Anda di halaman 1dari 8

Nama Kelompok : Saifudin Rosyid (16305141054)

Usamah Jihad Satria W (16305141064)

Krisna Nugraha (16305141072)

Kelas : Matematika E 2016

Contoh Masalah 3.1: Penyelesaian 3 Sistem Persamaan Linier

Gunakan operasi matrik untuk menyelesaikan sistem persamaan linier.

Solusi

Gunakan peraturan aljabar linier yang ditunjukan sebelumnya, system persamaan diatas dapat ditulis
dalam bentuk matriks AX=B atau XC=D:

Solusi operasi matrik diatas dapat ditunjukan:

Pemecahan dari AX=B.

Pemecahan sisi kiri: X=A/B

Pemecahan dengan invers A: X=A-1B.


Pemecahan XC=D

Pemecahan sisi kanan: X=D/C

Pemecahan dengan invers C: X=DC-1.

Contoh Masalah 3.2: Sistem keseimbangan Gaya

Tiga gaya diaplikasikan pada bracket seperti gambar.

Tentukan total gaya yang diaplikasikan pada bracket.

Solusi

Gaya adalah vector (memiliki besaran dan arah).Pada

System koordinat kartesius dua dimensi vector F dapat

ditulis:

Dimana F adalah besaran gaya dan adalah sudut relative terhadap sumbu x,Fx dan Fy adalah
komponen dari F pada arah sumbu x dan sumbu y masing masing,dan i,j adalah satuan vector pada arah
tersebut.Jika Fx dan Fy diketahui,maka F dan dapat ditentukan dengan:

Total gaya pada bracket diperoleh dengan menambahkan gaya yang berpengaruh pada bracket. Solusi
dengan MATLAB melalui tiga cara:

Tulis gaya sebagai vector dengan dua elemen,dimana elemen pertama adalah komponen X
pada vector dan yang kedua adalah komponen Y.
Menentukan bentuk vector dari persamaan gaya dengan menambahkan vector.
Menentukan besaran dan arah dari persamaan gaya.
Tentukan variable dengan
besaran tiap vektor

Tentukan variable dengan sudut tiap vector.

Tentukan tiga vector.

Hitung jumlah vector gaya.

Hitung besaran dari jumlah


vector gaya.

Hitung sudut dari jumlah vector gaya.

Ketika program dijalankan,maka akan ditampilkan pada Command Windows:

Komponen dari F1

Komponen dari F2

Komponen dari F3

Komponen total gaya

Besaran dari total gaya

Arah dari total gaya dalam derajat

Contoh Masalah 3.3: Percobaan Gaya Gesek

Koeisien gaya gesek adalah dapat ditentukan pada percobaan dengan menghitung gaya F untuk
memindahkan massa m. Saat F terhitung dan m sudah diketahui maka koefisien gaya gesek dapat
dihitung dengan:
Hasil dari perhitungan F pada enam percobaan ditampilkan pada table berikut. Tentukan koefisien gaya
gesek pada setiap percobaan dan rata rata dari semua percobaan.

Solusi

Solusi menggunakan perintah MATLAB ditampilkan pada Command Window berikut.

Masukan nilai m pada matrik.

Masukan nilai F pada matrik.

Nilai mu adalah perhitungan setiap percobaan,dengan


menghitung setiap elemen elemennya.

Rata rata dari elemen pada matrik mu ditentukan


dengan menggunakan fungsi mean.

Contoh Masalah 3.4: Analisis hambatan jaringan listrik

Lintasan listrik yang ditampilkan terdiri atas hambatan dan

sumber tegangan. Tentukan arus dari setiap hambatan

menggunakan metode arus jala, yang mana berdasarkan

hukum tegangan Kirchhoffs.


Solusi

Persamaan untuk empat arus pada lintasan diatas:

Empat persamaan dapat kembali ditulis pada matriks [A][x]-[B]

Masalah diatas dapat diselesaikan dengan program berikut:

Tentukan nilai variable untuk


Vs dan Rs.

Buatlah matrik A.

Buatlah vector B.

Selesaikan dengan sisi kiri

Saat script file dijalankan pada Command Window akan ditampilkan:


Nilai dari matrik A.

Nilai dari vector B.

Solusi

Maka diperoleh hambatan setiap resistor adalah

Contoh Masalah 3.5: Perpindahan dua partikel

Sebuah kereta dan mobil mendekat pada persimpangan jalan.

Saat t = 0 kereta berada pada 400 ft dari selatan persimpangan,

berjalan ke utara dengan kecepatan konstan 54 mph.Pada saat

yang sama mobil berada pada 200 ft dibarat persimpangan


bergerak ketimur dengan kecepatan 28 mph,dengan percepatan
setiap 4 ft/s2.Tentukan posisi kereta dan mobil jarak diantara
mereka dan kecepatan relative kereta terhadap mobil setiap
detiknya setelah 10 detik.
Untuk menampilkan hasilnya,buat matrik 11 x 6 dimana setiap baris terdapat waktu pada kolom
pertama dan posisi kereta,posisi mobil,jarak antar keduanya,kecepatan mobil,dan kecepatan relative
kereta terhadap mobil pada kolom kelima.

Solusi

Posisi dari objek yang bergerak pada garis lurus pada percepatan konstan dirumuskan sebagai

dimana so dan vo adalah posisi dan kecepatan saat t = 0,dan a adalah percepatan.
Gunakan persamaan ini :

Jarak antara mobil dan kereta adalah . Kecepatan kereta konstan dan notasi vector
dituliskan sebagai vtrain=votrainj. Mobil melakukan percepatan dan kecepatan pada saat t dituliskan
sebagai vcar=(vocar+acart)i. Kecepatan kereta bergantung pada mobil
.Besaran kecepatan adalah panjang vector
tersebut .

Masalah diatas dapat diselesaikan menggunakan program berikut.

Buatlah variable untuk kecepatan awal dalam ft/s dan percepatan.


Buat vector t.

Hitung posisi kereta dan mobil

Hitung jarak antara mobil dan kereta.

Hitung kecepatan mobil.

Hitung kecepatan relative kereta terhadap mobil

Buat tabel
Saat script diatas dijalankan, akan ditampilkan pada Command Window seperti berikut :