Anda di halaman 1dari 2

TRIASE

Ditetapkan oleh
No.Dokumen : 445/ C.VII.SOP.15.0012.03/01.2.3/2016 Kepala Puskesmas Sape
No. Revisi :0
PUSKESMAS Tanggal Terbit : 07 Maret 2016
SAPE SOP

Halaman : 1 /2 Jainuddin, SKM


Pembina, IV/a
Nip 19690810 199003 1 014

1. Pengertian 1. Triase adalah memilah milah pasien sesuai dengan tingkat


kegawatannya untuk menentukan prioritas tindakan.
2. Gawat darurat adalah suatu keadaan yang terjadinya mendadak
mengakibatkan seseorang atau banyak orang memerlukan penanganan /
pertolongan segera dalam arti pertolongan secara cermat, tepat dan
cepat. Apabila tidak mendapatkan pertolongan semacam itu maka
pasien akan mati atau cacat / kehilangan anggota tubuhnya seumur
hidup.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah langkah untuk melakukan triase
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPT. Puskesmas Sape Nomor
445/C.VII.SK.15.0002.03/01.2.3/2016 Tentang Penanganan Pasien Gawat
darurat
4. Referensi Dinkes Prop Jatim 2005, Buku Panduan Pemeriksaan Fisik Umum
5. Prosedur 5.1. Petugas menerima pasien diruang tindakan
5.2. Petugas memeriksa dengan cepat(selintas) untuk menentukan derajat
kegawatannya oleh dokter/paramedis yang terlatih.
5.3. Penderita dibedakan menurut kegawatannya
5.3.1. Penderita tidak gawat dan tidak darurat. Misalnya : Penderita
Common Cold, gastritis, abses
5.3.1. Penderita yang darurat tidak gawat dan gawat tidak darurat,
Misalnya : luka sayat dangkal
5.3.1. Penderita gawat darurat (pasien dengan kondisi mengancam).
Misalnya : Fraktur terbuka, trauma kepala, Penderita stroke
trombosis, luka bakar, Appendic acuta , CVA, AMI, asma
bronchial dll
5.3.1. Penderita yang telah meninggal dunia
5.4. Petugas memberikan penanganan segera kepada pasien yang gawat
darurat dan bisa ditangani di puskesmas sesuai dengan prosedur layanan
klinis.

1 | Tr i a s e
5.5. Petugas segera memberikan rujukan untuk pasien dengan gawat darurat
yang tidak bisa ditangani oleh puskesmas.
5.6. Petugas menganjurkan pasien yang tidak gawat dan tidak darurat untuk
berobat sebagaimana pasien umum yaitu ke Poliklinik sesuai dengan
penyakitnya.
5.7. Petugas mendokumentasikan identitas pasien, hasil pemeriksaan,
tindakan yang telah dilakukan, evaluasi tindakan,
5.8. Petugas merencanakan tindakan selanjutnya,
6. Unit Terkait Poli umum

7. Rekaman historis Tgl. Mulai


No Yang dirubah Isi Perubahan
perubahan. diberlakukan.

2 | Tr i a s e