Anda di halaman 1dari 4

PERTUMBUHAN DAN PRESTASI ANAK SEKOLAH:

Peranan Jajanan

Setiap anak suka dengan jajanan (snack). Kebiasaan mengonsumsi jajanan


ini bisa dilakukan di berbagai tempat. Lembaga independen the Center for
Science in the Public Interest (CSPI) melaporkan bahwa jajanan yang tepat
sangat bermanfaat bagi anak-anak sekolah, bisa memberikan pelajaran yang
baik tentang gizi, serta bisa melatih kebiasaan hidup yang sehat. Pangan
jajanan juga mempunyai peran penting bagi pertumbuhan optimum anak-
anak, serta membantu tetap fokus pada proses belajar di sepanjang hari.

M
enurut Organisasi dan energi untuk aktivitas
Kesehatan Dunia dan pertumbuhannya.
(WHO, 2009), masa Menurut CSPI, anak-anak
anak-anak adalah masa perlu mengonsumsi jajanan
pertumbuhan cepat, dan (ngemil/snacking) setiap
karena itu asupan zat gizi 3 4 jam sepanjang harinya.
yang tepat sangat kritikal untuk Konsumsi jajanan sepanjang
menentukan kualitas tumbuh hari tidak hanya membuat
kembang anak. Karena anak- anak-anak tetap kenyang,
anak sekolah mempunyai tetapi juga bisa membangun
volume perut yang lebih kecil kebiasaan baik seperti
Oleh Prof. Purwiyatno Hariyadi (dibandingkan dengan orang mengonsumsi pangan dalam
Direktur dewasa) maka jajanan yang jumlah secukupnya, dan
SEAFAST Center IPB tepat bisa memberikan zat gizi mengonsumsinya hanya ketika
yang diperlukannya; terutama lapar.
pada antara dua waktu makan
Pada saat sekolah, anak-anak
utama, untuk memastikan
bisa memperoleh jajanan
terpenuhi kebutuhan gizi

4 | MISTER MUTU Magazine


dengan berbagai cara, bisa konsentrasi belajar yang tinggi } Sesuaikan porsi makanan
dengan membawa bekal dari dalam waktu yang relatif lama. jajanan dengan aktivitas
rumah, bisa pula dengan Oleh sebab itu, orang tua perlu anak, jangan berlebihan.
membeli jajanan yang berada memberikan pemahaman yang Untuk itu, anak perlu
di sekitar sekolah. Walaupun tepat pada anak; mengenai didorong untuk berkegiatan
diperlukan; pemilihan makanan kebiasaan ngemil yang baik. fisik, tidak hanya duduk
jajanan tetap perlu dilakukan Beberapa strategi yang bisa menonton TV atau main
dengan cermat. digunakan antara lain: gawai (gadget)
Pertama dan yang utama, } Konsumsi makanan jajanan } Upayakan menyiapkan
adalah mengenai keamanan bukan bertujuan untuk bekal jajanan dari rumah
pangan. Anak-anak sekolah mengganti makanan untuk anak, baik yang
perlu diberikan pemahaman utama. Oleh sebab itu diolah sendiri maupun
mengenai cara cermat hindari makanan jajanan dibeli dan dipilih dari
memilih makanan jajanan dengan porsi/ukuran toko. Banyak jajanan yang
yang aman. Hal ini sangat besar, sehingga tidak kini telah tersedia dalam
penting mengingat bahwa kekenyangan pada waktu kemasan yang praktis,
data BPOM RI menunjukkan makan utama. Dalam hal sehingga memungkinkan
beberapa masalah yang masih ini, anak-anak harus tetap bagi orang tua untuk
banyak ditemui pada pangan dibiasakan sarapan, makan berkreasi menyusun menu
jajanan anak sekolah, seperti siang, dan juga malam jajanan yang sesuai, bahkan
masalah sanitasi dan higiene, menambahkannya dengan
} Baca label pada kemasan
penggunaan bahan berbahaya, buah dan sayuran potong
makanan jajanan untuk
hingga cemaran mikroba. segar, atau memodifikasi
memilih produk yang
Permasalahan tersebut tentu bahan-bahan yang ada,
sesuai dengan kebutuhan
dapat memicu berbagai sehingga lebih indah dan
gizi anak
penyakit akibat bawaan pangan sesuai dengan selera anak.
(foodborne disease) pada } Untuk produk jajanan
anak-anak, mulai dari yang olahan, pilih produk yang Jajan cerdas di
ringan hingga parah. Kedua; telah mendapatkan nomor
mengenai kandungan kalori. pendaftaran dari Dinas
Sekolah
Konsumsi makanan jajangan Kesehatan (Nomor PIRT) Pentingnya makanan jajanan
dengan kandungan kalori dan atau pun nomor registrasi di sekolah juga menjadi fokus
lemak yang tinggi, serta tidak dari Badan POM RI (Nomor dari Departemen Pertanian
diiringi aktivitas fisik yang MD) Amerika Serikat (USDA).
memadai, bisa menyebabkan Pemerintah Amerika Serikat
kegemukan bahkan obesitas. } Pilih makanan jajanan yang
mewajibkan semua jajanan
padat gizi, bukan hanya
yang dijual di sekolah harus
Strategi Memilih sekedar padat energi
karena kandungan gula
memenuhi standar gizi yang
Makanan Jajanan dan lemak.
telah ditetapkan. Mereka
menyebutnya sebagai Smart
Telah disampaikan di muka, } Pilih makanan jajanan Snacks in School (Gambar 1).
bahwa mengonsumsi makanan berasal dari buah dan Beberapa persyaratan yang
jajanan (ngemil/snacking) sayuran diatur dalam program tersebut
berpotensi memberikan antara lain:
} Pilih makanan jajanan
manfaat nyata bagi anak-anak.
berasal dari biji-bijian utuh } Setiap pangan yang
Tidak hanya dalam kaitannya
(whole grain) dijual di sekolah harus:
dengan memasok kebutuhan
- merupakan produk yang
gizi untuk proses tumbuh } Pilih makanan jajanan
kaya akan whole-grain, atau
kembang anak; tetapi juga kaya serat; terutama untuk
mengandung ingridien dari
membantu anak-anak mampu mendukung kesehatan
buah, sayur, produk susu,
mempertahankan tingkat saluran cerna

MISTER MUTU Magazine | 5


Gambar 1. Perbandingan produk jajanan sekolah di AS sebelum dan sesudah adanya standar Kementerian Pertanian
(USDA, 2015)
6 | MISTER MUTU Magazine
atau pangan berprotein, atau
- kombinasi makanan yang
mengandung setidaknya
cup buah atau sayur, atau
- mengandung 10% dari
angka kecukupan gizi dari
satu jenis zat gizi

} Pangan juga harus


memenuhi beberapa
persyaratan

- Kalori

* Snack < 200 kalori


* Menu utama < 350 kalori

- Sodium

* Snack < 230 mg


* Menu utama < 480 mg

- Lemak

* Lemak total < 35% kalori


* Lemak jenuh < 10% kalori
* Asam lemak trans 0 g

- Gula

* < 35% berat dari total gula


dalam pangan harus mengendalikan dan menyediakan produk yang
membudayakan pola snacking aman, bermutu, dan bergizi
yang baik. Konsumsi makanan untuk anak-anak sekolah
Lalu bagaimana di yang aman, bermutu, dan
Indonesia? bergizi dapat mendukung
prestasi anak di sekolah. Referensi
Pemerintah Indonesia, [BPOM]. Badan Pengawas Obat dan
meluncurkan Aksi Nasional Apalagi data dari Riset Makanan. 2012. Aksi Nasional Gerakan
Kesehatan Dasar (Riskesdas, Menuju Pangan Jajanan Anak Sekolah
Pangan Jajanan Anak sekolah yang Aman, Bermutu, dan Bergizi.
(PJAS) sejak 2011 (BPOM, 2013) menyebutkan status Laporan Kemajuan Semester I tahun
2012.
2011). Tujuan utamanya adalah gizi anak di Indonesia
menjamin dan meningkatkan termasuk usia sekolah, cukup [Kemenkes]. Kementerian Kesehatan.
2013. Riset Kesehatan Dasar. Balai
mutu, keamanan, dan gizi mengkhawatirkan. Secara Penelitian dan Pengembangan
nasional prevalensi pendek Kesehatan.
pangan anak sekolah. Hanya
saja, PJAS sampai saat ini pada anak umur 5-12 tahun [USDA]. United States Department of
Agriculture. 2015. Healthier School
tampak lebih fokus terhadap adalah 30,7 % (12,3% sangat Day. Diunduh di http://www.fns.usda.
masalah keamanan pangan. pendek dan 18,4% pendek), gov/healthierschoolday/tools-schools-
focusing-smart-snacks pada 7 Mei 2015
dan prevalensi pendek pada
Adanya program-program remaja umur 13-15 tahun World Health Organization.
Pemerintah tersebut (2009). Early child
adalah 35,1 % (13,8% sangat development. Diunduh dari http://www.
menunjukkan jajanan di sekolah pendek dan 21,3% pendek). who.int/mediacentre/factsheets/fs332/
en/
memiliki peranan penting Industri pangan dan juga
dalam pembangunan generasi jasa boga memiliki peranan
penerus bangsa. Oleh sebab penting dalam mengatasi hal
itu, semua pihak termasuk tersebut. Salah satunya dengan
orang tua dan pihak sekolah,

MISTER MUTU Magazine| 7