Anda di halaman 1dari 7

Tata Cara Debat

Pertanyaan atau tantangan hendaknya dikemukakan secara professional,


Tidak Menghina, Tidak merendahkan, atau Berkomentar yang
menyerang pribadi tidak bisa diterima.
- Analisis kritis, sintetis, keterampilan retorika (berbicara), dan
intelijensia (ability to perceive and understand ) atau Tidak Terbata
Bata.
- Fokus pada posisi pihak lawan atau argument lawan. Mengetahui "pihak
lain" atau "mengetahui kelemahan dan kelebihan" pihak lawan
merupakan hal penting dalam strategi persiapan untuk menyangkal
argumen lawan.
- . Batasi argumen pada maksimal tiga poin.
- Gunakan logika dalam menyusun dan menyampaikan argumen.
- Ketahui kesalahan umum dalam berpokir seperti kesalahan logis dan
gunakan secara efektif dalam menyangkal argumen lawan.
- Sajikan konten (substansi) dengan akurat. Gunakan selalu konton
(data/fakta) yang berhubungan dan mendukung pandangan Anda.
- Pastikan kesahihan semua bukti eksternal yang disajikan dalam
argumen.
- . Kesimpulan dalam debat merupakan posisi kesimpulan final. Gunakan
hal itu sebagai kesempatan untuk menyangkal atau memojokkan lawan.

Unsur-Unsur Dalam Debat


-Mosi

Mosi adalah topik atau pokok pembicaraan yang mengandung hal hal yang bersifat
kontroversial (ada pihak pro dan kontra). Mosi sangatlah penting dalam debat. Peran
mosi bisa menjadi kunci jalannya perdebatan, mosi menggunakan kalimat opini.
Unsur Manusia
-Moderator
Moderator ialah seseorang yang memiliki tugas untuk mengatur jalannya debat,
membacakan tata tertib debat, memperkenalkan pembicara baik tim pro maupun tim
kontra, dan menyampaikan latar belakang atas mosi yang dibicarakan.
-Tim afirmasi/pro
Tim afirmasi adalah kelompok yang menyetujui atau mendukung atas mosi yang
disampaikan.
-Tim oposisi/kontra
Lawan dari tim afirmasi ialah tim oposisi yakni kelompok yang tidak menyetujui
atau tidak mendukung atas mosi yang disampaikan. Tim pro dan kontra dalam debat
biasanya terdiri atas 3 orang yakni pembicara 1,2, dan 3. Pembicara 1 bertugas
menyampaikan pendapat dan memberi kesimpulan, pembicara 2 dan 3 bisa
menyangga dan mempertegas pendapat pembicara sebelumnya. Dalam
menyampaikan pendapat baik tim pro dan tim kontra memiliki kelemahan (argumen
yang menimbulkan sanggahan) dan kekuatan (argumen yang sesuai fakta dan tidak
menimbulkan sanggahan).
-Tim netral
Tim netral dalam debat adalah tim yang menyampaikan jalan tengah atau solusi atas
permasalahan yang disampaikan.
-Sekretaris/notulis
Notulis adalah seseorang yang bertugas mencatat jalannya debat dan menyampaikan
hasil dari pelaksanaan debat.
Cara Menarik Kesimpulan dalam Debat

-Generalisasi

Penarikan kesimpulan ini dengan cara umum biasanya menggunakan


kata jadi, contoh :
Berkurangnya lahan hijau memang salah satu penyebab banjir. Namun
menurut saya penyebab utama banjir ialah curah hujan yang tinggi. Jika
hujan besar turun terus menerus, air tidak akan bisa masuk saluran air
karena volume air yang banyak sampai air tersebut meluap dan
menyebabkan banjir. Jadi berkurangnya lahan hijau bukan penyebab
utama banjir.

-Analogi

Pnarikan kesimpulan ini didasarkan pada perbandingan dua hal yang


berbeda akan tetapi memiliki kesamaan kemudian keduanya
dibandingkan (disamakan). Contoh :
Saya setuju dengan anggapan bahwa penyebab utama banjir adalah
berkurangnya lahan-lahan hijau sebagai daerah resapan air. Hal ini bisa
diibaratkan dengan wastafel yang tersumbat. Wastafel yang tersumbat
ini seperti daerah yang tidak memiliki lahan hijau. Sumbatan tersebut
seperti daerah lahan hijau yang ditutup bangunan. Jika terjadi hujan
akan menyebabkan banjir. Begitu juga dengan penyebab utama banjir
dengan berkurangnya lahan-lahan hikau seperti wastafel tang tersumbat.

-Sebab akibat

Yang terakhir ialah penarikan sebab akibat, dalam pola ini sebab bisa
menjadi gagasan utamanya, sedangkan akibat menjadi gagasan
penjelasnya. Namun juga bisa sebaliknya. Contoh :
Memang benar sebab tontonan yang buruk ditelevisi akan berakibat
pada perilaku anak yang tidak baik.

Istilah Dalam Debat


Motion : istilah lain untuk mosi
Parameter : Batasan yang harus diberikan oleh tim oposisi agar
pembicaraan tidak panjang lebar dan tidak sesuai mosi.
Team Split : Bagian bagian yang akan di bicarakan oleh masing masing
pembicara.
Themeline : Garis besar atau inti dari mosi yang diambil dari keseluruhan
argumen.
Matter : Materi yang disampaikan harus sesua dan berhubungan dengan
mosi.
Manner : Cara penyampaian argument (sopan, tegas, meyakinkan, suara
lantang, dan juga body language)
Method : metode penyampaian dari pembicara 1 sampai 3 dan pembagian
tugas harus jelas.
Timer : Batas waktu pembicara untuk menyampaikan pendapatnya.
Reply Speech : Kesimpulan dari ketiga argumen yang menguatkan yang
biasanya dibawakan pembicara 1.
Argument : Alasan/bukti/pernyataan yang mendukung atau memperkuat
pendapat.
Kalimat mosi : kalimat yang bisa mengandung kontroversi di masyarakat.
Kalimat argument : Kalimat yang menyatakan pendapat/pernyataan
pendapat atas mosi yang disampaikan
Point of Interruption : Sebuah respon yang diajukan dalam bentuk
internasional yang cepat dan spontanitas
Challenge : Tindakan menentang definisi yang disampaikan oleh tim
afirmasi.
First Travel

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah seharusnya tak diminta untuk
menanggung ganti rugi para calon jemaah umrah korban biro perjalanan PT First Anugerah Karya
Wisata atau First Travel.
Pihak yang sepenuhnya harus bertanggung jawab adalah biro perjalanan tersebut.
"Sebenarnya semua ada aturannya, travel untuk umroh itu harus terdaftar, harus dicek semuanya.
Tidak semua travel itu bisa laksanakan umrah. Karena harus juga punya hubungan, terdaftar juga
di Arab Saudi," kata Kalla.
Sebelumnya, saat audiensi dengan DPR beberapa hari lalu, salah seorang korban First Travel,
Sarah, meminta agar pemerintah mau menggelontorkan satu persen dana haji untuk
menyelamatkan nasib 62.000 korban First Travel.
Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie berpendapat, pemilik
agen perjalanan umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel perlu mendapatkan
hukuman yang berat.
Menurut dia, pemilik First Travel telah menggunakan uang umat untuk keperluan pribadinya.
Padahal, calon jemaah umroh telah meniatkan uang tersebut untuk keperluan ibadah.
Rokayah, salah satu jemaah calon umrah asal Kampung Pananjung, Kabupaten Garut, Jawa
Barat, akhirnya meninggal dunia. Jemaah asal Kota Dodol itu diduga meninggal akibat depresi
karena tidak kunjung diberangkatkan First Travel, selaku pihak penyelenggara.
Rahmat Rosadi, keluarga korban sekaligus korban peserta jemaah umrah First Travel mengatakan,
korban mengembuskan napas terakhir Jumat, 25 Agustus 2017. Korban diduga depresi
memikirkan nasibnya beserta delapan orang lainnya yang merupakan peserta umrah First Travel
yang tak kunjung berangkat. Korban merasa malu oleh tetangga dan kerabatnya karena telah
berpamitan dan syukuran akan umrah, tapi nyatanya tidak kunjung berangkat," ujar Rahmat, Sabtu
26 Agustus 2017.
Rahmat mengatakan, korban bersama delapan orang lainnya yang merupakan anak dan sanak
keluarga, mendaftar umrah melalui First Travel sekitar 2015 karena tergiur promo umrah murah.

Di tengah upaya meminta haknya itu, Haris justru mendapat intimidasi dari pihak First Travel.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan,
jumlah korban yang belum diberangkatkan agen perjalanan First Travel sebanyak 58.682 orang.
"Kalau dihitung kerugiannya, untuk yang paket saja mencapai Rp 839.152.600.000," ujar Herry
di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa. Dalam kasus ini, Direktur Utama First Travel Andika
Surachman merupakan pelaku utama dalam melakukan penipuan dan penggelapan uang.
Ia dibantu istrinya, Anniesa Hasibuan dan adik iparnya, Siti Nuraidah Hasibuan.
Modusnya, yakni menjanjikan calon jemaah untuk berangkat umrah dengan target waktu yang
ditentukan.
Hingga batas waktu tersebut, para calon jemaah tak kunjung menerima jadwal keberangkatan.
Bahkan, sejumlah korban mengaku diminta menyerahkan biaya tambahan agar bisa berangkat.
Para tersangka juga memberikan promosi dengan biaya murah di bawah ketetapan Kementerian
Agama, yakni Rp 14,3 juta.
Ia menjanjikan para pelanggannya mendapatkan fasilitas VIP meski membayar murah.
(Utangnya) kurang-lebih Rp 24 miliar sejak 2015 hingga 2017," sebut Rudolf.(Utang dengan salah
satu hotel di Arab Saudi. Utang biaya penginapan dan katering)

7. Pasal 365 ayat (3)


Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling
lama dua puluh tahun, jika perbuatan mengakihntkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh
dua orang atau lebih dengan bersekutu, disertai pula oleh salah satu hal yang diterangkan dalam
no. 1 dan 3.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin menilai, hukuman harus
diberikan kepada pengelola First Travel bila terbukti bersalah. Hukuman ini dimaksudkan agar
tak ada lagi penipuan kepada calon jemaah umrah dan haji. "Kalau menipu ada hukumannya,
mencuri ada hukumannya. Karena kita hukumnya itu hukuman sesuai dengan aturan hukum kita,
ya maka sesuai perundang-undangan yang ada," imbuh Ma'ruf.

Kepemilikan dan penyalahgunaan senjata api dan / atau bahan peledak lainnya (UU Darurat No.
12/1951). Polisi menemukan sejumlah senjata laras panjang jenis airsoft gun di rumah mewah
Direktur Utama First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, di Sentul City,
Bogor.
Selain itu, ditemukan juga amunisi dan peluru tajam.
"Senjatanya ada yang punya izin, ada yang tidak berizin," ujar Direktur Tindak Pidana Umum
Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (22/8/2017).
Di dalamnya disebutkan bahwa barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat,
menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai,
membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan,
mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu
senjata api, amunisi atau suatu bahan peledak dihukum dengan hukuman mati atau hukuman
penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun.