Anda di halaman 1dari 3

Soal Pilihan Ganda

1. Lalat merupakan serangga yang semua bagian tubuhnya bisa berperan sebagai alat
penular penyakit seperti badan, bulu pada tangan dan kaki, feses dan muntahannya.
Lalat dapat membawa kuman penyakit dari tempat perindukan misalnya yang
menempel pada tubuh, kaki atau bulu-bulu kaki dan dipindahkan ke makanan atau
minuman sehingga dapat menimbulkan berbagai penyakit bagi yang memakannya
(penyebaran mekanis). Penyakit yang dapat ditularkan oleh lalat adalah, kecuali...
A. Diare
B. Disentri
C. Riketsia
D. Kolera
Jawaban: C

2. Memiliki ukuran tubuh yang besar dengan panjang sekitar 30-40 mm dan memiliki
warna merah terang hingga coklat tua, lebih menyukai kondisi lingkungan yang
hangat, lembab, gelap dan tersembunyi seperti saluran air dan selokan, ootheca
diletakkan ditempat tempat-tempat tersembunyi seperti sudut-sudut dan permukaan
sekatan kayu dan dibiarkan sampai menetas, dan waktu yang dibutuhkan untuk
menetas yaitu sekitar 38-49 hari. Ciri-ciri diatas menunjukkan kecoa jenis...
A. Kecoa Amerika
B. Kecoa Jerman
C. Kecoa Australia
D. Kecoa Oriental
Jawaban: A

3. Kecoa atau coro adalah insekta ordo Blattodea yang kurang lebih terdiri dari 3.500
spesies dalam 6 familia. Kecoa bisa menghasilkan 40 ekor kecoa junior dalam
sebulan. Adapun siklus hidup kecoa adalah
A. Telur-nimfa-kecoa
B. Telur-nimfa-pupa-kecoa
C. Telur-pupa-nimfa-kecoa
D. Telur-larva-kecoa
Jawaban : A
4. Survey kepadatan lalat dilakukan dengan tujuan menentukan spesies lalat disuatu
kawasan, mengetahui tingkat kepadatan lalat disuatu daerah, dan atau menilai
keberhasilan upaya pengendalian. Berikut ini teknik survey lalat, kecuali
A. Perangkap lalat
B. Fly paper strip survey
C. Fly grill survey
D. Fly flight survey
Jawaban : D
1. Tikus termasuk binatang nokturnal, keluar sarangnya dan aktif pada malam hari untuk
mencari makan, untuk itu diperlukan suatu kemampuan yang khusus agar bebas
mencari makanan dan menyelamatkan diri dari predator (pemangsa) pada suasana
gelap. Beberapa kemampuan alat indera tikus, kecuali
A. Mencium
B. Menggerogoti
C. Mengecap
D. Mendengar
Jawaban : B

2. International Leptospirosis Society (ILS) menyebutkan bahwa Indonesia dinyatakan


sebagai Negara insiden leptospirosis tingkat tiga di dunia untuk mortalitas dengan
kisaran kasus kematian antara 2,5%-16,45% atau rata-rata 7,1%. Jawa tengah
merupakan salah satu provinsi yang melaporkan kasus suspek leptospirosis si
Indonesia, dimana pada tahun 2010 ditemukan 133 kasus dan CFR sebesar 10,9% (14
orang) dan pada tahun 2011 jumlah kasus meningkat menjadi 184 kasus dengan CFR
sebesar 17,74% (33 orang). Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh
infeksi bakteri leptospira, penyakit ini dapat ditularkan terutama melalui
A. Kecoa
B. Tungau
C. Tikus
D. Pinjal
Jawaban : C

3. Filariasis limfatik merupakan salah satu penyakit menular menahun yang termasuk
dalam Neglected Tropical Disease (NTD), termasuk penyakit zoonosis yang
disebabkan oleh infeksi cacing filaria. Berdasarkan hasil survey endemisitas filarisis
kemenkes 2010, terdapat 337 kabupaten/kota yang endemis filariasis dan 135
kabupaten/kota non endemis. Penyakit mematikan ini dapat ditularkan melalui gigitan
berbagai jenis nyamuk, terutama nyamuk jenis
A. Anopheles
B. Mansonia
C. Culex
D. Semua benar
Jawaban : D

4. Dermatiphagoides pteronyssinus (tungau debu rumah/TDR) adalah tungau debu


rumah yang berukuran 0,2-1,2 mm, badannya berbulu dan berkaki 4 pasang saat
dewasa. Tungau jenis ini banyak ditemukan pada debu rumah terutama tempat tidur
(sprei, kasur, bantal), karpet, lantai, dan juga ditemukan di luar rumah, misalnya
sarang burung, permukaan kulit mamalia dan binatang lainnya. Tungau debu
merupakan alergen hirup yang menjadi faktor pencetus timbulnya penyakit alergi
seperti
A. Asma bronkial
B. Demodicosis
C. Scabies
D. Semua benar
Jawaban : A