Anda di halaman 1dari 36

SOSIALISASI

Anti Pencucian Uang (APU) dan


Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT)

Kupang, 23 April 2013


OUTLINE
Umum

Manajemen Risiko Kebijakan dan Prosedur

Kewajiban Melakukan CDD

Penutupan Hubungan Usaha & Penolakan


Transaksi

Politically Exposed Person (PEP)

Laporan TKM / Transaksi Keuangan Tunai

Sanksi
OUTLINE
Umum

Manajemen Risiko Kebijakan dan Prosedur

Kewajiban Melakukan CDD

Penutupan Hubungan Usaha & Penolakan


Transaksi

Politically Exposed Person (PEP)

Laporan TKM / Transaksi Keuangan Tunai

Sanksi
Money Laundering

PENGERTIAN PENCUCIAN UANG


Perbuatan menempatkan,
mentransfer, membayarkan,
membelanjakan, menghibahkan,
menyumbangkan, menitipkan /
membawa ke luar negeri,
menukarkan atau perbuatan
lainnya atas harta kekayaan yg
diketahuinya atau patut diduga
merupakan hasil tindak pidana
dengan maksud untuk
menyembunyikan asal-usul
kekayaan sehingga seolah2
merupakan kekayaan sah
Pendanaan Terorisme

UU No.8/2010: Pasal 2 ayat (2)

Harta Kekayaan yang


diketahui atau patut diduga
akan digunakan dan/atau
digunakan secara langsung
atau tidak langsung untuk
kegiatan terorisme, organisasi
teroris, atau teroris
perseorangan disamakan
dengan hasil tindak pidana
terorisme
Fungsi Strategis Bank

? BANK
Persepsi Pelaku Terhadap Bank

Investasi (Tabungan/Giro/Deposito)
Jasa (SDB, Custodian)

RTGS
Traveller Cheque
Produk non-bank
Tujuan Penerapan APU-PPT Perbankan

Menghindarkan Bank digunakan sebagai


sarana untuk Pencucian Uang dan
Pendanaan Terorisme

Berperan aktif mendukung upaya


Pemerintah memberantas Korupsi/
Kejahatan Keuangan dan memerangi
Terorisme
Dasar Hukum Program APU-PPT Perbankan

UU No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan


Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
(TPPU)

PBI No.14/27/PBI/2012 tanggal 28 Desember 2012


tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang
dan Pencegahan Pendanaan Terorisme Bagi Bank
Umum (APU-PPT)

SE BI No.11/31/DPNP tanggal 30 November 2009


tentang Pedoman Standar Penerapan Program Anti
Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme
Bagi Bank Umum
OUTLINE
Umum

Manajemen Risiko Kebijakan dan Prosedur

Kewajiban Melakukan CDD

Penutupan Hubungan Usaha & Penolakan


Transaksi

Politically Exposed Person (PEP)

Laporan TKM / Transaksi Keuangan Tunai

Sanksi
Manajemen Risiko
Cakupan APU-PPT

1. Pengawasan Aktif Mgt


Membentuk Unit Kerja Khusus APU-PPT
2. Kebijakan & Prosedur
3. Pengendalian Intern
Memiliki Sistem Informasi yang mampu:
4. Sistem Informasi Mgt
Mengidentifikasi, menganalisa,
5. SDM dan Pelatihan
memantau dan menyediakan laporan
secara efektif
Profil nasabah secara terpadu (CIF)

Melakukan pengkinian data dan informasi


nasabah/WIC Profil Nasabah

Memelihara Database Daftar Teroris

Menyampaikan Laporan TKM & TKT


OUTLINE
Umum

Manajemen Risiko Kebijakan dan Prosedur

Kewajiban Melakukan CDD

Penutupan Hubungan Usaha & Penolakan


Transaksi

Politically Exposed Person (PEP)

Laporan TKM / Transaksi Keuangan Tunai

Sanksi
Pihak-Pihak yg Berhubungan dengan Bank

Calon Nasabah
Pihak-pihak yang bermaksud ingin memiliki
rekening pada Bank ybs

Bank Nasabah
Pihak yang menggunakan jasa Bank dan
memiliki rekening pada Bank ybs

Walk in Customer

Pengguna jasa Bank yang tidak memiliki


rekening pada Bank ybs
Customer Due Dilligence
Bank wajib melakukan Customer Due Dilligence (CDD)
pada saat:
melakukan hubungan usaha dengan calon Nasabah;
melakukan hubungan usaha dg Walk in Customer (WIC);
Bank meragukan kebenaran informasi yang diberikan
oleh Nasabah, penerima kuasa, dan/atau Beneficial
Owner (BO); atau
terdapat transaksi keuangan yang tidak wajar yang
terkait dengan pencucian uang dan/atau pendanaan
terorisme

CDD adalah Kegiatan berupa identifikasi, verifikasi dan


pemantauan yang dilakukan Bank untuk memastikan bahwa
transaksi tersebut sesuai dengan profil calon nasabah, WIC
atau nasabah
Kewajiban Bank Untuk meminta Informasi

UU PPTPPU (Ps 19.1) PBI 14/27 (Ps.12 ayat 1 )

Setiap orang yang melakukan Sebelum melakukan hubungan


Transaksi dengan Pihak Pelapor usaha dengan Nasabah, Bank
wajib memberikan identitas dan wajib:
informasi yang benar yang Meminta informasi untuk
dibutuhkan oleh Pihak Pelapor dan mengetahui profil calon
sekurang-kurangnya memuat: nasabah
identitas diri, Identitas calon nasabah
sumber dana, dan harus dapat dibuktikan
tujuan Transaksi dengan keberadaan
dokumen pendukung (KTP,
dengan mengisi formulir yang
Pasport, SIM)
disediakan oleh Pihak Pelapor dan
melampirkan Dokumen
pendukungnya
Informasi Yang Wajib Disampaikan oleh Calon Nasabah
Calon Nasabah Perorangan Calon Nasabah Perusahaan
1. Informasi dalam Kartu Identitas:
Nama lengkap termasuk alias
No. Dokumen Identitas 1. Nama perusahaan
Alamat tmpt tinggal sesuai 2. No izin usaha
dokumen identitas 3. Bidang usaha
Alamat tempat tinggal lain apabila 4. Alamat kedudukan
ada; 5. Tempat dan tgl
Tempat tgl lahir pendirian
Kewarganegaraan 6. Bentuk badan hukum
Pekerjaan 7. Identitas BO
Jenis kelamin 8. Sumber dana
Status perkawinan 9. Maksud dan tujuan hub
2. Identitas BO; apabila ada usaha
3. Sumber dana 10.Informasi lainnya
4.Perkiraan transaksi dlm 1 th
5. Rata2 Penghasilan
6. Maksud dan Tujuan hubungan usaha
7.NPWP
8. Informasi lainnya
Kewajiban Bank memastikan Beneficial Owner
UU PPTPPU (Ps.20.1 -2) PBI 14/27 (Ps.19)
1. Pihak Pelapor wajib mengetahui bahwa 1. Bank wajib memastikan apakah
Pengguna Jasa yang melakukan calon Nasabah atau WIC yg
Transaksi dengan Pihak Pelapor, membuka hubungan usaha atau
bertindak untuk diri sendiri atau untuk melakukan transaksi untuk diri
dan atas nama orang lain. sendiri atau untuk kepentingan
BO.
2. Dalam hal Transaksi dengan Pihak
Pelapor dilakukan untuk diri sendiri 2. Dalam hal calon Nasabah atau
atau untuk dan atas nama orang lain, WIC bertindak untuk
Pihak Pelapor wajib meminta informasi kepentingan BO, Bank wajib
mengenai identitas dan Dokumen melakukan CDD terhadap BO
pendukung dari Pengguna Jasa dan yang sama dengan CDD bagi
orang lain tersebut. calon Nasabah atau WIC

Beneficial Owner adalah :


Orang yang memiliki dana di Bank
Orang yang mengendalikan transaksi Nasabah baik secara langsung maupun tdk
langsung (kuasa, melalui Perusahaan, melalui Perjanjian)
Informasi yg wajib diminta dari Walk In Customer
Nilai transaksi < Rp100 juta

Perorangan Perusahaan

Nama lengkap Nama perusahaan


No. ID Alamat kedudukan
Alamat sesuai ID

Nilai transaksi 100jt = Nasabah


perorangan/perusahaan, dng kriteria:
Dilakukan pada kantor Bank yang sama
Jenis transaksi yang dilakukan adalah transaksi
yang sama
Dokumen Pendukung ID & NPWP
WNA non residen berupa referensi
dari:
Dok. ID WNI atau perusahaan
Specimen Tanda /instansi/pemerintah Indonesia
tangan mengenai profil calon Nasabah
Sidik jari, cap jempol berkewarganegaraan asing
tersebut.
PJK di negara atau jurisdiksi
tempat kedudukan Calon
Nasabah yang tidak tergolong
NPWP berisiko tinggi
Kartu NPWP
SPT
Ibu RT / Pelajar / mahasiswa
Lainnya yg
mencantumkan nomor menggunakan NPWP dari
dan nama pemegang suami/orangtuanya.
NPWP
20

CDD Sederhana
Kriteria CDD Sederhana :
a. Tujuan pembukaan rekening untuk pembayaran atau penerimaan
gaji;
b. Calon nasabah berupa Perusahaan publik yang tunduk pada
peraturan tentang kewajiban untuk mengungkapkan kinerjanya;
c. Calon Nasabah perusahaan yg mayoritas sahamnya dimiliki oleh
Pemerintah;
d. Calon nasabah berupa Lembaga/Instansi Pemerintah
e. Transaksi pencairan cek dilakukan oleh WIC perusahaan;
f. Tujuan pembukaan rekening terkait dengan program Pemerintah
dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan
pengentasan kemiskinan; atau
g. Jumlah setoran awal paling besar Rp50 ribu, maksimum saldo
pada akhir bulan paling banyak sebesar Rp1 juta, dan maksimum
transaksi dalam 1 (satu) bulan sebesar Rp5 juta.
Kewajiban Bank melakukan CDD/EDD pada Nasabah

Tidak
Pemantauan Pemantauan
sesuai
profil profil nasabah
???
transaksi

Lakukan
Tidak pengkinian
LTKM Kooperatif
data
OUTLINE
Umum

Manajemen Risiko Kebijakan dan Prosedur

Kewajiban Melakukan CDD

Penutupan Hubungan Usaha & Penolakan


Transaksi

Politically Exposed Person (PEP)

Laporan TKM / Transaksi Keuangan Tunai

Sanksi
Calon Nasabah / WIC tidak Kooperatif

Bank wajib menolak melakukan hubungan usaha dengan


calon Nasabah, memutuskan hubungan usaha dengan
nasabah dan/atau melaksanakan transaksi dengan WIC
yang:
Diketahui dan/atau patut di duga menggunakan
dokumen palsu;
Menyampaikan informasi yang diragukan kebenarannya

Permohonan rekening yg ditolak tersebut dilaporkan


dalam bentuk LTKM apabila transaksinya tidak wajar atau
mencurigakan
Nasabah existing tidak kooperatif

PJK wajib memutuskan hubungan usaha dengan


Pengguna Jasa jika :
a. Pengguna Jasa menolak untuk mematuhi Prinsip
Mengenali Pengguna Jasa; atau
b. PJK meragukan kebenaran informasi yang
disampaikan oleh Penguna Jasa.

Nasabah yang hubungan usahanya ditutup atau


transaksinya ditolak wajib didokumentasikan
dan dilaporkan dalam LTKM
Penundaan Transaksi
PJK dapat menunda transaksi paling lama 5 hk jika :
a. Melakukan transaksi yg diduga menggunakan
kekayaan yg berasal dari tindak pidana;
b. Memiliki rekening utk menampung kekayaan yg
berasal dari tindak pidana
c. Diketahui/patu diduga menggunakan dokumen
palsu.

Penundaan transaksi dilaporkan kepada PPATK


dlm waktu 24 jam sejak penundaan transaksi
OUTLINE
Umum

Manajemen Risiko Kebijakan dan Prosedur

Kewajiban Melakukan CDD

Penutupan Hubungan Usaha & Penolakan


Transaksi

Politically Exposed Person (PEP)

Laporan TKM / Transaksi Keuangan Tunai

Sanksi
Politically Exposed Person (PEP)
PEP adalah orang yang mendapat kepercayaan untuk
memiliki kewenangan publik diantaranya adalah:
1. Penyelenggara Negara, dan/atau
2. Anggota Parpol yang memiliki pengaruh terhadap
kebijakan dan operasional Parpol
baik WNI maupun WNA

PEP termasuk dalam kategori Nasabah Berisiko Tinggi


dan Bank wajib melakukan:
EDD yg lebih mendalam; dan
Pemantauan lebih ketat
Politically Exposed Person (PEP)

Ketentuan Definisi Keterangan


UU No.28 Pejabat Negara (PN) 1. PN pada Lembaga Tertinggi
Th.1999 yang menjalankan Negara;
fungsi Eksekutif, 2. PN pd Lembaga Tinggi Negara
Legislatif atau 3. Meteri;
Yudikatif dan pejabat 4. Gubernur;
lainnya yang fungsi
5. Hakim;
dan tugas pokoknya
berkaitan dengan 6. Pejabat lain yang memiliki
penyelenggaraan fungsi strategis dalam
negara kaitannya dalam
penyelenggaraan negara
Politically Exposed Person (PEP)
Ketentuan Definisi Keterangan

SE/03/M.PAN Penyelenggara 1. Pejabat Eselon II dan pejabat lain


/01/2005 Negara yang sama dilingkungan Instansi
Pemerintah dan/atau lembaga
negara
2. Semua Kepala Kantor dilingkungan
Depkeu.
3. Pengawas Bea dan Cukai
4. Auditor,
5. Pejabat yang mengeluarkan
perizinan
6. Pejabat/Kepala Unit Masyarakat
7. Pejabat pembuat regulasi
OUTLINE
Umum

Manajemen Risiko Kebijakan dan Prosedur

Kewajiban Melakukan CDD

Penutupan Hubungan Usaha & Penolakan


Transaksi

Politically Exposed Person (PEP)

Laporan TKM / Transaksi Keuangan Tunai

Sanksi
Transaksi Keuangan Mencurigakan (TKM)
(Suspicious Transaction/STr)

Transaksi Keuangan (TK) yang:


1. menyimpang dari profil, karakteristik atau pola kebiasaan
transaksi nasabah;
2. bertujuan untuk menghindari pelaporan transaksi;
3. dilakukan/batal dilakukan dengan menggunakan harta
kekayaan yang di duga berasal dari tindak pidana.
4. diminta PPATK untuk dilaporkan karena melibatkan harta
kekayaan yg diduga berasal dr hasil TP.

Dilaporkan paling lama 3 hari sejak PJK mengetahui adanya


unsur TKM.
Laporan Transaksi Keuangan Tunai
(Cash Transaction/CTR)

1. Transaksi penerimaan, penarikan, penyetoran, penitipan


baik yang dilakukan dengan uang tunai maupun
instrumen pembayaran yang lain;
2. Jumlah min Rp 500 juta (dalam rupiah atau mata uang
asing yang setara) yg dilakukan dalam 1x transaksi atau
beberapa kali transaksi dalam satu hari;
3. Dilaporkan 14 hari kerja sejak transaksi dilakukan
4. Pengecualian pelaporan CTR, antara lain transaksi:
a. Dengan pemerintah atau bank sentral;
b. Untuk pembayaran gaji/pensiun
OUTLINE
Umum

Manajemen Risiko Kebijakan dan Prosedur

Kewajiban Melakukan CDD

Penutupan Hubungan Usaha & Penolakan


Transaksi

Politically Exposed Person (PEP)

Laporan TKM / Transaksi Keuangan Tunai

Sanksi
SANKSI Tidak Taat Menerapkan Program APU-PPT

1. Teguran Tertulis
2. Kewajiban membayar
3. Penurunan Tingkat Kesehatan
4. Pembekuan Kegiatan Usaha Tertentu
5. Pencantuman anggota pengurus, pegawai
bank dan atau pemegang saham dalam
Daftar Pihak-pihak yang mendapat predikat
Tidak Lulus dalam Fit & Proper.
6. Pemberhentian Pengurus
Mari kita dukung Program APU-PPT:

Berikan informasi yang benar


(Jujur pada saat mengisi formulir pembukaan rekening)

Kooperatif apabila diminta keterangan


tambahan
Proaktif menginformasikan kepada
bank apabila terdapat perubahan data
nasabah (alamat, pekerjaan, jumlah
penghasilan, dll)