Anda di halaman 1dari 7

BAB 1.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Manajemen rapat adalah merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan


mengontrol rapat. Hal ini juga merupakan suatu kegiatan tatap muka resmi yang telah
diagendakan, dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan tujuan untuk membahas
suatu permasalahan, mencari jalan keluarnya dan mengambil keputusan agar
mencapai tujuan individu atau organisasi.

PT Telkomsel adalah suatu perusahaan Telekomunikasi yang dimana setiap


kantornya diberbagai kota mempunyai fasilitas ruangan meeting. Namun sistem
pemesanan jadwal ruang meeting masih manual. PT Telkomsel menggunakan konsep
reservasi dalam proses bisnisnya. Seorang requestor yang ingin memesan atau
menyelenggarakan sebuah acara (event) harus melakukan reservasi terlebih dahulu.
Requestor tersebut harus menghubungi pihak yang bertanggung jawab atas gedung
tersebut untuk memberikan informasi pemesanan.

Hal ini juga sering menyebabkan jadwal ruang meeting yang bertabrakan
sehingga petugas resepsionis harus memeriksa semua jadwal-jadwal ruangan apabila
ada pemesanan ruangan meeting yang baru ataupun adanya perubahan jadwal
meeting yang sudah terinput sebelumnya, hal ini menjadi tidak efisien dari segi
waktu.

Dengan berkembangnya cara berkomunikasi maka hal ini akan berpengaruh


terhadap penyampaian informasi yang dilakukan setiap hari. Pada saat ini bukan tidak
mungkin untuk menyampaikan informasi dengan jarak yang jauh, karena didukung
dengan berkembangnya alat komunikasi tersebut. Dengan perkembangan teknologi
informasi khususnya website berbasis online maka penyampaian informasi dari jarak
jauh akan bisa tersampaikan dengan cepat.

1
2

Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan sebuah sistem rancang bangun
aplikasi pemesanan ruang meeting PT Telkomsel area Jawa Timur berbasis webiste
menggunakan layanan website online yang dapat membantu menginformasikan
tentang ketersediaan (availability) ruang rapat, mempercepat proses pemesanan
(booking) ruang rapat, menghindari bentrok pemesanan, membantu menyajikan
laporan penggunaan ruang rapat.

1.2 Tujun dan Manfaat

1.2.1 Tujuan Umum PKL

a. Mengembangkan wawasan dan pengalaman dalam melakukan pekerjaan yang


sesuai dengan keahlian yang dimiliki.
b. Memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja praktis sehingga secara
langsung dapat menemukan dan memberikan penyelesaian masalah yang ada
dalam prosedur pemberian kerja yang sesuai di dalam perusahaan PT Telkomsel
Departement IT Operation Jawa Timur.
c. Meningkatkan pemahaman mengenai praktek dalam dunia kerja sehingga dapat
memberikan bekal untuk terjun langsung ke lapangan.

1.2.2 Tujuan Khusus PKL

a. Memahami dan meneliti mengenai prosedur dalam Sistem Informasi Pemesanan


Ruang Meeting di PT Telkomsel.
b. Membuat suatu aplikasi yang digunakan untuk mengetahui dan mengelola
informasi ruang meeting di PT Telkomsel.
c. Memberikan kemudahan kepada requestor yang akan melakukan pemesanan
ruangan meeting.
d. Membantu pihak internal perusahaan dalam mengatur pemesanan (booking) ruang
meeting agar semua dapat terlayani dengan baik.
3

1.2.3 Manfaat PKL

a. Manfaat Mahasiswa
1) Dapat mengetahui lebih jauh realita ilmu yang telah diterima di perkuliahan
dengan kenyataan yang ada di lapangan.
2) Memperdalam dan meningkatkan ketrampilan dan kreativitas diri dalam
lingkungan yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.
3) Dapat menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyesuaikan diri
dalam lingkungan kerjanya di masa mendatang.
4) Menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman selaku generasi yang dididik
untuk siap terjun langsung di masyarakat khususnya di lingkungan kerjanya.
b. Manfaat Kampus
1) Sebagai bahan evaluasi kurikulum yang telah diterapkan, serta menemukan
penyesuaiannya dengan kebutuhan tenga kerja yang kompeten dalam bidangnya.
2) Untuk memperkenalkan instansi pendidikan Program Studi Manajemen
Informatika, Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember kepada TTC
Telkomsel Gayungan Surabaya yang membutuhkan lulusan Jurusan Teknologi
Informasi Politeknik Negeri Jember.
c. Manfaat bagi Instansi atau Perusahaan Yang Bersangkutan.
1) Sebagai sarana kerjasama antara perusahaan dengan Jurusan Teknologi Informasi
Politeknik Negeri Jember di masa yang akan datang.

1.3 Lokasi dan Jadwal Kerja

Lokasi kegiatan praktek kerja lapang adalah pada TTC Telkomsel Gayungan
Surabaya yang berada di Jalan Gayungsari No. 76, Gayungan, Surabaya 60235
Telepon: (031) 8270293. Berikut merupakan peta lokasi pelaksanaan Praktek Kerja
lapang (PKL).
4

Gambar 1. 1 Peta Lokasi PKL

Praktek Kerja Lapang (PKL) ini dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2017
sampai tanggal 28 April 2017. PKL dilakukan pada hari kerja kantor yaitu setiap hari
senin sampai hari jumat mulai pukul 08.00 WIB - 17.00 WIB. Jadwal kerja dapat
dilihat pada Tabel 1.1
5

Tabel 1. 1 Jadwal Kerja

Minggu ke-
No. Jenis Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8
1. Pengarahan oleh pembimbing lapang
tentang tata tertib dan peraturan di lokasi
PKL. Penyampian project yang akan
dikerjakan dan analisa kebutuhan.
2. Analisa kebutuhan, perancangan use case
diagram dan database. Presentasi analisa
kebutuhan, use case diagram dan
database.
3. Implementasi ke dalam project atau tahap
pengkodean.
4. Mulai melakukan penyusunan laporan
PKL.

1.4 Metode Pelaksanaan

Prosedur pengembangan yang digunakan pada sistem informasi akademik ini


adalah menggunakan prosedur pengembangan model Waterfall. Model ini melakukan
pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju
ke tahap analysis, desain, coding, testing. Disebut dengan waterfall karena tahap
demi tahap yang dilalui harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan
berurutan. Sebagai contoh tahap desain harus menunggu selesainya tahap sebelumnya
yaitu tahap requirement. Secara umum tahapan pada model waterfall dapat dilihat
pada gambar 1.1 berikut :
6

Analysis Design

Testing Implementation

Gambar 1.2 Metode Waterfall Pressmann

a. Analysis

Pada tahap ini, merupakan proses analisa kebutuhan sistem. Pengembang


mengumpulkan data-data sebagai bahan pengembangan sistem. Pengumpulan data
dapat dilakukan dengan teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik kuisioner.

b. Design

Proses desain adalah proses multi langkah yang berfokus pada empat atribut,
yaitu:struktur data, arsitektur perangkat lunak, dan detail prosedural. Proses desain
menterjemahkan hasil analisis ke dalam representasi perangkat lunak.

c. Implementation

Pada tahap ini desain diterjemahkan ke dalam program perangkat lunak. Pada
tahap pengimplementasian ke dalam kode program akan bergantung pada hasil desain
perangkat lunak pada tahap sebelumnya.
7

d. Testing

Setelah pengkodean, dilanjutkan dengan pengujian terhadap sistem yang telah


dibuat. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kesesuaian hasil output dari sistem
dengan kebutuhan yang telah dirancang pada tahap analisis

Anda mungkin juga menyukai