Anda di halaman 1dari 7

TUGAS MATA KULIAH KONSTRUKSI MESIN

Oleh :
AHMAD WAISUL QORNI
41317110110

FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
2017
1. Apa yang dimaksud dengan ilmu konstruksi mesin?
JAWAB
Ilmu konstruksi mesin adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang bagaimana suatu
perancangan, pembuatan, percobaan, penyusunan dan pemeliharaan mesin.
Perancangan di sini yang dimaksud adalah bagaimana suatu konstruksi dari sebuah
mesin itu dibuat dengan memperhatikan faktor-faktor yang berpengaruh di dalamnya
seperti penggunaan bahan, daya yang bisa dikeluarkan, ketahanan terhadap beban dan
besar pemindahan tenaga serta biaya dan estetika.

2. Sebutkan beberapa lapangan kerja spesialis dalam bidang konstruksi mesin !


JAWAB
Adapun beberapa contoh lapangan pekerjaan spesialis yang menggunakan konstruksi
mesin sebagai disiplin ilmu adalah :
a) Drafter (engineering)
Seorang drafter dituntut untuk memahami dan mampu menganalisa setiap
rancangan yang dia buat sehingga rancangan itu efisien, kuat, serta bagus
dipandang dari segi estetika.
b) Konsultan teknik
Seorang konsultan diharuskan mampu menganalisa seberapa efisien dari rancangan
yang ada, mampu melakukan perbaikan-perbaikan dari rancangan yang telah
dibuat serta melakukan replacement dari sebuah komponen atau sistem dari sebuah
rancangan sesuai dengan kondisi lapangan (tempat, lingkungan dan lainnya)
sehingga rancangan yang ada bisa tepat aplikasi serta lebih efisien dalam
penggunaannya.
c) Technical Suppport (Engineering)
Technical Support mempunyai tugas menganalisa dari kelemahan dan kerusakan
sebuah rancangan, bisa berupa komponen maupun sebuah sistem konstruksi dari
permesinan sehingga dapat menentukan letak kesalahan dan kelemahan konstruksi
sebelumnya serta melakukan improvement dari konstruksi yang telah ada.
d) Technical Trainer (Instructor)
Pekerjaan ini jelas membutuhkan kemampuan analisis rancang bangun yang baik
mengingat tugas seorang instruktur adalah untuk memberikan pembekalan dan
dasar-dasar teknik bagi teknisi. Pekerjaan ini harus mampu menjelaskan
penggunaan-penggunaan suatu konstruksi rancang bangun serta aplikasinya
sehingga seorang teknisi tidak mengalami salah kaprah dalam penerapan di
lapangan.
e) Teknisi
Dalam sebuah pekerjaan teknis, seorang teknisi tidak hanya dituntut untuk bisa
sekedar bongkar pasang, namun juga harus mampu menganalisa fungsi dari sebuah
konstruksi sehingga jika suatu mesin mengalamai kerusakan dapat melakukan
troubleshooting serta melakukan perbaikan serta tindakan preventif untuk
kedepannya.
3. Sebutkan beberapa faktor yang sangat mempengaruhi perkembangan ilmu konstruksi
mesin !
JAWAB
Ilmu konstruksi mesin adalah sebuah ilmu yang dinamis sehingga dapat berkembang
dari waktu ke waktu. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan
bidang konstruksi mesin adalah :
a) Faktor Aplikasi
Aplikasi atau bagaimana suatu mesin digunakan tentunya sangat berpengaruh
terhadap perkembangan suatu konstruksi. Sebagai contoh di industri alat berat.
Pada awalnya alat berat digunakan untuk membantu dalam bidang pertambangan
(mining). Namun dalam perkembangannya, ternyata digunakan juga untuk
kepentingan forestry, marsh (rawa) bahkan untuk bekerja di tengah laut. Dan dari
perkembangan aplikasi itu semakin beragam pula desain rancangan dari alat berat
itu disesuaikan untuk kebutuhan apa dia dibuat.
b) Tingkat produktifitas.
Pada awalnya, mesin-mesin dibuat dengan daya/power yang tidak terlalu tinggi.
Akan tetapi, pada perkembangannya, tingkat produksi yang terus meningkat dan
berkembanganya revolusi industri memaksa para ahli untuk membuat bagaimana
mesin itu bisa mengejar tingkat produktifitas sehingga diciptakan mesin yang
berdaya tinggi dengan memperhatikan faktor beban, analisa tenaga dan kekuatan
dan lainnya sehingga tidak terjadi kerusakan dalam aplikasinya.
c) Tingkat Efisien
Jika kita membaca sejarah mobil, awal mula mobil diciptakan adalah dengan
ukuran yang cukup besar, dan biasanya terlihat adalah bagian enginenya. Sekarang
kita lihat bagaimana bentuk mobil saat ini, dengan bentuk yang ramping dan lebih
kecil namun memiliki daya yang tidak kalah hebat dengan engine ukuran besar.
Tujuannya apa? Agar penggunaan bahan dan ruangan dari sebuah sistem ataupun
konstruksi bisa lebih efisien sehingga tidak merepotkan penggunanya.
d) Faktor kenyamanan.
Pada awal diciptakannya transmisi (persneling), gear yang digunakan adalah spoor
gear dan pemindahan dengan menggunakan sistem manual (slidingmesh). Hal ini
memilki kelemahan yaitu pemindahan yang kasar dan menghentak serta suara roda
gigi yang berisik. Oleh karena itu dalam perkembangannya transmisi mengalami
banyak metamorfosis seperti perubahan bentuk gear menjadi helycal gear serta
konstruksi berubah dari slidingmesh ke constanmesh, lalu syncronmesh dan
sekarang sudah menggunakan powershift transmisi dengan bantuan hidrolik dalam
pengoperasiannya. Tujuannya untuk apa? Salah satunya adalah untuk modulasi
pemindahan yang lebih smooth sehingga kenyamanan dari pengguna lebih terjaga.
e) Tingkat Lifetime
Dalam banyak kasus, suatu produk baru yang baru saja dilaunching akan banyak
mengalami beberapa kerusakan pada sistemnya, dan sebagian adalah dari segi
konstruksi. Oleh karena itu, untuk menjaga kualitas suatu produk dan agar tidak
terjadi kerusakan untuk kedepannya (life time yang lebih panjang) maka kan
dilakukan perbaikan dan perubahan konstruksi dari yang sebelumnya agar
keawetannhya lebih terjaga.
f) Faktor Biaya.
Tentunya sangat berpengaruh. Kita akan dituntut dari segi biaya, bagaimana cara
membuat konstruksi yang bagus namun dengan biaya yang tidak terlalu tinggi dan
biasanya akan banyak mengalami tambal sulam sehingga produktifitas terjaga,
namun faktor keamanan dan lifetime juga harus terjaga.
g) Faktor Estetika.
Sebagai contoh adalah mobil. Pada awalnya mobil berbentuk kotak dengan roda
yang besar dan penampakan yang cukup aneh. Namun pada perkembangannya
body mobil menjadi semakin ramping yang otomatis akan mempengaruhi
konstruksi dari sistem penggerak dan lainnya. Tujuannya adalah untuk estetika
sehingga kendaraan jadi lebih sedap dipandang.

4. Sebutkan dan jelaskan 3 bagian pendidikan bidang kejuruan konstruksi mesin !


JAWAB
Dalam bidang konstruksi mesin, ada 3 bidang kejuruan yang dipelajari yaitu :
a) Elemen Mesin.
Elemen mesin adalah suatu bidang kejuruan yang membahas dan mempelajari
suatu komponen tunggal pada sebuah mesin beserta fungsinya. Komnponen
tersebut sebagai contohnya adalah elemen sambungan, poros, bantalan dan
sebagainya. Pada bidang ini disamping mempelajari cara kerja dan aplikasinya,
akan dipelajari pula bagaimana perhitungan dari sebuah rancang bangun sebuah
elemen mesin untuk menetukan tingkat pembebanan dan tegangannya sehingga
bisa kita tentukan ukuran bahan, jenis bahan yang digunakan bagaimana
kinematika geraknya. Efisiensi dan faktor estetika juga termasuk dalam bidang ini.
Dan biasanya rancangan elemen ini akan dituangkan dalam perhitungan dan
gambar kerja.
b) Konstruksi Baja
Ilmu ini mempelajari konstruksi-konstruksi dan rancangan dari sebuah baja sebagai
rangka dari sebuah mesin. Tujuan dari ilmu ini adalah untuk menentukan bentuk
konstruksi dari sebuah mesin dimana bentuk ini akan mengacu kepada gaya
ataupun beban yang diterima, baik besar, arah maupun jenis pembebanannya, serta
rancangan berdasar jenis baja yang digunakan. Mengapa ilmu ini sangat penting?
Tujuannya agar konstruksi baja yang notabene banyak digunakan sebagai chasis
(salah satu fungsinya adalah sebagai penopang berat) mampu untuk menahan suatu
beban sehingga tidak terjadi kerusakan pada saatr sudah diaplikasikan.
c) Sistem-sistem mesin pendorong, penarik dan sistem transportasi
Adalah disiplin ilmu yang mepelajari rangkaian konstruksi dari sebuah sistem
penggerak (power train) dari sebuah mesin. Contoh sistemnya adalah sistem
mekanikal, hidrolik, pneumatik ataupun electric (hybrid system). Di sini kita akan
mempelajari besar pemindahan daya, tingkat efisiensi serta yang terpenting adalah
bagaimana menggabungkan sistem tadi untuk menggerakkan sebuah konstruksi
(rancang bangun) sehingga mesin dapat bekerja dengan maksimal
5. Apa yang dimaksud dengan bagian-bagian (elemen) mesin ? berikan beberapa contoh
!
JAWAB
Yang dimaksud dengan elemen mesin adalah suatu komponen tunggal yang
dipergunakan pada konstruksi mesin, dan setiap bagian mempunyai fungsi dan
kegunaan yang mampu bersinergi antara satu dengan lainnya.

Contoh dari sebuah elemen mesin adalah :


A. Bantalan dan elemen transmisi
Bantalan luncur
Bantalan gelinding
Poros dukung dan poros pemindah
Kopling tetap& tidak tetap
Rem
Pegas
Tuas
Sabuk dan Rantai
Roda gigi
B. Elemen elemen transmisi untuk gas dan Liquid
Valve
Fittings
serta contoh contoh yang lain seperti fastener.

6. Sebutkan paling sedikit empat bagian utama bidang kejuruan elemen mesin !
JAWAB
Beberapa bagian utama bidang kejuruan elemen mesin yaitu :
A. Sambungan
Meliputi baut, mur serta alat-alat penjamin.
B. Pemindahan mekanis
Meliputi pengerjaan oleh ban dan rantai, pemindahan oleh roda gigi serta
pengaturan kecepatan.
C. Poros-poros.
Meliputi sambungan poros pada naf, penyangga poros dan kopeling poros,
D. Pengubah gerak
Meliputi engkol batang penggerak, batang ulir dan mur serta cakera hubungan.
E. Saluran pipa dan bak
Meliputi sambungan pipa, bak kompensator dan kompensator.
F. Alat-alat keamanan.
Meliputi keran dan penutupnya, alat-alat keamanan, meter-meter.
G. Lain-lain
Misalnya pegas-pegas, peredam getar.
7. Berikan dua buah contoh dalam praktek, tiap-tiap bagian utama dalam pertanyaan
nomor 6 !
JAWAB
Adapun contoh dalam prakteknya untyuk bagian-bagian elemen mesin adalah sebagai
berikut :
Sebagai contoh yang saya ambil adalah aplikasi alat berat pada Backhoe Loader.

A. Sambungan
Sambungan untuk boom pada backhoe dengan dippersticknya adalah
menggunakan pin.
Sambungan antara poros input transmisi dengan turbin pada torque converter
menggunakan poros spline
B. Pemindahan mekanis
Komponen final drive sebagai penggerak unit adalah menggunakan tire (ban).
Untuk pemindahan kecepatannya dengan menggunakan roda gigi mekanis
dengan tipe countershaft.
C. Poros poros
Pemindahan power dari transmisi ke differensialnya menggunakan poros
propeler.
Pemindahan power dari differensial ke roda menggunakan poros axle.
D. Pengubah gerak
Pengubah gerak linear piston menjadi gerak putar pada engine menggunakan
poros engkol.
Pengubah arah putaran 90 derajat menggunakan bevel gear dan drive pinion.
E. Saluran pipa dan bak
Untuk menggerakkan boom dan arm, hidroliknya disalurkan dengan
menggunakan pipe line.
Untuk menyalurkan fuel ke engine digunakan juga pipe line dan hose.
F. Alat-alat keamanan.
Pada sistem bahan bakar dan hidroliknya, untuk membatasi tekanan digunakan
relief valve.
Pada sistem hidroliknya, untuk melindungi dari tekanan tiba-tiba dipasangkan
overload valve.
G. Lain-lain
Untuk meredam getaran engine, pada mountingnya tedapat damper.
Untuk modulasi yang lebih smooth, pada sistem transmisi dipasangkan pegas.