Anda di halaman 1dari 10

SOAL UKDI

ULKUS DURUM/SIFILIS PRIMER

1. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke PKM dengan keluhan luka

dikemaluan. Keluhan dirasakan sejak 2 hari yang lalu. Pasien pernah

berhubungan seksual dengan pekerja seks komersial (PSK) sekitar sebulan

yang lalu. Pada status dermatologikus didapatkan ulkus soliter di glans penis.

Ulkus keras, tidak terasa nyeri, dasar bersih dan tepi rata. Tidak dijumpai

pembesaran KGB regional. Apakah diagnosis yang paling tepat?

a. Ulkus banal

b. Ulkus mole

c. Ulkus durum.

d. Kompleks primer

e. Ulkus bubonum

2. Organisme apa penyebab untuk kasus no. 1 di atas ?

a. Candida Albicans

b. Treponema Pallidum.

c. Haemophilusducreyi

d. Virus Herpes Simplex

e. Chlamydia Trachomatis

3. Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke praktik dokter umum dengan

keluhan luka pada penis. Keluhan diawali dengan munculnya gelembung-

gelembung kecil yang makin lama makin mengelupas dan menjadi luka tanpa
rasa nyeri. Pasien bekerja sebagai pramusaji. Pemeriksaan yang paling

tepat dilakukan adalah

a. Pewarnaan Gram dan NaCl

b. Kultur bakteri dari sediaan apus

c. VDRL dan TPHA.

d. IgG dan IgM anti HSV

e. Antibodi monoklonal

4. Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke praktek dokter umum dengan

keluhan luka dikemaluan. Keluhan dirasakan sejak 4 hari yang lalu. Pada

status dermatologikus didapatkan ulkus soliter di glans penis. Ulkus keras,

tidak terasa nyeri, dasar bersih dan tepi rata. Obat Apakah yang cocok

pada kasus ini?

a. Benzatin Penisillin G.

b. Ciprofloxacin

c. Imipenem

d. Amokasin

e. Sulfa metoksazol trimetoprim

5. Alternatif lain bagi yang alergi Penisilin adalah

a. Amoksan

b. Eritromycin

c. Tiabendazol

d. Gameksan

e. Doksisiklin.
6. Seorang wanita berusia 23 tahun datang ke praktek dokter umum dengan

keluhan luka dikemaluan. Keluhan dirasakan sejak 3 hari yang lalu. Pada

status dermatologikus didapatkan ulkus soliter di labia minor. Ulkus keras,

tidak terasa nyeri, dasar bersih dan tepi rata. Dan setelah diperiksakan

hasil test VDRL dan TPHA menunjukkan hasil yang reaktif. Pengobatan yang

aman untuk ibu dan janinnya yang digunakan untuk sifilis pada masa

kehamilan adalah

a. Ciprofloxacin

b. Imipenem

c. Amokasin

d. Benzatin penisillin G.

e. Sulfa metoksazol trimetoprim

7. Masa Inkubasi dari sifilis primer yaitu

a. 2-4 minggu.

b. 1 minggu

c. 6-8 minggu

d. 30 hari

e. 3 bulan

8. Penularan tersering pada kasus sifilis yaitu melalui

a. Kontak seksual dengan lesi atau cairan tubuh .

b. Transplasenta dari ibu yang menderita sifilis ke janinnya

c. Tranfusi darah
d. Tusukan dengan instrumen yang terkontaminasi seperti yang digunakan

untuk tato

e. Atau dapat terjadi melalui seks oral

9. Manakah gambar yang termasuk ulkus durum dibawah ini

a.

b.

c.
d. .

e.

10. Bagaimana prognosis pada penyakit ini (sifilis primer)?

a. Baik dengan pengobatan.

b. Baik tanpa pengobatan

c. Baik

d. Jelek

e. Baik dengan pengobatan maupun tanpa pengobatan


PEMBAHASAN

1. Jawaban : C. Ulkus durum

Pada pasien ini terkena sifilis I di mana manifestasi klinisnya dimulai dengan

makula, papula yang kemudian menjadi papula erosif, atau ulkus durum

dengan sifat yang khas, yaitu biasanya soliter, berbetuk bulat atau lonjong,

tepi teratur berbatas tegas, dinding tidak menggaung, permukaan bersih

dengan dasar jaringan granulasi berwarna merah daging, pada perabaan ada

indurasi dan tidak nyeri tekan. Afek primer ini umunya terletak di genital,

tetapi dapat pula terjadi di ekstragenital. Afek primer ini dapat sembuh antara

3-10 minggu.

A. Ulkus molle : Ulkus tepi tidak rata, bergaung, dasar ulkus di tutupi

jaringan nekrotik dan eksudat, ulkus mudah berdarah, tidak ada papul dan

vesikel, lesi multiple, indurasi (-), tanda radang (+), pembesaran kelenjar

getah bening inguinal (-)


2. Jawaban : B. Treponema Pallidum

Organisme penyebab sifilis primer/ulkus durum adalah Treponema

pallidum termasuk bakteri gram negatif, berbentuk spiral yang halus,

ramping, dengan panjang kisaran 11 m dengan diameter antara 0,09 0,18

m. Organisme ini sangat agresif sehingga menyerang hampir semua organ

dalam tubuh, dan sangat kuat sehingga bisa menghindari sistem kekebalan

tubuh yang sehat dan kadang-kadang bahkan antibiotik dosis masif

sekalipun.

A. Candida Albicans : Kandidosis

C. Haemophilusducreyi : Ulkus Molle (Chancroid)

D. Virus Herpes Simplex : Herpes Simplex

E. Chlamydia Trachomatis : Limfogranuloma Venerum

3. Jawaban : C. VDRL dan TPHA

Pasien ini terkena sifilis di mana manifestasi klinisnya dimulai dengan

makula, papula yang kemudian menjadi papula erosif atau ulkus durum

dengan sifat yang khas, yaitu biasanya soliter, berbentuk bulat atau lonjung,
tepi teratur berbatas tegas, dinding tidak menggaung, permukaan bersih

dengan dasar jaringan granulasi berwarna merah daging, pada perabaan ada

indurasi dan tidak nyeri tekan. Afek primer ini umunya terletak di genitalia,

tetapi dapat pula terjadi di ekstragenital. Pemeriksaan yang dapat dilakukan

adalah tes serologi dengan antigen termasuk salah satunya adalah tes VDRL

dan TPHA.

4. Jawaban : A. Benzatin Penisillin G

Pada pasien ini di diagnosa sifilis di mana drug of choice untuk kasus ini

yaitu Benzatin Penisillin G 2,4 juta IU, injeksi IM dosis tunggal.

Note : sebelum inj. Benzathine penicillin lakukan uji penicillin dahulu untuk

memastikan pasien tidak alergi.

5. Jawaban : E. Doksisiklin

Apabila didapatkan adanya alergi terhadap penisillin maka alternatif lain

yaitu Doksisiklin 100 mg per oral, 2x/hari selama 30 hari.

6. Jawaban : D. Benzatin Penisillin G

Benzatin Penicillin G 2.4 juta unit im single dose merupakan Drug of choice.

Penicillin G adalah obat pilihan terbaik untuk pengobatan semua tahap sifilis

dan merupakan satu-satunya pengobatan dengan keberhasilan yang di

gunakan untuk sifilis pada masa kehamilan.


7. Jawaban : A. 2-4 minggu

Masa inkubasi untuk sifilis primer yaitu 2-4 minggu setelah senggama.

C. 6-8 minggu pada sifilis sekunder.

8. Jawaban : A. Kontak seksual dengan lesi atau cairan tubuh

Penularan pada kasus sifilis terbanyak melalui kontak seksual dengan lesi

atau cairan tubuh secara langsung, yang biasanya dengan masa inkubasi 2-

4 minggu. Di mana manifestasi klinisnya dimulai dengan makula, papula

yang kemudian menjadi papula erosif, atau ulkus durum dengan sifat yang

khas, yaitu biasanya soliter, berbetuk bulat atau lonjong, tepi teratur berbatas

tegas, dinding tidak menggaung, permukaan bersih dengan dasar jaringan

granulasi berwarna merah daging, pada perabaan ada indurasi dan tidak nyeri

tekan. Akan tetapi, selain kontak seksual sifilis juga dapat terjadi pada

transplasenta dari ibu yang menderita sifilis ke janinnya yang nantinya dapat

menyebabkan terjadinya sifilis kongenital, tranfusi darah, tusukan dengan

instrumen yang terkontaminasi seperti yang digunakan untuk tato atau dapat

terjadi melalui seks oral.

9. Jawaban : D.

Ulkus durum manifestasi klinisnya


dimulai dengan makula, papula yang
kemudian menjadi papula erosif, atau
ulkus durum dengan sifat yang khas,
yaitu biasanya soliter, berbetuk bulat atau
lonjong, tepi teratur berbatas tegas,
dinding tidak menggaung, permukaan
bersih dengan dasar jaringan granulasi
berwarna merah daging, pada perabaan
ada indurasi dan tidak nyeri tekan.
10. Jawaban : A. Baik dengan pengobatan

Prognosis sifilis baik dengan pengobatan, sejak ditemukan penicillin. Jika

sifilis tidak diobati, seperempat kasus akan kambuh, 5% akan menjadi sifilis

tersier, 10% akan menjadi sifilis kardiovaskular, neurosifillis pada pria (9%)

dan wanita (5%), dan 23% meninggal. Pada sifilis dini yang diobati, angka

penyembuhan mencapai 95%.