Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN PENGAMATAN

PENGARUH CAHAYA TERHADAP


PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
TOMAT ( SOLANUM LYCOPERICUM)

LAPORAN PENELITIAN
DISUSUN OLEH :

MUSLIMAH S. MATOA
Batui, 7 Agustus 2017

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................. i


DAFTAR ISI ........................................................ ii
BAB I PEMBAHASAN
1.1. Latar Belakang ............................... 1
1.2. Rumusan Masalah ......................... 2
1.3. Tujuan Penelitian ......................... 2
1.4. ManfaatPenelitian .......................... 2
BAB II ISI PEMBAHASAN
2.1. Pembahasan ................................... 3
2.2. Landasan Teori ............................ 5
2.3. Hipotesis ........................................ 9
2.4. Tabel pengamatan ...................... 11
BAB III METODE PENILITIAN
3.1. Metode Penelitian ....................... 12
BAB IV PENUTUP
4.1. Kesimpulan ................................. 18
4.2. Saran ........................................... 18

DAFTAR PUSTAKA

ii

BAB I
PEMBAHASAN
1.1. Latar Belakang
Salah satu ciri makhluk hidup adalah dan
berkembang.Pertumbuhan merupakan bertambahnya jumlah dan
besarnya sel diseluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat diukur
atau suatu peningkatan dalam berat atau ukuran dari seluruh/ bagiandari
organisme, perkembangan merupakan pertambahanya fungsi alat tubuh
yang dapat dicapai melalui tumbuh, kematangan dan belajar atau
peningkatan kemahiran dalam penggunaan tubuh
( sacharin,1996) .

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang saling


berhubungan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pertembuhan dan
perkembangan tumbuhan. Faktor faktor tersebut dikelompokan
menjadi 2, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.Faktor internal
merupakan faktor yang meliputi genetis ( hereditas ) dan faktor fisiologis,
sedangkan faktor eksternal atau faktor lingkungan merupakan faktor yang
berasal dari luar tubuh tumbuhan tersebut yaitu dari lingkungan atau
ekosistim. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan
dan perkembangan tumbuhan adalah cahay.

Cahaya yang ditumbuhkan tumbuhan tidak selalu sama pada setiap


tanaman. Ada jenis jenis tumbuhan ysng memerlukan cahaya penuh
dan pula yang pertumbuhannya. Banyak sekali teori yang menjelaskan
tentang pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tumbuhan. Namun teori
tersebut belum sepenuhnya dapat dipelajarai jika kita belum mengetahui
kebenarannya pada lingkungan kita. Selain itu, masih banyak siswa dan
siswi yang belum dapat menjelaskan pengaruh cahayaterhadap
pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

1
Untuk itu, penulis mengadakan penelitian untuk lebih mengetahui dan
membuktikan kebenaran teori tersebut. Dengan berlandaskan teori
tersebut,
didalam penelitian ini, penulis akan mengamati pertumbuhan dan
perkembangan biji tomat.
1.2. Rumusan Masalah
Dari latar belakang tersebut dapat dirumuskan suatu
masalah, yaitu :
1. Adakah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan
perkembangan tanaman kacang hijau ?
2. Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan
dan perkembangan tanaman kacang hijau.

1.3. Tujuan Penelitian


Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian
karya tulis ilmiah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan
perkembangan Tomat ini adalah :
1. Untuk mengetahui pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan
perkembangan tomat.
2. Untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan dan perkembangan
biji tomat yang diletakan dilingkungan yang berbeda intensitas
cahayanya.

1.4. Manfaat Penelitian


1. Manfaat untuk penulis dengan adanya penulisan karya tulis ilmiah
ini, dapat memberikan pengalaman serta pengetahuan bagi
penulis tentang pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan
pekembangan kacang hijau dan perbedaan pertumbuan dan
perkembangan biji kacang hijau yang diletakan dilingkungan yang
berbeda intensitas cahaya.

2. Manfaat untuk pembaca untuk mengubah wawasan dan


pengetahuan tentang pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan
dan perkembangan tomat dan perbedaan pertembuhan dan
perkembangan biji tomat yang diletakan dilingkungan yang
berbeda intensitas cahayanya, sehingga menanam tomat
deangan intensitas cahaya yang tepat.
BAB II
ISI DAN PEMBAHASAN
2.1 Pembahasan
Etiolasi adalah pertumbuhan - tumbuhan yang sangat cepat di
tempat gelap namun kondisi tumbuhan lemah, batang tidak kokoh, dun
kecil dan tumbuhan tampak pucat . Gejala eliolasi terjadi karena
ketiadaan cahaya matahari. Kloroplas yang tidak terkena matahari
disebut etioplas. Kadar etioplas yang terlalu banyak meyebabkan
tumbuhan menguning.

Banyak faktor alasan atau penyebab yang mempengaruhi


perkembangan dan pertumbuhan tumbuh tumbuhan, tanaman, pohon,
dan lain lain . Apabila faktor tersebut kebutuhannya tidak terpenuhi
maka tanaman tersebut bisa mengalami dormansi / dorman yaitu
berhenti melakukan aktifitas hidup. Faktor pengaruh tersebut yakni :

A. Faktor suhu
Temperatur Lingkungan Tinggi Rendah suhu menjadi salah
faktor yang menentukan tumbuh kembang,
reproduksi dan juga kelangsungan hidup dari tanaman. Suhu
yang baik bagi tumbuhan adalah antara 22 derajat celcius
sampai dengan 37 derajat celsius. Teperatur yang lebih atau
kurang dari batas normal tersebut dapat mengakibatkan
pertumbuhan yang lambat atau berhenti

3
B. Faktor Kelemahan
Kelembapan Udara Kadar air dalam udara dapat
mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan.
Tempat yang lembab menguntungkan bagi tumbuhan dimana
tumbuhan dapat mendapatkan air lebih mudah serta
berkurangnya penguapan yang akan berdampak pada
pembentukan sel yang lebih cepat.
C. Faktor Cahaya Matahari
Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat
melakukan fotosintesis( khususnya tumbuhan hijau ).

Jika suatu tanaman kekurangan cahaya matahari , maka


tanaman itu bisa tampak pucat dan warna tanaman itu kekuning-
kuningan ( etiolasi ). Pada kecambah, justru sinar mentari dapat
menghambat proses pertumbuhan .
D. Faktor Hormon
Hormon pada tumbuhan juga memegang peranan penting
dalam proses perkembangan dan pertumbuhan seperti hormon
auksin untuk membantu perpanjangan sel, hormon giberelin
untuk pemanjangan dan pembelahan sel, hormon sitokinin
untuk menggingatkan pembelahan sel dan hormon etilen untuk
mempercepat buah menjadi matang.
Cahaya merupakan faktor penting terhadap berlangsungnya
fotosintesis, sementara fotosintesis merupakan proses yang
menjadi kunci dapat berlangsungnya proses metabolisme
yang lain di dalam tanaman ( Kramer dan Kozloski,1979 ).
Setiap tanaman atau jenis pohon mempunyai toleransi yang
berlainan terhadap cahaya matahari. Ada pula tanaman
Yang memperlukan intensitas cahaya yang berbeda
sepanjang priode hidupnya. Pada waktu masih mudah
memerlukan cahaya dengan intensitas rendah dan menjelang
sapihan mulai memerlukan cahaya dengan intensitas tinggi
(Soekotjo,1976 dalam Faridah, 1995 ).

4
Kebutuhan cahaya untuk pertubuhannya diwaktu muda (tingkat
anakan ) berkisar antara 50 85 % dari cahaya total .
Untuk jenis jenis semitoleran naungan untuk anakan
diperlukan sampai umur 3 - 4 tahun atau sampai tanaman
mencapai tinggi 1 3 meter . Sedangkan untuk jenis jenis
toleran lebih lama lagi yaitu 5 - 8 tahun. Sangat sedikit jenis
yang tergolong intoleran antara lain Shorea concorta
( Rasyid H.A .dkk, 1991 ).Tomat
( Solanun Lycopersicun syn. Lycopersiccum esculentum )
Adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhanasli
Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru.
Tomatmerupakan tumbuhan siklus hidupsingkat, dapat tumbuh 1
sampai 3 meter.Tomat merupakan keluarga dekat dari kentang.

2.2. Landasan Teori


Pertumbuhan dan perkembangan Pertumbuhan adalah proses
pertambahan Volume yang irreversible ( tidak dapat kembali)
karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel,
dapat juga disebabkan oleh keduanya . Pertumbuhan dapat
diukur dan dinyatakan secara kuantitatif
(dihitung dengan angka ). Sedangkan perkembangan adalah
terspesialisasinya sel sel menjadi struktur dan fungsi
tertentu. Perkembangan tidak dapat dinyatakan dengan
ukuran,tetapi dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan
tingkat kedewasa. Pertumbuhan dan perkembangan pada
tumbuhan diawali dengan perkecambahan biji. Kemudian,
kecambah berkembang menjadi tumbuhan kecil sempurna,
yang kemudian tumbuh membesar. Setlah mencapai masa
tertentu tumbuhan akan berbunga dan menghasilkan biji
kembali.

5
Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh beberapa
faktor eksternal dan internal, salah satu faktor eskternal adalah
cahaya . Tumbuhan memerlukan cahaya. Banyaknya cahaya
yang diperlukan tidak selalu sama pada setiaptumbuha.
Umumnya, cahaya menghambat pertumbuhan meninggi
karena cahaya dapat menguraikan auksin( suatu hormone
pertumbuhan ).Pertumbuhan yang cepat di tempat gelap
disebut etiolasi.
A. Klasifikasi
Tanaman tomat ( Solanum lycopersicum )
Kingdom : Plantae ( Tumbuhan )
Subkingdom : Tracheobionta
( Tumbuhan berpembuluh )
Super Divisi : Spermatophyta ( Menghasilkan biji )
Divisi : Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida ( berkeping dua/dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae (suku terung terungan )
Genus : Solanum
Spesies : Solanum lycopersicum L.
B. Morfologi tanaman tomat sebangai berikut :
1. Akar
Tanaman tomat ( Solanum lycopersium L. ) memiliki
akar tunggang yang tumbuh menembus kedalam tanah
dann akar serabuat yng tumbuh ke arah samping
tetapi dangkal. Berdasarkan sifat perakaran ini,
tanaman tomat ( Solanum lycopersicum L. ) akan
dapat tumbuh dengann baik jika ditanam ditanah
yang gembur dan porous.

6
2. Batang
Batang tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.)
berbentuk persegi empat hingga bulat, berbatanglunak
tetapi cukup kuat, berbulu atau berambuat halus dan
diantara bulu bulu itu terdapat rambut kelenjar.
Batang tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.)
berwana hijau, pada ruas ruas batang mengalami
penebalan, dan pada ruas bagian bawah tumbuh
akar akar pendek. Selain itu, batang tanaman tomat
(Solanum lycopersicum L. )
dapat bercabang dan apabila tidak dilakukan
Pemangkasan akan bercabang banyak yang
menyebar secara merata.
3. Daun
Daun tanaman L. (Solanum lycopersicum )
berbentuk oval, bagian tepinya berenergi dan
membentuk celah selah menyirip agak melengkung
kedalam. Daun berwarna hijau dan merupakan daun

Majemuk ganjil yang berjumlah 5 -7 Ukuran daun


sekitar ( 15 - 30) x (10x 25Cm ) dengan panjang tangkai
sekitar 3 6 cm.diantara daun yang berukuran besar
biasanya tumbuh 1 2 daun yang berukuran kecil.
Daun majemuk pada tanaman tomat
( Solanum lycopersicum L. ) tumbuh berselang seling
atau tersusun spriral mengelilingi batang tanaman.
4. Bunga
Bunga tanaman tomat ( Solanum lycopersicum L. )

7
berukurankecil,berdiameter sekitar 2Cm dan berwarna
kuning cerah. Kelopak bunga yang berjumah 5 buah
dan berwarna hijau terdapat pada bagian bawah atau
pangkal bunga.Bagian lain pada bunga tomat
( Solanum lycopersicum L. ) adalah mahkota
bunga, yaitu bagian terindah dari bunga tomat
( Solanum lycopersicum L. ).Mahkota Mahkota
bunga
( Solanum lycopersicum L. ) berwarna kuning cerah,
berjumlah sekitarbuah dan berukuran sekitar 1 Cm.
bunga tomat ( Solanum lycopersicum L,.)
merupakan bunga sempurna, karena benang sari atau
kepala putik terletak pada bunga sama.Bunganya
meliki 6 buah tepung sari dengan kepala putik
berwarna sama dengan mahkota bunga, yakni kuning
cerah. Bunga tomat
( Solanum lycopersicum L. ) tumbuh dari batang
(cabang ) yang masih muda.
5. Buah
Buah tomat ( Solanum lycopersicum L. )memiliki
bentuk bervarisasi, tergantung pada jenisnya. Ada buah
tomat ( Solanum lycopersicum L. ) yang berbentuk
bulat, agak bulat, agak lonjong, bulat telur ( oval),

dan bulat persegi.Ukuran buah tomat ( Solanum


lycopersicum L. )juga sangatber variasi, yang
berukuran paling kecil memiliki berat 8 gram dan
yang berukuran besar memiliki berat sampai 180 gram.

8
Buah tomat ( Solanum lycopersicum L. )yang
masih mudah berwarna hijau muda, bila sudah
matang warnanya menjadi merah.
2.3. Hipotesis
Cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan pertumbuhan, yaitu menghambat
Pertumbuhan.Tumbuhan biji tomat yang berada
dilingkungan yang intensitas cahayanya berbeda
akan menghasilkan tinggi yang berbeda.
Tumbuhan di tempat gelap akan lebih cepat
tinggi dari pada tumbuhan yang berada di tempat
terang / bercahaya. Namun,memiliki perbedaan
morfologi, meliputi :
Keadaan akar,batang dan daun tumbuhan tomat.
Gambar penelitian :

9
10
2.4. Tabel Pengamatan
Tabel pengamatan pertembuhan

Hari ke 1 2 3 4 5 6 7
Terang - 0 0 0.2 0.3 0.4 0.5
gelap - 0 0 0.4 0.4 0.7 0.8
Tabel pengamatan perkembangan

Terang - Berbentuk Berbentuk


biji biji
Gelap - Berbentuk Berbentuk
biji biji

Sudah Sudah Mulai Tumbuh


mulai mulai ada tumbuh batang
muncul tunas batang
tunas
Sudah mulai Mulai Tumbuh Batang
muncul tumbuh Batang memanjang
tunas batang

11

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1. Metode Penelitian


12
13
14
15
16
17
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Tanaman di dalam ruangan mengalami pertumbuhan
lebih cepat dan mempunyai batang yang lebih tinggi,
daunnya berukuran kecil, tipis, berwarna pucat,
batangmelengkung dan tidak kokoh. Sedangkan
tanman diluar ruangan pertumbuhannya lebih lambat,
berwarnahijau,lebar dan tebal, berwarna hijau, batang
tegak dan kokoh.
Cahaya merupakan faktor eksternal yang
mempengaruhi pertumbuhan dann perkembangan
pada tumbuhan.
4.2. Saran
Penyusunan menyarankan :
1. Dalam praktik ini sebaiknya didampingi guru yang
bersangkutan, sehingga siswa dan siswi dapat
bekerja lebih lamaagar terlihat lebih jelas dan
lebih tumbuhan yang cukup cahaya dan detail
dalammenyimpulkan perbedaanataran kurang
cahaya matahari

18
19

Anda mungkin juga menyukai