Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA ANALITIK

PENENTUAN KADAR KADMIUM (Cd) DENGAN METODE EKSTRAKSI

KELOMPOK 3

BAHRUN H311 14 305

VITRA AGUNG H311 14 004

LABORATORIUM KIMIA ANALITIK


JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2017
1. Judul Percobaan

Penentuan kadar kadmium (Cd) dengan metode ekstraksi

2. Tujuan Percobaan

Untuk menentukan kadar kadmium (Cd) dalam sampel dengan menggunakan

metode ekstraksi.

3. Prinsip Percobaan

Ekstraksi logam kadmium dalam sampel menggunakan pengompleks ditizon

dalam pelarut kloroform pada pH 6, fasa organik yang mengandung kompleks

Kadmium-ditizon yang berwarna merah muda kemudian dianalisis dengan

Spektrofotometer UV-Visible pada panjang gelombang 420 nm.

4. Alat Percobaan

Adapun alat yang digunakan pada percobaan ini adalah corong pisah 125 mL,

labu ukur 100 mL, labu ukur 50 mL, gelas kimia 50 mL, gelas kimia 100 mL, statif

dan klem, spektofotometri UV-Vis dan neraca analitik.

5. Bahan Percobaan

Adapun bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah akuabides,

kloroform, akuades, hidroksil amin klorida, ditizon, K-Na-Tartrat dan Cd(NO3)2.

6. Prosedur Percobaan :
a. Pembuatan Larutan Induk 100 ppm dalam 100 mL

Ditimbang sebanyak 0,02103 gram Cd(NO3)2 kemudian dilarutkan dengan

akuades dan diencerkan dalam labu ukur 100 mL, kemudian dihimpitkan hingga

tanda batas dan dihomogenkan.

b. Pembuatan Larutan Standar 10 ppm

Dipipet sebanyak 10 mL larutan induk 100 ppm, dimasukkan kedalam labu

ukur 100 mL kemudian diencerkan hingga tanda batas.


c. Pembuatan Deret Standar 0,1 ppm; 0,2 ppm; 0,4 ppm; 0,8 ppm; dan 1,6

ppm

Sebanyak 0,5 mL, 1 mL; 2 mL; 4 mL; dan 8 mL larutan standar 10 ppm

dipipet dan dimasukkan masing-masing kedalam labu ukur 50 mL yang berbeda-beda

kemudian diencerkan dengan menggunakan akuades hingga tanda batas dan

dihomogenkan.

d. Preparasi Larutan Standar 0,1 ppm; 0,2 ppm; 0,4 ppm; 0,8 ppm dan 1,6

ppm

Larutan standar 0,1 ppm; 0,2 ppm; 0,4 ppm; 0,8 ppm dan 1,6 ppm dipipet

masing-masing sebanyak 50 mL dan dimasukkan kedalam corong pisah 100 mL

kemudian ditambahkan dengan hidroksil amin klorida 10 % dan larutan

K-Na-Tartrat dan dilakukan pengaturan pH. Ditambahkan ditizon kloroform dengan

perbandingan 1 : 1 dan diekstraksi selama 5 menit. Setalah pemisahan akan terdapat

dua fase yaitu fase air dan fase kloroform. Fase kloroform diukur absorbansi pada

panjang gelombang 420 nm.