek (makin sering), dan disertai

his (rasa nyeri). Rasa nyeri ini menjalar dari pinggang bagian belakang ke perut, dan

terasa mulas seperti orang sakit perut. Pembukaan satu hingga tiga belum masuk

tahapan inpartus (persalinan). Karena, waktu yang dibutuhkan pada pembukaan 1

menuju pembukaan 4 berbeda tiap orangnya. Ada yang 1 jam, ada yang 1 hari dan

dapat pula terjadi dalam beberapa hari. Biasanya pada pembukaan timbul rasa nyeri,

Intervensi non farmakologi yang dapat diberikan pada ibu menjelang persalinan

adalah membuat ibu siap secara fisik dan mental dalam menghadapi persalinan,

seperti diantaranya dengan terapi musik. Terapi musik pada managemen persalinan

adalah suatu bentuk kegiatan yang mempergunakan musik dan lagu/nyanyian secara

terpadu dan terarah didalam membimbing ibu selama menghadapi persalinan untuk

mencapai tujuan relaksasi bagi ibu saat nyeri kontraksi yang dirasakan.

Mekanisme pengalihan nyeri dengan terapi musik adalah sebagai berikut : saat

uterus berkontraksi (his dirasakan) akan mengirimkan transmisi rangsang nyeri, jika

ibu diberikan terapi musik dengan cara mendengarkan musik melalui earphone sesuai

dengan musik yang disukai ibu seperti lagu rohani, alunan ayat Al-Quran atau musik

alam seperti suasana air terjun dengan gemericik air yang turun, atau dengan musik

klasik maka mekanisme pintu yang terdapat disepanjang system saraf diantaranya

talamus akan mengirimkan impuls untuk menutup pintu sehingga impuls nyeri tidak

sampai pada korteks cerebri dan nyeri dapat teralihkan sehingga ibu akan merasa

10
lebih tenang saat kontraksi dirasakannya. Perasaan relaks akan dialami oleh ibu

ketika merasakan alunan musik, hal ini disebabkan karena irama dan vibrasi yang

ditangkap oleh indera pendengaran akan ditransmisikan ke pusat otak yang

diterjemahkan oleh korteks cerebri untuk kemudian mempengaruhi ritme internal

untuk berespon dengan cara mengembangkan gerak otomatisnya mengikuti irama

musik yang disukai oleh ibu.

C. Manfaat Terapi Musik Saat Kehamilan

Sebenarnya musik alamiah yang pertama kali di dengarkan janin dalam

kandungan tidak lain adalah detak jantung ibu sendiri. Detak jantung ibu merupakan

salah satu "musik" yang paling ampuh untuk menenangkan dan memberi

kenyamanan bagi bayi. Oleh karena itu, banyak musik yang terpilih untuk masa

kehamilan di karenakan kesesuaian irama dengan detak jantung ibu.

Manfaat terapi musik dalam kehamilan sebagai upaya mengoptimal kan

kecerdasan si kecil, antara lain:

1. Bagi ibu hamil/ibu setelah melahirkan, terapi musik dapat menimbulkan reaksi

psikologis karena musik bisa menenangkan dan memberikan perasaan;

2. Melalui terapi musik dapat menyongsong masa depan bayi/anak yang lebih

cemerlang karena menghadapi era globalisasi individu yang memiliki

keterampilan otak akan dihargai lebih tinggi dan sangat dibutuhkan dibandingkan

individu yang hanya mengandalkan kekuatan otak.

3. Kegiatan terapi musik ternyata dapat membantu ibu hamil agar terapi dapat

mempertahankan kesehatan jasmani, pikiran dan emosi.

11
4. Melalui rangsangan-rangsangn musik yang diperdengarkan kepada

janin/bayi secara teratur, maka dapat memberikan pengaruh yang sangat besar

bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut kelak di kemudian hari.

5. Maka dalam diri anak kelak akan tumbuh kepribadian yang kuat dan ia mampu

menyerap banyak hal.

6. Dengan terapi musik menjadi janin/anak dapat meresapi musik,yang berarti ia

juga mampu memahami perasaan orang lain.

D. Pengaruh Musik Pada Persalinan

Studi yang di lakukan oleh Wiand (1997) menunjukkan bahwa wanita hamil

yang mendapat terapi musik dan relaksasi jauh lebih rileks saat menjalankan proses

persalinan. Studi lain menyebutkan ibu hamil yang mendengarkan musik selama 3

jam sebelum melahirkan secara signifikan lebih rileks di banding kelompok ibu yang

tidak terpapar musik.

Relaksasi dapat di nilai dari 3 hal yaitu posisi tubuh, pola pernapasan dan

kemampuan komunikasi verbal. Pada ibu yang rileks akan terlihat posisi tubuh yang

tenang dan tidak gelisah. pola pernapasanpun menjadi teratur sehingga komunikasi

verbal dapat di lakukan (ibu dapattetap menjawab pertanyaan yang di berikan).

Beberapa penelitian menemukan musik yang dapat menurunkan rasa cemas atau

stress adalah musik instrumental (non vokal) yang beralunan lambat dan tenang.

Selain manfaat relaksasi, dengan mendengarkan musik membuat ibu lebih

berkonsentrasi saat proses melahirkan dan dapat mengurangi rasa sakit. Untuk bayi

sendiri, ternyata proses di lahirkan juga menimbulkan rasa stress. Stress di timbulkan

karena bayi harus beradaptasi dari kehidupan dalam kandungan keluar kandungan.

Proses adaptasi ini berlangsung hingga 4-6 jam pertama kehidupan. Dengan

12
mendengarkan musik yang rutin di dengarkan sebelumnya, dapat membuat bayi lebih

nyaman dan tenang karena terasa seperti suasana saat ia dalam kandungan.

Pada bayi prematur yang memerlukan perawatan NICU, dari penelitian di sebutkan

musik Lullaby sangat bermanfaat untuk membuat bayi tenang, menurunkan hormon

stress, meningkatkan kadar oksigen, mempercepat kenaikan berat badan sampai

mengurangi rasa sakit (terlebih pada saat dan sesudah di lakukan tindakan invasif).

E. Menggunakan Terapi Musik Untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan

Ketakutan akan rasa sakit saat melahirkan normal membuat para peneliti

mencari tahu hal yang menyebabkan rasa sakit agar bisa menemukan cara untuk

mengatasinya. Mereka kemudian menemukan bahwa penyebab rasa sakit itu

ketegangan dan rasa sakit. Oleh karena itu, untuk mengurangi rasa sakit tersebut,

seorang ibu hamil harus merasa rileks dan santai saat persalinan.

Salah satu cara untuk menjadi lebih tenang saat akan melahirkan adalah dengan

mendengarkan musik. Metode ini dinamakan dengan terapi musik. Musik yang biasa

digunakan adalah musik yang musik meditasi yoga. Saat musik didengarkan, sistem

saraf dan kelenjar otak akan mengolahnya. Hal inilah yang kemudian akan membuat

metabolisme tubuh meningkat dan menjadi lebih baik. Jika kekebalan tubuh

meningkat, maka tubuh akan menjadi lebih kuat untuk menghadapi rasa sakit yang

akan dialami oleh ibu hamil. Selain itu, terapi ini juga akan membuat Ibu bisa

mengekspresikan perasaan Ibu, membuat suasana hati Ibu lebih baik, menghilangkan

stres, mengurangi rasa sakit serta membuat Ibu bisa berpikir positif. Semua hal ini

pasti akan membuat Ibu merasa lebih rileks saat melahirkan sehingga rasa sakit bisa

berkurang. Musik yang Ibu dengarkan saat melahirkan juga akan membuat perhatian

Ibu teralihkan. Dengan begitu, maka Ibu tidak akan mengingat dan merasakan lagi

13
rasa sakit yang mungkin akan Ibu rasakan jika tidak mendengarkan musik. Musik

juga akan membuat Ibu lebih rileks serta membuat kondisi tubuh berfungsi dengan

sempurna.

Saat melahirkan, Ibu pasti akan merasakan takut, gelisah namun senang.

Perasaan itulah yang akan menyebabkan rasa sakit. Selain itu, kontraksi yang terjadi

saat Ibu akan melahirkan juga akan menyebabkan rasa sakit. Saat masa persalinan

semakin dekat, kontraksi akan semakin kuat, semakin lama dan juga semakin sakit.

Rasa sakit ini terjadi pada pinggang bagian belakang hingga ke perut. Hal lain yang

juga menyebabkan rasa sakit pada persalinan adalah terjadinya pembukaan. Salah

satu cara untuk mengurangi rasa sakit tersebut adalah dengan melakukan terapi

musik. Terapi musik akan membantu seorang ibu hamil untuk menyiapkan mental

dan fisiknya saat akan melahirkan. Ibu bisa mengkonsultasikannya hal ini kepada

dokter.

F. Cara Musik Bekerja

1. Musik memiliki unsur akustik, suara, vibrasi, harmoni dan sebagainya. Unsur-

unsur musik itu sangat dekat dengan tubuh manusia sebab ditemukan juga di

dalam tubuh manusia.

2. Tubuh manusia sangat kaya bunyi-bunyian. Proses biologis yang dilakukan

organ-organ tubuh, misalnya gerakan peristalstik usus, kontraksi jantung,

kontraksi-kontriksi paru-paru, aliran darah, gerakan otot, proses kimiawi dan

enzim, juga menghasilkan berbagai macam bunyi-bunyian. Jika setiap organ

tubuh berfungsi dengan baik, maka yang dihasilkan adalah musik yang indah,

artinya, tubuh itu sehat.

14
3. Terapi Musik dimaksudkan untuk menyelaraskan kembali kinerja organ tubuh

yang terganggu, agar dapat berfungsi normal kembali. Dalam pelaksanaannya,

musik yang diterima telinga disalurkan ke otak sebagai data digital sehingga

otak merespon sesuai dengan "isi data digital" tersebut. Otak adalah pengendali

dan mempengaruhi kinerja seluruh organ tubuh. Artinya, ketika otak distimulasi,

organ-organ di tubuh juga ikut terpengaruh.

15
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan

rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya

yang diorganisir sedemikian rupa hingga tercipta musik yang bermanfaat untuk

kesehatan fisik dan mental. Terapi musik adalah terapi yang universal dan bisa

diterima oleh semua orang karena kita tidak membutuhkan kerja otak yang berat

untuk menginterpretasi alunan musik. Terapi musik sangat mudah diterima organ

pendengaran kita dan kemudian melalui saraf pendengaran disalurkan ke bagian otak

yang memproses emosi (sistem limbik).

Terapi musik untuk persalinan ini merupakan sebuah terapi yang dilakukan

sebelum proses persalinan untuk mempersiapkan mental si ibu hamil agar bisa lebih

fokus ketika melalui proses persalinan kelak serta bisa mengurangi stress dan rasa

sakit.

Terapi musik pada managemen persalinan adalah suatu bentuk kegiatan yang

mempergunakan musik dan lagu/nyanyian secara terpadu dan terarah didalam

membimbing ibu selama menghadapi persalinan untuk mencapai tujuan relaksasi

bagi ibu saat nyeri kontraksi yang dirasakan atau dengan menggunakan earphone

sesuai dengan musik yang disukai ibu seperti lagu rohani, alunan ayat Al-Quran atau

musik alam seperti suasana air terjun dengan gemericik air yang turun, atau dengan

musik klasik.

Metode terapi musik pada ibu yang menjelang persalinan akan sangat

bermanfaat bagi ibu dalam mengalihkan rangsang nyeri saat kontraksi dirasakan,

16
tetapi dengan ambang nyeri yang berbeda-beda maka seorang ibu dapat

mempersepsikan nyeri tergantung dari mekanisme pertahanan diri ibu. Oleh karena

itu perlunya persiapan ibu secara fisik dan mental yang baik bagi ibu dalam menanti

buah cintakasih yang sehat sehingga nantinya dapat mempererat keharmonisan

dalam keluarga.

Alasan utama kenapa musik dipakai sebagai media terapi adalah karena musik

tertentu yang menenangkan dapat menghasilkan ritme yang akan ditangkap oleh

indera pendengaran. Dari pendengaran, sinyal suara tersebut akan dibawa menuju

otak dan kemudian otak akan menstimulasi syaraf-syaraf pada tubuh ibu hamil.

Musik memang bisa mempengaruhi mood serta kondisi tubuh. Hal ini bisa

dibuktikan ketika kita mendengarkan musik dengan tempo tinggi maka kita

cenderung akan merasa lebih semangat atau jika kita mendengarkan musik lembut

maka tubuh akan terasa lebih rileks.

B. Saran

Disarankan bagi Ibu hamil yang tertarik untuk mencoba terapi pra persalinan,

maka terapi musik ini bisa menjadi salah satu alternatif terapi yang bisa anda pilih.

Selain unik, terapi yang satu ini juga sangat menyenangkan terutama bagi ibu hamil

yang menyukai atau memiliki hobi mendengarkan lagu atau bermain musik.

17
DAFTAR PUSTAKA

Andarmoyo, S . (2013). Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri, Ar-Ruzz, Yogyakarta.

Djohan. (2006). Terapi Musik Teori dan Aplikasi,Galang Press, Yogyakarta.

Eka, Erwin. (2009). Pusat Riset Terapi Musik dan Gelombang Otak, Indonesia,
http://www.terapimusik/.com diakses tanggal 26 Maret 2015.

Natalia, D. (2013). Terapi Musik Bidang Keperawatan, Mitra Wacana Media, Jakarta.

Purwanto, E. (2007). Efek Musik Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Pada Pasien
Post Operasi Ruang Bedah Dr. SardjitoYogyakarta, Universitas Muhammadyah
Malang, Malang.

18
KATA PENGANTAR

Assalamualaium Wr. Wb.


Alhamdulilllah kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan kesempatan pada penulis untuk dapat melaksanakan dan menyelesaikan
makalah ilmiah yang berjudul Terapi Musik Saat Perslinan ini tepat pada
waktunya.
Penulis menyadari bahwa dalam makalah ilmiah ini masih banyak kekurangan dan
ketidaksempurnaan karena keterbatasan data dan pengetahuan penulis serta waktu yang
ada saat ini, dengan rendah hati penulis mengharap kritik dan saran yang membangun
dari kalangan para pembaca untuk kesempurnaan makalah ilmiah yang penulis kerjakan
ini.
Dalam penulisan makalah ilmiah ini tidak lupa penulis mengucapkan banyak-
banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu pembuatan makalah
ilmiah ini.
Terlepas dari semua kekurangan penulisan makalah ilmiah ini, baik dalam
susunan dan penulisanya yang salah, penulis memohon maaf dan berharap semoga
penulisan makalah ilmiah ini bermanfaat khususnya kepada penulis dan umumnya
kepada pembaca yang budiman.
Akhirnya, semoga Allah senantiasa meberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada
siapa saja yang mencintai pendidikan. Amin Ya Robbal Alamin.
Wassalamualaikum Wr.Wb.

Pandeglang, 26 Maret 2015

Penulis

19
i
DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR .......................................................................................... i

DAFTAR ISI ........................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ............................................................................... 1

B. Rumusan Masalah .......................................................................... 3

C. Tujuan Penulisan ............................................................................ 3

BAB II PEMBAHASAN

A. Terapi Musik .................................................................................. 4

1. Definisi Terapi Musik .............................................................. 4

2. Jenis Terapi Musik ................................................................... 5

3. Manfaat Terapi Musik .............................................................. 6

B. Efek Terapi Musik Dalam Managemen Nyeri Persalinan ............. 10

C. Manfaat Terapi Musik Saat Kehamilan ......................................... 11

D. Pengaruh Musik Pada Persalinan ................................................... 12

E. Menggunakan Terapi Musik Untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat

Melahirkan ..................................................................................... 13

F. Cara Musik Bekerja ....................................................................... 14

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan .................................................................................... 16

B. Saran............................................................................................... 17

DAFTAR PUSTAKA

20
ii