Anda di halaman 1dari 5

UJI KORELASI GANDA (MULTIPLE CORRELATE)

Uji korelasi ganda adalah suatu nilai yang memberikan kuatnya pengaruh atau hubungan dua variabel
atau lebih secara bersama-sama dengan variabel lain. Digunakan untuk mencari hubungan antara dua
variabel bebas atau lebih yang secara bersama-sama dihubungkan dengan variabel terikatnya.
Sehingga dapat diketahui besarnya sumbangan seluruh variabel bebas yang menjadi objek penelitian
terhadap variabel terikatnya. Angka koefisien korelasi (r) bergerak 1 r +1.
ANALISIS KORELASI:
Mengukur seberapa kuat atau derajat kedekatan suatu relasi yang terjadi antar variabel . Koefisien
korelasi memiliki nilai 1 KK +1. Koefisien Korelasi Berganda adalah indeks atau angka yang
digunakan untuk mengukur antar 3 variabel atau lebih. Untuk menentukan keeratan korelasi
antarvariabel diberikan patokan KK. Koefisien Korelasi linear berganda untuk 3 variabel dirumuskan:
r 2 x1 Y + r 2 x2 Y 2. rx1 Y. rx2 Y. rx1 x2
R X1X2Y =
1 r 2 x1 x2
Keterangan:
R X1X2Y = koefisien korelasi 3 variabel

r 2 X1 Y = koefisien korelasi y dan X1


r 2 X2 Y = koefisien korelasi y dan X 2
rX1 X2 = koefisien korelasi X1 dan X 2
Untuk menentukan koefisien korelasi 2 variabel (r 2 X1 Y ; r 2 X2 Y ; rX1 X2 digunakan rumus koefisien
korelasi dengan product moment.
Koefisien Penentu Berganda ditentukan dengan cara mengkuadratkan koefisien korelasi berganda
dikalikan dengan 100%. Koefisien penentu berganda digunakan untuk mengukur besarnya sumbangan
beberapa variabel (X1, X2 dan Xn) terhadap naik turunnya variasi dalam variabel Y. Rumus yang
digunakan:
KBP = R2 YX1 X2 x 100%
a. 0 < 0,2
b. 0,2 < 0,4
c. 0,4 < 0,7
d. 0,7 < 0,9
e. 0,9 < KK < 1
f. KK = 1 korelasi sangat kuat
Uji korelasi ganda dapat dirumuskan sebagai berikut:

rx1 Y

R

rx1 x2

rx2 Y
Rumus Korelasi Ganda:
r 2 x1 Y + r 2 x2 Y 2. rx1 Y. rx2 Y. rx1 x2
R X1X2Y =
1 r 2 x1 x2
Selanjutnya untuk mengetahui signifikansi korelasi ganda X1 dan X 2 terhadap Y ditentukan dengan
rumus Fhitung kemudian dibandingkan dengan Ftabel sebagai berikut:
2

Rumus Fhitung = (12)
(1)

dimana:
R = nilai koefisien korelasi ganda
K = jumlah variabel bebas (independen)
n = jumlah sampel
F = Fhitung yang selanjutnya akan dibandingkan dengan Ftabel
Kaidah pengujian signifikansi:
Jika Fhitung > Ftabel maka
Jika Fhitung < Ftabel maka tidak signifikan
Carilah nilai Ftabel menggunakan Tabel F dengan rumus:
Taraf signifikansinya = 0,01 atau = 0,05
Ftabel = F(1){(db = k), (db = n k 1)}
Langkah-langkah menjawab uji korelasi ganda:
a. Buatlah Ha dan H0 dalam bentuk kalimat
Contoh:
Ha : Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan kemampuan pegawai
terhadap pelayanan masyarakat pada Dinas Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota
Manado
H0 : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan kemampuan
pegawai terhadap pelayanan masyarakat pada Dinas Pengembangan Sumber Daya Manusi
Kota Manado.
b. Buatlah Ha dan H0 dalam bentuk statistik
Ha R 0
H0 R = 0
c. Buatlah tabel penolong untuk menghitung nilai korelasi ganda:
d. Masukkan angka-angka statistik dari tabel penolong dengan rumus:
n. (XY) (X). (Y)
r=
{n. X 2 (X)2 }. {n. Y 2 (Y)2 }
selanjutnya hasil dari korelasi kemudian hitung korelasi ganda (R) dengan rumus :
r 2 x1 Y + r 2 x2 Y 2. rx1 Y. rx2 Y. rx1 x2
R X1X2Y =
1 r 2 x1 x2
2

e. Menguji signifikansi dengan rumus Fhitung =
(12)
(1)

Kaidah pengujian signifikansi:


Jika Fhitung > Ftabel maka
Jika Fhitung < Ftabel maka tidak signifikan
Carilah nilai Ftabel menggunakan Tabel F dengan rumus:
Taraf signifikansinya = 0,01 atau = 0,05
Ftabel = F(1){(db = k), (db = n k 1)}

Contoh Soal:
Diketahui data sebagai berikut:
Suatu pengamatan dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel lama kerja (X1) ; motivasi
kerja (X2) dan produktivitas kerja karyawan (Y) di perusahaan A. Data yang berhasil dihimpun
berskala interval (dalam bentuk numerik) dari sampel yang diambil secara random. data tersebut sbb:
Responden 1 2 3 4 5 6 7
Y 3 5 6 7 4 6 9
X1 5 8 9 10 7 7 11
X2 4 3 2 3 2 4 5

Berdasarkan data tersebut tentukan:


a. Berapa besar koefisien korelasi berganda antara beberapa variabel tersebut?
b. Berapa besar sumbangan variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y?
c. Bagaimana interpretasi yang dapat dikemukakan berdasarkan koefisien korelasi berganda
yang telah dihitung?
Penyelesaian:
Y X1 X2 Y2 X1 2 X22 X1 y X2y X1 X 2
3 5 4 9 25 16 15 12 20
5 8 3 25 64 9 40 15 24
6 9 2 36 81 4 54 12 18
7 10 3 49 100 9 70 21 30
4 7 2 16 49 4 28 8 14
6 7 4 36 49 16 42 24 28
9 11 5 81 121 25 99 45 55
40 57 23 252 489 83 348 137 189

Hasil korelasi individual sumbangan X-Y

nX1 Y (Y)(X1 )
rYX1 =
{nY 2 (Y)2 }{nX12 (X1 )2 }
nX 2 Y (Y)(X 2 )
rYX 2 =
{nY 2 (Y)2 }{nX22 (X 2 )2 }

nX1 X2 (X1 )(X2 )


rX1 X2 =
{nX1 2 (X1 )2 }{nX22 (X 2 )2 }
rYX12 + rYX 22 2rYX1 rYX2 rX1 X2
RYX1 X2 =
1 (rX1 X2 )2

Buktikan bahwa ada hubungan linear positif dan signifikan antara variabel
X1 dan X 2 secara bersama-sama dengan variabel Y:
Jawab:
1. Didapat nilai dari:
ryx1 = +0,900
Instrumen penelitian dan teknik pengambilan data
Instrumen penelitian data adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena a;am maupun
sosial yang diamati (Sugiyono, 2011:148).
1. Test . Test sebagai instrumen pengumpulan data adalah serangkaian pertanyaan atau latihan
yang digunakan untuk mengukur keterampilan pengetahuan intelegensi, kemampuan, bakat
yang dimiliki oleh individu atau kelompok. Dengan kata lain, tes merupakan suatu prosedur
yang sistematik untuk mengamati atau mendeskripsikan satu atau lebih karakteristik
seseorang dengan menggunakan standar numerik atau sistem kategorik.
a. Tes pilihan ganda
Menurut Grounland (1984), bentuk tes pilihan ganda dapat digunakan untuk mengukur
ingatan, pemahaman, dan penerapan yang lebih kompleks. Dalam format tes pilihan
ganda dicirikan dengan suatu butir dengan suatu ungkapan yang menampilkan suatu
masalah atau pertanyaan yang biasanya diikutioleh dua sampai lima pilihan jawaban,
dimana satu diantaranya merupakan jawaban yang paling tepat (Osterlind.1999). Berikut
alur membuat soal:
Mulai , Analisis Kurikulum Analisis buku pelajaran atau sumber materi belajar
Membuat kisi-kisi Penulisan tujuan instruksional khusus Penulisan soal

A
Telaah soal Reproduksi tes terbatas Uji coba tes Analisis hasil uji

coba Revisi soal Merakit soal menjadi test Selesai.

Beri Nilai