Anda di halaman 1dari 18

transtibial Prosthetics

Transtibial prosthetic
Components

Disusun Oleh :

Fajar Firdaus
(NIM. P 27227012 049)

Anindita Septiarno
(NIM. P 27227012 044)

DIII Ortotik Prostetik Non Reguler


TA 2012-2013

1
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, pertama mari kita panjatkan puja dan puji syukur


atas kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya kepada kita semua.

Penulis mengucapakan terima kasih kepada semua pihak yang


berperan penting dalam memberikan bantuan dan bimbingan dalam
proses penyusunan makalah dengan materi Transtibial Prosthetic
Components Khususnya adalah Dosen Pembimbing dan segenap
rekan-rekan D3 Ortotik Prostetik serta semua pihak yang tidak bisa kami
sebutkan satu persatu.
Dengan adanya penyusunan makalah Transtibial Prosthetic
Components ini, kita dapat mengetahui komponen-komponen penting
pada Transtibial Prosteshes itu sendiri.
Kami menyadari mungkin dalam penyusunan makalah ini belum
sepenuhnya sempurna, untuk itu kritik dan saran yang membangun
sangat kami butuhkan dalam penyempurnaan makalah ini, agar kita
semua lebih memahami tentang mata kuliah Transtibial khususnya pada
materi Transtibial Components.

Penyusun berharap semoga laporan ini bermanfaat bagi kita


semua.

Karanganyar, 04 Oktober 2012

2
Penyusun

Daftar Isi

Kata Pengantar .............................................................................. 2


Daftar Isi ....................................................................................... 3
Bab I Pendahuluan ............................................................................. 4
I. Latar Belakang .................................................................... 4
II. Tujuan .............................................................................. 5
Bab II Pembahasan ..................................................................... 6
I. Types Below Knee Prosthesis ....................................... 6
II. Transtibial Prosthetic Design ....................................... 6
III. List Of Components .......................................................... 9
IV. Socket ............................................................................. 9
V. Suspension ................................................................... 11
VI. Shank .............................................................................. 11
VII. Foot and Ankle .......................................................... 12
1. SACH foot .......................................................... 13
2. Single Axis Foot .......................................................... 13
3. Multi Axis Foot ............................................................ 14
4. Energy Recovery Foot ................................................. 14
5. Prosthetic Feet .......................................................... 15
Bab III Tanya Jawab .................................................................... 16
Penutup ....................................................................................... 17
I. Kesimpulan .................................................................... 17
II. Kritik dan Saran ........................................................... 17
Daftar Pustaka .............................................................................. 18

3
Bab I Pendahuluan
I. Latar Belakang
Transtibial prostetik adalah prostetik yang diperuntukan
untuk below knee amputation atau amputasi bawah lutut. Untuk
membuat sebuah transtibial prosthetic, seorang Orthotist
Prosthesist harus melakukan beberapa tahapan-tahapan. Untuk
melakukan tahapan-tahapan tersebut seorang OPist harus
mengetahui ilmu dasar pembuatan Prostesis khususnya pada
Transtibial Prostetik itu sendiri, misal :
1. Basic/prinsip Biomekanik
2. Anatomy
3. Patient Assessment
4. Transtibial Casting Procedure
5. Cast Retification
6. Prosthetic Materials
7. Transtibial Prosthetic Compnents
8. Prescription Principle
9. Normal Gait
10.Transtibial Gait Devitiation
11.Transtibial Prosthetic Aligment
12.Aligment and Pressure Distribution
13.Transtibial Prosthetic Checkout
14.Transtibial Prosthetic Problems.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang


Transtibial Prosthetic Components.

4
Transtibial komponen cukup menarik untuk kita bahas
karena sebagai seorang OPist, wajib kita ketahui komponen-
komponen apa saja yang terdapat pada Transtibial prostetik itu
sendiri.

II. Tujuan
Selain sebagai salah satu syarat bagi kami untuk mengikuti
ujian, adapun tujuan lain dari pembuatan makalah ini antara lain
sebagai berikut :
1. Mahasiswa/pembaca mampu mengetahui dan
memmahami tentang Transtibial Prosthetic
Components,
2. Mahasiswa/pembaca dapat mengetahui tentang apa
saja komponen-komponen transtibial prostetik
3. Sebagai acuan seorang OPist untuk menjalankan
pekerjaannya.

5
Bab II Pembahasan

Sebelum melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai


Transtibial Prosthetic Components, sebelumnya telah kami jelaskan
bahwa Transtibial Prosthetic adalah prostesis yang diperuntukan bagi
below knee amputation yang memiliki beberapa macam jenis sesuai
dengan kebutuhan pasien.

I. Types Below Knee Prosthesis

1. PTB Convensional with Tight Corset

Diperuntukan
untuk Knee Joint
yang tidak stabil,
yang dimana penderita biasanya
mengalami gerakan hiperekstensi
yang berlebihan

Prostesis jenis ini memiliki


Kelebihan :
(1) menyangga berat badan dengan kuat,
(2) mengurangi tekanan pada stump saat stump terluka dan
nyeri atau bila stump terlalu pendek.
Kekurangan :
menghambat sirkulasi darah dan menyebabkan
terbuangnya fungsi otot sehingga mempercepat timbulnya
atrofi pada stump

6
2. PTB Strap
Cocok untuk PTB kecuali
ada Unstabilitas

kelebihan :
berdasarkan Pada prinsip
biomekanik.
Kekurangan :
mempercepat atrofi pada
bagian yang diberikan strap

3. PTB (Supra Condyler)


Diperuntukan pada pasien yang lebih
banyak berlutut, biasanya pasien tidak
tahan dengan memakai femur corset

+ (1) mempermudah saat berlutut,


(2) mudah dipasang dan dilepas,
(3) adanya sedikit kosmetk

- (1) tidak dapat menghentikan ekstensi lutut,


(2) suspensi lebih sedikit,

7
4. PTB SP (Supra Patella)
Untuk Stump yang Pendek, pasien tidak tahan
dengan manset supra Condyler cuff, untuk
memberikan koreksi pada eksistensi sendi
lutut.

+(1) tidak membutuhkan manset supra


condylar,
(2) tidak menghambat arteri popliteal,
(3) menambah kestabilan pada Mediolateral,
(4) mengontrol ekstensi lutut.

-(1) modifikasi pada Patella dan Femoral


Condyle harus dilokasikan secara tepat,
(2) kurang kosmetik karena trimlines terlihat
ketika pasien duduk

II. Transtibial Prosthetic Design


Pada Umumnya ada 2 jenis desain Transtibial Prostesis yakni :

Transtibial Prosthetic
Endoskeletal Exoskeletal

Perbedaan yang sangat mencolok dari desain Endoskeletal dan


Eksoskeletal adalah terletak pada bagian shank atau betis. Dimana
endoskeletal menggunakan tube atau komponen yang lebih modern
sedangkan pada eksoskeletal menggunakan full body shank.
8
III. List Of Components

List Of Components
(Daftar Komponen-komponen)

2
PadaUmumnya:
1 1
1. Socket
2. Suspension
3. Shank
3 4. FootandAnkle
3

4 4

VI. Socket
pada prothesis, socket memiliki fungsi sebagai tempat
stump pasien.
socket harus didesain senyaman dan se pas mungkin
sesuai dengan kebutuhan pasien agar pasien juga tidak merasa
sakit ataupun kurang nyaman.
ada 2 jenis socket, yakni:
1. Soft socket
2. Hard socet

9
Macam socket menurut suspensinya ada 3 macam socket, yakni:
1. PATELLA TENDON BEARING (PTB) SOCKET

2. SUPRA CONDYLAR 3. SUPRACONDYLAR


SUPRA PATELLAR (PTB-SC) SOCKET
(PTB-SCSP) SOCKET

10
V. Suspension

The cuff Suspension system has two function :


1. It suspensed the prothesis on the stump while the patient is moving.
2. It act slightly againts hyperextension of the knee joint while the patient
standing
The system consist of:
1. A cuff, which is positioned just above the femoral epycondyles
2. The tabs, that are attached to the socket and act as suspenders The
Yoke, which transfer the tab tension to the cuff.

VI. Shank
The shank has several functions :
1. It hold the foot and socket in the right position
2. It transfer the patient`s weight from the socket to the foot
3. It makes the leg look good as Cosmetic
There are 2 basic type of shanks :
1. The exoskeletal shank
2. The endoskeletal shank

11
The endoskeletal shank
+ more functional
- exspensive
Endoskeletal biasanya disebut
sistem modular yang berarti bagian
bagiannya merupakan buatan masal
pabrikan. Endoskeletal shank sesuai
digunakan pada kondisi yang
membutuhkan kemudahan dalam
penggantian komponen, perubahan
untuk melakukan perubahan alignment
bahkan setelah fitting

The exoskeletal shank


+ strong, durable, cheap, easy to clean
and can be made to suit the level of activity of
the patient.
- the aligment cannot easily be
adjusted, socket cant easily be changed, and
the cosmesis may be poorer

VII. Foot and Ankle


Prostetis pada kaki & ankle dibuat untuk mengganti fungsi dari
anggota gerak manusia khususnya pada kaki atau ankle. Prostetis ini

12
harus terlihat bagus & memungkinkan untuk berjalan seperti kaki
asli.Ada beberapa design kaki & ankle antara lain:
SACH foot
Single axis foot
Multi axis foot
Energy recovery foot

1. SACH foot

SACH FOOT
Terbuat dari kayu atau rubber(karet)
Berfungsi sangat bagus,kuat(mampu menopang berat badan pasien),tahan
lama
Tidak ada pergerakan pada ankle
Bumper terbuat dari karet agar tetap bisa melakukan gerakan heel strike

2. Single axis foot

SINGLE AXIS FOOT


Saat ini jarang sekali digunakan karena designnya yg sudah lama.
Bumper pada plantarfleksio menahan guncangan saat melakukan gerakan
heel strike.
Sendi metal pada ankle menyebabkan kaki ini terasa cukup berat & juga
mudah rusak.
Tidak bagus jika digunakan pada kondisi kotor ataupun basah
Kosmetiknya tidak terlalu bagus karena gerakan pada ankle mengakibatkan
adanya celah antara kaki & shank(tulang kering).
Lebih berat dibandingkan dg SACH Foot

13
3. Multi axis foot

MULTI AXIS FOOT


Prostetis ini lebih modern & bagus dibandingkan dg design single axis foot
maupun SACH foot.
Gerakan pada kaki dikontrol oleh rubber ring di sekitar ball joint.
Kaki lebih leluasa untuk bergerak
Banyak digunakan pada prostetis jenis endoskeletal
Pergerakan pada kaki sangat bagus tetapi tidak begitu stabil bila dalam
posisi berdiri.

4. Energy recovery foot

ENERGY RECOVERY FOOT


Kaki prostetis jenis ini didesign untuk pasien amputasi yg berjalan cepat
atau berlari(pelari).
Kaki ini memiliki heel spring yg sangat kuat untuk menahan beban yg
besar saat berlari
Toe spring nya sangat kuat untuk memberikan energi saat gerakan
push off

14
5. Prosthetic Feet

Prosthetic Feet
Carbon Feet Dynamic Feet
Walking at various speeds, going uphill Whatever the Way. Whatever the Time.
and downhill, feeling safe on uneven and The natural-formed Dynamic feet.
varied surfaces while experiencing a
harmonic rollover - these are the complex
requirements for a modern carbon foot
SACH Feet
The proven SACH feet consist of a solid
Greissinger Plus Foot wood core, a flexible exterior shaped part,
On cobblestone streets, in the and a fixed ankle. This combination makes
woods, or on the job with the it possible for you to step down with the
Greissinger Plus-Foot, you can heel comfortably.
master everyday challenges.
The foot easily compensates for
Single-Axis Feet
uneven surfaces. A high level of safety and a natural appearance
-with the formed toes and smooth surface, our
single-axis feet are similar to a natural foot and
Adjust Foot More mobility thanks to therefore appear inconspicuous during daily
a stable stance and use.
natural gait pattern,
Light Cosmetic Feet
more individuality by If you mainly expect the highest level of
adapting the foot to safety and a natural appearance from your
personal requirements prosthesis foot, then our light cosmetic foot
that is what the Adjust is ideal for you.
stands for.

15
Bab III Tanya Jawab
1. Pertanyaan :
Sebenarnya apa inti dari mempelajari komponen pada transtibial prostesis?
Terus apa saja komponen wajib ada sebuah transtibial postesis?
Jawab :
Inti dari mempelajari komponen-komponen transtibial prostesis adalah agar
kita mengetahui komponen-komponen apa saja yang wajib pada Prostesis
itu sendiri (pada transtibial prostesis). Telah dijelaskan sebelumnya bahwa
ada 4 macam komponen wajib yaitu : 1. Socket, 2. Suspensi, 3. Shank/Betis,
4. Foot/kaki.
Penjelasan :
untuk suspensi sendiri pada socket juga berfungsi sebagai suspensi hanya
saja penambahan suspensi eksternal seperti tigh corset dan Cuff terkadang
juga diperlukan sesuai kebutuhan pasien.
2. Pertanyaan :
Jenis prostesis apa (mulai socket, shank, suspensi, dan foot) yang paling
cocok untuk transtibial / below knee amputation?
Jawab :
Untuk jeninya sudah kami sebutkan ada 4 macam jenis below knee prostesis
yakni : ptb with tigh corset, ptb with suspention (cuff), ptb sc, ptb sp.
Sebenarnya untuk masalah mana yang lebih bagus itu juga tergantung pasien
apakah perlu pasien tersebut pake corset ata tidak yang akan dibahas lebih
lanjut pada materi Transtibial Prescrition Principles.
Tambahan :
Untuk jenis footpun juga berbeda untuk seorang pelari tentu berbeda dengan
seorang karyawan kantor. Begitupun dari segi materials!!

Didalam pembuatan prosthesis kosmetik itu nomer sekian yang utama adalah fungsi
(bu Cica)
Membuat Prostesis yang bagus itu mudah Tapi membuat prosthesis yang benar itu sulit
(pak. Wawan)

16
Penutup
I. Kesimpulan
Seorang OPist setidaknya dituntut untuk mengetahui
komponen-komponen pada sebuah prostesis, selain itu juga
harus mampu menentukan jenis bahan dan protesis apa
yang cocok pada masing-masing pasien. Selain itu seorang
OPist juga harus bisa membuat sebuah manejemen
efisiensi kerja, misal dalam kasus transtibial prostetik
mendapatkan pasien yang secara assesment (subjektiv dan
objektiv) mendekati normal entah itu keadaan stump dal
kekuatan otot, kita tidak perlu membuatkam tigh korset
yang justru membuang-buang waktu kita. Jadi pada intinya
seorang OPist dituntut keefisienan kerja dalam waktu juga
dalam ongkos produksi.
II. Kritik dan Saran
Kritik dan Saran Untuk dosen pembimbing : Sistem
pengajaran cukup asik dan menyenangkan hanya saja
efisiensi waktu untuk pembahasan materi dan praktek
harus seimbang dan tidak monoton.

Demikianlah makalah yang kami buat semoga bermanfaat

17
Daftar Pustaka
National Center for training and Education in Prosthetics and Orthotics,
Lower limb Prosthetics
University of Strathclyde, Scotland,1991

Modul Transtibial Prosthetics


Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surakarta, Surakarta, 2012
Tim Transtibial Prostetik

www.google.com/ortotik-prostetik

www.kuspito.blogspot.com

18

Anda mungkin juga menyukai