Anda di halaman 1dari 5

PENCABUTAN IUD

No Dokumen : 400/ /B/SOP/P.Kes/ /2017

No Revisi : 00
SOP Tgl Terbit :

Halaman : 1/4

Kepala Puskesmas Kesatria

UPTD PUSKESMAS
KESATRIA
drg.Artha Dewi M.Bako
NIP : 19700411 200604 2 003

1.PENGERTIAN Tindakan Pelepasan IUD COPPER T


2.TUJUAN Sebagai acuan dalam dalam pelepasan IUD COPPER T 380 A
3. KEBIJAKAN
4. REFERENSI - Buku Panduan Praktis pelayanan kontrasepsi tahun 2010
- Pedoman Manajemen Pelayanan KB oleh Kemenkes 2014
5.ALAT/BAHAN 1. Spekulum
2. Korentang
3. Lampu sorot
5.PROSEDUR/LANGKAH- 1. Persiapan Alat dan Bahan
LANGKAH
- Timbangan BB

- Tensimeter dan stetoskopnya

- Bak steril untuk persiapan alat

- Spekulum bebek

- Gunting

- Tampon tang

- Kogel tang

- Klem buaya

- Lampu sorot

- Alas bokong

- Tempat tidur periksa lengkap / meja ginekologi

- Tempat cuci tangan lengkap

- Sarung tangan steril


- Kapas dan kassa steril

- Betadine 10%

- Albotyl

2. Konseling Pra Pencabutan

- Sapa Pasien dengan ramah dan perkenalkan diri anda

- Tanyakan tujuan dari kunjungannya

- Tanyakan apa alasannya ingin mencabut AKDR tersebut


dan jawab semua pertanyaannya

- Tanyakan tujuan reproduksi (KB) selanjutnya ( apakah


pasien ingin mengatur jarak kelahiran atau ingin membatasi
jumlah anaknya )

- Jelaskan proses pencabutan AKDR dan apa yang akan


pasien rasakan pada saat pencabutan dan setelah
pencabutan

3. TINDAKAN PRA PENCABUTAN

- Pastikan Pasien sudah mengosongkan kandung kencingnya


dan mencuci area genitalia dengan menggunakan sabun dan
air

- Bantu pasien naik ke meja pemeriksaan

- Cuci tangan dengan air dan sabun, keringkan dengan air


bersih

- Pakai sarung tangan steril yang baru

- Atur penempatan peralatan dan bahan-bahan yang akan di


pakai dalam wadah steril

4. PROSEDUR PENCABUTAN

- Lakukan pemeriksaan bimanual


a. Pastikan gerakan serviks bebas

b. Tentukan besar dan posisi uterus

c. Pastikan tidak ada infeksi atau tumor pada adneksa

- Pasang spekulum Vagina untuk melihat serviks

- Usap Vagina dan serviks dengan larutan

- Jepit benang yang dekat serviks dengan Klem

- Tarik keluar benang secara mantap tetapi hati-hati untuk


mengeluarkan AKDR

- Tunjukkan AKDR tersebut pada pasien, kemudian rendam


dalam Klorin 0.5%

- Keluarkan spekulum dengan hati-hati

5. TINDAKAN PASCA PENCABUTAN

- Rendam semua peralatan yang sudah dipakai dalam larutan


Klorin0.5% selama 10 menit untuk dekontaminasi

- Buang bahan-bahan yang sudah tidak dipakai lagi (


kasa,sarung tangan sekali pakai ) ke tempat yang sudah
disediakan

- Celupkan kedua tangan yang masih memakai sarung tangan


ke dalam larutan klorin 0.5% Kemudian lepaskan dalam
keadaan terbalik dan rendam dalam larutan klorin tersebut

- Cuci tangan dengan air dan sabun

- Amati selama 5 menit sebelum memperbolehkan pasien


pulang

6. KONSELING PASCA PENCABUTAN


- Diskusikan apa yang harus dilakukan bila pasien
mengalami masalah (misalkan perdarahan yang lam, rasa
nyeri pada perut/panggul)

- Minta pasien untuk mengulangi kembali penjelasan yang


telah diberikan

- Jawab semua pertanyaan pasien

- Ulangi kembali keterangan tentang pilihan kontrasepsi


yang tersedia dan resiko keuntungan dari masing-masing
alat kontrasepsi bila pasien ingin tetap mengatur jarak
kehamilan atau membatasi jumlah anak

- Bantu pasien untuk menentukan alat kontrasepsi sementara


sampai dapat memutuskan alat kontrasepsi baru yang akan
dipakai

- Buat buku status pasien tentang pencabutan AKDR

8. UNIT TERKAIT 1. Petugas Loket


2. Bidan
3. Petugas Apotik