Anda di halaman 1dari 5

HASIL DISKUSI KELOMPOK 2

Pertanyaan soal pembagian. Jadi begitulah bangsa sumeria

Kelompok 1 Yola Putri Angraini mengembangkan sistem rumit metrologi tersebut.

1. Bagaimana cara mengembangkan sistem rumit


metrologi di Mesir? Kelompok 4 Bayu Tresna

Jawab: Isna Wardani 2. Apakah penulisan angka phanogliph sama dengan

Cara mengembangkan sistem rumit metrologi dengan angka hieroglif?

cara pada matematika babilonia diturunkan lebih dari Jawab: Regina Winanda

400 lempengan tanah liat yang digali sejak 1850.


Ditulis dalam tulisan paku, lempengan ditulisi ketika Isna Wardani

tanah liat masih basah, dan dibakar didalam tungku Saya menambahkan pendapat Regina menurut yang

atau dijemur dibawah matahari. Itu merupakan salah saya baca penulisan phonegliph dan hieroglif hampir

satu cara mengembangkan sistem rumit metrologi dan sama karena sama-sama dituliskan di batu yang isinya

cara lain mengembangkan sistem rumit metrologi bertuliskan sejarah penting dan menggunakan tulisan

adalah karya bangsa sumeria yang membangun kuno. Phoegliph mempunyai dua jenis yaitu informasi

peradaban kuno dimesopotamia. Bangsa sumeria phanogliph lainnya dan informasi rekaman sejarah.

menuliskan tabel perkalian pada lempengan tanah liat Hieroglif ini termasuk merupakan informasi rekaman

dan berurusan dengan latihan latihan geometri dan soal sejarah. Bedanya masyarakat mesir menulisnya di batu,
papurus, dan kayu. Sedangkan phonegliph hanya 2, 3, 4, 5, 6, 10, 12, 15, 20, dan 30 yang membuat perhitungan
tertulis dibatu saja dan kebanyakan berbentuk balok. lebih mudah. Selain itu bangsa Babilonia memiliki real dimana
digit yang tertulis sebelah kiri memiliki nilai lebih besar
Kelompok 5 Endang Srisartika seperti bilangan berbasis 10. Alasan lain juga karena sistem
3. Kenapa pada zaman Babilonia orang-orang Babilonia bilangan yang paling banyak digunakan manusia saat ini
menggunakan bilangan 60? Kenapa tidak 70, 89 atau adalah sistem desimal, yaitu sebuah sistem bilangan berbasis
bilangan lainnya ? 10.
Jawab: T. Putri Faradila Fauzi
Kelompok 7 Alim Tarmizi
Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah bilangan 4. Apa saja pengaruh bangsa sumeria terhadap arkaida?
ini bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama Jawab: Isna Wardani
yaitu: 1, 2, 3, 4, 5, 6. Jadi dengan mudah kita bisa terbayang: Pengaruh bangsa Sumeria terhadap Arkaida adalah
pengembangan budaya antara bangsa Sumeria dan
1/2 jam = 30 menit,
Arkaida sehingga menggunakan dua bahasa atau
1/3 jam = 20 menit, bilingualisme yang menyebar luas di seluruh daerah
Arkaida, kemudian bahasa Arkaida menggantikan
1/4 jam = 15 menit, dan seterusnya
dengan bahasa Sumeria sebagai bahasa resmi di
Pada busur lingkaran yang melambangkan pecahan Mesopotamia. Bahasa tersebut masih digunakan dalam
derajad. Kemajuan besa dalam matematika ini terjadi karena hal-hal tertentu seperti upacara keagamaan, sastra, dan
dua alasan pertama angka 60 memiliki banyak pembagi yaitu bahasa ilmiah sampai abad ke-1 masehi
Jawab: T. Putri Faradila Fauzi
Kelompok 11 Dewi
Phytagoras sudah tahu tentang luas sisi miring ini sejak
5. Apa yang dimaksud dengan perdaban helenistik?
2500 tahun yang lalu. Saat masih muda, Pythagoras
Jawab: T. Putri Faradila Fauzi
berguru kepada Thales (salah satu orang paling
Istilah helenistik dipakai secara tradisional oleh orang
bijaksana di Athena), dan sang guru menyarankan
yunani untuk menyebutkan nama etnik mereka.
Phytagoras muda pergi ke Mesir untuk belajar
Peradaban helenistik adalah fusi atau gabungan dari
matematika.
peradaban yunani dengan peradaban timur dekat.
Dari pengamatan Pythagoras melihat orang-orang
Peradaban ini dinamai dengan "matematika babilonia"
Mesir menggunakan mistar dan tali pembanding untuk
karena peran utama kawasan babilonia sebagai tempat
menghitung tinggi bangunan maka ia terinspirasi
untuk belajar. Pada zaman peradaban helenistik,
untuk membuat hukum matematika untuk menghitung
matematika babilonia berpadu dengan matematika
tinggi dan sisi miring segitiga siku-siku. Dari
yunani dan mesir untuk membangkitkan matematika
kunjungan ke Mesir itulah Pythagoras lalu
yunani.
memperkenalkan prinsip yang kita kenal dengan
hukum Pythagoras. Pada tahun 2450 SM, orang-orang
Kelompok 12 Lili Maryani
Mesir kuno telah memulai perhitungan tentang unsur-
6. Kelebihan bangsa banilonia adalah sistem phitagoras,
unsur segitiga dan menemukan segitiga keramat
apakah sama dengan phitagoras yang kita pelajari
dengan sisi-sisi 3, 4 dan 5.
sekarang?
Dalam perancangan Piramida Cherpen, orang-orang
Mesir Kuno menggunakan konsep Segitiga Suci
Mesir (Sacred Triangle) dengan perbandingan sisi-
sisinya 3:4:5 yang dengan nama lain disebut sebagai Kelompok 10 Reskiatu Novia Alhikmah
segitiga Phytagorean dan pada Piramida Khufu disebut 7. Jelaskan perkalian dan pembagian dua bilangan dan
Segitiga Emas (The Golden Triangle). Dengan berikan contohnya?
mengukur batang menurut garis dari jaringan geometri Jawab: Isna Wardani
diheptagonal. Proyek Piramida Cherpen dan Khufu Perkalian dari dua bilangan dapat diselesaikan dengan
menggunakan metode pengukuran dan nilai esoteric cara menggandakan secara berurutan salah satu dari
yang berbeda. Dengan kata lain, teorema phytagoras bilangan tersebut dan kemudian menambahkan
pada zaman mesir dulu sama dengan teorema pengulangan yang sesuai untuk memperoleh
phytagoras yg kita pakai pada zaman sekarang ini. hasilkalinya. Untuk mencari hasil kali 14 dan 12,
misalnya, kita asumsikan bilangan yang akan dikalikan
adalah 12, dengan cara menggandakan bilangan itu
(mengalikannya dengan dua) diperoleh:

1 12 2 + 4 + 8 = 13
2 24 24 + 48 + 96 = 168
4 48 Pembuktian menggunakan perkalian biasa
14 x 12 = 168
8 96

Pembagian dari dua bilangan caranya sama dengan


cara perkalian diatas, bedanya yang pertama kali
dijumlahkan adalah hasil kali antara bilangan
penggandaan dengan bilangan yang akan dikalikan.
Saya ambil contoh pembagian antara 296 : 8.
1 8
2 16
4 32
8 64
16 128
32 256

256 + 32 + 8 = 256
32 + 4 + 1 = 37
Pembuktian dengan perkalian biasa
256 : 8 = 37