Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

I. Kesimpulan
Setelah melakukan Asuhan Keperawatan pada Ny. A dengan
gangguan Sistem Kardiovaskuler : Decompensatio cordis. Pada proses
pelaksanaannya didukung oleh teori yang penulis dapatkan dari berbagai
sumber dan diterapkan dengan menggunakan pendekatan proses
keperawatan yang meliputi pengkajian, perencanaan, pelaksanaan dan
evaluasi.
Setelah dilakukan proses asuhan keperawatan penulis dapat
mengambil kesimpulan yaitu :
1. Pada tahap pengkajian penulis dapat melakukan tanpa mendapat
banyak hambatan, ini dikarenakan diterapkannya komunikasi yang
efektif pada saat wawancara dan pemeriksaan fisik hal ini juga
karena kerjasama klien dan keluarga.
2. Pada tahap perencanaan penulis dapat melakukannya tanpa
hambatan berkat bantuan dari berbagai sumber referensi dan
bimbingan dariperawat ruangan.
3. Pada proses pelaksanaan penulis mendapatai sedikit hambatan
dikarenakan keterbatasan alat di ruangan, tetapi hal itu tidak menjadi
gangguan bagi penulis dalam melaksanakan asuhan keperawatan.
4. Pada saat evaluasi penulis mengalami kesulitan karena pelaporan
tindakan pada malam hari tidak dicatat dengan lengkap.
5. Pendokumentasian merupakan hal yang penting dalam proses
pelaksanaan asuhan keperawatan sebagai alat komunikasi antara
perawat dan tim kesehatan lain sehingga dapat diterapkannya asuhan
keperawatan yang komperhensip dan berkesinambungan.

46
II. Saran
Terdapat beberapa saran pada kasus gangguan system Kardiovaskuler:
Decompensatio cordis diantaranya :
1. Perlunya meningkatkan pendekatan pada klien dan melibatkan
keluarga dalam melaksanakan asuhan keperawatan
2. Perlunya memberikan pengetahuan pada klien dan keluarga tentang
perawatan dan pencegahan agar dapat sehat optimal
3. Perlunya menambah literature tentang gangguan system
Kardiovaskuler terutama Decompensatio cordis agar dapat
melaksanakan asuhan keperawatan yang maksimal.

47