Anda di halaman 1dari 7

GELOMBANG DAN OPTIK

REKAYASA IDE
MEMBUAT LENSA CEMBUNG SEDERHANA
DOSEN PENGAMPU : Drs. HENOK SIAGIAN M.Si

OLEH
KELOMPOK III
KIKI HASTARI TOGATOROP (4151121034)
MUHAMMAD POSO NASUTION (4151121042)
MILA RAHMI RANGKUTI (4152121028)
NANA TRIANA (4151121043)
NINGSIH ISWARI (4152121030)
FISIKA DIK C 2015

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN


T.P. 2016/2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan
rekayasa ide tentang pembuatan lensa cembung sederhana dengan baik
meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga penulis berterima kasih pada
Bapak Drs.Henok Siagian M.Si., selaku Dosen pengampu mata kuliah Gelombang
Dan Optik yang telah memberikan tugas ini.
Penulis sangat berharap laporan rekayasa ide ini dapat berguna dalam
rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai Pembuatan lensa
cembung sederhana. Penulis juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam laporan
ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, penulis
berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan laporan yang telah
penulis buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang
sempurna tanpa saran yang membangun.
Semoga laporan sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi penulis
sendiri maupun orang yang membacanya.

Medan, 20 Mei 2017


Tim Penyusun

Kelompok III
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kemajuan ilmu dan teknologi di era globalisasi seperti ini, memberi


tuntutan yang besar di dalam dunia pendidikan untuk menciptakan sumber daya
manusia yang berkualitas. Seorang individu dikatakan mempunyai kualitas diri
terlihat pada kemampuannya untuk menyelesaikan pendidikan tepat pada
waktunya dengan hasil belajar yang baik. Adapun permasalahan pendidikan saat
ini adalah semakin rendahnya mahasiswa berfikir kreatif dan inovatif.
Kondisi seperti itu sering terjadi dalam pembelajaran mahasiswa, dengan
pokok bahasan Membuat suatu Rekayasa Ide,yaituMembuat Lensa Cembung
Sederhana (lup). Dalam pembuatan rekayasa ide ini mahasiswa diharapkan dapat
berfikir kreatif-inovatif,berinteraksi dengan temannya, dan menjelaskan ide-
idenya. Dalam rekayasa ide ini kami akan mencoba untuk membuat lensa cebung
sederhana. Diharapkan setelah percobaan ini kami dapat mengerti dan memahami
cara pembuatan lensa cembung sederhana dan cara kerjanya.
Lensa adalah benda bening yang dibatasi dua bidang lengkung. Dua bidang
lengkung yang membentuk lensa dapat berbentuk silindris atau bola. Lensa
silindris memusatkan cahaya dari sumber yang jauh pada suatu garis, sedang
permukaan bola yang melengkung ke segala arah memusatkan cahaya dari sumber
yang jauh pada suatu titik.

Jenis-jenis Lensa
Ada dua jenis lensa, yaitu lensa cembung dan lensa cekung. Lensacembung
(konveks / convex) memiliki bagian tengah lebih tebal daripada bagian tepinya.
Sinar-sinar bias pada lensa ini bersifat mengumpul (konvergen). Oleh karena itu,
lensa cembung bersebut lensa konvergen.
B. Tujuan
1. Mengetahui definisi lensa cembung.
2. Mengetahui cara membuat lensa cembung sederhana.
3. Mengetahui kegunaan lensa cembung sederhana.
4. Mengetahui prinsip kerja lensa cembung sederhana.
5. Membangkitkan kreatifitas mahasiswa mengenai lensa.

C. Manfaat
1. Pembaca atau mahasiswa lebih mengetahui lensa cembung (lup).
2. Mahasiswa menjadi lebih kreatif dan inovatif.
3. Mahasiswa atau pembaca dapat mengetahui cara pembuatan lensa cembung
sederhana.
BAB II
GAGASAN

A. KONDISI KEKINIAN
Kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia juga belum memuaskan.
Hasil kajian United Nation Development Project(UNDP) tahun 2005
menyebutkan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesiamenempati
peringkat 110 di dunia, dan di Asean pun Indonesia ketinggalan dari Negara-
negara tetangga kita seperti Singapura, Brunei, Malaysia, Thailand, Philipina, dan
Vietnam (Hendayana, 2007).
Rendahnya hasil belajar Siswa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor
internal dan faktor eksternal. Kreativitas merupakan salah satu faktor internal
yang dapat mempengaruhi rendahnya hasil belajar mahasiswa. Kreativitas
merupakan kemampuan mahasiswa untuk membuat, melahirkan sesuatu yang
baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik dalam karya baru maupun
kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada yang meliputi aspek rasa ingin tahu,
keterbukaan terhadap pengalaman, toleransi terhadap resiko, dan penuh energi.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indonesian Education Sector
Survey Repor, menjelaskan bahwa pendidikan di Indonesia hanya menekankan
pada keterampilan-keterampilan rutin dan hafalan semata. Anak biasanya tidak
didorong mengajukan pertanyaan dan menggunakan daya imajinasinya,
mengajukan masalah-masalah sendiri, mencari jawaban-jawaban terhadap
masalah atau menunjukan banyak inisiatif. Jika hal tersebut dibiarkan, artinya
apabila siswa terus dikekang oleh guru dalam proses pembelajaran, dikhawatirkan
akan berdampak negatif terhadap pengembangan kreativitas siswa.
Kondisi seperti itu sering terjadi dalam pembelajaran siswa, dengan pokok
bahasan Rekayasa Ide,yaituMembuat Lensa Cembbung Sederhana. Dalam
penugasan Rekayasa Ide ini bertujuan untuk melatih mahasiswa berpikir kereatif
dan inovatif untuk membuat gagasan dan membuat produk tertentu.
B. LANDASAN TEORI
Lensa
Lensa adalah benda bening yang dibatasi oleh bidang lengkung. Pada
pembahasan Lensa dianggap tipis sehingga dapat diabaikan apa yang terjadi
dengan sinar Didalam lensa dan pembahasan hanya pada pembiasan di permukaan
lensa. Ada dua jenis lensa, yaitu lensa cembung dan lensa cekung. Lens acembung
(konveks / convex) memiliki bagian tengah lebih tebal dari pada bagian tepinya.
Sinar-sinar bias pada lensa ini bersifat mengumpul (konvergen). Oleh karena itu,
lensa cembung bersebut lensa konvergen.
Kegunaan lensa cembung
1. Kacamata bagi orang yang rabun dekat (hipermetropi)
2. Lensa objektif dan okuler pada teropong bintang & teropong medan.
3. Lensa objektif pada teropong panggung.
4. Lensa pemfokus pada mesin fotokopi dan kamera.
5. Lensa pada lup dan mikroskop.

Cara pembuatan
1. Siapkan sebuah botol bekas,saya sarankan botol floridina karena bentuknya
yang agak sedikit cekung.

2. Gambar pola lingkaran di bagian botol yang sedikit cembung,pola lingkaran


dapat disesuai kan dengan ukuran lensa cembung yang ingin dibuat.Buat
pola sebanyak 4 lingkaran.
3. Gunting pola lingkaran tadi,lalu tumpuk menjadi dua buah hingga berbentuk
seperti kaca cembung. Seperti ini.
4. Lem pinggiran kedua lingkaran yang sudah disatukan tadi menggunakan lem
UHU
5. Setelah lem kering,celupkan kaca cembung ke dalam air,otomatis air akan
masuk melalui celah lingkaran yang tidak di lem tadi. Isi air hingga penuh lalu
tutup kembali celah tersebut menggunakan lem.
6. Kaca cembung pun siap digunakan.Walaupun kualitasnya tidak sebagus kaca
cembung yang terdapat pada kacamata,namun tulisan kecil masih bisa terbaca
dengan jelas.

DAFTAR PUSTAKA

Kanginan, M. (2006). Fisika. Jakarta: Erlangga


Kamajaya, Linggih, S. (1985). Penuntun Pelajaran Fisika Bandung: Ganeca
Exact
Knight, J. and N. Schlager. (2002). Science Of Everyday Vol. 2. Michigan: Gale
Group
Halliday, D., and R. Resnick. (1996). Fisika (terj. P. Silaban dan E. Sucipto),
Jakarta: Erlangga