Anda di halaman 1dari 5

( MEMORANDUM OF AGREEMENT )

SURAT PERJANJIAN
KERJASAMA DANA INVESTASI DENGAN FASILITAS KREDIT BERUPA CREDIT LINE
Nomor :.....................................................

Perjanjian ini dibuat pada hari ........................... Tanggal ................ Tahun 2017 (Dua Ribu Tujuh
Belas) antara Para Pihak yang bertandatangan dibawah ini:
1. Nama : ................................................................
Pekerjaan : ................................................................
Alamat : sesuai KTP (Terlampir)

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Diri Sendiri sebagai Pihak Pemilik Dana (Cash Fund),
yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut PIHAK PERTAMA.
2. Nama : ................................................................
Pekerjaan : ................................................................
Alamat : sesuai KTP (Terlampir)

Bertindak untuk dan atas nama Diri Sendiri sebagai Pihak Pemilik Cash Collateral, yang selanjutnya
dalam perjanjian ini disebut PIHAK PERTAMA.
Bahwa PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA selanjutnya dalam perjanjian ini disebut PARA PIHAK
telah setuju dan sepakat untuk mengikatkan diri dan saling menjaga, menghormati serta memenuhi
isi dari Perjanjian ini (Memorandum of Agreement).
Pasal 1
DASAR PERJANJIAN

PIHAK PERTAMA setuju dan sepakat untuk menempatkan dana senilai Rp .000.000.000.000,-
(........Triliun Rupiah). Sebagai jaminan penempatan dana tersebut, PIHAK KEDUA menerbitkan
jaminan untuk PIHAK PERTAMA berupa fasilitas Credit Line dengan keterangan sebagai berikut:

1. Jenis Fasilitas Credit Line : No. ..................................................................


2. Credit Line atas nama : .........................................................................
3. Nominal : Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah
4. Credit Line : Dibeberapa bank
Jl. ....................................................................
5. Bank Penjamin/Credit Line : Bank ................................................................

Pasal 2
KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA

1. PIHAK PERTAMA menyatakan kesediaannya serta menyanggupi untuk menyediakan dana


investasi senilai Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah) yang akan digunakan secara
bersama-sama PARA PIHAK dengan jaminan berupa Credit Line yang dimiliki oleh PIHAK KEDUA.
2. PIHAK PERTAMA bersedia melampirkan Bukti Dana yang saat ini berada dalam koordinasi dan
kekuasaannya, yang dapat secara langsung diinstruksikan penggunaannya sesuai Kesepakatan
dari PARA PIHAK. Untuk alasan keamanan dan kerahasiaan bank, Bukti Dana PIHAK PERTAMA
hanya akan diperlihatkan langsung kepada PIHAK KEDUA atau Pejabat Bank berwenang pada
bank yang menyimpan Credit Line.
3. PIHAK PERTAMA segera mencairkan serta mendistribusikan atau menyerahkan dana investasi
sebagaimana dimaksud Pasal 2 ayat 1 apabila Credit Line berupa fasilitas kredit milik PIHAK
KEDUA dalam kondisi Unconditional, Clear and Clean serta dibuat melalui proses perbankan
sebagaimana yang berlaku dan telah selesai diverifikasi oleh bank PIHAK PERTAMA, yang
hasilnya dinyatakan dapat diterima atau valid.

Pasal 3
KEWAJIBAN PIHAK KEDUA

1. PIHAK KEDUA menyatakan bersedia dan menyiapkan fasilitas kredit berupa credit line miliknya
sesuai dengan ketentuan yang berlaku senilai Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah).
2. Demi alasan keamanan dan kerahasiaan Bank, PIHAK KEDUA hanya akan memperlihatkan
langsung kepada PIHAK PERTAMA atau Pejabat Bank berwenang pada bank PIHAK KEDUA
dimana Dana Tunai (Cash Fund) milik PIHAK PERTAMA berada disemua bank.
3. PIHAK KEDUA bersedia menjaminkan Credit Line kepada PIHAK PERTAMA.
4. PIHAK KEDUA setuju dan sepakat untuk menerima pencairan dananya secara bertahap, sesuai
regulasi Pihak Bank yaitu sebesar nominal Rp. .............................................
(...................................... rupiah) per Transaksi.

Pasal 4
MEKANISME PELAKSANAAN

Mekanisme pelaksanaan disepakati sebagai berikut:


1. PARA PIHAK bersama-sama menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama ini sebagai dasar
kerjasama pekerjaan/proyek.
2. PARA PIHAK secara bersama-sama menghadap Pejabat Bank atau Pimpinan Cabang Bank
Pelaksana yang sudah ditunjuk oleh PIHAK KEDUA sehubungan dengan kebenaran dan
keabsahan transaksi tersebut.
3. PIHAK KEDUA akan menyerahkan bukti kepemilikan Credit Line kepada Bank Pelaksana senilai
transaksi Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah).
4. PIHAK PERTAMA akan menyerahkan bukti kepemilikan dana berupa Cash Fund / C ek Tunai
senilai Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah) kepada Bank Pelaksana, yang akan
digunakan PIHAK PERTAMA sebagai pembiayaan Cash Fund untuk kerjasama pekerjaan / proyek
antara PARA PIHAK dengan jaminan Credit Line milik PIHAK KEDUA.
5. Selanjutnya PIHAK PERTAMA akan memindah-bukukan (over booking) dana tunai senilai Rp
.000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah) dari rekening milik PIHAK PERTAMA kepada rekening
milik PIHAK KEDUA yang berada pada bank yang sama, atau melalui cara transfer / RTGS antar
bank yang akan disepakati kemudian.
6. Pejabat berwenang Pihak Bank Penjamin menyerahkan Credit Line tersebut kepada PIHAK
PERTAMA sebagai jaminan.
7. PIHAK PERTAMA tidak akan menjaminkan Credit Line tersebut kepada PIHAK KETIGA sampai
masa perjanjian selesai.
8. PIHAK PERTAMA akan menyimpan dan mengamankan credit line atas nama PIHAK KEDUA
tersebut sampai masa jatuh tempo selesai.

Pasal 5
PENGGUNAAN DANA INVESTASI

PARA PIHAK sepakat untuk saling bahu membahu dalam kerjasama investasi ini sesuai Hak dan
Kewajiban masing-masing dengan penggunaan sebagai berikut :
1. PIHAK PERTAMA berhak mengendapkan penggunaan dana investasi sebesar 50% (lima puluh
persen) dari Dana Tunai (Cash Fund) atau setara Rp .000.000.000.000,- (........Triliun
Rupiah), untuk keamanan kerjasama investasi PARA PIHAK.
2. PIHAK KEDUA berhak atas penggunaan dana investasi sebesar 50% (lima puluh persen) dari
Dana Tunai (Cash Fund) atau setara Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah).
Perolehan dana dimaksud berkepentingan untuk Pembiayaan Pembangunan dan
Pengembangan Proyek Trading Proyek Properti Proyek Mega Politan Infrastruktur dan
Humanitarian Proyek Kemanusiaan.
3. PARA PIHAK sepakat bahwa dalam Perjanjian Kerjasama ini tidak menggunakan pola
diskonto melainkan kerjasama, adapun kewajiban yang perlu dikeluarkan hanya fee mediasi,
biaya konsultasi serta biaya-biaya lainnya sebesar sesuai perjanjian Authentic Fee dari nilai
Cash Fund yang diterima atau dimiliki PIHAK KEDUA.
4. Authentic Fee atau fee mediasi dibuat dan dituangkan dalam Addendum tersendiri secara
terpisah. PIHAK KEDUA bersedia memberikan dan atau menginstruksikan Standing
Instruction dari bank PIHAK KEDUA untuk Authentic Fee.

Pasal 6
PERPANJANGAN PENGGUNAAN DANA INVESTASI

1. PARA PIHAK sepakat jika diperlukan dan karena alasan alasan tertentu, maka baik PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA dapat mengusulkan perpanjangan masa penggunaan kerjasama
dana investasi tersebut.
2. Opsi perpanjangan penggunaan dana investasi ini dapat diusulkan dan dilaksanakan untuk
maksimal 4 (empat) kali masa perpanjangan / roll over atau setara dengan 5 (lima) tahun
penggunaan dana.
3. Perpanjangan masa penggunaan dana kerjasama investasi akan dituangkan dalam
Addendum Kontrak yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Perjanjian
ini.

Pasal 7
PENGEMBALIAN DANA KERJASAMA INVESTASI

PARA PIHAK sepakat akan mengembalikan dana investasi yang telah digunakan masing-masing
pihak.
Selanjutnya untuk mengatur pengembalian dana investasi tersebut, maka PIHAK PERTAMA akan
menyediakan Rekening Penampungan yang akan dikonfirmasikan kepada PIHAK KEDUA sebagai
Rekening Penampungan pengembalian dana investasi dari PARA PIHAK. Pengembalian dana
investasi diatur sebagai berikut :
1. Paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum tanggal jatuh tempo (maturity) masing-
masing pihak akan menyetorkan pengembalian dana pinjaman masing-masing sebesar Rp
.000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah) yang menjadi tanggungjawabnya kedalam Rekening
Penampungan senilai Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah) maka PIHAK PERTAMA akan
mengembalikan Jaminan Pembayaran berupa Credit Line kepada PIHAK KEDUA.
2. Apabila satu dan lain hal ternyata PIHAK KEDUA tidak dapat mengembalikan dana investasi yang
telah digunakan, maka PIHAK PERTAMA meminta kembali Cash Fund yang dijadikan jaminan
dan dipegang / disimpan oleh PIHAK KEDUA. Selanjutnya PIHAK KEDUA akan mengembalikan
pinjaman yang menjadi tanggungjawab PIHAK KEDUA sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai
Cash Fund atau senilai Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah) kepada PIHAK PERTAMA,
maka Perjanjian ini dianggap gugur dengan sendirinya dan selesai / berakhir.
3. Apabila satu dan lain hal ternyata PIHAK KEDUA tidak dapat mengembalikan dana investasi yang
telah digunakannya, maka PIHAK PERTAMA bersama-sama PIHAK KEDUA menghadap Pihak
Bank pemegang / yang menyimpan Cash Fund untuk mencairkan Credit Line yang dijadikan
jaminan dalam Perjanjian ini. Setelah Credit Line dicairkan, selanjutnya PIHAK PERTAMA
mengembalikan kelebihan dana pencairan Credit Line kepada PIHAK KEDUA sebesar 50% (lima
puluh persen) dari nilai Credit Line atau senilai Rp .000.000.000.000,- (........Triliun Rupiah)
kepada PIHAK PERTAMA, maka Perjanjian ini dianggap gugur dengan sendirinya dan selesai /
berakhir.

Pasal 8
SIFAT INSTRUMENT

1. Jenis Credit Line adalah fasilitas kredit atas nama PIHAK KEDUA atau (pemilik Collateral)
2. Cash Fund bersifat unconditional atau pada saat jatuh tempo Cash Fund dapat dicairkan tanpa
syarat oleh pemilik dana atau PIHAK PERTAMA.
3. Dipegang langsung oleh pemilik dana atau PIHAK PERTAMA.
4. Dinyatakan keabsahannya oleh Pimpinan Cabang Bank.

Pasal 9
JAMINAN STATUS DANA DAN PERATURANNYA

1. PIHAK PERTAMA selaku pihak / kuasa pemilik dana investasi menjamin sepenuhnya bahwa dana
investasi yang akan digunakan bersama oleh PARA PIHAK berasal atau diperoleh dengan cara-
cara yang sah dan resmi seusai dengan peraturan perundang-undangan keuangan dan
perbankan yang berlaku di Indonesia.
2. PIHAK PERTAMA menjamin sepenuhnya bahwa dana investasi yang akan digunakan bersama
berasal atau diperoleh bukan dari kegiatan yang melanggar hukum misalnya kegiatan kriminal,
teroris atau pencucian uang.
3. PARA PIHAK sepakat bahwa investasi akan digunakan secara bersama-sama ini diperuntukkan
untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan berguna sesuai aturan hukum yang
berlaku, dan sama sekali tidak dibenarkan untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang melanggar
hukum sebagaimana diatur didalam Negara Kesatuan Republik Indononesia.
4. PARA PIHAK sepakat dan setuju bahwa substansi Perjanjian ini, asal-usul sumber dana, serta
penggunaan dana oleh PARA PIHAK adalah merupakan tanggungjawab PARA PIHAK sebagai
pihak-pihak yang melakukan kerjasama investasi ini. Apabila dikemudian hari terjadi
perselisihan antara PARA PIHAK yang menimbulkan implikasi hukum, baik perdata maupun
pidana serta implikasi hukum yang timbul berkenaan dengan substansi Perjanjian ini seperti
asal usul sumber dana ataupun penggunaan dana tersebut oleh PARA PIHAK, maka hal tersebut
sepenuhnya menjadi tanggungjawab PARA PIHAK yang melakukan Perjanjian dan kerjasama
investasi ini. PIHAK MEDIASI TERKAIT PERJANJIAN INI, BAIK SAKSI, MEDIATOR DAN KONSULTAN
PERBANKAN DIBEBASKAN DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM.

Pasal 10
ADDENDUM

1. Hal-hal yang belum tercantum atau belum cukup diatur secara rinci dalam Perjanjian ini,
akan diatur dan ditetapkan berdasarkan musyawaran oleh PARA PIHAK dalam addendum
tersendiri dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Perjanjian ini.
2. Perubahan atau penambahan klausul terhadap Perjanjian ini atau terhadap ketentuan dalam
Perjanjian ini, hanya dapat dbuat dan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara
PARA PIHAK yang dituangkan dalam satu kesatuan dengan Perjanjian yang dibuat
sebelumnya.

Pasal 11
PERSELISIHAN

Apabila terdapat perbedaan antara PARA PIHAK atas Perjanjian Kerjasama ini maka PARA PIHAK
akan menempuh penyelesaian dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila penyelesaian
perselisihan tidak dicapai dengan cara musyawarah untuk mufakat, maka masing-masing pihak
dapat mengambil langkah hukum melalui kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta atau kantor
Pengadilan lainnya.

Pasal 12
PENUTUP

Demikian Perjanjian Kerjasama ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) dan ditandatangani dengan materai
cukup serta mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Jakarta, ...................... 2017

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

SAKSI-SAKSI

1.
2.

Disahkan Notaris