Anda di halaman 1dari 5

1.

1 Jasa Review dan Kompilasi

Banyak perusahaan nonpublik meminta laporan keuangan mereka ditelaah atau


dikompilasi oleh akuntan publik, bukan untuk diaudit. Manajemen perusahaan yakin
bahwa audit tidak diperlukan karena tidak ada persyaratan dari bank atau pun
pengawas dan laporan untuk penggunaan internal juga tidak perlu diaudit. Sebaliknya
perusahaan dapat melibatkan akuntan publik untuk membantu menyusun laporan
keuangan, baik untuk penggunaan internal, sesuai permintaan kreditur. Bergantung
pada jumlah pinjaman, kreditur mungkin memerlukan kompilasi atau telaah laporan
keuangan, bukan audit.

Standar untuk kompilasi dan telaah laporan keuangan disebut Statements on


Standards for Accounting and Review Service (SSARS) diterbitkan oleh
Accounting and Review Servie (AICPA). Karena assurance yang diberikan
kompilasi dan telaah jauh dibawah audit, jasa ini tidak terlalu memerlukan bukti-bukti
dan biayanya lebih rendah daripada audit. Karena jasareview dan kompilasi tidak
memberikan assurance seperti di audit, maka akuntan dan klien harus membangun
pemahaman bersama tentang jasa yang akan diberikan, terutama melalui perjanjian
tertulis.

1.1.1 Jasa Review

Sebuah penugasan jasa review memungkinkan keterlibatan akuntan dalam


memberikan assuranceterbatas bahwa laporan keuangan telah sesuai degan SAK,
termasuk pengungkapan informatif yang tepat atau basis akuntansi komprehensif
yang lain seperti basis kas akuntansi. Akuntan publik harus independen dari klien
untuk dapat melakukan jasa review.

1.1.2 Prosedur yang Disarankan untuk Review

Bukti untuk penugasan jasa review tetrdiri atas tanya jawab atas proseedur analitis
dan manajemen, membutuhkan prosedur jauh lebih sedikit dibanding dengan audit.

SSARS merekomendasikan prosedur berikut untuk suatu jasa review:


Memperoleh pengetahuan tentang prinsip-prinsip akuntansi dan praktik
industri klien. Akuntan dapat mempelajari panduan industri atau sumber lain
untuk mendapatkan pengetahuan tersebut. Tingkat pngetahuan yang
dibutuhkan sedikit dibawah audit.
Memperoleh pengetahuan mengenai klien. Informasi harus menyangkut sifat
transaksi bisnis klien, catatan akuntansi dan karyawan, serta isi dari laporan
keuangan. Tingkat pengetahuan untuk review mungkin lebih sedikit
ketimbang untuk suatu audit
Melakukan tanya jawab dengan manajemen. Tanya jawab adalah prosedur
telaah yang paling penting. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah
laporan keuangan disajikan secara wajar, dengan asumsi bahwa manajemen
tidak bermaksud untuk menipu akuntan. Pertanyaan harus dibuat dari
personel klien yang tepat dan biasanya melibatkan diskusi. Seperti contoh
pertanyaan berikut:
1. Jelaskan prosedur anda untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan
meringkas transaksi serta mengungkapkan informasi dalam laporan.
2. Apa tindakan terpenting yang diambil pada rapat pemegang saham
dan dewan direksi tahun ini?
3. Apakah tiap akun pada laporan keuangan disajikan sesuai dengan
GAAP dan diterapkan secara konsisten?
Melakukan prosedur analitis. Tindakan ini mengidentifikasi kaitan dan akun
individu yang tampak tidak wajar. Prosedur analisis yang tepat tidak berbeda
dengan yang elah dipelajari sebelumnya. Selain memperhatikan tren yang
tidak wajar tersebut, akuntan juga harus melakukan tanya jawab lebih lanjut
dengan personel klien untuk mendapatkan penjelasan dari tiap kaitan yang tak
terduga.
Mendapatkan surat representasi. Akuntan diwajibkan untuk mendapatkan
surat representasi dari pihak manajemen yang memahami keangan.

1.1.3 Bentuk Laporan

Formlir laporan terdiri dari tiga aspek, yaitu:


1. Paragraf pertama sama dengan laporan audit, kecuali merujuk pada
jasa review, bukan jasa audit.
2. Paragraf kedua menyatakan bahwa telaah terutama yang berisi tanya jawab
dan prosedur analitis, ruang lingkupnya kecil dibandingkan dengan audit, dan
tidak ada opini yang dikeluarkan.
3. Paragraf ketiga menunjukkan assurance terbatas, dalam hal assurance negatif,
bahwa kami tidak memperhatikan adanya modifikasi material yang harus
dilakukan terhadap laporan keuangan.

Tanggal pada laporan telaah merupakan tanggal pada saat auditor menyelesaikan
tanya jawab dan prosedur analitis.

1.1.4 Kesalahan dalam Mengikuti GAAP

Jika dalam laporan telaah tersebut klien tidak mengikuti GAAP, maka laporan harus
dimodifikasi. Laporan ini harus dapat mengungkapkan dampak dari perbedaan seperti
yang telah ditentukan oleh manajemen atau prosedur telaah akuntan. Bahkan jika
dampak tersebut belum ditentukan, pengungkapan harus muncul pada laporan
paragraf terpisah.

1.1.5 Jasa Kompilasi

Sebuah penugasan untuk jasa kompilasi didefinisikan dalam SSARS sebagai salah
suatu jasa dimana akuntan menyiapkan laporan keuangan dan menyajikannya kepada
klien atau pihak ketiga tanpa menyediakan assurance akuntan publik mengenai
laporan tersebut. Laporan ini biasanya digunakan oleh manajemen untuk urusan
internal, meskipun dapat juga diberikan kepada pengguna eksternal.

1.1.6 Persyaratan Kompilasi

Kompilasi tidak membebaskan akuntan dari pertanggungjawaban karena mereka


perlu bertanggung jawab dalam menjalankan seluruh jenis penugasan. Dalam
penugasan kompilasi, akuntan harus menjalankan prosedur sebagai berikut.
Menetapkan pemahaman bersama klien mengenai jenis dan keterbatasan dari
jasa yang akan disediakan dan deskripsi dari laporan, jika laporan akan
diterbitkan.
Memiliki pengetahuan tentang prinsip-prinsip akuntansi dan praktik industri
klien.
Mengetahui klien, mencakup sifat dari transaksi bisnisnya, pencatatan
akuntansi, dan isi dari laporan keuangan.
Mengajukan pertanyaan untuk menentukan apakah informasi klien memenuhi
persyaratan.
Membaca laporan keuangan yang dikompilasi dan berhati-hati dengan hal-hal
yang tidak dimasukkan atau kesalahan dalam perhitungan dan GGAP.

Akuntan tidak harus melakukan tanya jawab lainnya atau melakukan prosedur lain
dalam verifikasi informasi yang diberikan oleh klien. Akan tetapi jika mereka
menyadari bahwa laporan tidak disajikan secara wajar, maka mereka harus
memperoleh informasi tambahan. Jika klien menolak untuk memberikan informasi,
maka akuntan harus menarik diri dari penugasan kompilasi.

1.1.7 Bentuk Laporan

SSARS menyebutkan tiga jenis laporan kompilasi. Penggunaan masing-masing


laporan bergantung pada keputusan manajemen untuk memasukkan semua
pengungkapan yang diperlukan dalam laporan keuangan.

1. Kompilasi dengan pengungkapan penuh. Kompilasi jenis ini membutuhkan


pengungkapan sesuai dengan GAAP.
2. Kompilasi yang menghilangkan seluruh pengungkapan. Hal ini menunjukkan
kata-kata yang tepat ketika akuntan mengompilasi laporan tanpa
pengungkapan. Contohnya, manajemen juga memilih untuk tidak menyajikan
laporan aliran kas. Jenis kompilasi akan diterima jika laporan menunjukkan
kurangnya pengungkapan dan tidak adanya pengungkapan tersebut, menurut
akuntan publik, tidak dilakukan dengan maksud menyesatkan pengguna.
Laporan ini digunakan untuk manajemen.
3. Kompilasi Tanpa Independensi. Seperti KAP dapat mengeluarkan laporan
kompilasi meskipun laporan tersebut tidak independen dari klien, seperti yang
didefinisikan oleh Kode Etik. Apabila akuntan tidak memiliki independensi,
maka pada laporan harus menyatakan bahwa Kami tidak independen
terhadap PT Wasito Prima.

Jadi unsur-unsur jenis laporan kompilasi yang dibutuhkan, seperti:


Tanggal pada laporan akuntan adalah tanggal penyelesaian kompilasi.
Setiap halaman laporan keuangan yang dikompilasi oleh akuntan harus
menyatakan Lihat kompilasi laporan akuntan.
Apabila klien tidak menggunakan GAAP, maka auditor harus memasukkan
modifikasi yang sama dalam laporan kompilasi yang digunakan dalam
laporan telaah.

Anda mungkin juga menyukai