Anda di halaman 1dari 11

Nama Anis Lucky Sistiyani

NIM 135100107121011
Jurusan THP
Kelas D
Kelompok O9

RESPIRASI DAN FOTOSINTESIS


6
PRE-LAB
1. Apa yang anda ketahui tentang respirasi dan fotosintesis? Jelaskan!
Fotosintesis merupakan suatu proses biologi yang kompleks, proses ini
menggunakan energi dan cahaya matahari yang dapat dimanfaatkan oleh klorofil yang
terdapat dalam kloroplas. Seperti halnya mitokondria, kloroplas mempunyai membran
luar dan membran dalam. Membran dalam mengelilingi suatu stroma yang mengandung
enzim-enzim tang larut dalam struktur membran yang disebut tilakoid. Proses fotosintesis
dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain air (H2O), konsentrasi CO2, suhu, umur daun,
translokasi karbohidrat, dan cahaya. Tetapi yang menjadi faktor utama fotosintesis agar
dapat berlangsung adalah cahaya, air, dan karbondioksida (Kimball, 2004).
Respirasi adalah proses penguraian bahan makanan yang menghasilkan energi.
Respirasi dilakukan oleh semua penyusun tubuh, baik sel-sel tumbuhan maupun sel
hewan dan manusia. Respirasi dilakukan baik siang maupun malam. Sebagaimana kita
ketahui dalam semua aktivitas makhluk hidup memerlukan energi, tumbuhan juga.
Respirasi terjadi pada seluruh bagian tubuh tumbuhan, pada tumbuhan tingkat tinggi
respirasi terjadi baik pada akar, batang maupun daun dan secara kimia pada respirasi
aerobik pada karbohidrat (glukosa) adalah kebalikan fotosintesis. Pada respirasi
pembakaran glukosa oleh oksigen kan menghasilkan energi. Karena semua bagian
tumbuhan tersusun atas jaringan dan jaringan tersusun atas sel, maka respirasi terjadi pada
sel (Ellis, 2006).

2. Jelaskan pentingnya proses respirasi suatu organisme!


Respirasi berperan penting karena respirasi menghasilkan energy yang saling
bergabung untuk membentuk ATP dan penggabungan inilah yang memungkinkan
penyimpanan sebagian energi yang timbul selama respirasi, tidak hanya hilang sebagai
panas. Jadi fungsi utama respirasi adalah menghasilkan molekul-molekul ATP (Mertens,
2006).

3. Jelaskan pentingnya fotosintesis bagi tanaman dan organisme lain!


Fotosintesis adalah proses pembentukan zat makanan (glukosa) pada tumbuhan
yang menggunakan zat hara, air dan karbondioksida dengan bantuan sinar matahari.
Fotosintesis sangat penting bagi kehidupan. Selain menghasilkan zat makanan pada
tumbuhan, proses ini juga menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi pernafasan
manusia (Lakitan, 2007).

4. Jelaskan perbedaan antara respirasi dan fotosintesis!


Fotosintesis adalah suatu proses penyusunan (anabolisme atau asimilasi) di mana
energi diperoleh dari sumber cahaya dan disimpan sebagai zat kimia, sedangkan proses
respirasi adalah suatu proses pembongkaran (katabolisme atau disasimilasi) di mana
energi yang tersimpan dibongkar kembali untuk menyelenggarakan proses proses
kehidupan. Fotosintesis merupakan contoh anabolisme, yaitu proses-proses penyusunan
energi kimia melalui sintesis senyawa-senyawa organik. Sedangkan respirasi merupakan
contoh katabolisme, yaitu proses penguraian dan pembebasan energi dari senyawa-
senyawa organik (Subardi, 2009).

Tanggal Nilai Paraf Asisten


Diagram Alir

1. Uji Respirasi

Tabung reaksi

Dimasukkan sekrup

Di isi Phenol Red hingga setengah tinggi sekrup

Tabung 1 Tabung 4 Tabung 5


Tabung 2 Tabung 3

Di isi phenol Red Kertas saring Kertas saring Kecambah Kecambah


segar matang

kontrol Dimasukkan ke Dimasukkan ke


larutan gula larutan gula
ragi segar ragi masak

Di masukkan ke tabung reaksi

Di sumbat dengan karet penyumbat

Di amati perubahan warna

Hasil
2. Uji Fotosintesis (Ingenhousz)

Alat dan bahan

Disiapkan

Di rangkai menjadi perangkat

Perangkat 1 Perangkat 2 Perangkat 3 Perangkat 4 Perangkat 5

kontrol Ditambahkan NaHCO3 Ditambahkan Es batu Ditambahkan air Disimpan di


panas hingga 40C ruang gelap

Di amati adanya gelembung

Hasil

LAPORAN PRAKTIKUM
Praktikum 6. Respirasi dan Fotosintesis

1. Jelaskan mekanisme perubahan warna indikator phenol red dalam pengujian zat sisa CO 2
dalam respirasi!
Ketika phenol red ditambahkan pada tabung didalamnya terjadi proses respirasi maka
hasil respirasi yaitu CO2 dan H2O ini akan bereaksi menghasilkan HCO3-. Itulah yang
menyebabkan perubahan warna pada Phenol red.

CO2 + H2O + phenol red kompleks warna orange + HCO3-(Ekosari, 2011).


2. Tuliskan dan jelaskan hasil pengamatan zat sisa CO2 dalam respirasi.
Bahas data dan bandingkan dengan literatur!

No. Sampel Perlakuan Perubahan warna phenol red


1 Tabung 1 Control Orange
2 Tabung 2 Ragi segar Kuning
3 Tabung 3 Ragi matang Kuning kemerahan
4 Tabung 4 Kecambah segar Orange
5 Tabung 5 Kecambah matang kuning

Pada tabung yang diberi phenol red dan mur diberi perlakuan yang berbeda-beda.
Pertama pada perlakuan control atau tidak diberi apapun, hanya phenol red dan mur. Pada
perlakuan ini menghasilkan warna orange. Kedua dengan perlakuan diberikan ragi segar,
menghasilkan warna kuning. Ketiga dengan perlakuan diberikan ragi matang,
menghasilkan warna kuning kemerahan. Keempat pada perlakuan dengan diberikan
kecambah segar, menghasilkan warna orange. Kelima pada perlakuan dengan diberikan
kecambah matang, menghasilkan warna kuning.
Pada percobaan kelompok A, pertama pada tabung control dihasilkan warna orange
pudar. Kedua, pada perlakuan dengan diberikan ragi segar dihasilkan warna orange pekat.
Ketiga pada perlakuan dengan diberikan ragi masak dihasilkan warna orange pudar.
Keempat pada perlakuan dengan diberikan kecambah segar dihasilkan warna orange. Dan
kelima dengan perlakuan dengan diberikan kecambah masak dihasilkan warna orange
pekat.
Semua percobaan yang dilakukan sesuai dengan literature yang ada bahwasanya
berdasarkan literature , Pada tabung 2 yang diberi ragi segar setelah ditambahkan dengan
phenol red, terjadi perubahan warna dari orange hingga kuning. Perubahan warna terjadi
karena phenol red yang telah ditambahkan bereaksi dengan CO2 dan H2O. Pada tabung 3
yang berisi ragi matang setelah ditambahkan phenol red, tidak terjadi perubahan warna
setelah didiamkan. Hal ini terjadi karena ragi yang telah dimasak, mikroba pada ragi
tersebut mati dan proses respirasi tidak terjadi. Pada tabung 4 yang merupakan perlakuan
kecambah segar diberi reagen phenol red terjadi perubahan warna menjadi warna
orange. Perubahan warna ini menunjukkan terjadinya proses respirasi pada kecambah
segar yang ditandai dengan perubahan warna menjadi orange. Perubahan warna ini
dikarenakan phenol red yang telah ditambahkan bereaksi dengan CO2 dan H2O hal ini
sama dengan ragi segar. Sedangkan pada tabung 5 yang merupakan perlakuan
menggunakan kecambah matang yang diberi reagen phenol red, tidak terjadi perubahan
warna atau warnanya tetap merah, Menunjukkan bahwa pada kecambah matang tidak
terjadi proses respirasi. Kecambah yang matang ini telah diinaktivasi enzimnya sehingga
pertumbuhannya terhenti dan menyebabkan proses respirasi juga terhenti hal ini sama hal
nya dengan ragi yang telah matang. Respirasi terjadi pada tumbuhan yang masih aktif
hidup dan enzim-enzim yang dimiliki juga masih aktif (Wahyu, 2005).

3. Pada uji Ingenhousz, respirometer manakah yang menghasilkan jumlah gelembung


terbanyak? Mengapa demikian?
Pada percobaan ingenhousz dihasilkan jumlah gelembung yang paling sedikit adalah
respirometer yang diberi perlakuan pada tempat gelap. Dan respirometer yang memiliki
gelembung terbanyak adalah respirometer yang diberi perlakuan air hangat 40C.
begitupun dengan data sekunder, dihasilkan hal yang sama. Hal ini dikarenakan, tanaman
membutuhkan cahaya untuk berfotosintesis. Sedangkan respirometer yang diletakkan
pada tempat gelap tidak mendapat cahaya sedikitpun, sehingga proses fotosintesis dapat
terhambat atau bahkan tidak terjadi. Lalu, respirometer yang diberi air hangat 40C
terdapat gelembung terbanyak dikarenakan semakin meningkatnya suhu maka akan
msemakin mempercepat proses fotosintesis. Namun jika suhu terlalu tinggi maka akan
terjadi denaturasi. Hal ini sesuai dengan literature dimana kenaikan suhu dapat
meningkatkan proses fototsintesis dan cahaya sangat mempengaruhi ada atau tidaknya
fotosintesis (Muslim, 2008).

4. Respirometer manakah yang menghasilkan jumlah gelembung paling sedikit? Mengapa


demikian?
Jumlah gelembung paling sedikit dihasilkan dari respirator yang diletakkan pada tempat
gelap. Hal ini terjadi karena faktor cahaya. Dimana cahaya matahari berperan dalam
proses fotosintesis yang berfungsi mempercepat reaksi. Semakin rendah intensitas cahaya,
fotosintesis semakin terhambat dan tanaman menangkap cahaya menggunakan klorofil.
Cahaya sangat dibutuhkan pada proses reaksi terang karena memerlukan energi foton pada
cahaya (Husein, 2007).

5. Faktor apa sajakah yang mempengaruhi fotosintesis? Jelaskan!


1. CO2
Semakin rendah kadar CO2 maka fotosintesis akan terhambat bahkan dapat tidak
terjadi
2. H2O
Bila kekurangan H2O maka akan menyebabkan stomata tertutup dan
mengakibatkan penghambatan penyerapan CO2 sehingga laju fototsintesis
menurun
3. Cahaya
Semakin rendah intensitas cahaya maka fotosintesis akan terhambat bahkan dapat
tidak terjadi
4. suhu
semakin tinggi suhu maka akan mempercepat kerha enzim untuk fotosintesis akan
tetapi jika terlalu tinggi maka akan terdenaturasi
5. klorofil
jika tidak ada klorofil maka tidak terjadi fotosintesis

6. Zat apakah yang dihasilkan selama proses fotosintesis? Tuliskan reaksinya!


Pada penambahan NaHCO3 ke dalam air maka akan terpecah menjadi NaOH dan CO2.
Dan CO2 ini berfungsi sebagai penambahan supply CO2 untuk proses fotosintesis. Pada
hasil fotosintesis dihasilkan glukosa dan O2.
Reaksi

Mekanisme:
tanaman menyerap CO2 dari udara dan menyerap air, lalu dengan bantuan cahaya sebagai
sumber energy dan bantuan klorofil untuk untuk mengubah CO2 dan H2O menjadi
glukosa dan oksigen.

7. Jelaskan mekanisme kerja uji amilum dalam pengamatan peranan sinar matahari dan
klorofil dalam proses fotosisntesis!

Pengujian keberadaan kandungan amilum pada daun ,dimana amilum menunjukkan hasil
fotosintesis dari tanaman menggunakan reagen yodium atau lugol yang ditandai dengan
perubahan warna biru kehitaman. Amilum hanya terdapat pada bagian daun yang
berklorofil dan terkena sinar matahari. Daun yang tertutup atau tidak terkena sinar
matahari sepanjang hari tidak mengandung amilum. Pentingnya sinar matahari dan
klorofil pada proses fotosintesis mebuktikan terhadap hasil fotosintesis ( Subardi, 2011).

8. Gambar dan jelaskan hasil pengamatan warna daun setelah uji amilum pada
pengamatan peranan sinar matahari dalam fotosintesis!

(Irawati, 2012)
Uji sach yaitu berupa pengamatan uji amilum pada proses fotosintesis yaitu dengan cara
menggunakan daun yang salah satu bagiannya ditutup dengan alumunium foil. Daun
didiamkan beberapa hari kemudian dipanaskan dan diteteskan dengan iodin. Pada bagian
ditutup dengan alumunium foil tidak terjadi proses fotosintesis dan tidak menghasilkan
amilum. Hal ini ditunjukkan dengan warna daun yang pucat. Sedangkan bagian yang
mengalami fotosintesis ketika diteteskan dengan iodin berubah warna menjadi hitam.
Perubahan warna daun menjadi hitam menunjukkan bahwa terdapatnya kandungan
amilum sebagai hasil fotosintesis.Pada bagian yang ditutup oleh alumunium foil tidak
terjadi proses fotosintesis sehingga tidak memperoleh energi dari sinar matahari. Menurut
literatur, cahaya sangat diperlukan dalam proses fotosintesis. Dengan adanya adanya
cahaya, maka fotosintesis dapat berlangsung (Irawati, 2012).

9. Gambar dan jelaskan hasil pengamatan warna daun setelah uji amilum pada
pengamatan peranan klorofil dalam fotosintesis!

(Roberts, 2004)
Pada gambar diatas dapat dilihat bahwa daun yang tidak ditutupi alumunium foil
berwarna hitam ketika ditetsi dengan larutan iodin. Sedangkan bagian yang ditutupi
dengan kertas tidak berubah warna menjadi hitam ketika dilakukan uji Sachs. Sehingga
dapat dikatakan bahwa pada bagian daun yan g tidak ditutupi kertas foil terdapat amilum,
sedangkan pada bagian daun yang ditutupi kertas timah tidak terdapat amilum. Dari
literature yang ada, klorofil merupakan suatu pigmen yang merupakan faktor penting
dalam proses fotosintesis, yang berfungsi untuk menyerap energi cahaya yang digunakan
oleh tanaman untuk menyusun gula (Robert, 2004).

Kesimpulan
Prinsip uji respirasi merupakan pengujian untuk menguji terjadinya proses respirasi pada
organisme dengan menguji reaksi phenol red dengan H2O dan CO2 yang bereaksi
membentuk HCO3- yang merupakan asam lemak, dan apabila bereaksi dengan phenol red
dalam ruang tertutup akan membentuk kompleks warna orange dengan range pH 6,8-
7.Tujuan dari praktikum uji respirasi adalah membuktikan dihasilkannya CO2 selama
respirasi. Dari percobaan yang dilakukan diketahui bahwa bahan yang mengalami respirasi
yaitu tabung yang berisi kecambah segar, dan ragi segar. Sedangkan kecambah matang, ragi
matang tidak mengalami reapirasi.Adanya respirasi ditandai dengan timbulnya perubahan
warna phenol red karena bereaksi dengan H2O dan CO2 .

Prinsip uji fotosintesis yaitu menguji terjadinya fotosintesis pada tanaman hydrilla yang
ditandai dengan terbentuknya gelembung-gelembung udara, yang berupai gas O2 sebagai
hasil dari proses fotosintesis. Tujuan dari praktikum uji fotosintesis adalah untuk
membuktikan perlunya sinar matahari dan klorofil dalam fotosintesis.
Gelembung paling banyak terdapat pada perlakuan pemberian NaHCO3 , dan ditambah air
40. Dan yang sedikit yaitu ketika diberi perlakuan ditempatkan ditempat gelap dan diberi es
batu. Hal ini menunjukkan factor yang berpengaruh terhadap fotosintesis yaitu suhu, cahaya
matahari dan ketersediaan CO2.
Daftar Pustaka
Ekosari. 2011. Modul Petunjuk Praktikum Respirasi dan Fisiologi Biji. Yogyakarta :
FMIPA UNY

Husein, Ahmad. 2007. Seri IPA Biolgi. Jakarta : Erlangga


Irawati. 2012. Fotosintesis. Solo: UNS
Muslim, Dhika. 2008. Biologi Fotosintesis. Makassar: UNHAS
Roberts, Michael dan Neil Ingram. 2004. Biology. United Kingdom : Thomas Nelson and
Sons Ltd
Subardi. 2009. Biologi Jilid 2. Jakarta : Pelita
Wahyu, Hendra. 2005. Respirasi. Surabaya : Universitas Airlangga

Tanggal Nilai Paraf Asisten

DAFTAR PUSTAKA

Ellis, Nihayati. 2006. Anatomi Tumbuhan. Jakarta: Rajawali Press

Kimball, J.W. 2004. Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Erlangga

Lakitan, Benyamin. 2007. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Mertens, Thomas R, dkk. 2006. Laboratory Exercises In The Principles Of Biology. Columbia:
Burgess

Subardi, dkk. 2009. Biologi 3. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

LOG BOOK PRAKTIKUM BIOLOGI

BAB 6

RESPIRASI DAN FOTOSINTESIS


Tujuan Praktikum
1. Membuktikan dihasilkannya CO2 selama respirasi
2. Membuktikan perlunya sinar matahari dan korofil dalam fotosintesis

Alat dan Bahan


Bahan:

1. Phenol red
2. Kecambah matang
3. Kecambah segar
4. Ragi matang
5. Ragi segar
6. Hydrilla
7. Air
8. Es
9. Air hangat
10. HCO3
Alat:

1. Tabung raksi
2. Mur
3. Penutup
4. Beaker glass
5. Corong
6. Ember

No. Hari/Tanggal/Waktu Kegiatan Hasil


1. Rabu, 14 Mei 2014 Memasukkan mur kedalam tabung Mur masuk ke dalam
reaksi tabung reaksi secara
miring sehingga
terlihat bulatannya.
Ditumpuk menjadi
dua mur

2. Rabu, 14 Mei 2014 Memasukkan hyrilla ke corong dan Hydrilla masuk ke


ke glass beaker di dalam air dalam corong lalu
masuk kedalam glass
beaker yang berada
dalam air di ember
dan hydrilla
terperangkap
sempurna di dalam
air, diantara corong
dan glass beaker

3. Rabu, 14 Mei 2014 Mengamati gelembung yang berada Terdapat satu


ujung tabung reaksi di uji fotosintesis gelembung

Kesimpulan
Pada percobaan respirasi kita mengamati CO2 yang muncul dalam rakitan tabung yang berisi mur
dan phenol red serta diberikan perlakuan yang berbeda-beda. Pada percobaan fotosintosintesis
kita mengamati gelembung pada ujung tabung reaksi hasil frorsintesis hydrilla yang terdapat
dalam air dan terperangkap oleh glass beaker dan corong dengan diberikan perlakuan yang
berbeda-beda. Hasilnya dapat mempengaruhi jumlah gelembung yang terdapat pada ujung tabung
reaksi.

Saran
Menurut saya tidak efisien bila beberapa kelompok dikumpulkan menjadi satu. Dan suara asisten
tidak terlalu terdengar karena terlalu lembut. Dan menurut saya kurang efisien waktu pula

Praktikan Asisten Praktikum

(..............................................)
(..........................................)