Anda di halaman 1dari 11

Contoh Model Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP/MTs .


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII /2
(RPP) Berkarakter
Materi Pokok : STATISTIKA DAN PELUANG
Sub Materi Pokok : Peluang
Kejadian Acak
Pengertian Ruang Sampel dan Titik Sampel
Menentukan Ruang Sampel
Menentukan Peluang Suatu Kejadian
Frekuensi Harapan

Alokasi Waktu : .. x Menit

A. KOMPETENSI INTI
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong),
santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan
mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar
1.1 Menghargai dan menghayati ajaran agamayang dianutnya.
2.1 Menunjukkan sikap logis, kritis, analitik,konsisten dan teliti, bertanggung jawab,responsif, dan tidak
mudah menyerahdalam memecahkan masalah.
2.2 Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri,dan ketertarikan pada matematika sertamemiliki rasa percaya pada
daya dankegunaan matematika, yang terbentukmelalui pengalaman belajar.
2.3 Memiliki sikap terbuka, santun, objektif,menghargai pendapat dan karya temandalam interaksi kelompok
maupun aktivitassehari-hari.
3.10 Menemukan peluang empirik dari dataluaran (output) yang mungkin diperolehberdasarkan sekelompok
data.
3.11 Memahami teknik penyajian data dua mvariabel menggunakan tabel, grafi k batang,diagram lingkaran,
dan grafi k garis.
4.8 Mengumpulkan, mengolah, menginterpretasi,dan menyajikan data hasil pengamatandalam bentuk tabel,
diagram, dan grafik.
4.9 Melakukan percobaan untuk menemukanpeluang empirik dari masalah nyata sertamenyajikannya dalam
bentuk tabel dan grafik.
Indikator
Peserta didik diharapkan dapat:
1. Mengenal kejadian acak.
2. Mengenal pengertian ruang sampel dan titik sampel.
3. Mengenal menentukan ruang sampel.
4. Mengenal menentukan peluang suatu kejadian.
5. Mengenal frekuensi harapan.

C. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat:

1
1. Mengenal kejadian acak.
2. Mengenal pengertian ruang sampel dan titik sampel.
3. Mengenal menentukan ruang sampel.
4. Mengenal menentukan peluang suatu kejadian.
5. Mengenal frekuensi harapan.

D. Materi Pembelajaran
1. Kejadian Acak
2. Pengertian Ruang Sampel dan Titik Sampel
3. Menentukan Ruang Sampel
4. Menentukan Peluang Suatu Kejadian
5. Frekuensi Harapan

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Pendekatan ilmiah (scientifict approach)
Model : Siklus Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi
Metode : 1. Ceramah Plus
2. Curah Pendapat
3. Inquiri
4. Pemecahan Masalah
5. Diskusi

F. Media dan Sumber Pembelajaran


1. Media
a. Laptop, CPU
b. LCD Projector
c. Film/Video
d. Gambar/Foto
e. Tabel/Diagram
2. Sumber Belajar
a. Buku Ajar Matematika VIIKurikulum 2013, CV.Sindunata
b. Referensi lain yang relevan
c. Internet (jika tersedia)

G. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-1
Pendahuluan ( menit)
1. Guru memberi salam dan menunjuk ketua kelas untuk memimpin doa bersama.
2. Guru mengondisikan kelas, agar kondusif untuk mendukung proses pembelajaran dengan cara meminta
peserta didik membersihkan papan tulis dan merapikan tempat duduk, menyiapkan buku pelajaran dan
buku referensi yang relevan serta alat tulis yang diperlukan.
3. Guru mengajak peserta didik agar selalu mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di dalam
kehidupan sebagai tanda syukur kepada Tuhan.
4. Guru mengajak peserta didik untuk proaktif dalam pembelajaran yang dilaksanakan.
5. Guru memberi penjelasan tentang cakupan materi yang akan dipelajari beserta tujuan pembelajaran yang
akan dicapai.
6. Guru membuat kesepakatan dengan peserta didik terkait kegiatan yang akan dilakukan (termasuk di
dalamnya tentang pembagian kelompok kerja peserta didik).
7. Guru menampilkan beberapa permasalahan dalam kehidupan terkait materi pembelajaran dalam bentuk
gambar /slide/video.

Kegiatan Inti ( menit)


Mengamati
1. Mencermati permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan kejadian acak.

2
2. Mencermati permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan pengertian ruang sampel dan titik sampel.
3. Mencermati permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan menentukanruang sampel.

Menanya
1. Menanya tentang pengertian kejadian acak.
2. Menanya tentang pengertian ruang sampel dan titik sampel.
3. Menanya tentangmenentukan ruang sampel.

Mengumpulkan informasi
1. Menggali informasi tentang kejadian sehari-hari yang bersifat pasti terjadi, tidak mungkin terjadi, dan
mungkin terjadi dikaitkan dengan peluang kejadian.
2. Menggali informasi tentang kejadian sehari-hari yang bersifat acak atau random, yaitu kejadian yang
hasilnya atau terjadinya tidak dapat dipengaruhi atau dikondisikan dan tidak acak dikaitkan dengan
peluang kejadian.
3. Menggali informasi tentang ruang sample dan titik sampel.

Menalar/Mengasosiasi
1. Menganalisis permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan peluang.
2. Menganalisis konsep peluang secara logis/aksiomatik sebagai rasio atau perbandingan dari jumlah cara
terjadinya suatu peristiwa dibagi dengan jumlah cara terjadi semua kejadian.
3. Menganalisis konsep peluang sebagai tingkat kemungkinan suatu peristiwa terjadi berdasarkan faktor-
faktor kualitatif, pengalaman dengan situasi yang serupa atau intuisi tertentu, misal: peluang seorang calon
bupati terpilih adalah 60%, dsb.

Mengomunikasikan
1. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa yang telah dipelajari, keterampilan atau materi
yang masih perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang ditemukan berdasarkan apa yang
dipelajari mengenai peluang.
2. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, sanggahan dan
alasan, memberikan tambahan informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya
3. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran yang telah diilakukan

Kegiatan Penutup ( menit)


Guru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk:
1. mengevaluasi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya
secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah
berlangsung;
2. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
3. memberi perintah mengerjakan ulangan harian dengan jujur dan tertib di kelas;
4. memberi tugas rumah untuk mengerjakan tugas atau jeniskegiatan siswa lain baik secara berkelompok
dengan baik sesuai perintah guru;
5. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya;
6. menutup kegiatan pembelajaran dengan berdoa bersama sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-
masing.

3
Pertemuan ke-2
Kegiatan Inti ( menit)
Mengamati
1. Mencermati permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan peluang empirik, seperti peluang munculnya
angka pada pelemparan sebuah koin, peluang munculnya angka pada kuis, dan peluang pengambilan
sebuah kelereng pada sebuah kotak.
Menanya
1. Menanya tentang kemungkinan suatu kejadian: misal bagaimana kemungkinan besok terjadi hujan? atau
berapa kemungkinan seorang nasabah datang ke bank dalam sebulan?
2. Menanya tentang peluang, misal: bagaimana alasan, ciri atau sifat peristiwa atau kejadian yang bersifat
pasti, memiliki peluang tinggi atau rendah, atau tidak berpeluang sama sekali?
3. Menanya tentang peluang empirik dari suatu percobaan

Mengumpulkan informasi
1. Menggali informasi tentang probabilitas atau peluang secara sederhana (klasik) melalui percobaaan atau
eksperimen statistik melempar uang logam atau koin, dadu, dsb, terjadinya muka koin pertama atau kedua,
atau terjadinya muka dadu berangka 1, 2, 3, 4, 5, atau 6, dari sejumlah pelemparan serta mencatat hasil
kejadiannya ke dalam table.
2. Menggali informasi tentang probabilitas atau peluang secara empirik melalui melempar berkali-kali sampai
tak terhingga uang logam atau koin, dadu, dsb, kemudian mencatat frekuensi relative terjadinya muka koin
pertama atau kedua, atau terjadinya muka dadu berangka 1, 2, 3, 4, 5, atau 6, serta disajikan ke dalam table.

Menalar/Mengasosiasi
1. Menganalisis peluang suatu kejadian bernilai 0, antara 0 dan 1, dan bernilai 1.
2. Menganalisis peluang empirik berdasarkan hasil percobaaan.

Mengomunikasikan
1. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa yang telah dipelajari, keterampilan atau materi
yang masih perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang ditemukan berdasarkan apa yang
dipelajari mengenai peluang empirik.
2. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, sanggahan dan alasan,
memberikan tambahan informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya.
3. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran yang telah diilakukan.

Kegiatan Penutup ( menit)


Guru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk:
1. mengevaluasi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya
secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah
berlangsung;
2. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
3. memberi perintah mengerjakan ulangan harian dengan jujur dan tertib di kelas;
4. memberi tugas rumah untuk mengerjakan tugas atau jeniskegiatan siswa baik secara berkelompok dengan
baik sesuai perintah guru;
5. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya;
6. menutup kegiatan pembelajaran dengan berdoa bersama sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-
masing.

H. Penilaian

No. Kompetensi Teknik Instrumen Keterangan

4
1. KI 1 dan Observasi Lembar observasi Terlampir
KI 2

2. KI 3 Tes tertulis Pilihan ganda Terlampir


Uraian
Tugas (mandiri atau kelompok)

3. KI 4 Proyek Lembar laporan tugas praktik Terlampir


Lembar laporan tugas proyek

5
Lampiran
Penilaian KI 1

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP SPIRITUAL


(LEMBAR OBSERVASI)
A. Petunjuk Umum
1. Instrumen penilaian sikap spiritual ini berupa Lembar Observasi. Observasi merupakan teknik penilaian
yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun
tidak langsung dengan menggunakan instrument yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati.
Pada jenjang SMP/MTs, kompetensi sikap spiritual mengacu pada KI-1: Menghayati dan mengamalkan
ajaranagama yang dianutnya.
2. Instrumen ini diisi oleh guru yang mengajar peserta didik yang dinilai.
B. Petunjuk Pengisian
Secara periodik, misalnya 1 atau 2 minggu sekali guru melakukan penilaian sikap spiritual peserta
didik.Caranya, guru memberitanda cek () pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh
peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut.
4 = selalu, apabila peserta didik selalu melakukan sesuai pernyataan.
3 = sering, apabila peserta didik sering melakukan sesuai pernyataan dan
kadang-kadang tidak melakukannya.
2 = kadang-kadang, apabila peserta didik kadang-kadang melakukan dan
sering tidak melakukannya.
1 = tidak pernah, apabila peserta didik tidak pernah melakukannya.

C. Lembar Observasi
Kelas : .
Semester : .
TahunAjaran : .
Periode Pengamatan : Tanggal s.d. .

No Aspek Pengamatan

1 Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu.


2 Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan .
3 Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi.
4 Merasakan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat mempelajari ilmu pengetahuan.
5 Melaksanakan ibadah keseharian baik yang diwajibkan maupun yang dianjurkan sesuai
dengan agama yang dianutnya.
Jumlah Skor

6
Lembar Observasi

Aspek Pengamatan

Rerata Skor

Keterangan
Jumlah

Nilai
Nama Peserta
No. Didik 1 2 3 4 5

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Dst

Guru Mata Pelajaran

______________________
NIP.

7
Penilaian KI 2

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP SOSIAL


(LEMBAR OBSERVASI)

A. Petunjuk Umum
1. Instrumen penilaian sikap sosial ini berupa Lembar Observasi. Sikap sosial yang dikembangkan pada
Kompetensi Inti 2 di jenjang SMP/MTs meliputi:
a. jujur
b. kreatif
c. disiplin
d. tanggung jawab
e. toleransi
f. gotong royong
g. santun
h. responsif
i. pro aktif
2. Instrumen ini diisi oleh guru yang mengajar peserta didik yang dinilai.

B. Petunjuk Pengisian
Secara periodik, misalnya 1 atau 2 minggu sekali guru melakukan penilaian sikap sosial peserta didik.Caranya,
guru memberitanda cek () pada kolom skor sesuai sikap sosial yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan
kriteria sebagai berikut.
4 = selalu, apabila peserta didik selalu melakukan sesuai pernyataan.
3 = sering, apabila peserta didik sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukannya.
2 = kadang-kadang, apabila peserta didik kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukannya.
1 = tidak pernah, apabila peserta didik tidak pernah melakukannya.
Guna memudahkan penilian, guru dapat membaca indikator tiap-tiap aspek sosial sebagai berikut.
Tabel Daftar Deskripsi Indikator

Sikap dan Pengertian Contoh Indikator

Tidak menyontek dalam mengerjakan


1. Jujur ujian/ulangan.
adalah perilaku dapat dipercaya dalam perkataan, Tidak menjadi plagiat
tindakan, dan pekerjaan. (mengambil/menyalin karya orang lain
tanpa menyebutkan sumber).
Mengungkapkan perasaan apa adanya.
Menyerahkan kepada yang berwenang
barang yang ditemukan.
Membuat laporan berdasarkan data atau
informasi apa adanya.
Mengakui kesalahan atau kekurangan
yang dimiliki.

2. Kreatif Menghasilkan ide/karya inovatif yang


Kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang dipublikasikan/dipasarkan.
baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik Menghasilkan ide/karya inovatif untuk
dalam bentuk karya baru maupun kombinasi dengan hal- kalangan sendiri/ skala kecil.
hal yang sudah ada, yang belum pernah ada sebelumnya. Memodifikasi dan menggabungkan
beberapa ide/karya untuk menghasilkan
gagasan/karya baru.
Mencoba membuat ide/karya dari
contoh yang sudah ada.
3. Disiplin
adalah tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan Datang tepat waktu.
patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Patuh pada tata tertib atau aturan
bersama/ sekolah.

8
Sikap dan Pengertian Contoh Indikator
Mengerjakan/mengumpulkan tugas
sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Mengikuti kaidah berbahasa tulis yang
baik dan benar.

4. Tanggungjawab
adalah sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan Melaksanakan tugas individu dengan
tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, baik.
terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, Menerima resiko dari tindakan yang
dilakukan.
sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
Tidak menyalahkan/menuduh orang lain
tanpa bukti yang akurat.
Mengembalikan barang yang dipinjam.
Mengakui dan meminta maaf atas
kesalahan yang dilakukan.
Menepati janji.
Tidak menyalahkan orang lain untuk
kesalahan tindakan kita sendiri.
Melaksanakan apa yang pernah dikatakan
tanpa disuruh/diminta.
5. Toleransi
adalah sikap dan tindakan yang menghargai keberagaman Tidak mengganggu teman yang berbeda
latar belakang, pandangan, dan keyakinan. pendapat.
Menerima kesepakatan meskipun
berbeda dengan pendapatnya.
Dapat menerima kekurangan orang lain.
Dapat mememaafkan kesalahan orang
lain.
Mampu dan mau bekerja sama dengan
siapa pun yang memiliki keberagaman
latar belakang, pandangan, dan
keyakinan.
Tidak memaksakan pendapat atau
keyakinan diri pada orang lain.
Kesediaan untuk belajar dari (terbuka
terhadap) keyakinan dan gagasan orang
lain agar dapat memahami orang lain
lebih baik.
Terbuka terhadap atau kesediaan untuk
menerima sesuatu yang baru.
6. Gotongroyong
adalah bekerja bersama-sama dengan orang lain untuk Terlibat aktif dalam bekerja bakti
mencapai tujuan bersama dengan saling berbagi tugas membersihkan kelas atau sekolah.
dan tolong menolong secara ikhlas. Kesediaan melakukan tugas sesuai
kesepakatan.
Bersedia membantu orang lain tanpa
mengharap imbalan.
Aktif dalam kerja kelompok.
Memusatkan perhatian pada tujuan
kelompok.
Tidak mendahulukan kepentingan
pribadi.
Mencari jalan untuk mengatasi perbedaan
pendapat/pikiran antara diri sendiri
dengan orang lain.
Mendorong orang lain untuk bekerja
sama demi mencapai tujuan bersama.
7. Santun Menghormati orang yang lebih tua.
adalah sikap baik dalam pergaulan baik dalam berbahasa Tidak berkata-kata kotor, kasar, dan
maupun bertingkah laku. Norma kesantunan bersifat takabur.
relatif, artinya yang dianggap baik/santun pada tempat Tidak meludah di sembarang tempat.
dan waktu tertentu bisa berbeda pada tempat dan waktu Tidak menyela pembicaraan pada waktu
yang lain. yang tidak tepat.
Mengucapkan terima kasih setelah
menerima bantuan orang lain.

9
Sikap dan Pengertian Contoh Indikator
Bersikap 3S (salam, senyum, sapa).
Meminta ijin ketika akan memasuki
ruangan orang lain atau menggunakan
barang milik orang lain.
Memperlakukan orang lain sebagaimana
diri sendiri ingin diperlakukan.
8. Responsif Tanggap terhadap kerepotan pihak lain
Adalah kesadaran akan tugas yang harus dilakukan dan segera memberikan solusi dan atau
dengan sungguh-sungguh. Kepekaan yang tajam dalam pertolongan.
menyikapi berbagai hal yang dihadapinya dan Berperan aktif terhadap berbagai
kepahaman makna tanggungjawab yang harus dipikul kegiatan sekolah dan/atau social.
adalah ciri utama kepribadiannya. Bergerak cepat dalam melaksanakan
tugas/kegiatan.
Berfikir lebih maju terhadap segala hal.
9. Pro aktif Berinisiatif dalam bertindak terkait
Adalah sikap seseorang yang mampu membuat pilihan dengan tugas/pekerjaan atau sosial.
dikala mendapatkan stimulus. Seseorang yang bersikap Mampu memanfaatkan peluang
proaktif mampu memberi jeda antara datangnya stimulus yang ada.
dengan keputusan untuk memberi respon. Pada saat jeda Memiliki motivasi untuk terus maju
tersebut seseorang yang proaktif dapat membuat pilihan dan berkembang.
dan mengambil respon yang dipandang terbaik bagi Fokus pada hal-hal yang
dirinya. memungkinkan untuk diubah atau
diperbaik.

C. Lembar Observasi
Kelas : .
Semester : .
TahunAjaran : .
Periode Pengamatan : Tanggal s.d. .
Nama Sikap Keterangan
No Peserta
Didik
Tanggung Jawab

Gotong Royong

Rerata Skor
Jumlah
Responsif
Toleransi

Nilai
Pro aktif
Disiplin
Kreatif

Santun
Jujur

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
dst

Guru Mata Pelajaran

______________________
NIP.

10
Penilaian KI 3
Ulangan Harian
1. Dalam pelemparan satu buah mata dadu bermata enam, tentukan:
a. ruang sampel dan titik sampel,
b. titik sampel dengan jumlah 5,
c. titik sampel dengan jumlah lebih dari 10,
d. titik sampel dengan jumlah 13!

2. Percobaan dilakukan dengan cara melempar satu mata uang logam dan sebuahdadu sebanyak satu kali. Sisi
mata uang logam adalah gambar (G) dan angka (A).Sisi mata dadu adalah 1, 2, 3, 4, 5, 6. Tentukan ruang
sampelnya!

3. Dua buah dadu dilambungkan ke atas bersama-sama. Tentukan peluang:


a. Munculnya mata dadu yang berjumlah 7.
b. Munculnya mata dadu 2 pada dadu I.
c. Munculnya mata dadu 6 pada dadu II.

4. Peluang seseorang akan terjangkit penyakit folio di Indonesia adalah 0,00032. Diantara 230 juta penduduk
Indonesia, berapa kira-kira yang terjangkit folio?

5. Sebuah dadu dilambungkan 30 kali. Tentukan frekuensi harapan munculnya matadadu prima!

Penilaian KI 4
Penilaian Proyek

Nama : ............................................
Kelas : ............................................
No. Absen : ............................................

Kerjakan soal-soal di bawah ini bersama teman sebangku kalian!


1. Peluang Maudy lulus ujian adalah 0,93. Berapa peluang Maudy tidak lulus ujian?
2. Jika peluang seorang anak terlambat sekolah adalah 0,038. Berapakah persen peluang anak tersebut
tidakterlambat sekolah?
3. Dari suatu penelitian diketahui bahwa peluang bibit dapat tumbuh adalah 0,89. Berapa peluang bibit
tanamantidak tumbuh?
............, ....................................
Mengetahui,
Guru Kelas/Mata Pelajaran Kepala Sekolah ..........................

_______________________ _______________________
NIP NIP

11