Anda di halaman 1dari 1

Di praktek dokter

Endy : Permisi, dok

Dokter : iya, silahkan masuk. Silahkan duduk, pak. Perkenalkan saya Rudi, dokter di klinik ini, ada
yang bisa saya bantu?

Endy : Ini, dok, teman saya ini menggigil beberapa terakhir ini.

Dokter : Boleh diceritakan bagaimana keluhannya muncul?

Satria : Awalnya sakit kepala, pegal-pegal, lesu, lemas, terus keluhan hilang kemudian muncul
demam tinggi, menggigil dan berkeringat.

Dokter : Sejak kapan keluhannya muncul?

Satria : kurang lebih sejak 1 minggu, dok.

Dokter : Ada keluhan lain?

Satria : Saya mual dok, muntah juga lebih kurang sudah 2 kali dok

Dokter : Bagaimana dengan BAB-nya?

Satria : Cair, dok.

Dokter : Masih ada keluhan lain?

Endy : Teman saya ini ada tugas di Papua 2 minggu yang lalu, sejak pulang dari sana, sudah sakit
terus bertambah parah. Saya pikir hanya sakit biasa dok.

Dokter : Saya curiga bapak ini terjangkit penyakit malaria dimana keluhan awalnya lesu, nyeri, diare,
muntah, keluhan berkurang terus muncul demam tinggi, menggigil, berkeringat ditambah dengan
adanya berpergian ke Papua, daerah endemis malaria.

Promosi kesehatan

Bagaimana agar tidak terkena malaria?

Ada 4 hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah malaria:

1. Ketahui daerah endemis malaria,


Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Bangka Belitung
dan Bengkulu.
2. Waspadai gejala malaria
a. Demam tinggi lebih dari 7 hari, menggigil, dan berkeringat.
b. Gejala lain: sakit kepala, mual-muntah, dan diare ringan.
3. Hindari gigitan nyamuk
a. Tidur dengan kelambu
b. Menggunakan obat nyamuk seperti lotion, semprot dan elektrik.
c. Mencegah gigitan dengan menggunakan baju lengan panjang.
d. Memproteksi rumah dengan kawat anti nyamuk.
e. Konsultasikan perjalanan ke daerah endemis malaria dengan dokter keluarga anda.
4. Yang terpenting adalah lindungi diri dan keluarga anda dari gigitan nyamuk.