Anda di halaman 1dari 3

Universitas Negeri Semarang merupakan Universitas

yang menerapkan pilar-pilar konservasi. Pilar-pilar


konservasi yang dimiliki oleh Universitas Negeri
Semarang saat ini berjumlah tujuh pilar. Ketujuh pilar
tersebut yaitu : 1) Konservasi keanekaragaman hayati;
2) Arsitektur hijau dan system transportasi internal; 3)
Pengelolaan limbah; 4) Kebijakan nirkertas; 5) Energi
bersih; 6) Konservasi etika, seni, dan budaya; 7)
Kaderisasi konservasi. Dari tujuh pilar konservasi
tersebut, satu pilar yang akan di bahas lebih mendalam
adalah pilar konservasi etika, seni, dan budaya. Mari
kita telaah definisi dari masing-masing komponen yang
terdapat dalam pilar tersebut.
Etika adalah ajaran mengenai baik buruk, yang diterima
umum tentang sikap, perbuatan, kewajiban dan lain
sebagainya.Dalam beberapa kasus, etika sering
dikaitkan dengan moral, akhlak atau kesusilaan. Pada
pembahasan konservasi ini, etika yang dimaksud adalah
etika terhadap lingkungan yang dapat diartikan sebagai
dasar moralitas yang mem-berikan pedoman bagi
individu atau masyarakat dalam berperilaku
atau memilih tindakan yang baik dalam menghadapi dan
menyikapi segala sesuatu berkaitan dengan lingkungan.
Agar etika lingkungan dapat diterapkan, maka prinsip-
prinsip etika lingkungan sangat diperlukan , dengan
tujuan prinsip tersebut dapat digunakan oleh
masyarakat, khususnya warga Universitas Negeri
Semarang sebagai pedoman saat berhadapan dengan
alam.
Pengertian seni yaitu sebuah ekspresi berupa ungkapan
dan jiwa yang mengandung unsur keindahan bagi yang
melihat, mendengar atau merasakan. Sebuah seni
mampu menyebabkan berbagai pendapat akan baik
buruknya suatu karya. Seni juga merupakan suatu hasil
kegiatan manusia yang indah secara individu atau
kelompok, berkualitas tinggi dalam konsep dan
pembuatannya dengan harapan menghasilkan sesuatu
yang indah, sesuatu yang bernilai estetis, serta suatu
keterampilan khusus dalam penampilan. Seni sendiri
dibagi menjadi tiga, yaitu seni audio, seni visual, dan
seni audio visual.
Budaya memiliki arti sebuah hasil cipta, rasa dan karsa
manusia yang berada di tengah-tengah masyarakat.
Budaya adalah suatu keseluruhan dari pola perilaku
yang disebarkan melalui kehidupan sosial, seni, agama,
kelembagaan, dan semua hasil kerja dan pemikiran
manusia dari suatu kelompok. Dalam pilar konservasi,
budaya yang dimaksud berorientasi pada pelestarian
budaya nasional. Budaya ini akan menghasilkan
perilaku dari kebudayaan tertentu
Setelah memahami definisi dari masing-masing
komponen pada pilar konservasi etika, seni dan
budaya, kini saatnya kita mengarah pada kehidupan
nyata di lingkungan Universitas Negeri Semarang. Pilar
tersebut memiliki tujuan yaitu untuk melestarikan etika,
seni dan budaya baik lokal maupun nasional. Hal
tersebut dilakukan untuk memegang teguh idetitas
bangsa. Program penerapan pilar konservasi ini yang
telah dijalankan di Universitas Negeri Semarang ini yaitu
dengan membudayakan sikap hidup yang ramah
lingkungan.
Untuk menjaga agar jati diri bangsa tetap ada, maka
diperlukan penanaman sikap dan jiwa konservasi pada
pilar etika seni dan budaya di dalam diri mahasiwa.
Dimana cara tersebut dapat dilakukan dengan
menciptakan karya seni, menggunakan pakaian
nasional pada hari atau acara tertentu,mencintai produk
dalam negeri, tetap melestarikan bahasa daerah, seprti
kita ketahui, bahwa mahasiswa di Universitas Negeri
Semarang ini berasal dari berbagai macam daerah. Jadi
janganlah saling menghina bahasa daerah masing-
masing. Selain bahasa daerah, bahasa nasional yaitu
Bahasa Indonesia juga patut untuk diperkenalkan
kepada masyarakat dunia.
Langkah lainnya untuk menanamkan perilaku
konservasi tersebut yaitu dengan tetap melestarikan
kearifan lokal, selanjutnya menanamkan sikap saling
menghargai dan menghormati terhadap sesama.
Menonton pertunjukan seni dan budaya juga merupakan
perilaku konservasi pada pilar etika seni dan budaya,
selain itu generasi muda juga diharapkan ikut
mengenalkan seni dan budaya Indonesia, baik di tingkat
regional, nasional maupun global.
Setelah mempelajari pilar konservasi etika, seni dan
budaya, diharapkan mahasiswa khususnya mahasiswa
Universitas negeri Semarang dapat menjadi generasi
muda yang unggul dan dapat melestarikan budaya
bangsa dengan tetap mempertahankan etika dan seni.
Teruslah maju wahai generasi muda ! Angkatlah
panjimu untuk melestarikan budaya bangsa !

Anda mungkin juga menyukai