Anda di halaman 1dari 21

BAB II

DATA DAN ANALISA

2.1 Gambaran Umum Wilayah Perencanaan


2.1.1 Gambaran Umum Kabupaten Kubu Raya
A. Letak Geografis
Secara geografis Kabupaten Kubu Raya berada di sisi Barat Daya Provinsi
Kalimantan Barat atau berada pada posisi 0 13 40.83 sampai dengan 1 00 53.09
Lintang Selatan dan 109 02 19.32 Bujur Timur sampai dengan 109 58 32.16
Bujur Timur.
Sedangkan secara administratif, batas wilayah Kabupaten Kubu Raya adalah
sebagai berikut :
- Utara : berbatas dengan Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak dan Kabupaten
Landak.
- Selatan : berbatas dengan Kabupaten Kayong Utara.
- Barat : berbatasan dengan Laut Natuna.
- Timur : berbatasan dengan Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Sanggau.

B. Luas Wilayah
Kabupaten Kubu Raya merupakan kabupaten yang ada di Kalimantan Barat
dengan luas wilayah mencapai 6.985,24 km2.
Dari 9 kecamatan pada akhir tahun 2011, kecamatan yang memiliki wilayah
terluas adalah Kecamatan Batu Ampar (2.002,70 km2 atau 28,67 persen dari luas
Kabupaten Kubu Raya) dan kecamatan dengan wilayah terkecil adalah Kecamatan
Rasau Jaya yaitu 111,07 km2 atau 1,59 persen dari luas Kabupaten Kubu Raya.

C. Penggunaan Tanah
Dilihat dari penggunaan tanah menurut kecamatan di Kabupaten Kubu Raya,
pada tahun 2014 sebagian besar daerah Kabupaten Kubu Raya Hutan Negara
(355,400 hektar atau 50,88 persen), perkebunan (99,976 hektar atau 14,31 persen),
dan sawah Pasang Surut (48,853 hektar atau 6,99 persen) yang terhampar di
seluruh kecamatan.

1
D. Wilayah Pembangunan
Pada tahun 2014 pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukan pembangunan
pusat-pusat kegiatan dengan membagi wilayah pembangunan menjadi tiga yaitu
PKN (Pusat Kegiatan Nasional) yang terdiri dari Kec. Sungai Raya dan Kec.
Sungai Ambawang; PKL (Pusat Kegiatan Lokal) yang terdiri dari Kec. Sungai
Kakap, Kec. Rasau Jaya, Kec. Kubu, Kec. Batu Ampar, Kec. Terentang, dan Kec.
Teluk Pekedai, serta PKL (Pusat Pelayanan Lingkungan) yang terdiri dari Kec.
Batu Ampar, Kec. Sungai Raya, Kec. Sungai Kakap, dan Kec. Sungai Ambawang.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pengembangan sistem perkotaan
dengan membentuk tiga satuan wilayah pengembangan.

Gambar 2.1 Peta Administrasi Kubu Raya


Sumber : BAPPEDA Kab. Kubu Raya

2.1.2 Gambaran Umum Kecamatan Sungai Raya


Secara Umum Kecamatan Sungai Raya, merupakan salah satu kecamatan yang
ada di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kecamatan ini
langsung berbatasan dengan Kota Pontianak. Kecamtan Sungai Raya memiliki Luas
Wilayah 929,30 Km2 dengan Persentase 13,30 %, jarak dari Ibu Kota ke Kecamatan
2
di Kabupaten Kubu Raya adalah 5 Km, dan di Kecamatan Sungai Raya
memilik Bandar Udara Internasional Supadio. Untuk penggunaan lahan di Kecamatan
Sungai Raya adalah sebagai berikut :
- Sawah Tadah Hujan 5,015 Ha - Hutan Rakyat 7,650 Ha
- Sawah Pasang Surut 2,685 Ha - Kolam/Tembat/Empang 4 Ha
- Tegal/Kebun 5,800 Ha - Rumah/Bangunan 11,150 Ha
- Ladang/Huma 3,750 Ha - Hutan Negara 43,908 Ha
- Perkebunan 1,230 Ha - Lainnya 11,746 Ha
Total Penggunaan lahan di kecamatan Sungai Raya 92,930 Ha

Gambar 2.2 Peta Zoom Pola Ruang Kubu Raya Kecamatan Sungai Raya
Sumber : BAPPEDA Kab. Kubu Raya

Adapun batas-batas wilayah Kecamatan Pontianak Selatan sebagaimana tertera


pada gambar 2.2 diatas adalah sebagai berikut:
a. Sebelah Utara : Kota Pontianak & Kecamatan Sungai Ambawang
b. Sebelah Selatan : Kecamatan Kubu & Terentang
c. Sebelah Bara : Kecamatan Sungai Kakap
d. Sebelah Timur : Kecamatan Sungai Raya

3
Jika dilihat dari proyeksi RTRW Kabupaten Kubu Raya 2015-2035 di Kecanatan
Sungai Raya pada dasarnya diarahkan untuk menjadi kawasan komersial, pemukiman
serta pelayanan fasilitas umum dan social.

2.1.3 Gambaran Umum Kelurahan/Desa Limbung


Kelurahan/Desa Limbung, merupakan salah satu bagian dari Desa di
Kecamatan Sungai Raya yang ada di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan
Barat, Indonesia. Kelurahan/Desa Limbung berjarak 5 Km dari pusat pemerintahan
Kabupaten Kubu Raya. Memilik Bandar Udara Internasional Supadio.

Gambar 2.2 Peta Desa Limbung Kabupaten Kubu Raya Kecamatan Sungai Raya
Sumber : BAPPEDA Kab. Kubu Raya

4
1. Fungsi Kawasan Studi
Berdasarkan PERDA (Peraturan Daerah) Kabupaten Kubu Raya Tahun 2013 tentang
RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kabupaten Kubu Raya Tahun 2015-2035,
PPK (Pusat Pelayanan Kota) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi
Kelurahan/Desa Arang Limbung, Kelurahan/Desa Limbung di Kecamatan Sungai
Raya yang memiliki fungsi-fungsi yang meliputi perdagangan dan jasa, perkantoran,
pariwisata skala regional, simpul transportasi regional dan perumahan kepadatan
tinggi.

Gambar 2.3 Peta Pola Ruang Kubu Raya Kecamatan Sungai Raya
Sumber : BAPPEDA Kab. Kubu Raya

5
2. Kondisi Fisik Wilayah Studi
Kondisi fisik dasar merupakan gambaran kondisi fisiografis suatu wilayah yang
meliputi topografi, hidrologi dan klimatologi, demografi, kondisi kependudukan,
kondisi pendidikan dan kondisi pendapatan. Kondisi ini diperlukan untuk
mengetahui keadaan di daerah pengamatan, sehingga data tersebut mempermudah
dalam sebuah perencanaan dan perbaikan di daerah yang di tinjau. Berikut ini
mengenai penjelasan yang mendetail di daerah yang dibahas.
a) Topografi
Kondisi topografi di Kelurahan/Desa Limbung relatif datar dan tidak terdapat
perbedaan permukaan yang signifikan. Ketinggian tanah terhadap permukaan laut
berkisar antara 1 m 3 m dan kemiringan lahan untuk daerah ini berkisar antara 0
2 %. Sehingga pada musim hujan Kelurahan/Desa Limbung ini sering pasang
surut. Dengan kondisi daerah yang tiap tahun mengalami pasang surut, maka
bentuk kontruksi rumahnya panggung agar terhindar dari banjir.

b) Hidrologi dan Klimatologi


Kota Pontianak merupakan daerah daerah yang berada pada jalur garis
Khatulistiwa, maka suhu di daerah studi berkisar antara 230 C 340 C. curah
hujan harian maksimum di Kelurahan/Desa Limbung adalah sebesar 502
mm/tahun (BMKG Bandara Supadio Pontianak tahun 2012).

c) Geologi
Umumnya jenis tanah di Kabupaten Kubu Raya berupa tanah gambut. Menurut
hasil digitasi Peta Penggunaan Lahan 1999/2000 RTRW Kabupaten Kubu Raya,
kedalaman kawasan gambut dapa dibagi menjadi dua jenis yaitu:
1. lahan gambut dengan kedalaman kurang dari 1 meter.
2. lahan gambut dengan kedalaman lebih dari 1 meter.
Secara umum kawasan dengan kealaman gambut kurang dari 1 (satu) meter
berlokasi mulai tepian sungai Kapuas hingga 2-3 Km dari tepian sungai ke arah
daratan. Selan itu lapisan gambut dengan ketebalan 1 (satu) meter atau lebih
terdapat pada jarak di atas 2-3 Km dari tepian sungai Kapuas.

6
d) Demografi
Secara Administratif Kelurahan/Desa Limbung terbagi menjadi 11 RW ( sebelas
Rukun Warga) dan 41 RT ( Rukun Tetangga ). Dengan kepadatan penduduk di
Kelurahan ini mencapai 20.826 jiwa/Km2 (RP4D Kabupaten Kubu Raya, 2008).
e) Kondisi Kependudukan
Berdasarkan data monografi dari Kelurahan/Desa Limbung Tahun 2015 jumlah
kepala keluarga (KK) di aerah ini mencapai 2.674 KK. Untuk lebih jelasnya dapat
dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 2.1
Data Kependudukan Berdasarkan Jenis Kelamin
No Jenis Kelamin Total
1 Laki Laki 5.077
2 Perempuan 5.024
Jumlah Penduduk ( Jiwa ) 10.101
Sumber : Monografi Kelurahan/Desa Limbung, 2015
Tabel 2.2
Data Kependudukan Berdasarkan Kewarganegaraan
WNI WNA
Laki Laki Perempuan Laki Laki Perempuan
5.077 5.024 - -
10.101 -
Sumber : Monografi Kelurahan/Desa Limbung, 2015
Tabel 2.3
Data Kependudukan Berdasarkan Kewarganegaraan

Jumlah Penduduk Menurut Usia

Usia Jumlah
(Tahun) (Jiwa)
0 15 2.266
15 - 65 7.006
65 ke atas 829
Jumlah Penduduk 10101
Sumber : Monografi Kelurahan/Desa Limbung, 2015
7
Tabel 2.4
Data Kependudukan Berdasarkan Pendidikan Masyarakat
No Pendidikan Jumlah (Jiwa)
1 TK/Belum Tamat SD 3.004
2 Sekolah Dasar 1.725
3 SMP 1.429
4 SMA/Sederajat 3.092
5 Akademi / D1 D3 360
6 Sarjana 450
7 Pascasajana 29
Sumber : Monografi Kelurahan/Desa Limbung, 2015

f) Kondisi Pendidikan
Sarana pendidikan di daerah Kelurahan/Desa Limbung dapat dilihat pada tabel
berikut ini:
Tabel 2.5
Data Sarana Pendidikan
No Tingkatan Jumlah
1 Pendidikan anak Usia Dini (PAUD) 3 Buah
2 Taman Kanak Kanak (TK) 1 Buah
3 Sekolah Dasar Negeri (SD N) 2 Buah
Sumber : Monografi Kelurahan/Desa Limbung, 2015

Sarana pendukung lainnya yang ada di daerah Kelurahan/Desa Limbung dapat


dilihat pada tabel berikut ini:

8
Tabel 2.6
Data Sarana Pendukung
No Sarana Pendukung Jumlah
1 UKBM (Posyandu) 6 Buah
2 Masjid 5 Buah
3 Mushola 7 Buah
4 Gereja 1 Buah
5 Klenteng 1 Buah
6 Kantor Kelurahan 1 Buah
Sumber : Monografi Kelurahan/Desa Limbung, 2015

g) Kondisi Pendapatan
Mata pencaharian penduduk di Kelurahan/Desa Limbung ini pada umumnya
berbagai jenis bentuk pekerjaan diantaranya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS),
ABRI, Swasta, Wiraswasta/Pedagang, Petani, Pertukangan, Buruh Tani,
Pensiunan, Nelayan dan Jasa.
Lebih detailnya terlihat pada tabel berikut ini:

Tabel 2.7
Data Mata Pencaharian Penduduk
No Pekerjaan Jumlah (Jiwa)
1 Pegawai Negeri Sipil 155
2 ABRI 18
3 Swasta 1.778
4 Wiraswasta/ Pedagang 829
5 Tani 5
6 Pertukangan 40
7 Buruh Tani 6
8 Pensiunan 60
9 Nelayan 14
10 Jasa 27
Sumber : Monografi Kelurahan/Desa Limbung, 2015

9
Area
Tambahan
3.657 m2

Gambar 2.3 Eksisting Terminal Sungai Durian,Kecamatan Sungai Raya


Sumber : Google Earth 2015

A. JARINGAN PRASARANA LALU LINTAS DI KABUPATEN KUBU RAYA

No Simpul Jaringan Jalan Transportasi No Simpul Jaringan Jalan Transportasi


Nasional dan Provinsi Kabupaten

1. Terminal Angkutan Penumpang Tipe A 1. Terminal Tipe C Sungai Raya (Kec.


(Terminal ALBN) Sungai Ambawang Sungai Raya), Rasau Jaya Umum (Kec.
(1) Rasau Jaya), Sungai Kakap dan Punggur
(Kec. Sungai Kakap) (1)

2. Terminal Tipe B Sungai Durian Terminal Tipe C yang akan


(Kecamatan Sungai Raya) (1) 2. dikembangkan di Kubu Padi dan Kuala
Mandor B (Kec. Kuala Mandor B), Air
Putih (Kec. Kubu), Lingga (Kec. Sungai
Ambawang), Teluk Pakedai (Kec. Teluk
Pakedai), dan Sungai Asam (Kecamatan
Sungai Raya) (2)

Prasarana Pengujian Kendaraan


Bermotor (PKB) di Kecamatan Sungai
Ambawang (2)
3.
Terminal angkutan barang di Kecamatan
Ambawang (2)

Keterangan:
1. Pemantapan
2. Pengembangan
10
2.2 POTENSI KAWASAN TERMINAL
2.2.1 SARANA DAN PRASARANA
Kabupaten Kubu Raya tepatnya Kecamatan Sungai Raya memiliki potensi sangat baik
sebagai pusat kotanya Kabupaten Kubu Raya dikarenakan dari data RTRW Kabupaten
Kubu Raya dari zoning ruang untuk wilayah Kecamatan Sungai Raya sebagai lokasi
strategis yang terdapat di Peta Strategis RTRW Kabupaten Kubu Raya. Untuk
mewujudkan Terminal yang berfasilitas lengkap, perlu di dukung sarana dan prasarana
yang mendukung dengan adanya Terminal Sungai Durian di Kecamatan Sungai Raya,
Sebagai berikut :
a. Bandara Internasional Supadio

Gambar 2.x Bandara Internasional Supadio


Sumber : Dokumentasi pribadi 2015

Terdapat sarana jasa penerbangan sehingga potensi untuk terminal antar kota dalam
provinsi sangat terjamin di karenakan penumpang yang yang turun dari bandara pasti
akan memilih rute menuju kediaman masing-masing dengan menggunakan sarana
transportasi angkutan umum. Jarak antara Terminal Sungai Durian dengan Bandara
sangat dekat berjarak 900 meter dari Terminal Sungai Durian.

11
b. Puskesmas Sungai Durian

Gambar 2.x Puskesmas Sungai Durian


Sumber : Dokumentasi pribadi 2015

Sarana kesehatan yang terdapat di sekitar kawasan Terminal adalah sarana kesehatan
yaitu pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang terletak tidak jauh dari lokasi
terminal dengan jarak 100 meter dari Terminal Sungai Durian. Kabupaten Kubu Raya
tepatnya Kecamatan Sungai Raya memiliki potensi sangat baik sebagai pusat kotanya
Kabupaten Kubu Raya dikarenakan dari data RTRW Kabupaten Kubu Raya dari
zoning ruang untuk wilayah Kecamatan Sungai Raya sebagai lokasi strategis yang
terdapat di Peta Strategis RTRW Kabupaten Kubu Raya.

12
c. Kantor Polisi Sungai Raya

Gambar 2.x Kantor Polisi Sungai Raya


Sumber : Dokumentasi pribadi

Sarana keamanan terdapat di dekat lokasi Terminal Sungai Durian terdapat kantor
Kepolisian Daerah Sungai Raya, sebagai sarana keamanan untuk masyarakat di sekitar
Terminal Sungai Durian, letak kantor polisi sangat dekat dengan lokasi Terminal Sungai
Durian jaraknya 130 m dari lokasi terminal dan tepat berada di depan puskesmas Sungai
Durian.

13
d. Masjid Awwaluddin

Gambar 2.x Masjid Awwaluddin


Sumber : Dokumentasi pribadi

Sarana Beribadah untuk umat muslim terdapat di dekat lokasi Terminal Sungai Durian
terdapat Masjid Awwaluddin, sebagai sarana beribadah bagu umat mulim untuk
masyarakat di sekitar Terminal Sungai Durian, letak masjid sangat dekat dengan lokasi
Terminal Sungai Durian jaraknya 150 m dari lokasi terminal dan tepat berada di pertigaan
kearah bandara internasional supadio.

14
e. Bank BRI Cabang Supadio

Gambar 2.x Bank BRI Cabang Supadio


Sumber : Dokumentasi pribadi

Sarana pendukung dengan adanya Bank dan ATM (Automatic Transfer Money) untuk
kegunaan warga/masyarakat terdapat di dekat lokasi Terminal Sungai Durian terdapat
Bank BRI Cabang Supadio, sebagai sarana pendukung bagi masyarakat di sekitar
Terminal Sungai Durian, letak Bank BRI sangat dekat dengan lokasi Terminal Sungai
Durian jaraknya 300 m dari lokasi terminal dan tepat berada di pertigaan kearah
Pelabuhan Sungai Durian.

15
f. Rumah Sakit TNI-AU dr.Mohammad Sutomo

Gambar 2.x Rumah Sakit TNI AU dr.Mohammad Sutomo


Sumber : Dokumentasi pribadi 2015

Sarana kesehatan dengan adanya Rumah Sakit TNI-AU dr. Mohammad Sutomo untuk
kegunaan warga/masyarakat terdapat di dekat lokasi Terminal Sungai Durian atau di luar
kawasan Terminal, letak Rumah Sakit TNI-AU sangat dekat dengan lokasi Terminal
Sungai Durian jaraknya 350 m dari lokasi terminal dan tepat berada di pertigaan kearah
Rasau Jaya tepatnya di Jl. Kuala Dua

16
g. SMP N 03 Sungai Raya

.
Gambar 2.x SMPN 03 Sungai Raya
Sumber : Dokumentasi pribadi 2015

Sarana pendidikan dengan adanya SMP N 03 Sungai Raya untuk kegunaan


warga/masyarakat terdapat di dekat lokasi Terminal Sungai Durian atau di luar kawasan
Terminal menjadikan sarana pendidikan yang ada di Kec. Sungai Raya, letak SMP N 03
Sungai Raya sangat dekat dengan lokasi Terminal Sungai Durian jaraknya 350 m dari
lokasi terminal dan tepat berada di Gg. Sepakat di samping Kantor Kepolisian Sungai
Raya.

17
Tabel 2.1
Data Sarana Dan Prasarana Existing kawasan

SARANA PERKIRAAN KONDISI


NO DAN JARAK KET DAN
PRASARANA ANALISIS
1. Jalan Akses Masuk L= Rusak Kondisi jalan pada
4m Sedang terminal ini
Jalan Lingkungan L= 4m mengalami kerusakan
seperti jalan yang
berlubang, dan hanya
ditambal tidak sesuai
prosedur, sehingga
permukaan jalan
tidak rata. Maka perlu
perbaikan jalan.
2. Drainase kurang Kondisi drainase
L= 0.5 m pada kawasan ini
H= 1 m masih belum
dilakukan perbaikan,
drainase masih hanya
berupa galian atau
masih alami. Maka
diperlukan adanya
perhatian untuk
membuat drainase
buatan.
3. Sarana Ibadah : Semua tempat ibadah
Masjid Awwaluddin 160 m Baik dalam keadaan baik
Gereja Katolik ST. Petrus 4000m Baik dan aktif digunakan
Kanisius sehingga tidak
diperlukannya tempat
ibadah di lokasi ini,
karena posisinya
yang masih bisa
dijangkau.
4. Sarana Kesehatan : Sarana kesehatan
Puskesmas Sui. Durian 80 m Baik pada lokasi ini
RS. Dr. Mohammad 400 m Baik termasuk masih baik,
Sutomo dan dapat dijangkau
karena jaraknya yang
tidak terlalu jauh dari
lokasi. Maka tidak
perlu sarana
kesehatan lainnya.
5. Sarana Pendidikan : Sarana pendidikan
TK Angkasa 800 m Baik pada kawasan
SDN 09 Sungai Raya 600 m Baik termasuk dalam
SMPN 03 Sungai Rasa 400 m Baik keadaan yang baik
dan sudah cukup

18
memenuhi
kebutuhan
masyarakat setempat.
Sehingga tidak perlu
tambahan untuk
sarana pendidikan.
6. Bandar Udara Supadio 1000 m Baik Pada kawasan ini
terdapar bandara
supadio yang dalam
keadaan baik karena
baru selesai di
bangun baru.
7. Kantor Polisi 130 m Sedang Bangunan pada
kantor polisi ini
dalam keadaan
sedang, karena masih
pada bangunan lama,
maka perlu renovasi
ulang.
8. Bank BRI 900 m Baik Bangunan Bank ini
dalam keadaan yang
baik dan cukup
memenuhi kebutuhan
masyarakat, sehingga
tidak diperlukan
penambahan lainnya.
9. Mess Transit Moerono Baik Pada mess ini dapat
Sedang dilihat bangunan nya
dalam keadaan baik
sedang.

Tabel 2.2
Rencana Kebutuhan Sarana Dan Prasarana

NO SARANA DAN PRASARANA NO SARANA DAN PRASARANA


1. Pertokoan 6. Halte
2. Mushola 7. Jalan Akses
3. Parkiran Komunal 8. Pos Keamanan
4. Wc Komunal 9. Drainase setempat
5. Tempat Istirahat Sementara 10. Ruang Terbuka Hijau

19
2.3 Kebutuhan Ruang

NO RUANG KAPASITAS LUASAN TOTAL RUANG


RUANG
1 Pertokoan Ada 16 toko di 8 m2 128 m2
area terminal
tersebut
1 toko memuat 8
orang
2 Mushola 10 orang 0.96 m2 9.6 m2
3 Parkiran Komunal
10 mobil 1 mobil = 120 m2
30 motor 12 m2
1 motor= 45 m2
1.5 m2
4 Wc Komunal Pria = 3 wc Wc = 1.4 8.4 m2
Wanita = 3 wc m2
5 Tempat Istirahat 20 orang 1 m2 20 m2
Sementara
6 Halte 15orang 1 m2 15 m2
7 Jalan Akses 1 jalan masuk Lebar jalan -
1 jalan keluar 4m
8 Pos Keamanan 4 orang 2 m2 8 m2
9 Drainase 2 jalur 30 m2 60 m2
10 Taman 10 orang 2 m2 20 m2

20
DRAFT MASTERPLAN

21