Anda di halaman 1dari 13

1

LAPORAN LABORATORIUM
PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

PERCOBAAN 08
DECODER

NAMA PERAKTIKAN :
NAMA REKAN KERJA :

KELAS/KELOMPOK : TT 2A/ 08
TANGGAL PELAKSANAAN PRAKTIKUM : 31 Mei 2016
TANGGAL PENYERAHAN PRAKTIKUM : 04 Juni 2016

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
2016
2

DAFTAR ISI

Cover
Daftar isi
Dasar Teori...................................................................................................3
Alat yang digunakan & Langkah-langkah percobaan..................................5
Data hasil percobaan....................................................................................8
Penyelesaian tugas.......................................................................................10
Kesimpulan..................................................................................................11
Lampiran......................................................................................................12
Daftar Pustaka
3

1. TUJUAN :
Memahami prinsip kerja dari rangkaian decoder.
Membuat rangkaian Decoder dari gerbang logika.
Menjalankan fungsi IC Decoder.

2. DASAR TEORI
Rangkaian Decoder adalah rangkaian logika yang menerima input-input biner dan
mengaktifkan salah satu outputnya sesuai dengan urutan biner inputnya. Blok
diagram dari rangkaian Decoder diberikan pada gambar 2.1.

Beberapa rangkaian decoder yang sering dijumpai adalah decoder 3 to 8 (3 bit input
dan 8 output line), decoder 4 to 16, decoder BCD do Decimal ( 4 bit input dan 10
output line), decoder BCD do 7 segment.
Khusus untuk BCD do segmen mempunyai prinsip kerja yang berbeda dengan
decoder-decoder yang lain, dimana kombinasi dari setiap inputnya dapat
mengaktifkan beberapa output line-nya(bukan salah satu line).
Tabel kebenaran sebuah Decoder 3 to 8 ditunjukkan pada tabel 2.1

Tabel kebenaran Decoder 3 to 8


Input Output
C B A Y0 Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 Y6 Y7
0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0
4

0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0
0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0
1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0
1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0
1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0
1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1

Berdasarkan output dari tabel kebenaran di atas, dibuat rangkaian decoder yang
merupakan aplikasi dari gerbang NAND, seperti ditunjukkan pada gambar 2.2

U4A
U1A Q0=A'B'C'
C 74S04N 74S11N
(LSB)
U1B Q1=A'B'C
U4B 74S11N
U1C Q2=A'BC'
B 74S04N
74S11N
U4C U2A Q3=A'BC
A 74S11N
(MSB) 74S04N
U2B Q4=AB'C'
74S11N
U2C Q5=AB'C
74S11N
13
U3A Q6=ABC'
74S11N
14
U3B Q7=ABC
74S11N

Gambar 2.2 Rangkaian Decoder 3 to 8

Salah satu jenis IC Decoder adalah 74138. IC ini mempunyai 3 input biner dan 8 output,
dimana nilai output adalah 1 untuk salah satu dari ke 8 jenis kombinasi inputnya.
5

3. ALAT-ALAT YANG DIPERGUNAKAN


No Alat-alat dan komponen Jumlah

1 IC 7404 (Hex Inverter) 1


IC 7421 (4 input AND Gate) 5
IC 7442 (One-of-Ten Decodr) 1
2 Power supply DC 1
3 Multimeter 1
4 Logic probe 1
5 Resistor 220 ohm 10
6 LED 10
7 Protoboard 1
8 Kabel-kabel penghubung Secukupnya

4. LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN
Langka-langkah dalam melakukan percobaan adalah sebagai berikut :
4.1 Rangkaian Decoder BCD do Decimal
1. Lihat data sheet untuk masing-masing IC yang dipergunakan, catat kaki-kaki
input, output serta kaki VCC dan Ground.
2. Atur tegangan Power supply sebesar 5 volt.
3. Buat rangkaian seperti gambar4.1.
4. Berikan logika 0 dan/atau logika 1 pada masing-masing input A, B, C, dan
input D sesuai tabel 6.1, Amati LED pada output Y. Catat hasilnya pada tabel
6.1.
4.2 Rangkaian Decoder BCD do Decimal
1. Buat rangkaian seperti ambar 4.2
2. Berikan logic 0 dan/atau logika 1 pada masing-masing input A, B, C, dan
input D sesuai tabel 6.2, amati LED pada output output Y. Cat hasilnya pada
tabel 6.2
6

R1
U1A
220
74LS21N LED9
R2
U1B
220
74LS21N LED8
R3
U2A
220
74LS21N LED7
R4
U2B
220
74LS21N LED6
R5
U3A
220
74LS21N LED5
R6
U3B
220
74LS21N LED4
R7
U4A
220
74LS21N LED3
R8
U4B
220
74LS21N LED2
R9
U5A
220
74LS21N LED1
R10
U5B
220
74LS21N
LED10
U6D U6C U6B U6A
74S04N 74S04N 74S04N 74S04N

D C B A

gambar 4.1 Decoder BCD to Decimal


12
13
14
15
D
C
B
A

U1
74LS42N
O9
O8
O7
O6
O5
O4
O3
O2
O1
O0
11
10
9
7
6
5
4
3
2
1

1 7
2 8
3 9
4 5 10
6

R10 R9 R8 R1 R7 R6 R4 R3 R2 R11
220 220 220 220 220 220220 220 220 220

11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

LED1 LED2 LED3 LED4 LED5 LED6LED7 LED8 LED9 LED10

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Gambar 4.1 ic 7442 (Decoder BCD to DECIMAL)


7

PERTANYAAN DAN TUGAS


1. Dengan menggunakan kombinasi gerbang-gerbang logika yang sudah anda kenal,
buat rangkaian Decoder BCD to-7 segment.
2. Buatlah kesimpulan dari percobaan ini!
8

DATA HASIL PERCOBAAN


No.Percobaan : 08 Pelaksaan praktikum : 31 Mei 2016
Judul : Decoder Penyerahanlaporan : 04 Juni 2016
Mata Kuliah : laboratorium digital Nama Praktikan : Verawati Agustina
Kelas/kelompok : TT2A/08 Nama rekan kerja : 1. M.Hilmi
Tahun Akademik : 2015/2016 2. fuanisa bonita

Tabel 6.1 Decoder 4 to 10

Input Output

D C B A 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0
0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0
0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0
0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0
0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0
1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0
1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1

Tabel 6.2 IC 7442 (Decoder 4 to 10)

Input Output

D C B A 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1
0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1
0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1
0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1
0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1
0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1
9

0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1
1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1
1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0

Analisa :
Decoder adalah rangkaian logika yang menerima input-input biner dan mengaktifkan
salah satu output-nya sesuai dengan urutan biner input-nya. Rangkaian dekoder mempunyai
sifat yang berkebalikan dengan enkoder yaitu merubah kode biner menjadi sinyal diskrit
(desimal). Syarat perancangan sebuah dekoder adalah m <= 2n dimana m adalah kombinasi
keluaran dan n adalah jumlah bit masukan. Satu kombinasi masukan hanya dapat mewakili
satu kombinasi keluaran.
Cara kerja rangkaian decoder akan membaca input dari Enable dan Select lalu akan
mengkonversinya dari biner ke decimal dan mengoperasikan bilangan-bilangan input
tersebut dengan gerbang logika, maka hasil dari kombinasi inputnya berupa 1 atau 0. Tabel
6.2 menggunakan IC polaritas aktif low jika outputnya 0 (Low) lampu LED akan menyala,
jika outputnya 1(High) maka lampu LED akan padam.
10

jawaban no 1 rangkain BCD to-7 segment

U44
54 U46
U43
AND3 55 52 U47
3 OR2 53
U42 R7
AND3
5 56 U45 51 OR2 220
U41 58
AND3 57
OR2 X7
U37 LED
6 AND3 U39 0
48
U36 43 U40
AND2 47
OR2 50
U35 R6
1 AND2
46 U38 44 OR2 220
U34
49
AND3 45
U31 X6
37 OR2
U32 LED
AND3
U30 40 U33 0
AND2 38
U29 OR2 42
AND2 39
U25 OR2 R5
36 U27 220
AND3
U24 41
33 30 X5
AND3 U28
OR2 32 LED
U23
AND3 R4 0
35 U26 29 OR2
28 U21 220
AND3 34 31
OR2 X4
U20 LED
AND4 26 U22
0
U19 24
AND3 27 R3
OR2 220
U15
AND3 25
16 U17 X3
U14 LED
AND3 17 22 U18
OR2 20 0
U13
AND3
18 U16 23 OR2 220
U12 R2 21
AND3 19 X2
OR2 LED
U8
AND3 8 0
U10
U7
AND3 12 U11
7 9
2 OR2 14
U6 R1
AND3 10
4 U9 13 OR2 220
U5
15
AND3 11
X1
OR2 LED
AND3
D C B A 0
NOT NOT NOT NOT
11

Kesimpulan

Rangkaian decoder dapat menerjemahkan BCD to Decimal dan BCD to Seven


Segment.
Syarat perancangan sebuah dekoder adalah m <= 2n dimana m adalah kombinasi
keluaran dan n adalah jumlah bit masukan.
Rangkaian decoder dapat juga dibuat menggunakan gerbang dasar.
12

Lampiran
13

Daftar Pustaka

Nixon, Benny.2008.Diktat Laboratorium Digital 1.2008.


Tripod.Decoder dan Multiplexer.http://vlab3kb.tripod.com