Anda di halaman 1dari 5

MODUL 03 PENGGUNAAN VISUAL DSP++5.

Sulhan Fauzi (13214101)


Asisten: Belva Prima Avidori/13214134
Tanggal Percobaan: 27/09/2017
EL2101-Praktikum Rangkaian Elektrik
Laboratorium Dasar Teknik Elektro - Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB
Abstrak
Modul ketiga mencoba mengenalkan software Visual
DSP++ yang dengan tool-toolnya bisa memodelkan dan
merealisasikan desain sistem pengolahan sinyal digital. Desain
sistem pengolahan sinyal digital ini dituliskan dalam kode yang Gambar 2-1 Fase penggunaan VisualDSP++
kemudian akan dieksekusi pada board Blackfin BF561EZ.
Board ini sebagai hardware yang akan menangani sinyal masukan 2.2 BF561EZ
dan memprosesnya menjadi sinyal keluaran. Percobaan awal akan
menunjukkan bahwa sinyal yang diteruskan pada board dengan BF561EZ adalah salah satu seri development board
tanpa mengubah kode pengaturan sinyal output, akan Blackfin dari Analog Devices, yang
menghasilkan sinyal yang sama. Kemudian ketika kode mengkhususkan pada sistem pengolahan sinyal
pengaturan sinyal output (atau bisa disebut juga kode pengolahan dan citra digital. Board ini memiliki fitur sebagai
sinyal input) diubah baik mengatur ulang amplitudenya atau berikut:
dijadikan filter dengan proses sirkular buffer, sinyal output yang
diharapkan sesuai dengan teori dan perkiraan awal. Prosesor ADSP-BF561 Blackfin

Kata kunci: VisualDSP, BF561EZ, pengolahan 64 MB (16 M x 16-bit x 2) SDRAM


sinyal, filter. 8 MB (4 M x 16-bit) FLASH memory

1. PENDAHULUAN AD1836 multichannel 96 kHz audio codec

Praktikum ketiga menekankan pada hal 3 RCA jack untuk composite (CVBS), differential
penggunaan software DSP++5.0. Software ini component (YUV) atau S video (Y/C) input
digunakan untuk memrogram board Blackfin yang RCA jack untuk input/output audio stereo
nantinya akan merealisasikan beberapa proyek
pengolahan sinyal digital. Pada praktikum ketiga 10-bit video decoder ADV7183A
ini, tujuan yang akan dicapai adalah praktikan NTSC/PAL video encoder ADV7179
mengerti dan mampu menjelaskan fungsi-fungsi
tool-tool yang terdapat pada software VisualDSP++.
Tak hanya itu, praktikan juga diharapkan dapat
melakukan debugging dengan VisualDSP++. 3. METODOLOGI
Praktikum ketiga ini membutuhkan beberapa alat
2. STUDI PUSTAKA dan komponen. Alat dan komponen tersebut
terdiri atas :
2.1 VISUALDSP++ 1 unit Komputer
1 Lagu sebagai input sinyal
Untuk pemrograman Blackfin digunakan software Software Visual DSP++5.0
VDSP++ (VisualDSP++) versi 5.0. Perangkat lunak
Software Audacity
ini digunakan untuk mengembangkan proyek
1 buah Speaker
berisi source code yang nantinya akan
dimasukkan ke dalam prosesor Blackfin dalam
Praktikum 3 terdiri atas beberapa sub percobaan.
bentuk object code. VDSP++ ini mampu untuk
Berikut adalah beberapa percobaan tersebut
men-debug, monitoring memori pada prosesor
disertai dengan metodologinya:
DSP serta mampu melakukan analisis secara real
time.
Terdapat fase dalam penggunaan VisualDSP++
yang ditunjukkan oleh blok diagram pada gambar
berikut :
3.1 Percobaan meneruskna sinyal masukan
dari input sebagai keluaran pada port
output
1. Menghubungkan kabel plug male dari sinyal masukan
ke jack female dari board BF561EZ, menghubungkan juga
1. Menghubungkan kabel plug male dari sinyal kabel plug male dari sinyal keluaran ke jack female dari
masukan ke jack female dari board BF561EZ, board BF561EZ semua pada kanal 0. Menyambungkan
menghubungkan juga kabel plug male dari sinyal ujung lain kabel sinyal keluaran pada speaker
keluaran ke jack female dari board BF561EZ semua
pada kanal 0. Menyambungkan ujung lain kabel
sinyal keluaran pada speaker

2. Membuka proyek Talkthrough dari kumpulan contoh


program. Membuka proyek dengan nama file
Talkthrough_TDM_C.dpg . Membuka Process_data.c

2. Membuka proyek Talkthrough dari kumpulan


contoh program. Membuka proyek dengan nama file
Talkthrough_TDM_C.dpg
3. Memodifikasi program supaya keluaran pada channnel
0 kanan menjadi 1/4 kali amplitude sinyal input dan
channel 0 kiri menjadi 2 kali amplitude sinyal input

3. Mem-build proyek dengan menekan F7 pada


keyboard kemudian menjalankan program dengan
cara menekan F5 pada keyboard

4. Mem-build proyek dengan menekan F7 pada keyboard


kemudian menjalankan program dengan cara menekan
F5 pada keyboard
4. Melakukan pengamatan pada sinyal masukan dan
keluaran.

Gambar 3-2 Metodologi Percobaan 3.1


5. Melakukan pengamatan pada sinyal masukan dan
keluaran.

Gambar 3-2 Metodologi Percobaan 3.2

3.3 Percobaan FIR dengan Circular Buffer


sederhana
3.2 Percobaan meneruskan sinyal keluaran
sebagai hasil amplifikasi sinyal masukan

Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro STEI ITB 2


1. Menghubungkan kabel plug male dari sinyal
masukan ke jack female dari board BF561EZ,
menghubungkan juga kabel plug male dari sinyal
keluaran ke jack female dari board BF561EZ semua
pada kanal 0. Menyambungkan ujung lain kabel sinyal
keluaran pada speaker
Gambar 4-1 Sinyal Output pada domain waktu percobaan
1

2. Membuka proyek Talkthrough dari kumpulan


contoh program. Membuka proyek dengan nama file
Talkthrough_TDM_C.dpg . Membuka Process_data.c

Gambar 4-2 Sinyal Output pada domain frekuensi


percobaan 1

Diatas adalah hasil output pemrosesan sinyal


3. Memodifikasi program sesuai dengan kode pada input oleh BF561EZ. sinyal masukan berupa lagu
modul
yang direkam menggunakan aplikasi Audacity
dan dilihat. Sinyal masukan ini berasal dari
komputer. Untuk memastikan bahwa sinyal pada
yang diproses dari BF561EZ digunakan speaker
eksternal. Hasil output dikeluarkan ke speaker
dan dibandingkan dengan hasil pemutaran sinyal
pada komputer langsung. Dari hasil percobaan
didapatkan suara yang sama, maka bisa
4. Mem-build proyek dengan menekan F7 pada disimpulkan hasil diatas adalah sinyal input yang
keyboard kemudian menjalankan program dengan
cara menekan F5 pada keyboard. Melakukan hanya diteruskan saja lewat BF561EZ.
pengamatan pada sinyal keluaran.

4.2 PERCOBAAN MENERUSKAN SINYAL


KELUARAN SEBAGAI HASIL AMPLIFIKASI
Gambar 3-3 Metodologi Percobaan 3.3
SINYAL MASUKAN

Gambar 4-3 Sinyal Output pada domain waktu percobaan


2

4. HASIL DAN ANALISIS

4.1 PERCOBAAN MENERUSKAN SINYAL


MASUKAN DARI INPUT SEBAGAI KELUARAN
PADA PORT OUTPUT

Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro STEI ITB 3


4.3 PERCOBAAN FIR DENGAN CIRCULAR
BUFFER SEDERHANA

Gambar 4-5 Sinyal Output pada domain waktu percobaan


3
Gambar 4-4 Sinyal Output pada domain frekuensi
percobaan 2

Diatas adalah hasil output pemrosesan sinyal


input oleh BF561EZ dan ditampilkan lewat
aplikasi Audacity. Kode awal pemrosesan sinyal
adalah sebagai berikut:

Gambar 4-6 Sinyal Output pada domain waktu percobaan


3

Diatas adalah hasil output pemrosesan sinyal


Gambar 4-5 kode awal pada percobaan 1
input oleh BF561EZ untuk percobaan 3. Pada
sinyal output hasil pemrosesan BF561EZ
Kemudian kode tersebut pada 2 baris pertama
sebenarnya ada perbedaan kecil. Ini dikarenakan
diubah sedikit mejadi dibawah :
adanya proses hasil pemfilteran. Perbedaan kecil
ini disebabkan karena lagu yang menjadi input
sinyal pun memiliki amplitude yang tidak terlalu
tinggi. Hal ini pun bisa dilihat pada spektrum
Gambar 4-6 baris kode yang diubah frekuensi sinyal yang kelihatannya tidak ada
perbedaan berarti. Namun, jika dilihat seksama
Kode diatas mengartikan kita mengubah bagian akhir spektrum berbeda. Jika dilihat dari
amplitude sinyal output pada kanal 0 kanan spektrum sinyal, filter yang direalisasi berarti
menjadi kali sinyal input dan amplitude sinyal merupakan lowpass.
output pada kanal 0 kiri menjadi 2 kali sinyal
input. Dari hasil diatas, bisa dilihat bahwa salah 5. KESIMPULAN
satu sinyal tampak lebih kecil dan yang lain Kesimpulan dari percobaan pada modul ini
tampak lebih besar. Ini menunjukkan sinyal sudah adalah sebagai berikut.
diolah. Bukti lain dari sinyal output sudah diolah
adalah bisa ditinjau dari spektrum sinyal. Software VisualDSP++ digunakan untuk
Spektrum sinyal awal pada kanal 0 kiri di mengatur development board dalam
percobaan 1 (atau sinyal input) memiliki puncak mengolah sinyal. Dengan software tersebut
magnitude -15.1 dB, namun pada percobaan 2 bisa direalisasikan beberapa skema
sinyal output memiliki puncak -60.4 dB. Ini pemrosesan sinyal
mengartikan sinyal output telah sesuai dengan BF561EZ terbukti bisa memproses sinyal
pengaturan output pada kode. sesuai dengan yang diatur pada kode,
dilihat pada percobaan 1, 2, dan 3.

DAFTAR PUSTAKA
[1] Charles K. Alexander & Matthew N.O.
Sadiku, Fundamental of Electric Circuit 4th
edition, Hal. 7-10, McGraw-Hill Publising,
New York, 2009.

Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro STEI ITB 4


[2] Mervin T. Hutabarat, dkk , Petunjuk Praktikum
EL3110 Pengolahan Sinyal Digital, STEI ITB,
Bandung, 2017.

Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro STEI ITB 5