Anda di halaman 1dari 50

ASUHAN KEBIDANAN

PADA NY N GIIP10001 USIA KEHAMILAN 39 MINGGU


HIDUP, TUNGGAL, LETKEP, INTRAUTERIN
DENGAN KEHAMILAN FISIOLOGIS
DI POLI KEBIDANAN DAN KANDUNGAN
RSUD Dr. MOHAMMAD SALEH PROBOLINGGO
TANGGAL 28 MEI 2008

DISUSUN OLEH :
1. LELYATI
NIM P.27824306.057
2. LINDA FEBRIYANTI
NIM P.27824306.058
3. MASFUFAH
NIM P.27824306.059
4. MAULINA PRIMAYANTI
NIM P.27824306.060

DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN SURABAYA JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI KEBIDANAN BANGKALAN
2008

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyusun laporan asuhan kebidanan.

Dalam menyusun laporan asuhan kebidanan ini kami banyak mendapatkan


bimbingan,pengalaman dan bantuan dari berbagai pihak untuk menambah
pengalaman dan pengetahuan daalm bidang kesehatan,khususnya bagi kami
mahasiswa prodi kebidanan bangkalan yang masih butuh banyak bimbingan untuk
pelajaran yang baik dan benar
.
Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada :
1. direktur RSUD Dr.mohammad saleh kota probolinggo
2. KAPRODI kebidanan bangkalan
3. pembimbing klinik RSUD Dr mohammad saleh kota probolinggo
ibu srihartiningsih,amd keb.
4. Dosen pembimbing prodi kebidanan bangkalan
5. orang tua yang selalu memberikan dorongan spritual
6. Teman-teman yang selalu memberikan semangat dalam menyelesaikan
laporan ini.

Kami menyadari bahwa penyusunan ini masih jauh dari sempurna untuk itu
saran dan kritik dari pembaca sangat kami harapkan daalm rangka perbaikan
pembuatan laporan berikutnya

Probolinggo,Mei 2008
Penulis

2
BAB I
PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG

Asuhan antenatal sangat penting untuk menjamin agar proses alamiah tetap
berjalan dengan normal selama kehamilan.kehamilan dapat berkembang menjadi
masalah atau komplikasi setiap saat.sekarang ini secara umum sudah diterima bahwa
setiap kehamilan membawa resiko pada ibu.
Agar bisa efektif dalam mempromosikan kelangsungan hidup ibu dan anak,maka
asuhan antenatal harus terfokus.hal ini betujuan untuk peningkatan kesehatan dan
kelangsungan hidup,pendeteksian secara dini tanda-tanda penyakit atau komplikasi
yang bisa mempengaruhi kesehatan hidup ibu dan bayi,serta intervensi yang tepat
waktu untuk penatalaksanaan suatu penyakit atau komplikasi.

B.TUJUAN
1. tujuan umum
setelah melakukan asuhan kebidanan pada klien,diharapkan mahasiswa
dapat melakukan asuhan secara komprehensif.

2. tujuan khusus
Dengan disusunnya laporan ini,mahasiswa mampu diharapkan mampu:
melakukan pengkajian data pada klien
mengidentifikasi masalah dan diagnosa pada klien
mengidentifikasi antisipasi masalah potensial
dapat mengidentifikasi kebutuhan segera
dapat mengimplementasi dari kebutuhan segera
dapat mengevaluasi dari implementasi
dapat merencanakan asuhan kebidanan
dapat melakukan asuhan kebidanan yang telah direncanakan
dapat mengevaluasi tindakan yang telah dilakukan.

3
C.METODE PENULISAN

Asuhan kebidanan disusun dengan cara :

1. wawancara ( anamnesa )
komunikasi langsung yng bertujuan untuk mencari informasi
guna melengkapi data pasien dengan cara berkomunikasi dengan
pasien maupun keluarga pasiuen untuk memperoleh data valid.
2. observasi
dengan mengamati cara perilaku dan keadaan pasien untuk
memperoleh data tentang data kesehatan apsien
3. studi dokumentasi
mempelajari dan melengkapi data dengan melihat catatan atau
status pasien dan hasilnya.
4. studi pustaka
dari buku-buku penunjang
D.SISTEMATIKA PENULISAN

BAB I PENDAHULUAN : berisi tentang latar belakang,tujuan


penulisan,metode penulis

BAB II LANDASAN TEORI : berisi tentang pengertian pengertian proses


kehamilan,perubahan fisiolgis,keluhan-keluhan.

BAB III ASKEB TEORI :berisi tentang pengkajian,interpetasi data


dasar,identifikasi diagnosa/masalah potensial,
identifikasi kebutuhan segera,intervensi,implementasi
dan evaluasi

BAB IV TINJAUAN KASUS :berisi tentang pengkajian,interpretasi data


dasar,identifikasi diagnosa/masaalh

4
potensial,identifikasi kebutuhan
segera,intervensi,implementasi dan evaluasi.

BAB V PEMBAHASAN

BAB VI PENUTUP :berisi tentang kesimpulan dan saran

DAFTAR PUSTAKA

5
BAB II
LANDASAN TEORI
KEHAMILAN FISIOLOGIS PADA TRIMESTER III

I.PENGERTIAN
1. Kehamilan adalah suatu rangkaian proses yang terdiri dari 4 sapek penting
terdiri dari adanya ovum,sperma,konsepsi,nidasi.
2. kehamilan adalah masa yang dimulai dengan konsepsi (pembuahan ) dan
berakhir dengan pemulaan persalinan.
3. kehamilan adalah dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin.lamanya hamil
noramal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari
pertama haid terakhir.
II.PROSES PERMULAAN KEHAMILAN

Setiap bulan wanita mengalami ovulasi,ovum lepas dan ditangkap


fimbriae.kemudian masuk saluran telur.saat coitus,caira
n semen tumpah kedalam vagina dan sperma bergerak memasuki rongga rahim masuk
saluran telur.Disekitar ovum banyak berkumpul sperma dan hanya satu sperma yang
dapat membuahi ovum dan biasanya pembuahan terjadi di ampula tuba falupi.
Ovum yang telah di buahi segera membelah diri dan bergarak menuju ruang
rahim dan melekat pada mukosa rahim untuk bersarang (nidasi) pembuahan hingga
nidasi membutuhkan waktu 6-7 hari,untuk menyuplai darah dan zat-zat makanan bagi
mudigah/janin.Singkatnya,dalam proses kehamilan harus ada ovum,sperma,nidasi dan
plasenta.

III.PERUBAHAN FISIOLOGIS WANITA HAMIL

a. Pada sistem produksi Uterus


Ukuran

6
Ukuran uterus membesar selama kehamilan.hal ini terjadi
akibat hipertropi otot polos uterus,disamping itu serabut-
serabut kolagen.yang adapun menjadi higroskopik akibat
meningkatnyakadar esterogen.sehingga uterus dapat
mengikuti pertumbuhan janin.pada kehamilan cukup bulan
ukurannya panjangnya 32 cm,lebar 24 cm dan ukuran muka
belakang 22 cm dengan kapasitas lebih dari 4000 cc
Berat
Berat uterus normal lebih kurang 30 gram,pada akhir
kehamilan (40 minggu).berat uterus ini menjadi 1000 gram.
Bentuk dan konsistensi
Pada bukan- bulan pertama kehamilan bentuk uterus seperti
buah advokad agak gepeng pada kehamilan 4 bulan uterus
berbentuk bulat selanjutnya pada akhir kehamilan ke bentuk
semula lonjong seperti telur.pada minggu- minggu pertama
isthmus uteri uteri mengadakan hipertropi seperti korpus
uteri.hipertropi isthmus pada triwulan pertama membuat
isthmus menjadi panjang dan lebih lunak.hal ini dalam
obstetric dikenal sebagai tanda hegar.
Kontraktilitas
Kontraksi uterus berlangsung mulai awal kehamilan
hinggaterjadi persalinan.kontraksi tidak menimbulkan rasa
sakit dan biasanya terjadi setiap 5-10 menit yan di kenal
sebagai kontraksi braxton hiks.kontraksi uterus juga tidak
beraturan baik kekuatan maupun munculnya dan mulai
timbulnya sejak minggu ke 6 kehamilan.
Cervik uteri
Satu bulan setelah konsepsi rangsangan esterogen telah
meningkatkan vaskularisasi pada uterus menyebabkan cervik
menjadi kebiruan yang dikenal sebagai ntanda
chadwik.Adanya oedem sebagai akibat dari meningkatnya
aliran darah memberikan suatu karakteristik berupa sianosis
dan lembut bila diraba yang merupakan tanda-tanda di duga

7
adanya kehamilan.pada akhir kehamilan cervik menjadi lunak
sekali dan porsio menjadi pendek (lebih dari setengah
mendatar) dan dapat dimasuki dengan mudah oleh satu jari.

b. Ovarium
Ovulasi terhenti terdapat korpus luteum graviditas sampai terbentuk uri
yang mengambil alih pengeluaran esterogen dan progesteron.
c. Vagina dan vulva
Terjadi hipervaskularisasi sehingga vagina dan vulva terlihat lebih
merah dan kebiruan akibat pengaruh esterogen.
d. Dinding perut
Pada kehamilan lanjut pada primigravida sering tibul garis-garis
memanjang atau serong yang di sebut striae.terdapat juga garis-garis
putihagak mengkilat dari strie gravidarum pada kehamilan yang lalu
stiae yang putih ini gisebut sriae albicans
2. Perubahan pada organ dan sistem lain
a) Sirkulasi darah
Volume darah bertambah banyak + 25% mencapai puncak pada
kehamilan 32 minggu diikuti curah jantung meningkat +
30%.kenaikan plasma darah + 40%
Protein darah,jumlah protein,albumin dan haemoglobin
menurun dalam triwulan pertama dan meningkat secara
bertahap pada akhir kehamilan,betaglobulin dan fibrinogen
terus meningkat.
Hb,hematokritr cenderung menurun karena kenaikan relative
volume plasma darah,jumlah eritrosit cenderung
meningkat,konsentrasi Hb menurun.
Nadi rata-rata 84x/mnt,tekanan darah menurun pada trimester I
dan akan naik lagi sepert saat prahamil.
Jantung memompa lebih keras + 30% pada kohamilan 3 bulan
dan menurun lagi pada minggu akhir kehamilan.
b) Sistem pernafasan

8
Kegiatan paru-paru bertambah karena selain untuk mencukupi
kebutuhan ibu sendiri juga harus mencukupi kebutuhan kebutuhan
janin akan O2.walaupun diafragma terdesak ke atas ada kompetensi
karena pelebaran darirongga thorax hingga kapasitas paru-paru
tidak berubah.tetapi karenatingginya diafragma ini wanita pada
akhir kehamilan sering merasa sesak
c) Sistem pencenaan
Karena pengaruh hormon esterogen,pengeluaran asam lambung
meningkat yang dapat menyebabkan:
Pengeluaran air liur berlebihan
Daerah lambung terasa panas
Terjadi mual dan pusing terutama pada pagi hari yang
disebut morning sicknes
Muntah disebut emesis gravidarum
d) Kelenjar buntu
Kelenjar buntu seperti kelenjar tiroid,hipofise anterior dan
suorarenalis menunjukkan hiperfungsi dan hipertropi
e) Kulit
Selain striae gravidarum paad kulit terdapat pula hiperpegmintasi
antara lain pada areola mamae dan linea alba yang tampak hitam linea
nigra,hiperpigmentasi kadang-kadang terdapat pada kulit muka (pipi )
disebut cloasma gravidarum.
3. metabolisme
a. BMR meningkat 15-20 %
b. Keseimbangan asam basa mengalami penurunan dari 155 meq menjadi
145 meq perliter disebabkan hemodilusi darah dan kebutuhan mineral yang
diperlukan janin.
c. Kebutuhan protein meningkat untuk perkembangan fetus,alat
kandungan,payudara dan persiapan laktasi.
d. Kadar kolesterol meningkst hingga 350 mg (lebih dari 100 cc) hormon
osmamotropin berperan daalm pembentukan lemak payudara.
e. Kebutuhan kalori meningkat terutama dari pembakaran zat arang,namun
bila dibutuhkan lemak ibu dipergunakan untuk menambah kalori.

9
f. Wanita hamil membutuhkan banyak gizi dan protein zat hamil harus
dibeirkan fe dan roboransia yang berisi vitamin dan mineral.
g. Payudara sealma kehamilan bertambah besar,berat dan tegang akibat
hipertropi dan alveoli dibawah kulit dada sering nampak gambaran dari
vena yang meluas puting susu biasanya membesar dan leibh tua warnanya
dan acapkali mengeluarkan caiaran kuning yang melekat disebut
kolostrum.areola mamae melebar dan leih tua warnanya

1V keluhan keluhan trimester III


1. sakit kepala
penyebab
proporsi darah yang berlebihan brekumpul dibagian perut karena
untuk mensuplai kebutuhan janin jadi proporsi darah keotak
berkurang pada pertengahan kehamilan akan hilang dan berkurang
dengan sendirinya.

Penanganan
Berbaring dengan kaki yang lebih tinggi atau duduk dan letakkan

kepala diantara kedua paha sampai rasa pusing hilang


tanda bahaya
sering sakit kepala sampai pusing
tidak hilang dengan istirahat
2. keletihan
penyebab
adanya peneingkatan kerja tubuh unutk membentuk organ-organ
pendukung kehidupan janin
penanganan
istirahat yang cukup
asupan igzi yamg baik
mengurangi aktifitas
3. napas pendek
penyebab

10
penekanan diafragma oleh uterus yang semakin membesar
emnyebabkan pengambilan o2 menjadi sedikit.untuk mengatasi
kekurangan o2 maka pernafasan menjadi cepat.
Penanganan
Duduk tegak atau tudur pada posisi kepala lebih tinggi
Tanda bahaya
Ibu kesulitan dalam bernapas
4. varices
penyebab
pembuluh darah yang dilatasi danterisi darah biasanya pada tungkai
tapi juga dapat dilihat pada wasir atau tampak pada jalan lahir dan
vulva yang disebabkan oleh hormon progesteron dan tekenan pada
rahim yang mengakibatkan bendungan pada panggul
penanganan
olahraga
jangan melipat tungkai
janagn berdiri untuk waktu yang lama
jika amda berdiri jinjitkan kaki beebrapa menit
naikkan tungkai diatas ketinggian jantung
jaga agar kenaikan BB berada pada batas normal
istirahat miring kiri
hindari pakaian ketat
tanda bahaya
varices yang tidak hilang setelah kehamilan
ada tanda trombo plebitis
5. nyeri saat berhubungan
penyebab
kongesti panggul atau vagina saat sirkulasi darah yang tergangu
akibat tekanan uterus/janin.

Penanganan
Jangan penetrasi terlalu dalam
Kepingan es
tanda bahaya

11
terjadi perdarahan
6. rasa sakit punggung bagian bawah
penyebab
adanya pergeseran dari tiitk gaya beraty dikarenakan
uterus yang membesar
pembungkukan yang berlebihan
peningkatan hormon (karitlago dalam sendi melemah)
penanganan
posisi tubuh yang baik
gerak tubuh yang tepat unutk mengangkat,merunduk hingga
paha bukan pinggul yang memikul beban,hindari mengangkat
barang yang berlebihan
gunakan sepatu bertumit rendah
saat tidur punggung diganjal bantal
7. sering BAK
penyebab
bagian terendah janin mulai masuk PAP
penanganan
tidak menahan BAK
kurangi minum yang mengandung kafein seperti teh,kopi dan
kola
memperbanyak minum air pitih pada siang hari
posisis baring kiri untuk meningkatkan diuresis
kutangi minum pada malam hari bila nocturia menggaanggu
tidur dan menyebabkan kelelahan
tanda bahaya
disuria
oliguria
terdapat bakteri pada urine
8. rasa sakit perut
penyebab
peningkatan sel-sel pada perut
dan peregangan ligamentum selama kehamilan

12
tekanan uterus tangsemakin
membesar
penanganan
menekuk lutut kearah abdomen
mandi air hangat
kompres hangat pada daerah yang
yang terkena sakit
meletakkan bantal dibawah perut
paad saat miring
tanda bahaya
apendisitis
peradangan kantung empedu
bisul peptik
9. sering buang angin
penyebab
kemampuan gerak
peristaltik usus
yang ,elambat
adanya tekanan uterus yang membesar terhadap usus besar
masuknya udara kedalam saluran pernapasan
penanganan
kurangi makanan yang mengandung gas seperti ketela ,bincis
dan petai
mengunyah makanan yang sempurna
pertahankan saat kebiasaan buang air besar
10. hiperpigmantasi
penyebab
meningkat
nya
hormon
progestero
n dan
estrogen

13
hipertropi dan hiperfungsi dari alveoli cortex glandula
suprarenalis dari hipofisis
pengaruh MSH meningkat yang dikeluarkanoleh lobus anterior
hipofisis
penanganan
kuramgi kontak langsung dengan sinar matahari selama kehamilan
11. kesemutan
penyebab
perubahan dalam titik pusat gaya berat akibat uterus bertambah
besar dan berat yang dapat membuat penekanan pada syaraf
uterus
hyperventilasi
adanya ketidaklancaran pembuluh darah.
Penanganan
Tidak memakai sepatu hak tinggi
Melakukan relaksasi

12. hipotensi saat berbaring terlentang


penyebab
adanya penekanan uterus pada vena cava sehingga menyebabkan
penurunan tekanan darah.
Penanganan
Pengukuran tekanan darahsebaiknya pada posisi duduk atau
berbaring miring
13. konstipasi
Penyebab
Terjadi perubahan hormon progesteron yang meningkat dapat
menyebabkan relaksasi usus sehingga makanan bergerak
lambat ke saluran pencernaan.Sementara itu terjadi peningkatan
penyerapan air dari colon sehingga komposisi cairan atau air di
feses menjadi lebih keras.
Efek samping dari suplemen zat besi.
Kurangnya olah raga
Penanganan

14
Makan-makanan mengandung serat
Hindari makan daging mentah
Banyak minum air putih
Olah raga teratur
Minum air hangat/teh herbal pada waktu bangun tidur untuk
merangsang gerak peristaltik
Jika ingin BAB,segera lakukan
Menarik nafas dalam & relaksasi
Hindari mengedan
Pijat perut secara teratur,searah jarum jam & ikuti arah usus
besar untuk membuat usus besar menjadi relaks.
Hindari pemakaian obat pencahar
Tanda bahaya
Rasa nyeri yang berlebihan pada abdomen
Tidak flatus
Apendisitis

14. hemoroid
Penyebab
Konstipasi
Adanya tekanan yang meningkat dari uterus terhadap vena
hemorhoidal
Dukungan yang tidak memedai bagi vena hemoroid dalam
daerah anorectal
Statis gravitas,tekanan vena meningkat dalam vena
panggul,kongesti vena,pembesaran vena-vena hemoroid.
Penanganan
Saleb obat luar,bahan anastesi,Astringen With Hazel,Colamine
Untuk oksida seng krim hidrokortisone.
Anti histamin

15
BAB III
ASKEB TEORI
I. PENGKAJIAN
Dalam langkah pertama ini bidan dibenarka menduga-duga masalah
yang terdapat pada pasien/kliennya.Bidan harus mencari dan menggali data/fakta
baik dari pasien/klien.keluarga dan juga hasil pemeriksaan yang dilakukan bidan
sendiri.
1.BIODATA
Nama
Nama yang jelas dan lengkap ,bila perlu ditanyakan nama panggilan
(DepKes RI,1995:13)
Nama penderita dan suaminya ditanyakan untuk dapat mengenal atau memanggil
penderita dan tidak keliru dengan penderita lain.
( Ibrahim christina 1993:83)
Umur
Umur pentig ditanyakan karena ikut mementukan prignosa kehamilannya.kalau
umur terlalu lanjut/trelalu tua maka persalinan banyak resikonya.

16
(Bag obstetri & ginekologi FK UNPAD 1983:84)
Agama
Dalam hal ini berhubunhgan dengan perawatan penderita yang berkaitan dengan
ketentuan agama.
(Ibrahim christina 1993:84)
Untuk mengetahui kemungkinan pengaruhnya terhadap kebiasaan kesehatan
pasien/klien.Dengan diketahuinya agama pasien memudahkan bidan melakukan
pendekatan didalam melakukan asuhan kebidanan.
(DepKes RI PUSDIKNAKES 1995:14)
Pendidikan
Untuk mengetahui tingkat intelektualnya,tingkat pendidikan karena mempengaruhi
sikap peirlaku kesehatan seseorang.
(DepKea RI PUSDIKNAKES 1995 :14)
Makin rendah pendidikan ibu,resiko kehamilan bayi makin tinggi,sehingga ibu perlu
diberikan penyuluhan.
(DepKes RI,1993 :30)

Pekerjaan
Pekerjaan ibu yang berat baik fisik maupun tekanan mental dapat membahayakan
kehamilan.
(DepKes RI,1993 :30)
Untuk mengetahui taraf hidupo dan sosial ekonomi penderita agar nasihat kita
sesuai,serta untuk mengetahui apakah pekerjaan ibu akan mengganggu kehamilan
atau tidak.
(Ibrahim christina ,1993 :84)
Alamat
Untuk mengetahui ibu tinggal dimana,menjaga kemungkinan bila ada ibu yang
namanya sama,selain itu alamat juga perlu bila mengadakan kunjungan.
(Ibrahim Christina, 1993:84)
2.Keluhan utama
Untuk mengetahui hal yang mendorong pasien/klien datang kebidan.
(DepKes & PUSDIKNAKES ,1995:14)
3.Riwayat penyakit

17
Meliputi penyakit yang pernah dialami,pemyakit yang sedang dialami
dan pengobatan yang sedang atau pernah dilakukan.Hal ini penting diketahui untuk
melihat kemingkinan adanya penyakit yang menyertai dan yang dapat
mempengaruhi kehamilan,penyakit antara lain:
a) Penyakit jantung
Penyakit jantung yang disertai kehamilan,pertambahan denyut jantung dapat
menguras cadangan kekuatan jantung sehingga dapat terjadi keadaan payah
jantung.
b) Diabetes mellitus
Diabets akan mempengaruhi kehamilan dan persalinan dan dapat
menyebabkan hipoglikemia atau koma.Dalam masa laktasi kebutuhan akan
insulin bertambah ,dapat terjadi eklamsia,atonia,distosia karena janin besar.
(Manuaba,ida bagus gde,19982,272)
c) Penyakit asma
Pemyakit asma pada kehamilan kadang-kadang bertambah berat atau malah
berkurang.dalam batas wajar penyakit asma tidak banyak pengaruhnya
terhadap kehamilan.Asma yang berat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan janin dalam rahim melalui gangguan pertukaran O2 dan co2.
(Manuaba, Ida bagus Gde,1998:275)

a.Riwayat penyakit lalu


Untuk mengetahui penyakit yang pernah diderita ibu sebelum hamil
karena penyakit yamg pernah diderita ibu bisa timbul kembali pada waktu
hamil/melahirkan.
(Ibrahim Christina,1993:84)
b.Riwayat penyakit leluarga
Apakah dalam keluarga ibu/orang yang tinggal bersama ibu hamil ada
yang sakit,terutama penyakit menular yang kronis.ditanyakan pula mignkin keluarga
ibu atau suami da yang yang berpenyakit keturunan karena mungkin ada
pengaruhnya ada pengaruh keturunan terhadap janinditanyakan mungkin dari pihak
suami atau ibu ada yang pernah melahirkan kembar.
(Ibrahim Christina,1993:86)
3.Riwayat menstruasi

18
Anamnesa haid memberikan kesan kepada kita tentang faal alat kandungan.haid
teratur dan siklus dipergunakan unutk memperhitungkan tanggal persalinan.
(Bag obstetri & ginekologi FK UNPAD,1983:54)
Menarche adalah terjadinya haid yang pertama kali.menarche pada pubertas yaitu
sekitar 12-16 tahun.
(Muchtar rustam 1998)
Siklus haid pada setiap wanita tidak sama.siklus haid yang normal atau dianggap
sebagai siklus adalah 28 hari,tetapi siklus ini bisa maju dua atau tiga hair atau
mundur sampai tiga hari.
(PUSDINNAKES,1993:18)
HPHT :Hari pertama haid terakhir
Bila hari pertama haid diketahui,maka dapat diperhitungkan usia kehamilan dan
kapan perkiraan persalinannya.
4.Riwayat menstruasi
Untuk mengetahui kemugkinan pengaruh status perkawinan terhadap masalah
kesehatan.bila perlu ditanyakan kawin atau tidak,lamanya kawin,berapa lama
kawin.
(DepKes RI PUSDINNAKES 1995 :14)
Ditanyakan pada ibu berapa lama dan berapa lama kawin.ini untuk menentukan
bagaimana alat kelamin dalam ibu.
(Ibrahim Christina,1993:85)
5.Riwayat kehamilan sekarang
GPAPIAH:gravida,para,aterm,premature,imature,abortus,hidup.
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan tiap 4 minggu jika segala sesuatu noraml
sampai kehamilan28 minggu.sesudah itu pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu
dan sesudah 36 minggu tiap minggu.
(DepKes RI PUSDINNAKES,1995:17)
Kunjungan ANC = Kebijakan program
Kunjungan antenatal sebaiknya dilakukan paling sedikit 4x selama kehamilan
yaitu:
Satu kali pada triwulan pertama
Satu kali pada triwulan kedua
Dua kali pada triwula ketiga

19
Pelayanan/asuhan standart minimal termasuk 7T
Timbang berat badan
Tinggi fundus uteri
Tekanan darah
TT lengkap
Tablet besi minimal 90 tablet selama kehamilan
Test terhadap penyakit menular seksual
Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan
Pemberian vitamin zat besi dimulai denagn memberikan satu tablet sehari
sesegera mungkin setelah rasa mual hilang,tiap tablet mengandung zat besi 60 mg
dan asam folat 500 mg,minimal masing-masing 90 tablet.tablet besi sebaiknya
tidak diminum bersama teh/kopi karena akan mengganggu penyerapannya.
(winjosastro,Hanifa 2002;90-91)
Imunisasi TT diberikan sekurang-kurangnya 2 kali dengan interval 4 minggu
kecuali bila sebelumnya ibu pernah mendapat TT 2x pada kehamilan yang lalu
atau pada calon pengantin,maka TT cukup diberikan 1x saja (TT
boster).Pemberian TT pada ibu hamil tidak membahayakan walaupun duberikan
pada kehamilan muda.
(Winjosastro,Hanifa 2002:91)
Saat memasuki kehamilan trimester II diharapkan tidak terdapat keluha bengkak
yang menetap pada kaki,muka yang menandakan toxemia gravidarum.sakit kepala
hebat,perdarahan,keluar cairan sebelum waktunya dll.keluha ini harus diingat
dalam mementukan pengobatan,prognosa kehamilan dan persalinan nanti.pada
tiap pemeriksaan harus diperhatikan keadan ibu dan janinnya.
Pada umumya gerakan janin dirasakan ibu pada kehamilan 18 minggu pada primi
para dan pada 16 minggu pada multi gravida.
Penyuhan yang perlu diberikan pada Trimester II yaitu:
Gizi tinggi protein dan kalori
Kebersihan diri/ personal higiene
Tanda bahaya dalam kehamilan
Senam hamil
Istirahat yang cukup dan mengurangi kerja fisik yang berat
Pemeriksaan fisik secara berkala

20
6.Riwayat kehamilan,persalinan & nifas yang lalu
Untuk mengetahui apakah persalinan yang lalu berjalan dengan lancar,biasa dan
tidak pernah menggangu keadaan umum ibu atau ibu pernah mengalami kelainan
waktu persalinan.
(Ibrahim Christina,1993:85)
7.Riwayat KB
Perlu ditanyakan kepada ibu yang mengikuti atau pernah mengikuti KB sebagai
berikut :
Jenis kontrasepsi yang digunakan meliputi:
Suntikan KB
Norplant
Kontap
Pil KB
AKDR
Metode sederhana
Efek samping
Alasan pemberhentian (bila tidak memakai lagi)
Lama menggunakan kontrasepsi
(DepKes RI PUSDINNAKES 1995:17)
8.Riwayat psikososial
Ibu mulai menerima tumbuhnya fetus yang merupakan makhluk yang berbeda
dengan dirinya,timbul kesadaran bahwa bayinya adalah makhluk yang terpisah
dari dirinya.ibu mulai terlibat dalam hubungan ibu dan anak serta
mengembangkan kelekatan ibu yang senang dengan kehamilannya merasa lekat
dengan bayinya yang dimulai lebih awal daripada perempuan lain.
(Ibrahim Christina 1993:172-173)
Ketenangan jiwa penting dalam menghadapi persalinan unutk itu dokter harus
menanamkan kepercayaan pada ibu dan menerangkan apa yang harus
diketahuinya karena kebodohan,rasa takut dsb dapatmenyebabkan rasa sakit
sewaktu persalinan.untuk menghilangkan rasa cemas harus ditanamkan rsa
kerjasama pasien & penolong dan diberikan penerangan selagi hamil dengan
tujuan untuk menghilangkan ketidak tahuan.latihan latihan fisik dan kejiwaan

21
mendidik,cara cara perawatan bayi dan berdiskusi tentang peristiwa persalinan
yang fisiologis.
(mochtar rustam,1998:62)
9.Pola Aktivitas Sehari-hari
1. Nutrisi
Hal ini penting dalam pengawasan ibu hamil,jarena kekurangan atau kelebihan
nutrisi dapat menyebabkan kelainan yang tidak diinginkan pada wanita hamil
tersebut.
(sarwono prawirohardjo,2002 :161)
Yang paling penting diperlukan sebenarnya adalaha;
- cara mengatur menu
- cara pengolahan menu makanan
menu disusun menurut petunjuk buku 4 sehat 5 sempurna.hendaknya selalu
makan sayut-sayuran dan buah-buahan yang berwarna karena nilai gizinya
tinggi untuk kesehatan.makanan diperlukan untuk pertumbuhan
janin,plasenta,uterus,buah dada dan kenaikan metabolisme.
Anak aterm memerlikan 400 gr protein,220 gr lemak,80 gr karbohidrat dan 40 gr
mineral.uterus dan plasenta membutuhkan masing-masing 500 gr
protein,kebutuhan fetal protein 950 gr,kalsium 30 gr,fe 0,8 gr dan asam folik 300
mg perhari.
Kebutuhan makanan sehari-hari inu hamil dan tidak hamil
Kalori dan zat makanan tidak hamil hamil
Kalori 2000 gr 2300
Protein 55 gr 65 gr
Zat besi 0,5 gr 1 gr
Vitamin A 12 gr 16 gr
Vitamin D 5000 ui 6000 ui
Thiamin 0,8 gr 1 mg
Riboflavin 1,2 mg 1,3 mg
Niasin 13 mg 15 mg
vitamin C 60 mg 90 mg
2. Eliminasi
Pada bulan bulan pertama kehamilan kandung kencing tertekan oleh uterus
yang mulai membesar sehingga sering kencing akhir kehamilan bila kepala janin

22
mulai turun kebawah PAP.keluhan sering kencing timbul lagi karena kendunh
kencing tertekan lagi.
(sarwono prawirohardjo 1999:136)
Pada wanita hamil munhgkai terjadi obstipsdi karena :
kurang gerak badan
peristaktik usus kurang karena pengaruh hormon
tekanan pada rectum oleh kepala
usaha unutk memperlancar BAB yaitu minum banyak air,gerak badan yang
cukup,makan yang nanyak mengandung serat.
(Bag obs & ginek FK UNPAD ,1983:209)
3. Personal higiene
Kebersihan tubuh merupakan salah satu pokok yang perlu diperhatikan dalam
higiene kehamilan meliputi:
Rambut harus sering dicuci
Gigi betul-betul mendapat
pemeliharaan
Buah dada adalah organ yang erat
hubungannya dengan kehamilan dan nifas sehingga persiapan untuk
produsi makanan bayi oleh karena itu bila kurang kebersihannya
tentu membaeea akibat tidak saja pada ibunya tapi juga pada
bayinya.
Kebersihan vulva ini juga sangat
penting karena merupakan pintu gerbang bagi kelahiran anak
kebersihan vulva dalam selalu bersih.jangan berendam dikali dan
lain-lain.
Kebersihan kuku tidak boleh dilupakan
karena dibaeah kuku juga terdapat kuman penyakit .oleh kerena itu
harus dianjurkan agar kuku selalu bersih.
Kebersihan kulit dilakukan dangan
mandi 2x sehari memakai sabun supaya bersih,mandi tidak hanya
untuk membersihkan kulit saja tapi juga untuk mennyegarkan badan
karena pembuluh darah terngsang dan badan merasa nyaman.
(Chricthin,1993 :159-160)

23
4. Aktifitas
Wanita hamil boleh melakukan pekerjaan sehari-hari dirumah.dikantor ataupun
dipabrik asal bersifat ringan.eklelahan harus dicegahhingga pekerjaan harus
diselingi istirahat.istirahat yang diperlikan adalah 8 jam malam dan i jam siang
hari.
(DepKes RI,1990 :60)
Wanita hamil boleh bekerja,tetapi jangan terlampau berat.lakukan istirahat
sebanyak mungkin dan tidur yang cukup
(DepKes RI ,1990 :80)
5. Seksualitas
Koitus tidak dihalangi kecuali da sejarah abortus/prematur,perdarahan
pervaginam.pada akhir minggu coitus harus hati-hati.bila ketuban pecah coitus
dilarang.orgasme pada hamil tua dapatmenimbulkan kontraksi uterus dan
memyebabkan partus prematur.
(Rustam muchtar ,1998:62)
DATA OBYEKTIF
1) Pemeriksaan umum
a. Keadan umum :Baik ,
Kesadaran :composmentis
Untuk mengetahui bagaimana keadaan umum ibu,bila keadaan dalam
keadaan baik agar dipertahankan jangan sampai daya tahan yubuhnay turu
sehingga dapat mempengaruhi kehamilan.
(Ibrahim christhina,1993:90)
Pada sat ini diperhatikan pula bagaiman sikap tibuh,keadan punngung dan
cara berjalan.apakah membungkuk,terdapat lordosis.kiposis atau berjalan
pincang dan sebagainya.
(PUSDIKNAKES ,1993:69)
b. Tanda-tanda vital
1. tekanan darah
tekanan darah normal dalah antara 90/60 mmhg hingga 140/90 mmhg dan
tidak banyak mengkat selama kehaimilan
tekanan darah tinggi bila terjadi saklah satu hal berikut:
sistole lebih dari 140 mmhg tau naik 30 mmhg atau lebih selama
kehamilan.

24
Diastole lebih dari 90 mmhg atau naik 15 mmhg atau lebih selama
kehamilan.
2. nadi
nadi yang normal adalah sekitar adala 80x menit.bila nadi lebih dari
120x/mnt maka hal ini menunjukkan adanya kelainan.
(DepKes RI 1994 :76)
3. pernafasan
pernafasan normal adalah 16-24 x/mnt bila pernafasannya lebuh dari
normal menandakan adanya kelainan.
(DepKes RI 1994 :11)
4. suhu
pertanda sehat suhu tubuh 37 c atau 98.6 F
pertanda buruk suhu tubuh diatas 37,2 c atau 99 F menandakan demam
tubuh ibu merasa panas.
c.Antropometri
1. tinggi badan
Ibu hamil dengan tunngi badan kurang dari rata rata ( diperkirakan
kurang dari 145 cm) kemungkinan adanya penangggulangan sempit
(DepKes RI ,1994:10)
2. berat badan
selama hamilan trimester II dan III pertambahan berat badan
+.pertambahan lebih dari 0,5 kg/mg pada trimester III harus diwaspadai
kemungkinan mengalami preeklamsia hingga akhir kehamilan
pertambahan BB yang normal sekitar 9-13,5 kg
(PUDDIKNAKES ,1993:67)
3. LILA
LILA kurang dari23,5 cm m erupakan indikator kuat bagi status ibu yang
kurang/buruk gizi sehingga ia berisiko untuk melahirkan BBLR dengan
demikian bila hal ini ditemukan sejak awal kehamilan petugas dapat
memotivasi inu agar lebih memperhatikan kesehatannya serta jumlah dan
kualitas makanannya.
2) Pemeriksaan fisik
A. Inspeksi

25
Tujuan dari pemeriksaan pandang ialah untuk melihat keadaan umum
penderita,melihat gejala kehamilan dan mungkin melihat adanya
kelainan.
(Ibrahim christina,1993:116)
Rambut :bersih atau kotor,pertumbuhan,warna,mudah rontok
/tidak,yang mudah dicabut menandakan kekurangan gizi
atu kelainan tertentu.
Kepala :tidak ada hematoma.tidak ada luka.
Wajah :adakah cloasma gravidarum/tidak sebagai akibat dari
deposit pigmen yang berlebihan,odema atau
tidak,pucat/tidak.
Mata :simetris/tidak,adakah konjungtifa
anemis(normal,merah muda ),adakah sklera ikterus.
Hidung :normal /tidak adakah polip/tidak
Mulut :sianosis atau tidak,pucat/tidak,stomatitis/tidak/gigi
caries /tidak,epulis/tidak.
Telinga :simetris/tidak,bersih/tidak, adakah serumen /tidak
Leher :normal /tidak,adakah luka.
Mamae :membesar/menegang akibat hormon
somatomamotropin,papila mamae membesar lebih tegak
dan hitam,termasuk areola karena hiperpigmentasi.
Abdomen :liena alba menjadi lebih hitam,linea nigra,striae perut
retak warna berubah menjadi kebiru-biruan (striae
lividae),setelah partus striae liovidae berubah warena
menjadi putih disebut struae albican.
Genetalia :adanya hipervaskularisasi mengakibatkan vagina dan
vulva tampak lebih merah agak kebiru-biruan (varices)
tanda-tanda chadwick,mengakibatkan konsistensi
servik menjadi lunak kelenjar-kelenjar diservik akan
berfungsi lebih banyak,pada wanita hamil sering
mengeluarkan cairan pervaginam lebih banyak.
Ekstrimitas :varices merupakan pembesaran dan pelebaran
pembuluh darah vena yang sering dijumpai pada ibu
hamil disekitar vulva,vagina ,paha dan tungkai bawah .

26
B .Palpasi
1. Leher
Normal tidak ada pembesaran kelanjar tyroid. Daerah leher akan
menjadi lebih hitam akibat deposit pigmen yang berlebihan. Dalam
kehamiln biasanya kelenjar thyroid mengalami hiperfungsi dan
kadang disertai pembesaran ringan. Metabolisme basal dapat
meningkat 15-25%. Walaupun tampak gejala-gejala yang dapat
menyerupai hiperfungsi gradula thyroid, namun wanita hamil
normal itu tidak menderita hyperthyroidismus.
2. Axila
Untuk menentukan adanya pembesarankelenjar lymfe untuk
menentukan apakah ada benjolan-benjolan lain.
3. Mammae
Apakah ada kelenjar buah dada, misalnya bentuk menggantung,
puting susu rata atau masuk ke dalam.
4. Abdomen
Leopold I
- Tujuannya untuk menentukan tuanya kehamilan dan bagian apa
yang terdapat pada fundus uteri
- Normalnya teraba bokong (sifatnya yaitu : lunak, kurang
bundar, dan kurang melenting)
- TFU pada kehamilan
12 mg 1-2 jari diatas simphisis
14 mg pertengahan simp-pst
20 mg 3 jr bawah pusat
24 mg setinggi pusat
28 mg 3 jr atas pusat
32 mg pertengahan px-pst
36 mg 3 jari bawah px
40 mg pertengahan px-pusat
Leopold II
Tujuannya untuk menentukan batas rahim kanan-kiri juga pada
letak lintang menentukan dimana kepala janin.
Leopold III

27
- Tujuannya untuk menentukan bagian apa yang terdapat di
bagian bawah dan apakah sudah/belum terpegang oleh PAP
- Normalnya teraba bagian yang keras, bundar dan melenting.
Leopold IV
- Tujuannya untuk menentukan yang menjadi bagian bawah dan
berapa masuknya bagian bawah dan berapa masuknya kedalam
PAP.
TBJ :tafsiran berat janin
Rumus jhonson-tausak :BB janin = ( TFU -12 ) X 155
Belum masuk PAP
BB janin =(TFU-11 ) X 155
Masuk PAP

C. Auskultasi
Periksa dengar bertujuan untuk :
Menentukan ada tidaknya DJJ
Frekuensi DJJ
Keteraturan DJJ
DJJ terdengan mulai :
UK 8 mg menggunakan ultrasound
UK 16 mg menggunakan dopler
UK 19-20 mg menggunakan funandoskop
Normal 120-140 x/menit
D Perkusi
Preflek Patella
Dengan menggunakan reflek, hammer dilakukan pengetukan pada lutut
bagian depan. Bila reflek lutut negarif, kemungkinan pasien
mengalami kekurangan vitamin B.
3. Pemeriksaan Penunjang
1) Hb
Pemeriksaan Hb yang dilakukan pada ibu hamil untuk mendeteksi faktor
resiko kehamilan. Bila kadar Hb ibu kurang dari 10 gr% berarti ibu dalam
keadaan anemia terlebih lagi jika kadar Hb tersebut kurang dari 8 gr%, berarti
ibu anemia berat.

28
(PUSDIKNAKES Depkes RI 1993)
Pemeriksaan Hb minimal dilakukan dua kali selama ibu hamil yaitu pada T I
dan T II. Hasil pemeriksaan digolongkan sebagai berikut :
Hb 11 gr% normal
Hb 9-10 gr% anemia ringan
Hb 7-8 gr% anemia sedang
Hb <> gr% anemia berat
2) Protein dalam urine
- Untuk mengetahui apakah ada/tidak protein dalam urine
- Normalnya pada ibu hamil jika pada pemeriksaan hasilnya negatif
- Hasil pemeriksaan digolongkan sebagai berikut :
Negatif (-) = urine tidak keruh
Positif (+) = terlihat kekeruhan 0,01 0,05 gr%
Positif (++) = kekeruhan nyata dalam butiran halus 0,05 0,1 gr%
Positif (+++) = gumpalan nyata 0,1 0,5 gr%
Positif (++++) = endapan > 0,05 gr%
3) Gula dalam urine
- Untuk mengetahui apakah air kemih mengandung glukosa atau tidak
- Pada kehamilan, ibu hamil dikatakan normal bila pemeriksaannya (-) dan
(+) karena pada saat kehamilan terjadi peningkatan filtrasi glomelurus.
- Hasil pemeriksaan digolongkan sebagai berikut :
Negatif (-) = tetap biru dan hijau jernih
Positif (+) = keruh, hijau agak jernih
Positif (++) = kuning kehijauan, endapan kuning
Positif (+++) = kuning kemerahan, endapan kuning
Positif (++++) = merah jingga sampai merah bata
II.INTERPRETASI DATA DASAR
Dalam langkah ini dituliskan data subyektif dan obyektif yang mendukung
diagnosa
Diagnosa dan ikhtisar pemeriksaan
Data subyektif :keluhan yang dikatakan pasien yang mendukung diagnosa.
Data obyektif :data yang diperolehdari pemeriksaan yang mendukung diagnosa

29
Dignosa ;G .....P.....Usia kehamilan....mg.hidup/mati/tunggal /kembar,letak
kepala,intra uteri /ekstra uteri,keadan jalan lahir....,keadan umum
ibu....
Masalah : masalah yang timbul yang berhubungan dengan kehamilan yang
membutuhkan penyelesaian .
Kebutuhan :pemecahan masalah yang dihadapi sehingga ibu merasa nyaman

Masalah dan diagnosa potensial yang mungkin dialami pada trimester III
1. masalah : G....P...... trimester III
dasar : DS :ibu mengatakan hamil yang ke.... usia
kehamilan....,HPHT....keluhan ibu dan gerakan anak dirasakan
sejak......
DO :- kesadaran ibu
- Kesadaran
- Pemeriksaan umum - TTV
-HDL

- Pemeriksan khusus
- Inspeksi
a. Mamae
:areola
hiperpigmentasi
b. Abdomen :pembesaran perut
- Palpasi
Leopold I
Leopold II
Leopold III
Leopold IV
- Auskultasi
- Perkusi
- Auskultasi

30
- Pemeriksaanpenunjang:
hb,reduksi,albumin.UPD,USG

2. masalah : keletihan
Dasar :ibu mengatakan cepat lelah saat beraktifitas
Kebutuhan :
HE tentang penyebab
HE tentang cara mengatasi
Istirahat yang cukup
Asupan gizi yang baik
Mengurangi aktifitas
3. masalah : pusing
dasar :ibu mengatakan mata berkunang-kunang,pandangan kabur
kebutuhan :
HE tentang penyebab
HE tentang cara mengatasi
Berbaring dengan kaki yang lebih tnggi
Duduk dan letakkan kepala diantara kedua paha
sampai rasa pusing hilang
4. masalah :varices
dasar :ibu mengatakan nyeri oada ekstrimitas bawah
kebutuhan :
HE tentang penyebab
HE tentang cara
mengatasi
Olahraga
Jangan
melipat tungkai pada lutut
Jangan berdiri
dalam waktu yang lama
Waktu
istirahat hendaknya kaki ditinggikan

31
Menngunakan
kaos kaki panjang
5. masalah :nyeri pinggang
dasar :ibu mengatakan ketika menunduk pinggang terasa nyeri,ibu
merasa sakit pinggang saat mengangkat benda berat
kebutuhan :
HE tentang penyebab
HE tentang cara mengatasi
Tidak memakai sandal/sepatu hak tinggi
memakai korset
memberi kompres hangat pada punggung bila nyeri
mengganjal punngung dengan bantal paad saat tidur
miring

6. masalah :konstipasi
dasar :ibu mengatakan BAB keras.nyeri saat BAB.
Kebutuhan :
HE tentang penyebab
HE tentang cara mengatasi
Anjurkan untuk mengkonsumsi makanan tinggi serat
Anjurkan ibu minum air hangat tiap bangun tidur
Anjurkan untuj jalan-jalan/senam ringan
Anjurkan pola kebiasaan BAB teratur

7. masalah :sering kencing


Dasar :ibu mengatakan sering kencing pada malam hari
Kebutuhan
HE tentang penyebab
HE tentang cara mengatasi
Menganjurkan mengurangi minum dimalam hari
Mengurangi minuman berkafein

32
Menganjurkan ibu untuk menjaga personal higiene
8. masalah :hemoroid
Dasar :ibu mengatakan nyeri saat BAB
Kebutuhan :
HE tentang penyebab
HE tentang cara mengatasi
Anjurkan BAB yang benar
Anjurkan untuk dikompres dengan es batu dan hindari
berdiri lama
III.IDENTIFIKASI DIAGNOSA/MASALAH POTENSIAL
-
IV.IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA
-
V.INTERVENSI
Merupakan perencanan tindakan yang akan dilakukan untuk menangani
keadan pasien sesuai dengan diagnosa yang ditegakkan berdasarkan data subyektif
dan mencerminkan rasional yang benar.

DIAGNOSA INTERVENSI RASIONAL

33
GIPAPIAH,usia kehamilan Jelaskan tentang Agar ibu mengerti
(dalam penyebab dan cara tentang keadannya
minngu)itruterin,hidup,letak mangatsi masalah yang bahwa hal yang dialami
kepala,ukuranpanggul dihadapi ibu adalah normal
normal,K/Ubaik,pada sehingga kecemasan
kehamilanfisiologis berkurang.
trimester II. Jelaskan tentang Untuk persiapan laktasi
perawatan payudara
Jelaskan tentang tanda- Agar keluarga ibu
tanda persalinan mengerti kapan ia akan
bersalin dan
menghubungi bidan
sehingga persalinan
dapat berjalan lancar
Jelaskan tanda tanda Agar wawasan ibu
bahaya kehamilan bertambah dan segera
menghubungi bidan/
dokter bila ditemui tanda
bahaya sehingga bila
terjadi kelainan dapat
segera diatasi
Jelaskan tentang nutrisi Untuk persiapan ibu
ibu Saat persalinan

Masalah
Nyeri pinggang Jelaskan mengenai Untuk mengurangi
mekanisme tubuh yang ketegangan sehingga
baik nyeri pinggang dapat
berkurang
Anjurakan ibu untuk Aktifitas terlalu berat
menghindari akan menyebabkan
kelelahan /aktifitas peningkatan energi
yang terlalu berat daalm
jaringan,sehingga

34
supalai o2 daalm tubuh
berkurang dan nyeri
makin bertambah
Anjurkan ibu untuk Semakin menambah
tidak memakai sepatu sikap tubuh menjadi
atau sandal hak tinggi hiperlordose sehingga
nyeri pinggang
bertambah
Sesak napas Posisi tubuh,kepala Agar pembuluh drah
lebih tinggi dari kaki didaerah punggung
tidak terhambat oleh
penekanan uterus

Sering kencing Perbanyak minum Agar istirahat ibu tidak


disiang hari terganggu
Kurangi minuman Agar produksi urin
diuretik,seperti tidak bertambah
teh,kopi dan soda banyak

Pusing Berbaring dengan kaki Agar darah mengalir


lebih tinggi keotak sehingag o2
Duduk dan letakkan otak terpenuhi
kepala di antara kedua
paha sampai pusing
hilang
Keletihan Istirahat cukup Agar tidak
Asupan gizi yang baik mengeluarkan banyak
Mengurangi aktifitas energi
Agar saat melakukan
aktifitas ibu tidak merasa
terlalu letih karena gizi
ibu telah terpenuhi
Agar ibu tidak merasa

35
letih
Hemoroid Anjurkan ibu untuk Agar BAB tidak
BAB yang benar menjadi keras
Olah raga teratur Untuk memperlancar
peredaran darah dalam
tubuh

Konstipasi Anjurkan ibu Agar BAB menjadi


mengkonsumsi lancar
makanan tinggi serat
Anjurkan untruk pola Agar BAB tidak
BAB teratur menjadi keras

varices Jangan melipat tungkai Agar tridak


pada lutut menghambat peredaran
darah

Waktu istirahat kaki di Untuk memperlancar


tinggikan peredaran darah

BAB IV
TINJAUAN KASUS

I. PENGKAJIAN

36
Tanggal pengkajian : 28 Mei 2008
Jam pengkajian : 10.00 wib
Tempat pengkajian : Poli kebidanan dan kandungan RSUD
Dr. Mohammad Saleh Probolinggo.

1. Biodata
Nama ibu : Ny N Nama Suami : Tn. S
Umur : 30 tahun Umur : 36 tahun
Pendidikan :S1 Pendidikan :S1
Pekerjaan : Guru Pekerjaan : Swasta
Suku : Jawa Suku : Jawa
Agama : Islam Agama : Islam
Alamat : Jl.PPI Blok JJ Alamat : Jl.PPI Blok JJ
No.8,Probolinggo No.8,Probolinggo

2. DATA SUBYEKTIF
1. Keluhan utama
Ibu mengatakan hamil yang ke 2, usia kehamilan 9 bulan, datang ke poli
kebidanan dan kandungan untuk memeriksakan kehamilannya dan ibu
ingin mengetahui kondisi janinnya.
Ibu mengeluhkan sakit pinggang.
2. Riwayat penyakit
a.Riwayat penyakit ibu
- Ibu tidak pernah menderita penyakit menular seperti TBC, Hepatitis
maupun HIV/AIDS.
- Ibu tidak pernah menderita penyakit kronis seperti jantung, TBC, dan
DM.
- Ibu tidak pernah menderita penyakit menurun seperti asma, DM dan
hipertensi.
- Ibu tidak mempunyai riwayat persalinan kembar.
b. Riwayat penyakit keluarga
- Dalam keluarga ibu ada yang menderita penyakit menular yaitu hepatitis.
- Dalam keluarga ibu ada yang menderita penyakit menurun yaitu DM.

37
- Dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit kronis seperti
jantung,hipertensi, dan TBC.
3. Riwayat menstruasi
Menarche : 14 tahun
Siklus/lama : 28 hari/7 hari
Jumlah/warna : - Hari 1 warna coklat, ganti pembalut 2x/hari
- Hari 2-3 warna merah, ganti pembalut 3x/hari
Dysminorhoe : Tidak
Flour albus : 1 minggu sebelum menstruasi
HPHT : 29 Agustus 2007
HPL : 04 Juni 2008
4. Riwayat kehamilan sekarang
GIIP10001
Usia kehamilan : 39 Minggu
ANC : Tempat : RSUD Dr. Mohammad Saleh Probolinggo.
Keberapa kali : 4x di poli kebidanan dan kandungan
Imunisasi TT : 2 kali
Terapi : Fe, Calk.
Keluhan hamil muda : Mual dan lemas
Keluhan hamil tua : Sakit pinggang
Gerakan anak dirasakan sejak usia kehamilan 5 bulan.
5. Riwayat perkawinan
Status kawin : 1 kali
Lama : 4 tahun
Usia saat kawin : 26 tahun

6. Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu

38
Kehamilan Persalinan nifas ket
suami Hamil UK Jns Pnlg Tmpat AS BB/TB JK penyulit mslh lkts
Ke prslnn prslnn

I I 9 bln SPT bidan BPS - 32kg/49 L - - +


cm

II Hamil
ini

7. Riwayat KB
Jenis : pil
Lama : 4 bulan
Keluhan : -
8. Riwayat sosial spiritual
- Ibu, suami dan keluarga sangat mengharapkan kehamilan ini.
- Ibu merasa senang dengan kehamilannya dan merencanakan melahirkan
di rumah sakit.
- Pengambil keputusan dalam keluarga adalah suami.
9. Pola aktivitas sehari-hari
a.Nutrisi
Sebelum hamil : Ibu makan 3x sehari, porsi cukup, sayur-sayuran, lauk-
pauk dan nasi. Minum air putih + 6-7 gelas perhari.
Selama hamil : Ibu makan 4x sehari, porsi sedikit-sedikit, sayur-
sayuran, lauk-pauk dan nasi. Minum air putih +7-8
gelasperhari.
b. Eliminasi
Sebelum hamil : BAK 4-5x, BAB 1xsehari, tidak ada keluhan.
Selama hamil : BAK lebih sering 5-6xsehari,BAB 1xsehari,tidak ada
keluhan.
c.Personal hiegiene
Sebelum hamil : Ibu mandi 2x sehari, ganti pakaian, celana dalam,
setiap kali mandi dan gosok gigi 3x sehari.
Selama hamil : Ibu mandi 2x sehari, ganti pakaian, celana dalam,

39
setiap kali mandi atau jika merasa lembab, gosok gigi
3x sehari.
d. Aktivitas
Sebelum hamil : Ibu melakukan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga.
Selama hamil : Ibu melakukan aktivitas sebagai ibu rumah tangga.
e.Hubungan seksual
Sebelum hamil : Tidak ada keluhan
Selama hamil : Tidak ada keluhan

3. DATA OBYEKTIF
Pemeriksaan fisik
1. Pemeriksaan umum
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Composmentis
Pemeriksaan TTV
Tekanan Darah : 120/80 mmHg
Nadi : 80x /menit
Suhu : 36,5 C
Anthropometri
Sebelum hamil Selama hamil
BB 63 kg 73 kg
TB I63 cm 163 cm
LILA - 28 cm

2. Pemeriksaan khusus
- Inspeksi
Kepala : Bersih, tidak ada benjolan abnormal, rambut lembab.
Muka : Tidak pucat, tidak oedema.
Mata : Simetris, conjunctiva tidak pucat, sklera tidak kuning.
Hidung : Simetris, bersih tidak da sekret, tidak ada polip.
Telinga : Simetris, bersih, tidak ada serumen.
Mulut : Bibir tidak stomatitis, tidak pucat, gigi tidak caries,
gusi tidak epulis.
Mammae : Simetris, bersih, papilla menonjol, hyperpigmentasi
pada areola dan papilla.

40
Abdoment : Tidak ada luka bekas operasi, terdapat linea nigra,
terdapat striae albicans dan striae lividae.
Genetalia : Tidak dilaksanakan pemeriksaan karena tidak ada
Kaluhan.
Ekstremitas : Atas : Simetris, tidak ada oedema, tidak pucat.
Bawah : Simetris, tidak ada oedema, tidak varices.
- Palpasi
Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar limphe dan kelenjar
tiroid, serta tidak ada bendungan vena jugularis.
Axila : Tidak ada pembesaran kelenjar limphe.
Mammae : Tidak ada benjolan yang abnormal, kolostrum (+)
Abdomen :
- Leopold I : TFU 3 jari bawah Px
- Leopold II : Teraba punggung kiri (PUKI)
- Leopold III : Teraba kepala belum masuk PAP U
- Leopold IV : -
- Auscultasi
DJJ 11-12-11 (136x/ menit)
- Perkusi
Reflek patella kanan/kiri +/+
- Data penunjang
USG tanggal 21 Mei 2008 dengan usia kehamilan 38 minggu
II. INTERPRETASI DATA DASAR
Dx : Ny N GIIP10001 usia kehamilan 39 minggu , hidup, tunggal, letkep,
Intrauterin dengan kehamilan fisiologis.
Ds : - Ibu mengatakan hamil 9 bulan
- Ibu mengatakan hamil yang ke-2
- Ibu mengatakan haid yang terakhir lupa
- Ibu mengeluhkan sakit pinggang
Do : Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Composmentis
TTV
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 80x/menit

41
- BB : 78 kg
- Suhu : 36,5 C
Pemeriksaan fisik
Payudara : Simetris, bersih, puting susu menonjol,
hyperpigmentasi pada areola dan papilla.
Abdomen : Tidak ada luka bekas operasi, terdapat linea nigra,
striae albicans dan striae lividae.
Palpasi
Payudara : Tidak ada benjolan abnormal, tidak ada nyeri tekan.
Abdomen : Leopold I : TFU 3 jari bawah Px (38 cm)
Leopold II : PUKI
Leopold III : Letkep U
Leopold IV : -
Auscultasi
DJJ 11-12-11 (136x /menit)
Data penunjang
USG pada tanggal 21 Mei 2008 dengan diagnosa usia kehamilan 39
minggu.
III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA/MASALAH POTENSIAL
-
IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA
-
V. INTERVENSI
Dx : Ny N GIIP10001 usia kehamilan 39 minggu, hidup, tunggal, letkep U,
Intrauterin dengan kehamilan fisiologis.
Tujuan : Dalam masa kehamilan,persalinan dan nifas dapat berjalan normal
serta ibu dan bayi dalam keadaan sehat.

Kriteria hasil
Kehamilan normal tanpa komplikasi
TTV dalam batas normal
Tekanan darah : Normal bila 90/60 120/80 mmHg

42
Nadi : Normal bila 60- 90x/ menit
Pernafasan : Normal bila 16-24x/menit
Suhu : Normal bila 36-37 C
TFU sesuai dengan usia kehamilan
DJJ dalam batas normal antara 120-160x/menit
Intervensi
1. Lakukan pendekatan pada ibu
Rasional : Ibu dan keluarga lebih kooperatif dalam tindakan.
2. Lakukan pemeriksaan TTV pada ibu
Rasional : Mengetahui parameter kesejahteraan ibu dan deteksi
dini adanya komplikasi.
3. Jelaskan tentang keadaan ibu dan janin.
Rasional : Supaya ibu mengetahui keadaan bayi dan
Kesehatannya.
4. Jelaskan pada ibu mengenai penyebab dari keluhan sakit pinggang.
Rasional : Ibu mengetahui bahwa keluhan yang dirasakan adalah
hal yang fisiologis dan ibu tidak perlu cemas dengan
keluhan yang dialami.
5. Jelaskan pada ibu cara mengatasi keluhan sakit pinggang.
Rasional : Agar ibu merasa lebih nyaman dalam kehamilannya.
6. Anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup.
Rasional : Dengan istirahat yang cukup peredaran darah akan
menjadi lancar dan kebutuhan oksigen otak juga akan
terpenuhi.
7. Anjurkan pada ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi sesuai
dengan selera ibu dan jadwal makan minimal 3 kali sehari.
Rasional : Untuk pemenuhan nutrisi.
8. Berikan terapi pada ibu.
Rasional : Untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi serta
memenuhi kebutuhannya.
9. Anjurkan ibu untuk kontrol ulang 1 minggu lagi atau sebelum 1
minggu jika ada keluhan.
Rasional : Deteksi dini adanya kelainan.
VI. IMPLEMENTASI

43
1. Melakukan pendekatan pada ibu dan keluarga,sehingga ibu lebih
kooperatif dalam melakukan tindakan.
2. Melakukan pemeriksaan TTV dengan hasil
Tekanan darah : 12/80 mmHg
Nadi : 80x/menit
Suhu : 36,5 C
3. Menjelaskan pada ibu bahwa keadaan ibu dan janin baik.
4. Menjelaskan pada ibu penyebab sakit pinggang yaitu adanya pergeseran
dari titik gaya berat dikarenakan uterus yang membesar yang
menyebabkan pembungkukan yang berlebihan ( Lordose ) dan adanya
peningkatan hormon (kartilago dalam sendi melemah).
5. Menjelaskan pada ibu cara mengatasi keluhan sakit pinggang yaitu :
Posisi tubuh yang baik, misalnya : gerak tubuh yang tepat untuk
mengangkat yaitu merunduk hingga paha, bukan pinggul yang
memikul beban.
Hindari mengangkat beban yang berlebihan.
Gunakan sepatu bertumit rendah.
Kehangatan pada punggung.
Saat tidur punggung diganjal oleh bantal.
6. Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup + 8-9 jam/hari, karena
dengan istirahat yang cukup dapat menghindari kelelahan yang berlebihan.
7. Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk
memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin. Seperti nasi, lauk-pauk, sayur,
buah-buahan dan susu.
8. Memberikan terapi kalk 1x1, Fe 1x1.
9. Menganjurkan pada ibu untuk memeriksakan kehamilannya 1 minggu lagi
atau sebelum 1 minggu jika ada keluhan.

VII.EVALUASI
Tanggal : 28 Mei 2008
Pukul : 12.00 WIB

44
Dx : Ny N GIIP10001, usia kehamilan 39 minggu, hidup, tunggal, letkep U,
Intrauterin, dengan kehamilan fisiologis.
S : Ibu mengatakan bahwa ibu mengerti dengan penjelasan yang
diberikan dan ibu bersedia melaksanakan anjuran yang diberikan.
O : Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Composmentis
TTV
Tekanan darah : 120/80 mmHg
Nadi : 80x/menit
Suhu : 36,5 C
BB : 78 kg
Leopold I : TFU 3 jari bawah Px (38 cm)
Leopold II : Punggung kiri
Leopold III : Letak kepala U
Leopold IV : -
DJJ 11-12-11 (136x/menit).
A : Ny N GIIP10001, usia kehamilan 39 minggu, hidup, tunggal, letkep U,
Intrauterin dengan kehamilan fisiologis.
P : - Anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup.
- Anjurkan ibu makan makanan yang bergizi.
- Anjurkan ibu minum obat secara teratur.
- Anjurkan ibu untuk kontrol ulung 1 minggu lagi atau sebelum 1
minggu bila ada keluhan.

BAB V
PEMBAHASAN
Pembahasan merupakan bagian dari studi kasus yang membahas
tentang kesenjangan dan kesamaan yang ditemukan antara tinjauan teori dan

45
tinjauan kasus untuk memudahkan dalam penyusunan bab pembahasan,maka
penulis mengelompokkan permasalahan sesuai dengan langkah-langkah
managemen kebidanan(managemen varney).
Selama melaksanakan Asuhan Kebidanan pada NyNGIIP10001 Usia kehamilan
39 minggu,hidup,tunggal,letkep U,intrauterine,dengan kehamilan
fisiologis.Tidak ditemukan kesenjangan oleh penulis.

BAB VI
PENUTUP
A.Kesimpulan
Dalam kehamilan akan berjalan normal jika diberikan Asuhan
Kebidanan dengan tepat dan akan menghasilkan suatu persalinan yang baik dan
normal.Pengkajian kepada klien yang dilakukan secara tepat dan akurat.

46
B.Saran
Ibu hamil harus memeriksakan kehamilannya secara teratur pada
petugas kesehatan untuk memantau perkembangan kehamilan dan mendeteksi
secara dini adanya kelainan-kelainan yang terjadi selama kehamilan.

DAFTAR PUSTAKA

Salman, SKP dkk, 2005. Asuhan Kebidanan Antenatal. Jakarta : Penerbit Buku
Kedokteran, EGC.

Balaskas, Janet, 2005. New Natural Pregnancy. Jakarta : PT. Prima Media Pustaka.

Jimenez, LM. Sherry, 1995. Kehamilan yang Menyenangkan. Jakarta : Arcan.

Prawirohardjo, Sarwono, 1999. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka


Sarwono Prawirohardjo.

47
Muchtar, R, 1999. Sinopsis Obstetri. Jakarta : Penerbit buku kedokteran, EGC.

Christin Ibrahim, 1996. Perawatan Kebidanan. Jakarta : PUSDIKNAKES.

Winjosastro, Hanifa, 1999. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo.

FK. UNPAD, 1994. Obstetri Fisiologi. Bandung : Bagian Obstetri dan Ginekologi.

Manuaba, Ida Bagus. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan. Jakarta : Penerbit Buku
Kedokteran EGC.

LEMBAR PENGESAHAN

48
Asuhan kebidanan pada Ny N dengan kehamilan fisiologis dengan
menggunakan manajemen Varney di poli kebidanan dan kandungan RSUD Dr
MOH.SALEH probolinggo periode tanggal 24 mei 2008 sampai 21 juni 2008. telah
diperiksa, disetujui dan disahkan pada tanggal 3 juni 2007.

Probolinggo,Juni 2008
Penyusun

Mahasiswa Prodi Kebidanan Bangkalan

Mengetahui,
Kepala ruang poli kebidanan dan Dosen Pembimbing
kandungan

HJ.Srihartiningsih,Amd.keb. Suryaningsih S.SIT


NIP.140 132 347 NIP.140 335673

49
50