Anda di halaman 1dari 29

15 Manfaat Daun Kumis Kucing Untuk

Kesehatan
Kumis kucing (Orthosiphon Spicatus) berbentuk semak, batangnya basah, tingginya bisa
mencapai 1,5 meter itu. Bisa tumbuh di tempat yang kering maupun basah pada ketinggian
700 meter di atas permukaan laut, tanaman ini memiliki daun berbentuk telur taji, tepi
daunnya bergerigi kasar. Bunganya mengeluarkan benang sari dan putik berwarna putih atau
ungu. Tanaman ini memiliki sejumlah khasiat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit
yaitu infeksi ginjal akut dan kronis, rematik, tekanan darah tinggi, kencing manis, kencing
batu serta infeksi kandung kencing. Daunnya mengandung kadar kalium (boorsma) yang
cukup tinggi. Ia juga mengandung glikosida orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan
asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.

Bunga tanaman kumis kucing merupakan bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung
percabangan. Warnanya ungu pucat atau putih sedangkan benang sarinya lebih panjang dari
tabung bunga. Buah kumis kucing berupa buah kotak dan berbentuk bulat telur. Tanaman ini
bisa diperbanyak dengan biji maupun setek batang.

Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) adalah tanaman yang termasuk golongan famili
lamicaeae/labiatae yang banyak dijumpai di Indonesia. Tanaman ini dipercaya banyak
memberikan khasiat bagi kesehatan kita.

Tanaman ini sebenarnya berasal dari Afrika yang kemudian menyebar ke Asia dan Australia.

Ciri-ciri Kumis kucing :

1. Berbatang basah dan tegak


2. Bagian bawah berakar tunggang
3. Daun bundar / lonjong, panjangnya sekitar 1 s/d 10 cm.
4. Tangkai bulat berwarna ungu kehijauan
5. Posisi daun pada batang berselang seling
6. Tulang daun bercabang- cabang
7. Mahkota bunga berwarna putih atau putih keunguan
8. Benang sari mencuat keluar mirip dengan kumis kucing
9. Panjang tangkai daun 7 s/d 29 cm
10. Mahkota berupa tandan dengan panjang 7 hingga 29 cm
11. Biji yang masih muda berwarna putih kehitaman, sedangkan yang sudah tua berwarna
coklat kehitaman.

Tanaman ini biasa tumbuh ditanah yang subur, gembur, berhumus dan memiliki tata air serta
udara yang baik. Kandungan zat kimia seperti minyak atsisi, saponin, sapofonin, sinensetin,
mioinositol, zat samak dan kalium dipercaya mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Adapun beberapa manfaat daun kumis kucing sebagai tanaman obat :

1. Manfaat Daun Kumis Kucing Untuk Memperlancar pengeluaran


air kemih

Manfaat daun kumis kucing yang paling ampuh adalah untuk proses kencing. Salah satu
khasiat daun kumis kucing adalah dapat memperlancar keluarnya air kemih/ air seni. Jika
seseorang sulit dalam proses keluarnya air seni, itu berarti saluran kencingnya sedang
mengalami infeksi. Infeksi saluran ini bisa terjadi di saluran ginjal dan kandung
kemih.Penyebab utamanya adalah adanya bakteri yang dinamakan escherishia coli yang
biasanya hidup pada kotoran dan usus manusia.

Gejalanya antara lain :

1. Terasa sakit pada saat atau setelah kencing.


2. Rasa ingin kencing, akan tetapi tidak ada air seni yang keluar
3. Air seni berwarna pekat
4. Nyeri di pinggang
5. Jika telah mencapai ginjal, biasanya diikuti demam dan menggigil.

Cara Penggunaan:

Untuk mengatasi hal tersebut, ambil 25 gr daun kumis kucing segar, rebus menggunakan 2
gelas air putih sekitar 15 menit. Minum ramuan tersebut disore dan pagi hari masing-masing
gelas.

2. Daun Kumis Kucing Mengobati Rematik

Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian, otot, dan urat. Pengobatan untuk
penyakit ini biasnya ditujukan untuk mengurangi rasa nyeri, menghilangkan peradangan,
serta memelihara fungsi persendian agar tetap dalam keadaan baik.
Penyeban reumatik belum dapat diketahui secara pasti, namun disinyalir penyakit ini
disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk faktor genetik, infeksi akibat virus, atau karena
perubahan hormon.

Gejala penyakit ini adalah :

1. Nyeri pada anggota gerak tubuh


2. Otot menjadi lemah
3. Terjadi peradangan dan bengkak pada persendian
4. Sendi terasa kaku
5. Terjadi kejang dan kontraksi pada otot
6. Gangguan fungsi pada persendian
7. Bunyi pada sendi
8. Sendi goyah
9. Perubahan bentuk organ tubuh
10. Adanya benjolan / nodul

Ada beberapa cara tradisional yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit ini, diantaranya
adalah : rebus 5 helai daun kumis kucing serta daun meniran dengan 3 gelas air. Setelah
dingin, minum ramuan tersebut tiga kali sehari masing-masing gelas.

3. Daun Kumis Kucing Untuk Mengobati batuk

Batuk merupakan jenis penyakit yang umum diderita oleh manusia. Penyebab batuk sendiri
adalah karena adanya benda asing (debu, alergi, atau kuman) atau sesuatu yang merangsang
selaput lendir.

Menurut gejalanya, batuk terdiri dari beberapa jenis, yaitu batuk kering batuk berdahak,
bronchitis, batuk asma, serta batuk rejan. Biasanya penyakit ini ditandai dengan rasa gatal
ditenggorokan, terkadang juga disertai demam.

Banyak sekali obat dipasaran yang ditawarkan untuk mengobati jenis penyakit yang satu ini.
Mulai dari obat yang terbuat dari bahan-bahan kimia, sampai yang berbahan ekstrak tanaman
herbal. Adapun ramuan tradisional yang mampu mengatasi penyakit ini adalah dengan
menggunakan daun kumis kucing, caranya :

Ambil 15 s/d 20 gr daun kumis kucing yang masih segar dan 1 gelas air bersih
Setelah dicuci bersih, rebus daun kumis kucing tersebut dengan segelas air tadi.
Minum selama 3 kali sehari masing-masing sebanyak 1 gelas.

4. Daun Kumis Kucing Mengatasi Masuk angin

Masuk angin adalah penyakit yang ditimbulkan karena adanya perkumpulan gas yang tidak
teratur di dalam tubuh. Penyakit ini biasnya disebabkan karena penurunan kondisi tubuh
akibat kelelahan, kurang tidur, terlambat makan, kedinginan, atau bahkan karena cuaca panas
yang ekstrim.

Penyakit ini bisa diderita oleh segala usia, namun penyakit ini bisa saja sembuh tanpa kita
perlu mengkonsumsi obat-obatan.
Adapun gejalanya antara lain :

1. Perut kembung
2. Badan terasa dingin
3. Mata ngantuk
4. Selera makan menghilang
5. Diare yang berkepanjangan

Jika dibiarkan, penyakit ini bisa berakibat fatal seperti diare yang berkepanjangan, sesak
nafas, sakit pada persendian, serta mengalami panas yang tinggi.

Berikut cara tradisional untuk mengatasi masuk angin :

Siapkan daun kumis kucing dan segelas air


Cuci bersih daun tersebut lalu rebus dengan air tadi, biarkan hingga air rebusan hanya
tersisa kira-kira gelas saja.
Minum setelah air rebusan tersebut dingin.

Baik Untuk Masuk angin:

Manfaat Jahe
Manfaat wedang jahe
Manfaat bawang merah

5. Kumis Kucing Mengobati Asam urat

Asam urat adalah sejenis penyakit yang menyerang bagian persendian terutama sendi jari
kaki, jari tangan, tumit, dengkul, siku, dan pergelangan tangan. Penyakit ini terjadi karena
adanya konsumsi zat purin yang berlebihan. Jika kadar asam urat dalam tubuh kita berlebih,
ginjal tidak akan mampu mengeluarkan zat tersebut, sehingga kristal asam urat menumpuk di
persendian. Hal ini mengakibatkan sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.

Adapun gejala asam urat diantaranya :

1. Timbulnya rasa sakit/ nyeri pada bagian persendian


2. Sendi terasa ngilu
3. Kemerahan pada sendi

Gejala ini biasa terjadi saat kita bangun pagi.

Adapun cara tradisional yang dapat mengobati asam urat antara lain adalah :

Ambil 4 s/d 5 lembar daun kumis kucing dan daun meniran yang masih segar
1 gelas air putih
Rebus semua bahan tersebut hingga air hanya tinggal gelas saja.
Minum ramuan tersebut setidaknya 3 kali sehari.

Herbal Lain untuk asam urat :

Manfaat umbi talas


Manfaat daun serai

6. Daun Kumis Kucing Mengobati Keputihan

Keputihan atau flour albus merupakan masalah yang umu terjadi pada wanita. Gangguan ini
disebabkan oleh bakteri, virus, jamus, dan parasit. Keputihan dibedakan menjadi dua jenis,
yaitu :

1. Keputihan fisiologis, gangguan ini terjadi sebelum ataupun sesudah menstruasi. Atau bisa
saja pada masa subur seorang wanita. Ini biasa terjadi setiap bulannya.
2. Keputihan patologis, gangguan ini terjadi akibat infeksi, biasanya diiring rasa gatal di vagina
serta daerah sekitar vagina bagian luar.

Cara Menggunakannya

Salah satu cara tradisional yang dapat mencegah dan mengobati gangguan ini adalah dengan :

1 genggam daun kumis kucing


1 genggam daun beluntas
1 sendok teh jinten hitam
10 biji kemukus
Air secukupnya
Caranya : rebus semua bahan sampai mendidih, setelah itu minum ramuan tersebut minimal
2 kali sehari.

Bagi anda yang keputihan, bisa mencoba :

Manfaat sirih
Manfaat kangkung

7. Mengobati kencing batu

Kencing batu atau biasa juga disebut batu ginjal adalah salah satu penyakit saluran kemih
yang biasanya berupa infeksi, obstruksi, rasa sakit, dan metaplasia. Batu ginjal sendiri
merupakan massa keras seperti batu yang terdapat pada saluran kemih. Jika hal ini terjadi
maka akan timbul rasa nyeri, pendarahan, penyumbatan aliran kemih, atau infeksi.

Gejala

Adapun gejala penyakit ini adalah :

1. Timbulnya rasa nyeri hebat yang hilang-timbul di daerah antara tulang rusuk dan tulang
pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam.
2. Mual dan muntah
3. Perut menggelembung
4. Demam dan menggigil
5. Terjadi pendarahan di air kemih

Untuk mencegah penyakit ini, biasakan minum air putih yang banyak, jauhi minuman
suplemen.
Cara Pengobatan

Berikut tips tradisional untuk mengatasi penyakit tersebut :

90 gr daun kumis kucing segar


1 gelas air putih
Caranya : setelah dicuci bersih, rebus daun kumis kucing tersebut dengan air hingga airnya
tinggal gelas saja.
Minum ramuan tersebut sebanyak 3 kali sehari.

Baik untuk kencing batu:

Manfaat daun alpukat


Manfaat air kelapa

8. Daun Kumis Kucing Mengobati sembelit

Sembelit merupakan salah satu gangguan pencernakan, dimana terjadi pengerasan tinja yang
mengakibatkan sulitnya buang air besar.

Penyebabnya antara lain, kurangnya konsumsi makanan berserat, kebiasaan buang air besar
yang tidak teratur, kebiasaan menggunakan obat pencahar, perubahan hormon, serta
buruknya pola makan.

Gejala Sembelit

Adapun gejala sembelit diantaranya :

1. Sulit dan merasa sakit saat buang air besar


2. Kram pada otot perut
3. Sering buang gas atau kentut
4. Nafsu makan menghilang
5. Mual
6. Vertigo
7. Perut terasa berat

Cara mengatasi sembelit

Banyak konsumsi makanan berserat


Perbanyak minum air putih
Olahraga teratur
Perbanyak makan buah-buahan
Rebus beberapa lembar daun kumis kucing dengan segelas air hingga mendidih. Setelah
dingin, minum ramuan tersebut.

Baik untuk sembelit :

Manfaat sari kurma


Manfaat madu
Manfaat air
9. Daun Kumis Kucing Ampuh Mengobati Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang disebabkan kadar gula dalam darah meningkat. Dimana organ
pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Gejala diabetes bervariasi tergantung jenis diabetes yang anda miliki. Jika anda memiliki
kadar gula darah lebih tinggi dari normal tapi belum cukup dikategorisasikan sebagai diabetes
atau gula darah yang meningkat saat kehamilan mungkin tidak akan mengalami gejala
apapun.

Gejala penyakit ini antara lain :

1. Sering buang air kecil dalam jumlah yang besar


2. Sering haus
3. Berat badan menurun
4. Mudah lelah
5. Sering kesemutan
6. Kalau terluka, sulit sekali sembuh.

Pencegahan yang dilakukan :

Konsumsi makanan yang rendah kalori dan lemak


Sering berolah raga
Menjaga berat badan ideal

Cara Penggunaan

Adapun ramuan tradisional yang dapat membantu resiko diabetes adalah

Ambil 15 lembar daun kumis kucing, cuci bersih


Rebus dengan 2 gelas air hingga hanya tersisa 1 gelas saja
Minum ramuan tersebut 1 kali sehari

Baik untuk diabetes:

Manfaat tauge

10. Kumis Kucing Mengobati sakit pinggang

Sakit pinggang merupakan keluhan yang umum terjadi pada masyarakat. Biasa terjadi ketika
kita terlalu lelah saat menjalankan aktivitas seperti memikul beban berat atau saat terjadi
salah posisi saat kita mengangkat beban.

Penyeban gangguan ini diantaranya :

1. Kondisi salah saat membungkuk atau pada saat mengangkat beban


2. Gangguan mekanik yang terjadi pada struktur fungsi tulang
3. Posisi salah saat tidur
4. Kurang olah raga
5. Sering mengenakan high hill
Cara pencegahannya :

Teratur berolahraga
Mengatur posisi yang nyaman saat duduk ataupun saat tidur
Menjaga asupan nutrisi yang tepat
Kurangi / hindari merokok
Jangan mengangkat beban dengan posisi membungkuk.
Minumlah ramuan yang terbuat dari rebusan daun kumis kucing dan akarnya minimal sehari
sekali.

11. Daun Kumis Kucing Mengobati hipertensi

Hipertensi adalah kondisi yang biasa terjadi pada masyarakat dimana cairan darah dalam
tubuh sangat kuat menekan arteri. Semakin banyak darah yang dipompa ke jantung dan arteri
menyempit, tekanan darah akan meningkat.

Gejala Hipertensi :

1. Sakit kepala / pusing


2. Terjadi mimisan
3. Wajah menjadi kemerahan
4. Merasa kekelahan

Adapun cara untuk mengatasi penyakit ini, adalah :

Rebus 50 gr daun kumis kucing kering dengan air secukupnya.

Seduh 50 gr daun kumis kucing basah dengan air panas

Campur kedua ramua tersebut, lalu minum minial 1 gelas sehari.

Kurangi konsumsi makanan yang mengandung garam


Hindari merokok dan alkohol
Hindari stress
Olahraga teratur
Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan

Baik untuk hipertensi :

Manfaat kol
Manfaat rumput laut

12. Mengobati Sipilis

Sipilis merupakan sejenis penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri spirochaeta pallida
atau treponema pallidum. Penyakit ini menular melalui hubungan seksual, baik vagina,l,
rektum, anal, maupun oral.

Gejala penyakit ini adalah :


1. Pembengkakan pada getah bening
2. Tonjolan seperti kutil di daerah sekitar anus dan ketiak
3. Munculnya sakit / chancre ( kadang muncul beberapa luka )
4. Ruam pada telapak tangan dan telapak kaki
5. Timbulnya gejala flu seperti demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, kelelahan,pusing
6. Mati rasa meliputi kesulitan menggerakkan otot, lumpuh, bahkan kebutaan

Pengobatan tradisional untuk penyakit ini adalah dengan memanfaatkan khasiat daun kumis
kucing yaitu dengan cara merebus beberapa lembar daun kumis kucing dengan dua gelas air
besih hingga air tesebut hanya tersisa satu gelas saja. Konsumsilah ramuan tersebut selagi
hangat. Meminum ramuan tersebut secara rutin dapat mengobati penyakit sipilis sekaligus
meningkatkan daya tahan tubuh

13. Daun Kumis Kucing Mengobati albuminuria

Ini adalah jenis penyakit yang ditandai dengan ditemukannya albumin di dalam urine.

Segala jenis penyakit yang ditandai kerusakan saringan ginjal seperti nefritis, sindrom
nefrotik, hipertensi, dan gagal jantung dapat menimbulkan albuminuria. Termasuk melakukan
olah raga berat, infeksi saluran kemis dan pada saat demam tinggi dapat juga mengakibatkan
penyakit ini.

Adapaun pengobatan penyakit ini adalah dengan cara mengobati penyakit dasarnya. Misal
albuminuria karena hipertensi, maka jalan yang ditempuh adalah menurunkan tekanan darah
tersebut.

14. Kumis Kucing Mengobati Radang ginjal

Merupakan atau Glomerulonefritis sejenis penyakit yang dapat merusak ginjal. Ginjal
mengalami masalah untuk membuang dan menyaring limbah sehingga mengakibatkan cairan
dalam tubuh berlebih.

Gejala radang ginjal :

1. Kencing berkurang
2. Air kecing berwarna keruh, kemerah-merahan, bahkan bercampur darah
3. Disertai demam
4. Sakit pinggang
5. Bengkak pada pelupuk mata, tangan dan kaki
6. Perut buncit

Pengobatan herbal penyakit ini adalah :

Siapkan 60 s/d 120 gr daun kumis kucing segar,


Rebus menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja
Minum ramuan tersebut 3 kali sehari.

Baik untuk radang ginjal:

Manfaat kentang
Manfaat temulawak

15. Kumis Kucing Menghilangkan rasa gatal akibat alergi

Alergi merupakan kegagalan kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi hipersensitif terhadap
substansi tertentu, misalnya serbuk sari, jamur, dan bulu binatang.

Gejala alergi antara lain :

1. Gatal
2. Mata berair
3. Bersin-bersin serta gatal pada hidung
4. Gatal-gatal yang mengakibatkan ruam
5. Kelelahan

Adapun pengobatan tradisional untuk gangguan ini adalah :

Siapkan masing-masing genggam daun kumis kucing, daun sambiloto dan daun meniran.
2 jari temulawak
4 gelas air
Cara pengolahannya : Semua bahan direbus hingga tersisa 2 gelas saja, kemudian minum
ramuan tersebut 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

(https://manfaat.co.id/15-manfaat-daun-kumis-kucing-untuk-kesehatan)
17 Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Kesehatan Ginjal, Diabetes, Keputihan, Hipertensi
dan lain sebagainya
Manfaat daun kumis kucing - Siapa yang tidak kenal dengan tanaman obat kumis
kucing. Tanaman ini sudah sangat terkenal karena mampu mengobati berbagai penyakit
seperti batu ginjal. Sudah banyak yang merasakan sendiri manfat dari herbal yang satu
ini.

Tanaman kumis kucing sendiri memiliki naman Latin Orthosiphon aristatus (famili:
lamicaeae/labiata). Tanaman yang memiliki bunga berwarna putih ini selain untuk
ramuan obat juga sangat indah dijadikan sebagai tanaman hias. Sebelum kita bahas lebih
jauh mengenai manfaat daun kumis kuncing, ada baiknya kita kenalan lebih jauh dengan
tanaman obat yang satu ini.

Berikut ini beberapa ciri-ciri fisik atau kenampakan tanaman kumis kucing:

1. Mahkota berupa tandan dengan panjang 7 hingga 29 cm


2. Berbatang basah dan tegak
3. Mahkota bunga berwarna putih atau putih keunguan
4. Posisi daun pada batang berselang seling
5. Bagian bawah berakar tunggang
6. Daun bundar / lonjong, panjangnya sekitar 1 s/d 10 cm.
7. Tangkai bulat berwarna ungu kehijauan
8. Tulang daun bercabang- cabang
9. Benang sari mencuat keluar mirip dengan kumis kucing
10. Panjang tangkai daun 7 s/d 29 cm
11. Biji yang masih muda berwarna putih kehitaman, sedangkan yang sudah tua berwarna coklat
kehitaman.

Info menarik lainnya: 25 manfaat daun afrika untuk kesehatan

Ada banyak manfaat daun kumis kucing dikarenakan kandungan senyawa kimia di dalamnya,
diantaranya adalah minyak atsisi, saponin, sapofonin, sinensetin, mioinositol, zat samak dan kalium.
Senyawa kimia tersebut dapat mengobati berbagai penyakit yang kita derita.
Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Kesehatan

Berikut ini 17 manfaat daun kumis kucing untuk kesehatan yang harus kita ketahui:

1. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Sakit Pinggang


Manfaat daun kumis kucing yang pertama adalah untuk mengatasi sakit pinggang yang
kita derita. Sakit pinggang banyak sekali diderita oleh pria, apalagi mereka yang sudah
berusia di atas 45 tahun. Ada banyak faktor penyebab sakit pinggang yang kita alami
seperti terlalu lelah, memikul beban berat atau saat terjadi salah posisi saat kita
mengangkat beban.

Penyeban gangguan ini diantaranya :

1. Kondisi salah saat membungkuk atau pada saat mengangkat beban


2. Gangguan mekanik yang terjadi pada struktur fungsi tulang
3. Posisi salah saat tidur
4. Kurang olah raga
5. Sering mengenakan high hill

Cara pencegahannya :

Teratur berolahraga
Mengatur posisi yang nyaman saat duduk ataupun saat tidur
Menjaga asupan nutrisi yang tepat
Kurangi / hindari merokok
Jangan mengangkat beban dengan posisi membungkuk.
Minumlah ramuan yang terbuat dari rebusan daun kumis kucing dan akarnya minimal sehari
sekali.

2. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Hipertensi


Manfaat daun kumis kucing yang kedua adalah untuk mengobati tekanan darah tinggi.
Nah, kalau penyakit yang satu ini biasanya banyak diderita oleh orang kaya.Ada
beberapa gejala darah tinggi yang harus anda waspadai, diantaranya adalah Sakit kepala
/ pusing, terjadi mimisan, wajah menjadi kemerahan dan mudah merasa kekelahan.

Cara Mengatasi

Rebus 50 gr daun kumis kucing kering dengan air secukupnya.


Seduh 50 gr daun kumis kucing basah dengan air panas
Campur kedua ramua tersebut, lalu minum minial 1 gelas sehari.

Cara Mencegah

Kurangi konsumsi makanan yang mengandung garam


Hindari merokok dan alkohol
Hindari stress
Olahraga teratur
Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan

3. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Sipilis


Daun kumis kucing juga bermanfaat untuk mengobati penyakit sipilis yang merupakan
penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri spirochaeta pallida atau treponema
pallidum. Penyakit ini menular melalui hubungan seksual, baik vagina,l, rektum, anal,
maupun oral.

Kenali beberapa gejala penyakit sepilis, diantaranya adalah:

1. Pembengkakan pada getah bening


2. Tonjolan seperti kutil di daerah sekitar anus dan ketiak
3. Munculnya sakit / chancre ( kadang muncul beberapa luka )
4. Ruam pada telapak tangan dan telapak kaki
5. Timbulnya gejala flu seperti demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, kelelahan,pusing
6. Mati rasa meliputi kesulitan menggerakkan otot, lumpuh, bahkan kebutaan

Cara Mengobati

Rebus beberapa lembar daun kumis kucing


Tambahkan dua gelas air besih hingga air tesebut hanya tersisa satu gelas saja.
Konsumsilah ramuan tersebut selagi hangat.
Meminum ramuan tersebut secara rutin dapat mengobati penyakit sipilis sekaligus
meningkatkan daya tahan tubuh

4. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Albuminuria


Penyakit ini mungkin masih terdengar asing bagi masyarakat kita, penyakit ini
merupakan jenis penyakit yang ditandai dengan ditemukannya albumin di dalam urine.
Semua jenis penyakit yang ditandai kerusakan saringan ginjal seperti nefritis, sindrom
nefrotik, hipertensi, dan gagal jantung dapat menimbulkan albuminuria. Termasuk
melakukan olah raga berat, infeksi saluran kemih dan pada saat demam tinggi dapat juga
mengakibatkan penyakit ini. Nah, daun kumis kucing membantu untuk mengobati
penyakit ini dari dasarnya.
5. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Radang Ginjal
Nah, jika anda mengalami radang ginjal, anda dapat menggunakan daun kumis kucing
untuk mengobatinya. Ada beberapa gejala radang ginjal yang harus anda waspadai,
seperti:

1. Kencing berkurang
2. Air kecing berwarna keruh, kemerah-merahan, bahkan bercampur darah
3. Disertai demam
4. Sakit pinggang
5. Bengkak pada pelupuk mata, tangan dan kaki
6. Perut buncit

Cara Mengobatinya:

Siapkan 60 s/d 120 gr daun kumis kucing segar,


Rebus menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja
Minum ramuan tersebut 3 kali sehari.

6. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Gatal Alergi


Jika anda merasa gatal karena alergi terhadap sesuatu seperit bulu kucing, ayam, jamus,
dan lain sebagainya, coba atasi dengan menggunakan kumis kucing. Sebenarnya alergi
adalah akibat kegagalan kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi hipersensitif terhadap
substansi tertentu

Cara mengobatinya:

Siapkan masing-masing genggam daun kumis kucing, daun sambiloto dan daun meniran.
2 jari temulawak
4 gelas air
Cara pengolahannya : Semua bahan direbus hingga tersisa 2 gelas saja, kemudian minum
ramuan tersebut 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

7. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Diabetes


Penyakit diabetes atau penyakit gula sepertinya kini menjadi salah satu penyakit yang
tren karena banyak sekali orang yang menderitanya. Penyakit ini diakibatkan oleh organ
pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Gejala diabetes bervariasi tergantung jenis diabetes yang anda miliki. Jika anda memiliki
kadar gula darah lebih tinggi dari normal tapi belum cukup dikategorisasikan sebagai
diabetes atau gula darah yang meningkat saat kehamilan mungkin tidak akan mengalami
gejala apapun.

Gejala penyakit Diabetes

1. Sering buang air kecil dalam jumlah yang besar


2. Sering haus
3. Berat badan menurun
4. Mudah lelah
5. Sering kesemutan
6. Kalau terluka, sulit sekali sembuh.

Cara Mencegah Diabetes

Konsumsi makanan yang rendah kalori dan lemak


Sering berolah raga
Menjaga berat badan ideal

Cara Mengobati Diabetes

Ambil 15 lembar daun kumis kucing, cuci bersih


Rebus dengan 2 gelas air hingga hanya tersisa 1 gelas saja
Minum ramuan tersebut 1 kali sehari

8. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Sembelit


Sulit BAB atau sembelit juga bisa diatasi dengan menggunakan daun kumis kucing,
caranya adalah:

Cara mengatasi sembelit

Banyak konsumsi makanan berserat


Perbanyak minum air putih
Olahraga teratur
Perbanyak makan buah-buahan
Rebus beberapa lembar daun kumis kucing dengan segelas air hingga mendidih. Setelah
dingin, minum ramuan tersebut.

9. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Kencing Batu


Penyakit kencing batu atau batu ginjal dapat diluruhkan dengan menggunakan daun
kumis kucing, penyakit ini akan menimbulkan rasa nyeri, pendarahan, penyumbatan
aliran kemih, atau infeksi.

Gejala Batu Ginjal

1. Timbulnya rasa nyeri hebat yang hilang-timbul di daerah antara tulang rusuk dan tulang
pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam.
2. Mual dan muntah
3. Perut menggelembung
4. Demam dan menggigil
5. Terjadi pendarahan di air kemih

Untuk mencegah penyakit ini, biasakan minum air putih yang banyak, jauhi minuman suplemen,
berenergi, tinggi kandungan gula pengawet dsb.
Cara Mengobati Batu Ginjal

90 gr daun kumis kucing segar


1 gelas air putih
Caranya : setelah dicuci bersih, rebus daun kumis kucing tersebut dengan air hingga airnya
tinggal gelas saja.
Minum ramuan tersebut sebanyak 3 kali sehari.
10. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Keputihan
Ini dia salah satu manfaat daun kumis kucing untuk kesehatan wanita, jika anda
mengalami keputihan atau keluarnya cairan putih kental dari organ intim, gunakan daun
kumis kucing untuk mengatasinya.

Cara Mengobati Keputihan

1 genggam daun kumis kucing


1 genggam daun beluntas
1 sendok teh jinten hitam
10 biji kemukus
Air secukupnya
Caranya : rebus semua bahan sampai mendidih, setelah itu minum ramuan tersebut minimal
2 kali sehari.

11. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Asam Urat


Anda menderita penyakit asam urat atau nyeri sendi? Penyakit asam urat sendiri
disebabkan oleh konsumsi makanan yang mengandung zat purin berlebih, jika demikian
(asam urat dalam tubuh kita berlebih) maka ginjal kita tidak akan mampu mengeluarkan
zat tersebut, sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Hal ini mengakibatkan
sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang. Penderita asam urat akan kesulitan berjalan
dan dapat mengakibatkan kelumpuhan sementara.

Gejala Asam Urat

1. Timbulnya rasa sakit/ nyeri pada bagian persendian


2. Sendi terasa ngilu
3. Kemerahan pada sendi

Cara Mengobati Asam Urat

Ambil 4 s/d 5 lembar daun kumis kucing dan daun meniran yang masih segar
1 gelas air putih
Rebus semua bahan tersebut hingga air hanya tinggal gelas saja.
Minum ramuan tersebut setidaknya 3 kali sehari.

12. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Masuk Angin


Anda sering mengalami kembung atau masuk angin Gejala yang timbul biasanya seperti:

1. Perut kembung
2. Badan terasa dingin
3. Mata ngantuk
4. Selera makan menghilang
5. Diare yang berkepanjangan

Jika dibiarkan, penyakit ini bisa berakibat fatal seperti diare yang berkepanjangan, sesak nafas, sakit
pada persendian, serta mengalami panas yang tinggi.
Cara Mengobati Masuk Angin
Siapkan daun kumis kucing dan segelas air
Cuci bersih daun tersebut lalu rebus dengan air tadi, biarkan hingga air rebusan hanya
tersisa kira-kira gelas saja.
Minum setelah air rebusan tersebut dingin.

13. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Batuk


Batuk sendiri sebenarnya bukanlah penyakit, melainkan pertanda tubuh kita kemasukan
benda asing atau reaksi tubuh terhadap sesuatu yang masuk ke tubuh (debu, alergi, atau
kuman) atau sesuatu yang merangsang selaput lendir.

Menurut gejalanya, batuk terdiri dari beberapa jenis, yaitu batuk kering batuk berdahak,
bronchitis, batuk asma, serta batuk rejan. Biasanya penyakit ini ditandai dengan rasa
gatal ditenggorokan, terkadang juga disertai demam.

Anda bisa memanfaatkan daun kumis kucing untuk mengatasinya, caranya yaitu:

Ambil 15 s/d 20 gr daun kumis kucing yang masih segar dan 1 gelas air bersih
Setelah dicuci bersih, rebus daun kumis kucing tersebut dengan segelas air tadi.
Minum selama 3 kali sehari masing-masing sebanyak 1 gelas.

14. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Rematik


Selain dapat mengobati rematik, kumis kucing juga dapat dimanfaatkan untuk
mengobati rematik, rematik biasanya menyerang persendian, otot, dan urat.
Pengobatan untuk penyakit ini biasnya ditujukan untuk mengurangi rasa nyeri,
menghilangkan peradangan, serta memelihara fungsi persendian agar tetap dalam
keadaan baik.

Kenali beberapa gejala rematik di bawah ini:

1. Nyeri pada anggota gerak tubuh


2. Otot menjadi lemah
3. Terjadi peradangan dan bengkak pada persendian
4. Sendi terasa kaku
5. Terjadi kejang dan kontraksi pada otot
6. Gangguan fungsi pada persendian
7. Bunyi pada sendi
8. Sendi goyah
9. Perubahan bentuk organ tubuh
10. Adanya benjolan / nodul

Cara Mengobati Rematik


Rebus 5 helai daun kumis kucing serta daun meniran dengan 3 gelas air. Setelah dingin,
minum ramuan tersebut tiga kali sehari masing-masing gelas.

15. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Memperlancar Air Kemih


Daun kumis kucing sangat terkenal dapat mengatasi berbagai masalah pada kemih, salah
satunya adalah untuk memperlancar air kemih atau BAK. Penyebab utamanya adalah
adanya bakteri yang dinamakan escherishia coli yang biasanya hidup pada kotoran dan
usus manusia.
Gejalanya

1. Terasa sakit pada saat atau setelah kencing.


2. Rasa ingin kencing, akan tetapi tidak ada air seni yang keluar
3. Air seni berwarna pekat
4. Nyeri di pinggang
5. Jika telah mencapai ginjal, biasanya diikuti demam dan menggigil.

Cara Mengobatinya
Ambil 25 gr daun kumis kucing segar, rebus menggunakan 2 gelas air putih sekitar 15
menit. Minum ramuan tersebut disore dan pagi hari masing-masing gelas.

16. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Endema (Bengkak)


Caranya sangat mudah sekali, yaitu siapkan segenggam daun kumis kucing, meniran dan
kemudian campuran herbal tersebut direbus hingga matang. Setelah itu minumlah
ramuan kumis kucing untuk mengurangi bengkak pada bagian tubuh Anda.

17. Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Nyeri Buang Air Kecil
Jika anda mengalami nyeri saat buang air kecil, atasi dengan menggunakan kumis kucing.
Siapkan segenggam daun kumis kucing dan dikeringkan hingga daun kumis kucing
menyerupai daun teh kering. Setelah kering, seduh daun kumis kucing dengan gula aren
sebagai pemanis, minumlah teh kumis kucing saat masih hangat.

Bagaimana? Sangat luar biasa sekali bukan? Nah, mulai sekarang tidak ada salahnya
kalau kita mulia membudidayakan tanaman obat yang satu ini mungkin sewaktu-waktu
kita membutuhkannya. Demikianlah uraian mengenai manfaat daun kumis kucing dari
kami, semoga bermanfaat, jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada yang
lainnya agar yang lain bisa mendapatkan manfaatnya.

(http://manfaatdaunan.blogspot.co.id/2016/01/manfaat-daun-kumis-kucing-untuk.html)
Manfaat Kumis Kucing dan Kandungan
Gizinya
Info kesehatan kali ini akan mengulas manfaat kumis kucing dan kandungan nutrisi di
dalamnya. Bunganya memiliki benang sari yang panjang dan halus menyerupai kumis kucing
membuat tanaman ini diberi nama kumis kucing. Bunganya yang indah membuat tanaman ini
lebih dikenal sebagai tanaman hias. Akan tetapi, penggunaan kumis kucing sebagai obat
sudah dilakukan sejak lama dan saat ini penggunaannya pun makin marak di masyarakat.
Kumis kucing memiliki nama ilmiah Orthosiphon aristatus Miq. Di Indonesia, tanaman ini
dikenal dengan nama kumis kucing atau mamang besar; di Jawa Tengah dikenal sebagai
remujung; di Sunda dikenal sebagai kumis ucing; sedangkan di Madura disebut sebagai
soengot koceng.

Kumis kucing merupakan tanaman herba dengan rasa yang agak asin, sepet, namun
menyejukkan. Tanaman ini tumbuh tegak dengan batang bisa mencapai 1-2 meter. Batangnya
segiempat agak beralur, berbulu pendek atau malah gudul. Daun kumis kucing merupakan
daun tunggal dengan bentuk bulat telur atau lonjong dan berbulu halus. Bagian pinggir daun
bergerigi kasar tidak teratur, dan permukaannya berbintik-bintik karena ada kandungan
minyak atsiri di dalamnya. Sedangkan bunga kumis kucing merupakan tandan yang keluar di
ujung cabang dengan warna ungu pucat atau putih.
Manfaat Kandungan Kumis Kucing

Kandungan senyawa aktif dalam kumis kucing juga banyak seperti halnya herbal lainnya.
Beberapa senyawa aktif yang terkandung adalah anthosiphon, glikosida, miyak atsiri, sponin,
sapofonin, kalium, zat samak,orthosiphonglikosida, minyak lemak, garam kalium (0,6-
3.5cYo) dan myoinositol. Senyawa aktif tadi menimbulkan efek farmakologis berupa
antiradang, menghancurkan batu saluran kemih, serta sebagai diuretik atau peluruh. Karena
efek tersebut, kumis kucing efektif digunakan dalam pengobatan infeksi saluran kemih,
radang ginjal, batu ginjal, batu empedu, dan radang prostat.

Kumis Kucing Kumis kucing dipercaya mampu mengobati penyakit batu ginjal dan masalah
kantong empedu. Khasiat ini disponsori oleh kandungan antialergi, antihipertensi,
antiinflamasi, dan diuretik sehingga dapat meluruhkan batu ginjal. Kumis kucing juga
dipercaya dapat mengatasi hipertensi dengan rajin mengonsumsi daun kumis kucing yang
biasa diolah dalam bentuk jamu. Khasiat ini diperoleh dari daun kumis kucing dengan
kandungan metilripariokromen yang mampu menghambat respons konstraksi otot polos
dinding pembuluh darah sehingga tekanan darah cenderung menurun.

Cara Mengolah Kumis Kucing

Bagian kumis kucing yang dimanfaatkan sebagai obat adalah bunga dan daunnya, walaupun
bagian lain dari tanaman ini juga bisa digunakan sebagai obat. Manfaat kumis kucing dapat
dikonsumsi dengan cara direbus daun ataupun bunganya, atau bisa juga dengan
mengeringkan daun maupun bunganya untuk kemudian diseduh air hangat.

(faktaherbal.com/manfaat-kumis-kucing/)
Kandungan Tanaman Kumis Kucing (http://agroteknologi.web.id/kandungan-dan-
manfaat-tanaman-kumis-kucing/)

tanaman kumis kucing memiliki berbagai macam senyawa kimia yang dibutuhkan makhluk
hidup lainnya, berikut ini kandungannya :

- Garam kalium
- Glikosida Orthosiphonim
- Mionositol
- Minyak atsiri
- Saponin
- Sapofonin
- Sinensetis
- Zat samak
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kumis Kucing Tanaman kumis kucing adalah
tanaman obat yang banyak digunakan untuk menyembuhkan dan mengatasi beberapa
penyakit dengan baik. Tanaman ini termasuk dalam famili Lamiaceae dengan ordo Lamiales
yang memiliki bentuk hampir menyerupai kumis kucing.

Tanaman ini terkenal karena memiliki kandungan yang tinggi dan juga merupakan obat
alternatif untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti ginjal, anti radang, memperlancark
air seni dan lainnya. Berdasarkan tingkat taksonominya, tanaman kucing ini dapat
diklasifikasi dan morfologi sebagai berikut :

Klasifikasi tanaman kucing

Kingdom : Plantae ( Tumbuhan )

Subkingdom : tracheobionta ( Tumbuhan berpembulu )

Super Divisi : Spermatophyta ( Menghasilkan biji )

Divisi : Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga )

Kelas : Magnoliopsida ( berkeping dua / dikotil )

Sub kelas : Asteridae

Ordo : Lamiales
Famili : Lamiaceae

Genus : Orthosiphon

Spesies : Orthosiphoon staineus Benth.

Morfologi tanaman kumis kucing

Morfologi tanaman kumis kucing, dapai dilihat berdasarkan ciri ciri tanaman kumis kumis
diantara yaitu :

1. Akar

Akar tunggang, berbetuk bulat, dan berserabut banyak. Akar tanaman ini berdiamater 1-2 mm
dengan pangkal ujung kecil yang berwarna kekuningan dengan panjang mencapai 25 30 cm
yang akan menembus permukaan tanah

2. Batang

Batang berbentuk segi empat, berwarna keungguan hingga kehijauan dengan diameter 1-2
cm, bercabang banyak dan terdapat ruas pada bagian bawah batang. Selain itu, batang
tumbuh dengan tegak mencapai ketinggian 2-3 meter bahkan lebih tergantung jenis dan
varietesnya.

3. Daun

Daun berbentuk oval memanjang dengan panjang 1-2 cm, memiliki bagian tepi merata, dan
juga pertulangan yang tampak berwarna keputihan. daun ini berwarna hijau muda hingga
hijau tua. Daun juga memiliki pertangkai pendek dengan panjang kurang dari 1 cm dengan
warna kecoklatan hingga kehijaun.

3. Bunga

Bunga terdiri dari dua bagian yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk. Bunga tunggal
berbentuk bibi, mahkota berwarna putih hingga keungguan, bagian tas di tutupi dengan
rambul halus dan pendek berwarna keungguan. Sedangkan bunga majemuk berwarna putih
keungguan, panjang menca[ai 7-29 cm dan di tutupi rambut halus dengan panjang 1-6 mm,
kelopak bunga berurat, pangkal rambut pendek dan juga jarang.

4. Biji

Biji berwana kehitaman, berbentuk pipih dan juga lonjong yang berukuran 1-2 mm bahkan
lebih. Biji ini dapat di perbanyak secara generatif.

(http://fredikurniawan.com/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-kumis-kucing/)
Manfaat Tanaman Kumis Kucing Untuk
Batu Ginjal
Salah satu tanaman herbal yang terdapat banyak di sekitaran kita adalah kumis kucing. Ada
yang belum tahu apa itu tanaman kumis kucing? Rasanya semua sudah pada tahu ya, akan
tetapi mungkin hanya segelintir orang yang mengetahui manfaat dari tanaman kumis kucing.
Dan pada postingan kali ini kami akan membahas bagaimana cara mengobati batu ginjal
dengan tanaman kumis kucing. Silahkan untuk membaca artikel ini sampai tuntas!

Kumis kucing yang memiliki nama lain Orthosiphon Aristatus adalah salah satu tanaman
herbal asli tumbuh di negara Indonesia yang termasuk kedalam kategori tanaman keluarga
Lamiaceae. Tanaman kumis kucing telah masuk kedalam kategori tanaman herbal
dikarenakan tanaman ini memiliki kandungan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh dan
kebanyakan orang tanaman ini dijadikan sebagai bahan pengobatan atau terapi. Sudah sejak
lama tanaman kumis kucing diyakini mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit salah
satunya seperti penyakit batu ginjal.
Ada juga mereka yang menjadikan tanaman kumis kucing ini sebagai tanaman hias. Bagian
tanaman kumis kucing yang dijadikan sebagai bahan terapi dalam berbagai pengobatan
adalah daunnya. Daun kumis kucing memiliki kandungan kalium dan glikosida orthosiponin,
dimana kandungan tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh.
Masyarakat lebih sering menggunakan tanaman kumis kucing untuk dijadikan sebagai bahan
terapi pengobatan herbal. Jenis daun yang dipakai bisa masih basah ada juga yang sudah
dikeringkan, tergantung bagaimana resep yang direkomendasikan oleh ahli pengobatan
tradisional. Di negara Indonesia daun kumis kucing bermanfaat untuk peluruh air kemih, dan
dijadikan untuk bahan pengobatan rematik oleh pendduk india di perkampungan. Selain itu
kegunaan tanaman kumis kucing juga bisa dijadikan sebagai obat batuk, masuk angin, encok
dan konstipasi.
Bagian daun kumis kucing bisa dijadikan sebagai obat untuk menyembuhkan batu ginjal,
radang ginjal, spilis, kencing manis, rematik, albuminuria, dan penurun kadar gula darah
tinggi. Penggunaan luar kini juga telah memanfaatkan sifat antibakterinya, contohnya untuk
menghilangkan rasa gatal akibat alergi. Keampuhan tanaman kumis kucing sebagai bahan
pengobatan ini tidak lepas dari kandungan senyawanya seperti kandungan zat samak,
glikosida orthisiponin, saponin, mineral seperti mionositol, kalium, sapofonin, dan sinensetin.
Dengan banyaknya kandungan dari tanaman kumis kucing ini telah membuat masyarakat
tidak ragu lagi dalam mengonsumsi tanaman ini sebagai obat penyakit salah satunya untuk
penyakit batu ginjal.
Sumber : http://qncjellygamatasli.com/manfaat-tanaman-kumis-kucing-untuk-batu-ginjal/
http://obatasamlambungtradisional.com/obat-herbal-untuk-menyembuhkan-ginjal-bocor/

(https://kumparan.com/aris-doank/manfaat-tanaman-kumis-kucing-untuk-batu-ginjal-
1508487305752)
ciri-ciri tanaman kumis kucing
1. Akar

Berakar tunggang, bentuk bulat, berkayu dan bercabang-cabang, ujung


percabangan ukurannya semakin mengecil, berwarna putih
kekuningan, panjangnya bisa mencapai lebih dari 25 cm. Batangnya
berbentuk persegi empat agak beralur, berwarna hijau keunguan dan
berdiameter sekitar 1,5 cm, bercabang-cabang dan pada ruas-ruas
batang bagian bawah keluar akar.

2. Daun

Daun berbentuk bulat telur, lonjong, berwarna hijau, panjang < 10 cm


dan lebar 3 5 cm. Tangkai berbentuk bulat, berwarna ungu kehijauan,
atau hijau tergantung varietas. Posisi daun pada batang berhadapan
dan selang-seling, tulang daun bercabang-cabang.

3. Bunga

Bunga dibagi 2 yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk.

Bunga tunggal berbentuk bibir, mahkota berwarna putih atau putih


keunguan. Bagian atas mahkota ditutupi rambut pendek berwarna
putih keunguan. Ujung helai bunga berbentuk tumpul dan bundar.
Benang sari mencuat keluar menyerupai kumis kucing, karena itu
dikenal dengan nama kumis kucing.
Bunga majemuk keluar dari ujung percabangan, berwarna putih
atau putih keunguan, panjang sekitar 7 29 cm dan ditutupi oleh
rambut dengan panjang 1 6 mm, kelopak bunga berurat, pangkalnya
berambut pendek dan jarang sedangkan di bagian teratas gundul.

4. Biji

Biji kumis kucing yang masih muda berwarna putih kehitaman dan biji
yang sudah tua berwarna cokelat kehitaman. Bentuk biji bulat lonjong,
berukuran sekitar 1 mm.
(http://farmasitanamanobattanaman.blogspot.co.id/2016/01/1.html)
Pengertian dan Ciri-Ciri Kumis Kucing
Diposting oleh design di 20.09.00

Yenisafira.com - Kumis kucing atau nama latinnya yang disebut sebagai Orthosiphon
aristatus adalah salah satu tanaman yang merupakan tanaman obat asli yang berasal dari
Indonesia, tanaman ini mempunyai banyak manfaat dan kegunaan yang dapat
menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini merupakan tanaman family
lamiaceae/labiateae.

Ciri-ciri tanaman ini adalah berbatang basah, batang pohon kumis kucingnya yang berbentuk
segi empat, serta sangat mudah dipatahkan dan kumis kucing ini mempunyai ketinggian yang
dapat mencapai satu setengah meter.

Kumis kucing dalam bahasa Jawa biasanya disebut remujung , jika dalam bahasa Madura
biasanya disebut se-Salaseyan, songkot koceng dan kumis kucing dalam bahasa Sunda juga
disebut kumis kucing, sama seperti Melayu dan Sumatra.

Kandungan yang terdapat dalam tanaman kumis kucing adalah Orthosiphon glikosida, zat
samak berupa sinensetin, minyak asiri, minyak lemak, saponin, sapofonin, garam kalium,
myoinositol, serta kumis kucing juga memiliki kandungan zat bioaktif organik seperti b-
caryophyllene, belemene, humulene, b-bourbonene, 1-octen-3-ol and caryophyllene oxide
yang bermanfaat bagi tubuh.

Kumis kucing ini juga banyak memiliki manfaat bagi kesehatan kita antara lain dapat
mengobati rematik, mengobati batuk, mengobati asam urat, mengatasi masuk angin,
mengobati keputihan, mengobati sembelit, mengobati kencing manis, dapat mengobati
diabetes, mengobati sakit pinggang, mengobati hipertensi, dapat mengobati sipilis,
menghilangkan rasa gatal akibat alergi, serta juga dapat mengobati radang ginjal.

Oh ya, kumis kucing juga dapat menyembuhkan penyakit batu ginjal dan penyakit susah
kencing lho. Untuk meyembuhkan penyakit batu ginjal dengan cara ambil enam gram kumis
kucing, tujuh pohon meniran, sediakan air 110 ml dan dibuat infus, lakukan cara ini dengan
rutin dengan minum dua kali sehari, masing-masing 100 ml.

Dan cara untuk menyembuhkan penyakit susah kencing adalah rebus 1/4 genggam kumis
kucing, campurkan dengan air satu gelas, rebus sampai tersisa menjadi setengah gelas.
Lakukanlah cara ini dengan rutin dengan minum dua kali sehari, masing-masing setengah
gelas.

(http://profitniaga.blogspot.co.id/2015/07/pengertian-dan-ciri-ciri-kumis-kucing.html)
Manfaat Daun Kumis kucing untuk penyakit batu ginjal

Kumis kucing mngandung glikosida orthosiphonin diyakini untuk melarutkan asam urat,
fosfat, dan oksalat, kandung kemih, kandung empedu dan batu ginjal dari tubuh dan saluran kemih.

Penelitian terbaru di Asia Tenggara dengan percobaan selama 1-6 bulan, menunjukkan
bahwa pasien yang mengkonsumsi teh daun kumis kucing yg dibuat dari 4g daun kering yang di
campur 750 ml air mendidih, dirilis kemih 0.5 cm batu dalam ukuran untuk 40% dari pasien, dan lain
20% dari pasien menemukan bahwa semua rasa sakit yang sering dirasakan pada penderita batu
ginjal hilang. Dalam sebuh penelitian serupa, sekitar 20% dari pasien dengan keluhan ginjal lainnya
sembuh dan pasien bebas dari rasa sakit dan ketidaknyamanan

Kumis kucing juga digunakan untuk mengobati penyakit atau masalah ginjal dan kandung
kemih karena tindakan diuretik. Hal ini diyakini memiliki sifat antihipertensi dan inflamasi, yang
mengapa praktisi herbal telah menggunakan ramuan ini untuk mengurangi gejala nyeri sendi dan
rematik. Hal ini juga menunjukkan aktivitas antimikroba yang cukup. Tidak heran, ramuan dini
digunakan di beberapa minuman detoksifikasi atau produk yang digunakan untuk merangsang atau
meningkatkan aliran urin.

Istilah diuretik mengacu pada suatu zat yang meningkatkan aliran urin. Hal ini diyakini
bahwa sinensetin dan tetrametoksi-flavon hadir dalam ramuan ini membantu meningkatkan aliran
urin dengan relaksasi otot-otot dinding pembuluh internal. Aksi diuretik ramuan ini juga dapat
dikaitkan dengan Methylripariochromene A. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus
hyperuricicemic, penggunaan kumis kucing ramuan itu terkait dengan penurunan kadar serum asam
urat. Hasil penelitian menunjukkan efek diuretik dan hypouricemic dari ramuan ini pada tikus.

Hal ini diyakini bahwa penggunaan kumis kucing bisa membantu menurunkan tekanan
darah. Efek ini telah dikaitkan dengan kehadiran Methylripariochromene A (MRC) dalam daun
tanaman ini. Studi menunjukkan bahwa MRC memiliki tindakan vasodilatasi. Hal ini juga mengurangi
cardiac output dan meningkatkan aliran urin. Properti ini diyakini bermanfaat dalam pengobatan
tekanan darah tinggi. Tingginya kandungan kalium dalam tanaman ini juga bermanfaat dalam
mengobati hipertensi, kalium membantu dalam mengurangi efek natrium

Tanaman ini juga diyakini memiliki sifat antimikroba dan anti inflamasi. Dalam pengobatan
tradisional, telah digunakan untuk memberikan bantuan dari pembengkakana dan nyeri. Daun dari
tanaman ini digunakan sebagai tapal untuk mendapatkan bantuan dari rasa sakit yang disebabkan
oleh karies gigi (gigi berlubang). Hal ini juga dapat ditumbuk dan digunakan sebagai tapal untuk
meringankan pembengkakan. Karena sifat antimikroba, ia membantu meringankan gejala
peradangan di saluran kemih. Menjadi diuretik, diyakini bermanfaat dalam pembilasan batu ginjal
atau batu empedu

(http://www.ahlinyaobatherbal.com/manfaat-daun-kumis-kucing-untuk-batu-ginjal/)