Anda di halaman 1dari 3

1. perbedaan antara Perkebunan Besar dengan Perkebunan Rakyat.

Perkebunan besaradalah perkebunan yang diselenggarakan atau dikelola secara


komersial oleh perusahaan yang berbadan hukum. Perkebunan besar, terdiri dari :
Perkebunan Besar Negara (PBN) dan Perkebunan Besar Swasta (PBS) Nasional/Asing.
Perkebunan rakyat(tidak berbadan hukum). Perkebunan rakyat adalah perkebunan yang
diselenggarakan atau dikelola oleh rakyat/pekebun yang dikelompokkan dalam usaha
kecil tanaman perkebunan rakyat dan usaha rumah tangga perkebunan rakyat.
Jumlah tenaga kerja sedikit.
2) Luas lahan garapannya relatif sempit.
3) Peralatan yang digunakan relatif sederhana.
4) Modal yang digunakanya terbatas.
5) Hasil produksinya sedikit, biasanya lebih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya sendiri.
Adapun perkebunan besar biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1) Modal yang digunakan untuk proses perkebunan cukup besar.
2) Lahan yang diusahakan sangat luas.
3) Jumlah tenaga kerja cukup banyak.
4) Peralatan yang digunakan sudah menggunakan teknologi yang modern.
5) Hasil produksinya melimpah, bahkan berorientasi ekspor.
Menurut Ariyantoro (2006) dalam Ohi (2014) Perkebunan rakyat merupakan usaha
budidaya tanaman yang dilakukan oleh rakyat,dimana perkebunan ini memiliki ciri
antara lain: lahannya sempit, status lahan milik dan sewa, pengelolaannya dilakukan
oleh petani itu sendiri dengan cara sederhana, jenis tanaman campuran monokultur,
teknologi yang digunakan sederhana, cara pembudidayaannya tradisional, cara
permodalan padat karya, pengambilan keputusannya cepat dimana tidak memperhatikan
resiko yang akan diterima nanti, serta target produksi yang kadang tidak tercapai.
Perkebunan besar adalah usaha budidaya tanaman yang dilakukan oleh Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) atau swasta. Perkebunan ini mempunyai ciri sebagai berikut:
Lahannya luas, status lahan hak guna usaha, pengelolaannya dilakukan oleh swasta
sebagai karyawan dan agak rumit, jenis tanaman perdagangan, teknologi yang
digunakan modern, cara pembudidayaan mengikuti perkembangan teknologi, cara
permodalannya padat modal, pengambilan keputusannya jangka panjang, dan target
produksi selalu tercapai.

2. Apa yang saudara ketahui tentang Perusahaan Inti Rakyat Perkebunan (PIR-BUN) ?.
A
Perusahaan Inti Rakyat Perkebunan adalah suatu pola pelaksanaan pengembangan
perkebunan dengan menggunakan perkebunan besar sebagai inti yang membantu dan
membimbing perkebunan rakyat sekitarnya sebagai plasma dalam suatu sistem kerjasama
yang saling menguntungkan, utuh dan berkesinambungan. Perusahaan Inti Rakyat
Perkebunan terdiri dari perusahaan inti dan kebun plasma, perusahaan inti adalah
perusahaan perkebunan besar baik milik swasta maupun milik Negara yang ditetapkan
sebagai pelaksana proyek PIR, sedangkan kebun plasma adalah areal wilayah plasma
yang dibangun oleh perusahaan inti dengan tanaman perkebunan yang diperuntukkan
bagi petani peserta (Direktorat Jenderal Perkebunan, 1990).

Pola Perusahaan Inti Rakyat atau disingkat PIR adalah pola Pelaksanaan Pengembangan
Perkebunan dengan menggunakan perkebunan besar sebagai inti yang membantu dan
membimbing perkebunan rakyat disekitarnya sebagai plasma dalam suatu sistem
kerjasama yang saling menguntungkan, utuh dan kesinambungan (WordPress, 2010).

Tujuan dari pelaksanaaan PIR ini akan tercapai jika masing-masing pihak yang
bermitra akan peranan dan kewajibannya masing-masing. Perusahaan inti harus dapat
menyadari akan peranannya sebagai agent of development dalam menggerakan petani
untuk dapat meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan. Sebaliknya petani
harus sadar akan perannya sebagai individu atau kelompok untuk berpartisipasi
aktif. Untuk terciptanya kondisi kerjasama yang harmonis perlu masing-masing pihak
menyadari keseimbangan hak dan keawajibannya.
Hak-hak petani sebagai peserta proyek PIR
1.Memperoleh lahan kebun lebih kurang 1,5 2 ha.
2.Memperoleh perumahan, lahan pekarangan dan lahan pangan sesuai pola pengembangan
PIR-BUN dan situasi setempat.
3.Memperoleh sertifikat tanah hak milik yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan
Nasional, yang untuk sementara menjadi agunan kredit dibentuk Bank.
4.Memperoleh bimbingan, penyuluhan dan latihan dalam berusaha tani.
5.Memperoleh jamnan penjualan hasil usaha tanaman pokok.
6.Memanfaatkan fasilitas umum : sekolah, puskesmas, rumah ibadah dan lain-lain yang
disediakan.

Berdasarkan konsep PIR petani peserta mempunyai kewajiban yang harus dilakukan.

Kewajiban petani peserta antara lain :


1.Menanda tangani perjanjian kerja dengan pemimpin proyek PIR.
2.Memelihara kebun dengan baik sesuai petunjuk perusahaan inti
3.Memanfaatkan lahan pangan dan lahan pekarangan dengan baik.
4.Menjual seluruh hasil tanaman pokok dengan mutu yang baik kepada Perusahaan Inti
sesuai dengan perjanjian produksi dan jual beli hasil kebun.
5.Mematuhi kewajiban pembayaran kembali hutang-hutangnya sampai lunas dari hasil
penjualan produksi petani kepada Perusahaan Inti
6.Menjadi anggota kelompok tani dan Koperasi Unit Desa.

Perusahan Inti juga mempunyai kewajiban pada petani peserta, kewajiban tersebut
antara lain :
1.Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis dalam pemeliharaan, panen dan pemasaran
hasil tanaman pokok serta membantu usaha tani tanaman pangan dan pekarangan
2.membantu penerbitan Sertifikat Tanah atas nama petani peserta
3.Menampung dan membeli hasil kebun petani dengan harga sesuai ketetapan pemerintah
serta membantu kelancaran pengambilan kredit petani
4.Mempersiapkan pelaksanaan konversi
5.Turut membina Petani Peserta melalui Kelompok Tani dan KUD sehingga menjadi mitra
kerja yang tangguh dan mandiri.

3. Berikan gambaran manajemen perkebunan di Dataran Rendah dan Dataran tinggi!.


B
1. PERKEBUNAN DATARAN RENDAH (LOWLAND PLANTATION)
( YG DIBUDIDAYAKAN TANAMAN SEMUSIM +Tnm keras
( UMUMNYA JUGA DISELENGGARAKAN DI TANAH-2 PERTANIAN YG SUBUR & DISEWA SCR
MUSIMAN DARI RAKYAT
( 1. TEMBAKAU :
A. RAKYAT : - TEMBAKAU VIRGINIA & TEMBAKAU RAJANGAN
(BHN BAKU UTAMA SIGARET KRETEK) & TEMBAKAU
PIPA ( UMUMNYA DITANAM DI TNH-2 MILIK
PERORNG
- TEMBAKAU BESUKI Na-Oogost (TEMBAKAU CERUTU)(
DITANAM DI TNH-2 MILIK PERORANGAN & SEBAG
DITNM DI TANAH-2 HAK ERFPACHT (SEWA TURUN-
TEMURUN)
B. PERKEBUNAN BESAR : - SWASTA & NEGARA ( DI TNH-2 SEWA
( 2. TEBU
( 3. KELAPA
( 4. KARET
PERKEBUNAN DATARAN TINGGI (UPLAND PLANTATION)
(YG DIBUDIDAYAKAN TANAMAN KERAS/TAHUNAN
( 1. KOPI
( 2. TEH
( 3. COKLAT
( 4. CENGKEH
( 5. VANILI
( 6. KINA
Tanaman perkebunan terdiri dari tanaman perkebunan di dataran tinggidan di
dataran. Masing-masing tanaman perkebunan tersebut dapatdimanfaatkan untuk
kebutuhan manusia. Misalnya karet digunakanuntuk membuat ban, tebu untuk membuat
gula dan kelapa sawit untukmembuat minyak goreng.

4. Mengapa Perkebunan Besar mempunyai Struktur Organisasi yang formal dan


komplek sehingga ada hirarkhi Sumber Daya Manusia (Tenaga Kerja), sedangkan
Perkebunan Rakyat tidak ?.
Besarnya organisasi secara keseluruhan maupun satuan kerjanya yang sangat
mempengaruhi struktur organisasi.Semakin besar ukuran organisasi, struktur
organisasi akan semakin kompleks dan harus dipilih struktur yang tepat.

rganisasi dapat dibedakan skalanya menurut berbagai faktor diantaranya adalah dari
jumlah penjualan, pangsa pasar hingga jumlah tenaga kerja. Organisasi yang berskala
besar artinya organisasi tersebut barangkali memiliki berbagai cabang diberbagai
daerah dikarenakan pangsa pasarnya yang luas, dengan demikian memiliki tenaga kerja
yang juga tidak sedikit. Tapi walaupun tanpa cabang, organisasi dapat dikatakan
berskala besar jika tenaga kerja yang ada berjumlah ribuan seperti pabrik-pabrik
garmen penghasil produk-produk konveksi. Organisasi yang berskala besar karena
ruang lingkup aktivitasnya yang luas maka memerlukan pendelegasian wewenang dan
pekerjaan sehingga dalam mendesain struktur organisasinya pun perlu
mempertimbangkan berbagai faktor yang terkait dengan aktifitas yang luas tersebut.
Sedangkan organisasi berskala kecil biasanya memiliki jumlah tenaga kerja yang
sedikit karena pangsa pasar yang mungkin masih sedikit, jumlah penjualan atau
produksi yang juga sedikit. Organisasi yang berskala kecil biasanya memiliki
struktur organisasi yang lebih sederhana dan tidak terlalu banyak terjadi
pendelegasian wewenang dan pekerjaan.

Struktur organisasi merupakan alat untuk membantu manajemen dalam mencapai


tujuannya. Struktur organisasi dapat memiliki pengaruh yang besar pada anggotanya.
Pengaruh struktur organisasi terhadap kepuasan dan kinerja karyawan mengarah pada
suatu kesimpulan yang sangat jelas. Struktur organisasi menjelaskan bagaimana tugas
kerja akan dibagi, dikelompokkan dan dikoordinasikan secara formal.
Struktur organisasi menunjukkan kerangka dan susunan perwujudan pola tetap
hubungan. Hubungan diantara fungsi-fungsi, bagian-bagian ataupun posisi maupun
orang-orang yang menunjukkan kedudukan tugas, wewenang dan tanggung jawab yang
berbeda-beda dalam suatu organisasi Kerangka kerja organisasi disebut sebagai
desain organisasi (organizational design). Bentuk spesifik dari kerangka kerja
organisasi dinamakan dengan struktur organisasi (organizational structure