Anda di halaman 1dari 3

AKTA PERDAMAIAN

(Acte van Dading)

Akta Perdamaian ini dibuat pada hari .......... tanggal..........bulan ...........................tahun 2016,
oleh dan antara

1. Ny. Rusminah., S.Pd seorang guru sekolah Dasar Negeri Kecamatan patebon berumur
39 tahun, isteri dan bertempat tinggal yang sama dengan suaminya, yaitu Sarjono.,
S.Sos., M.M pegawai pemerintahan Daerah kabupaten Kendal berumur 41 tahun,
bertempat tinggal di Desa Bangunrejo RT 005 RW 007 Kecamatan Patebon
Kabupaten Kendal, dalam hal ini diwakili oleh kuasanya Umbara., SH., M.H
pengacara, bertempat tinggal di Jln. Pemuda No 77 Semarang sebagai pengguat .
2. Dr. Turmudi Sp.OG ( K ) pegawai tetap pada rumah sakit Putra Mataram yang
bertempat tinggal di Jln. Bima Raya No.7 Semarang sebagai Tergugat-1.
3. Dr. Dr Lukmana Sp. PD ( K ) Direktur Utama Yayasan Putra Mataram bertempat
tinggal di jln. Sawunggaling Timur No 17 Semarang, Sebagai Tergugat II

Penggugat I dan tergugat II terlebih dahulu menjelaskan :


1. Bahwa penggugat, Tergugat I dan Tergugat II adalah para pihak dalam perkara
kasus Malpraktek Rusminah S.Pd yang menyebabkan keadaan koma setelah
menjalani operasi tubektomi pasca penanganan persalinan anak ketiga yang
dilaksanakan oleh dokter dari dan di RS Putra Harapan.
2. Bahwa Penggugat, Tergugat I dan Tergugat I telah menunjuk Bapak Valentinus
Suroso SH ., M.H meditor, bertempat tinggal di Jln. Pawiyatan Luhur IV No 1
Semarang sebagai mediator.
3. Bahwa mediasi dalam perkara tersebut telahdiadakan dan pada akhirnya Pengguat,
Tergugat I dan II atas pengarahan mediator berhasil mencapai kesepakatan untuk
menyelesaikan engketa dalam perkara tersebut melalui perdamaian di luar
pengadilan.
Berdasarkan hal hal tersebut di atas pengguat Tergugat I dan II sepakat untuk
menyelesaikan sengketa dalam perkara Kasus Malpraktek Rusminah S.Pd melalui
perdamaian di luar pengadilan, dengan ketentuan ketentuan ebagai berikut:
1. Tergugat I dan tergugat II bersedia membayar biaya Rumah Sakit untuk
merawat pasien sampai Ny. Rusminah sadar atau meninggal, serta membayar
gantirugi pada keluarga pasien sebesar Rp. 550.000.000;limaratus
limapuluh juta.
2. D e n g a n dibayarnya b i a ya Rumah Sakit untuk mer awat
p a s i e n s a m p a i Ny. Rusminah sadar atau meninggal, serta membayar
gantirugi pada keluarga pasien r sebesar Rp. 550.000.000;limaratus
limapuluh juta tersebut di atas maka tergugat I dan Tergugat II telah
memenuhi kewajibannya.
3. Bahwa dengan telah adanya pelunasan ganti rugi sebagaimana dissebutkan di
atas pada pasal 1 ( 2 ), penggugat sudah tidak lagi mempunyai hak untuk
menuntut apapun atau pembayaran apapun kepada Tergugat I dan Tergugat II
terkait kasus malpraktek Rusminah S. Pd.
Pasal 2
1. Setelah pembayaran lunas biaya Rumah Sakit untuk merawat pasien sampai Ny.
Rusminah sadar atau meninggal, serta membayar gantirugi pada
keluargapasien sebesar RP 500.000.000,00 ;limaratus limapuluh juta
rupiah tersebut d i a t a s , P e n g g u g a t b e r k e w a j i b a n u n t u k t i d a k
melakukan somasi lagi kepadaDireksi RS. Putra Harapan(
y a n g d a p a t m e r u s a k c i t r a R u m a h S a k i t d a n Yayasan Putra Harapan
( serta menurunkan kunjungan Rumlah pasien rawat jalan, maupun tingkat hunian
pasien rawat inap, terutama bagi kelompok masyarakat menengah ke atas.
2. Biaya untuk perawatan rumah sakit dan ganti rugi menjadi beban tergugat I dan-
tergugat II secara bersama#sama dengan beban biaya sama ; 50= : 50

Pasal 3

Apabila sampai dengan tanggal ...............bulan ............. tahun 2016 tidak


adapembayaran secara keseluruhan ;lunas sebesar Rp 500.000.000,00
;limaratuslimapuluh juta rupiah, maka Akta Perdamaian ini dianggap
tidak berlaku danPenggugat akan melanjutkan kembali ke pengadilan
Pasal 4
penggugat, tergugatI dan tergugat II dengan ini mengikatkan diri untuk tidaksaling
mengajukan tuntutan hukum apapun satu sama lain dan memberikan pembebasan
(acquit et de charge) satu sama lain dari segala tuntutan hukum.
Demikian Akta Perdamaian ini dibuat dengan itikad baik dari
P e n g g u g a t , tergugat I dan tergugatII untuk penyelesaian secara damai atas
Perkara Malpraktek Rusminah S.Pd