Anda di halaman 1dari 12

Kelas Reguler -A

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


MATERI IKATAN KIMIA

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Analisis dan Pengembangan Buku
Ajar Kimia

Di susun oleh :
Anggi Desviana Siregar (8166141002)

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN KIMIA


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
2017

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
2

Sekolah : SMA Negeri


Mata pelajaran : KIMIA
Materi Pokok : Ikatan Kimia
Alokasi Waktu : 3 x 3 JP (3 x 45 Menit)

A. KOMPETENSI INTI (KI)


KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dar solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan dan peradaban pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. KOMPETENSI DASAR
1. KD pada KI-1
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud kebesaran
Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil
pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
1.2 Mensyukuri kekayaan alam Indonesia sebagai anugerah Tuhan YME dan dapat
digunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
2. KD pada KI-2
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif,
terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab,
kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan
percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli
lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud
kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.
3. KD dari KI-3
3.5. Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen
koordinasi dan ikatan logam serta interaksi antar partikel (atom, ion, molekul)
3

materi dan hubungannya dengan sifat fisik materi.


3.6. Menganalisis kepolaran senyawa.
4. KD dari KI-4
4.5. Mengolah dan menganalisis perbandingan proses pembentukan ikatan ion, ikatan
kovalen, ikatan kovalen koordinasi, dan ikatan logam serta interaksi antar partikel
(atom, ion, molekul) materi dan hubungannya dengan sifat fisik mater.
4.6. Merancang, melakukan dan menyimpulakn serta menyajikan hasil percobaan
kepolaran senyawa.
C. INDIKATOR DALAM PENCAPAIAN KOMPETENSI
1. Indikator KD pada KI-1
1.1 Menunjukan rasa syukur terhadap kebesaran Tuhan YME atas adanya keteraturan
dari larutan asam basa sehingga dapat berguna untuk kehidupan sehari-hari.
1.2 Menunjukan rasa syukur terhadap adanya pengetahuan tentang larutan asam basa
sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
1.3 Mensyukuri kekayaan alam Indonesia berupa larutan asam basa sebagai anugerah
Tuhan YME.
1.4 Mensyukuri kekayaan alam Indonesia dan dapat digunakan untuk kemakmuran
rakyat Indonesia
2. Indikator KD pada KI-2
2.1 Menunjukkan perilaku ilmaih rasa ingin tahu, kreatif, disiplin, teliti bertanggung
jawab dalam materi larutan asam basa melalui diskusi kelompok.
2.2 Menunjukan prilaku kritis, kreatif, komunikatif dalam merancang dan melakukan
percobaan materi larutan asam basa.
2.3 Bekerjasama dalam melakukan praktikum dan diskusi membuang limbah
praktikum pada tempatnya dan menggunakan bahan praktikum secukupnya.
2.4 Pro-aktif dalam kegiatan diskusi untuk memecahkan masalah pada larutan asam
dan basa.
3. Indikator KD pada KI-3
3.1. Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya
berdasarkan teori oktet dan duplet.
3.2. Menggambarkan hubungan antara susunan elektron valensi dengan struktur
Lewis
3.3. Menganalisis perbandingan susunan elektron valensi atom gas mulia dengan
susunan elektron valensi atom bukan gas mulia
3.4. Menjelaskan proses terjadinya ikatan ion
3.5. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen
3.6. Menganalisis perbedaan terjadinya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, dan
rangkap tiga
3.7. Menjelaskan proses terjadinya ikatan kovalen koordinasi
3.8. Menentukan kepolaran senyawa
3.9. Menjelaskan terbentuknya ikatan logam dan hubungannya dengan sifat fisik
logam
3.10. Menentukan bentuk molekul berdasarkan teori domain elektron
3.11. Menentukan bentuk molekul berdasarkan teori hibridisasi
3.12. Menejelaskan tentang gaya antar molekul
D. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah pembelajaran peserta didik diharapkan mampu:
4

1. Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya berdasarkan


teori oktet dan duplet.
2. Menggambarkan hubungan antara susunan elektron valensi dengan struktur Lewis
3. Menganalisis perbandingan susunan elektron valensi atom gas mulia dengan susunan
elektron valensi atom bukan gas mulia
4. Menjelaskan proses terjadinya ikatan ion
5. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen
6. Menganalisis perbedaan terjadinya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, dan rangkap
tiga
7. Menjelaskan proses terjadinya ikatan kovalen koordinasi
8. Menentukan kepolaran senyawa
9. Menjelaskan terbentuknya ikatan logam dan hubungannya dengan sifat fisik logam
10. Menentukan bentuk molekul berdasarkan teori domain elektron
11. Menentukan bentuk molekul berdasarkan teori hibridisasi
12. Menejelaskan tentang gaya antar molekul
E. MATERI PEMBELAJARAN
1. Struktur lewis
2. Ikatan ion dan ikatan kovalen
3. Ikatan kovalen koordinasi
4. Senyawa kovalen polar dan nonpolar
5. Ikatan logam
6. Bentuk molekul
7. Gaya antar molekul
F. MODEL, METODE DAN PENDEKATAN
Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Metode Pembelajaran : Diskusi , Latihan , Penugasan
Pendekatan : Saintifik

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan I
Fase Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan Awal - Salam pembuka 15 menit
- Guru menciptakan suasana kelas yang religius
dengan menunjuk salah satu peserta didik
memimpin berdoa, serta memeriksa kehadiran
peserta didik.
- Guru memberikan apersepsi dengan
mengingatkan kembali pelajaran sebelumnya
Pada pelajaran sebelumnya kita telah
mempelajari konfigurasi elektron dan elektron
5

valensi, Sekarang coba sebutkan apa itu elektron


valensi?
- Guru memotivasi peserta didik dengan memberi
pertanyaan Kenapa manusia diciptakan
berpasang-pasangan?
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti - Guru meminta siswa membentuk kelompok yang 110 menit
terdiri dari 6 siswa yang heterogen (dari sisi
kemampuan, gender, budaya, maupun agama)
sesuai pembagian kelompok yang telah
direncanakan oleh guru.

Fase 1: Orientasi Mengamati (Observing)


siswa pada - Guru meminta siswa untuk mengamati masalah
masalah atau wacana untuk memperoleh informasi
bagaimana suatu atom mencapai kestabilan dan
bagaimana ikatan ion dapat terjadi.

Fase 2: Menanya (Questioning)


Merumuskan - Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
masalah mencermati dan menemukan berbagai kesulitan
yang dialami siswa, serta memberikan
kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal
yang belum dipahami.
- Guru memberi bantuan (scaffolding) berkaitan
kesulitan yang dialami siswa secara individu,
kelompok, atau klasikal.

Fase 3: - Guru meminta siswa untuk memberikan pendapat


Merumuskan guna menjawab permasalahan yang telah
hipotesis disajikan.

Mengumpulkan data (Eksperimenting)


Fase 4: - Meminta siswa bekerja sama untuk menghimpun
Mengumpulkan berbagai konsep yang sudah dipelajari serta
data memikirkan secara cermat strategi pemecahan
yang berguna untuk pemecahan masalah.
- Mendorong siswa agar bekerja sama dalam
kelompok.

Fase 5: Menguji Mengasosiasi (Associating)


hipotesis - Guru meminta siswa melihat hubungan-hubungan
berdasarkan informasi/data terkait
- Guru meminta siswa melakukan analisa dengan
literatur yang disediakan untuk menyelesaikan
masalah
6

Mengkomunikasikan (Communicating)
- Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil
diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
- Guru berkeliling mencermati siswa bekerja
menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
- Guru meminta siswa menentukan perwakilan
kelompok secara musyawarah untuk menyajikan
(mempresentasikan) laporan di depan kelas

Mengkomunikasikan (Communicating)
Fase 6: - Guru meminta semua kelompok bermusyawarah
Merumuskan untuk menentukan satu kelompok yang
Kesimpulan mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil
diskusinya di depan kelas secara runtun,
sistematis, santun, dan hemat waktu.
- Guru memberi kesempatan kepada siswa dari
kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan
tambahan dengan baik.
- Guru memberi kesempatan kepada siswa dari
kelompok lain untuk memberikan tanggapan atau
pertanyaan terhadap hasil diskusi kelompok
penyaji dengan sopan dan mengarahkan bila ada
yang melenceng dari topik diskusi.
- Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban
kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang
lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
- Selanjutnya, guru membuka cakrawala penerapan
ide dari penyelesaian masalah tersebut
- Guru mendorong agar siswa secara aktif terlibat
dalam diskusi kelompok serta saling bantu untuk
menyelesaikan masalah tersebut.
- Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru
memperhatikan dan menilai sikap siswa selama
diskusi
- Guru meminta ketua kelas untuk mengumpulkan
semua hasil diskusi tiap kelompok.
Refleksi - Guru dan peserta didik melakukan refleksi untuk 10 menit
menyadari adanya keteraturan struktur partikel
materi sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan
pengetahuan tentang struktur partikel materi
sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang
kebenarannya bersifat tentatif.
- Guru membimbing peserta didik menyimpulkan
materi pembelajaran
- Guru memberikan evaluasi secara individu
- Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas dan
7

mempelajari materi selanjutnya.

Pertemuan II
Fase Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan Awal - Salam pembuka 15 menit
- Guru menciptakan suasana kelas yang religius
dengan menunjuk salah satu peserta didik
memimpin berdoa, serta memeriksa kehadiran
peserta didik.
- Guru memberikan apersepsi dengan
mengingatkan kembali pelajaran sebelumnya.
Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari
bagaimanakah suatu atom mencapai kestabilan,
nah sekarang coba sebutkan bagaimana suatu
atom Na mencapai kestabilan?
- Guru memberi motivasi Air merupakan
senyawa yang paling melimpah di muka
bumi. Air merupakan zat penting bagi
kehidupan dibumi. Bagaimana air
membentuk ikatannya?
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti - Guru meminta siswa membentuk kelompok yang 110 menit
terdiri dari 6 siswa yang heterogen (dari sisi
kemampuan, gender, budaya, maupun agama)
sesuai pembagian kelompok yang telah
direncanakan oleh guru.

Fase 1: Orientasi Mengamati (Observing)


siswa pada - Guru meminta siswa untuk mengamati masalah
masalah atau wacana untuk memperoleh informasi
bagaimana terjadinya ikatan kovalen dan logam.

Menanya (Questioning)
Fase 2: - Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
Merumuskan mencermati dan menemukan berbagai kesulitan
masalah yang dialami siswa, serta memberikan
kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal
yang belum dipahami.
- Guru memberi bantuan (scaffolding) berkaitan
kesulitan yang dialami siswa secara individu,
kelompok, atau klasikal.

Fase 3: - Guru meminta siswa untuk memberikan pendapat


Merumuskan guna menjawab permasalahan yang telah
hipotesis disajikan.
8

Mengumpulkan data (Eksperimenting)


Fase 4: - Meminta siswa bekerja sama untuk menghimpun
Mengumpulkan berbagai konsep yang sudah dipelajari serta
data memikirkan secara cermat strategi pemecahan
yang berguna untuk pemecahan masalah.
- Mendorong siswa agar bekerja sama dalam
kelompok.

Mengasosiasi (Associating)
Fase 5: Menguji - Guru meminta siswa melihat hubungan-hubungan
hipotesis berdasarkan informasi/data terkait
- Guru meminta siswa melakukan analisa dengan
literatur yang disediakan untuk menyelesaikan
masalah

Mengkomunikasikan (Communicating)
- Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil
diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
- Guru berkeliling mencermati siswa bekerja
menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
- Guru meminta siswa menentukan perwakilan
kelompok secara musyawarah untuk menyajikan
(mempresentasikan) laporan di depan kelas
- Guru memberi kesempatan kepada siswa dari
kelompok lain untuk memberikan tanggapan atau
pertanyaan terhadap hasil diskusi kelompok
penyaji dengan sopan dan mengarahkan bila ada
yang melenceng dari topik diskusi.
Fase 6: - Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban
Merumuskan kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang
Kesimpulan lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
- Selanjutnya, guru membuka cakrawala penerapan
ide dari penyelesaian masalah tersebut
- Guru mendorong agar siswa secara aktif terlibat
dalam diskusi kelompok serta saling bantu untuk
menyelesaikan masalah tersebut.
- Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru
memperhatikan dan menilai sikap siswa selama
diskusi
- Guru meminta ketua kelas untuk mengumpulkan
semua hasil diskusi tiap kelompok.
Refleksi - Guru dan peserta didik melakukan refleksi untuk 10 menit
menyadari adanya keteraturan struktur partikel
materi sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan
pengetahuan tentang struktur partikel materi
sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang
9

kebenarannya bersifat tentatif.


- Guru membimbing peserta didik menyimpulkan
materi pembelajaran
- Guru memberikan evaluasi secara individu
Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas dan
mempelajari materi selanjutnya.

Pertemuan III
Fase Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan Awal - Salam pembuka 15 menit
- Guru menciptakan suasana kelas yang religius
dengan menunjuk salah satu peserta didik
memimpin berdoa, serta memeriksa kehadiran
peserta didik.
- Guru memberikan apersepsi: Siapa yang masih
ingat dengan struktur lewis?
- Guru memberikan motivasi kepada peserta didik
seperti halnya suatu benda, memiliki bentuk dua
dimensi dan tiga dimensi. Suatu molekul kimia
juga memiliki bentuk tiga dimensi yang sering
kita sebut dengan bentuk geometri molekul. Nah
bagaimanakah bentuk dari setiap molekul kimia?
Inilah yang akan kita bahas hari ini.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti - Guru meminta siswa membentuk kelompok yang 110 menit
terdiri dari 6 siswa yang heterogen (dari sisi
kemampuan, gender, budaya, maupun agama)
sesuai pembagian kelompok yang telah
direncanakan oleh guru.

Fase 1: Orientasi Mengamati (Observing)


siswa pada - Guru meminta siswa untuk mengamati masalah
masalah atau wacana untuk memperoleh informasi
bagaimana bentuk dan gaya antar molekul.

Menanya (Questioning)
Fase 2: - Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
Merumuskan mencermati dan menemukan berbagai kesulitan
masalah yang dialami siswa, serta memberikan
kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal
yang belum dipahami.
- Guru memberi bantuan (scaffolding) berkaitan
kesulitan yang dialami siswa secara individu,
kelompok, atau klasikal.

Fase 3: - Guru meminta siswa untuk memberikan pendapat


10

Merumuskan guna menjawab permasalahan yang telah


hipotesis disajikan.

Fase 4: Mengumpulkan data (Eksperimenting)


Mengumpulkan - Meminta siswa bekerja sama untuk menghimpun
data berbagai konsep yang sudah dipelajari serta
memikirkan secara cermat strategi pemecahan
yang berguna untuk pemecahan masalah.
- Mendorong siswa agar bekerja sama dalam
kelompok.

Mengasosiasi (Associating)
Fase 5: Menguji - Guru meminta siswa melihat hubungan-hubungan
hipotesis berdasarkan informasi/data terkait
- Guru meminta siswa melakukan analisa dengan
literatur yang disediakan untuk menyelesaikan
masalah

Mengkomunikasikan (Communicating)
- Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil
diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
- Guru berkeliling mencermati siswa bekerja
menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
- Guru meminta siswa menentukan perwakilan
kelompok secara musyawarah untuk menyajikan
(mempresentasikan) laporan di depan kelas

Mengkomunikasikan (Communicating)
- Guru meminta semua kelompok bermusyawarah
Fase 6: untuk menentukan satu kelompok yang
Merumuskan mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil
Kesimpulan diskusinya di depan kelas secara runtun,
sistematis, santun, dan hemat waktu.
- Guru memberi kesempatan kepada siswa dari
kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan
tambahan dengan baik.
- Guru memberi kesempatan kepada siswa dari
kelompok lain untuk memberikan tanggapan atau
pertanyaan terhadap hasil diskusi kelompok
penyaji dengan sopan dan mengarahkan bila ada
yang melenceng dari topik diskusi.
- Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban
11

kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang


lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
- Selanjutnya, guru membuka cakrawala penerapan
ide dari penyelesaian masalah tersebut
- Guru mendorong agar siswa secara aktif terlibat
dalam diskusi kelompok serta saling bantu untuk
menyelesaikan masalah tersebut.
- Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru
memperhatikan dan menilai sikap siswa selama
diskusi
- Guru meminta ketua kelas untuk mengumpulkan
semua hasil diskusi tiap kelompok.
Refleksi - Guru dan peserta didik melakukan refleksi untuk 10 menit
menyadari adanya keteraturan struktur partikel
materi sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan
pengetahuan tentang struktur partikel materi
sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang
kebenarannya bersifat tentatif.
- Guru membimbing peserta didik menyimpulkan
materi pembelajaran
- Guru memberikan evaluasi secara individu
- Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas dan
mempelajari materi selanjutnya.

H. PENILAIAN PEMBELAJARAN, REMEDIAL DAN PENGAYAAN


1. Penilaian Pembelajaran
No Aspek Teknik Bentuk Instrumen
1. Sikap - Observasi kegiatan belajar - Lembar observasi
2. Pengetahuan - Tes tertulis - Soal pilihan berganda
- Penugasan - Tugas (Pengamatan)
3. Keterampilan - Presentasi -

2. Pembelajaran Remedial
Pembelajaran remedial dilaksanakan segera setelah diadakan penilaian bagi peserta didik
yang mendapat nilai di bawah 70. Strategi pembelajaran remedial dilaksanakan dengan
pembelajaran remedial, penugasan dan tutor sebaya berdasarkan indikator pembelajaran yang
belum dicapai oleh masing-masing peserta didik.

3. Pengayaan
Peserta didik yang mendapat nilai dibawah 70 diberikan tugas mengkaji materi penerapan
diskusi manfaat ikatan kimia bagi kehidupan
12

I. Alat dan Sumber Pembelajaran


Alat/Bahan : Laptop, Infokus, Modul, LKS, Spidol, White board.
Sumber Belajar :
Buku Kimia Berbasis Eksperimen, Kelas X,(2013), Solo, Kurikulum 2013,
Budi, Raharjo, Sentot dan Ispriyanto.
Buku Kimia untuk SMA Kelas X tahun 2013. Erlangga, Jakarta, Kurikulum 2013
Unggul Sudarmo.
Buku kimia BSE SMA/MA, kelas X, (2009), Jakarta, Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional, Budi Utami, Agung Nugroho Catur Saputro,
Lina Mahardiani, Sri Yamtinah, dan Bakti Mulyani.
Buku BSE Praktisi Belajar Kimia, kelas X, (2009), Jakarta, Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional, Iman Rahayu.
Buku BSE Mudah dan Aktif Belajar Kimia, kelas X, (2009), Jakarta, Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional, Yayan Sunarya dan Agus Setiabudi.

Medan,
Guru Mata Pelajaran Mahasiswa

NIP. NIM.