Anda di halaman 1dari 1

Pemeriksaan

A. Pemeriksaan Fisik
Pada pemeriksaan fisik status lokaslis frontal didapatkan massa menonjol pada bagian
superior dari nasal pasien. Massa berbatas tegas, konsistensi kenyal, tidak nyeri, bisa
tertutu[i rambut (hipertrichosis). Pada beberapa pasien, dapat terjadi kebocoran CSF yang
muncul sebagai rinorea, dan dapt pula menyebabkan meningitis yang ditandai oleh demam.
B. Pemeriksaan Radiologis
a. Antenatal Ultrasound
Enchepalocele terlihat sebagai kista berisi cairan, atau hiperechoic yang
menandakan terdapat massa solid. Bila yang tampak adalah kista hipoechoic, maka
predominan meningocele, dan bila yang tampak adalah massa hiperechoic, maka
predominan enchepalocele. Enchepalocele yang besar dapat mengindikasikan
microchepali
b. CT Scan
CT Scan dapat menunjukkan dengan baik defek dari tulang frontal dan ethmoidal,
dan melihat kerusakan struktur tulang yang lain. Namun kurang baik dalam melihat
parenkim cerebri.
c. MRI
MRI dapat menunjukkan dengan baik jaringan soft tissue cerebri intraranial dan
hubungannya dengan jaringan yang cerebri yang herniasi pada cele, sebagai
pedoman dalam menentukan rencana operasi dan prognosis pasien. Gambaran yang
tampak biasanya herniasi dari lous frontalis dan meninen kedalam sinus frontalis
dan ethmoidalis. (Gupta et al., 2014) (Richards, 1992)

Gupta, R. et al. (2014) Frontoethmoidal encephalocele: Case report and review on management,
Annals of Maxillofacial Surgery, 4(2), p. 195. doi: 10.4103/2231-0746.147140.
Richards, C. G. (1992) Frontoethmoidal meningoencephalocele: a common and severe congenital
abnormality in South East Asia., Archives of disease in childhood, 67, pp. 717719. doi:
10.1136/adc.67.6.717.