Anda di halaman 1dari 5

BELL PINTU MENGGUNAKAN IC NE555

Aditya (21060114130074), Sekar nirmakumala (21060114140119),

Teknik Elektro, Universitas Diponegoro


Jalan Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang Kode Pos 50275 Telp. (024) 7460053, 7460055
Fax. (024) 746055
Adityair19gmail.com, sekar_nirma@yahoo.com

ABSTRAK Gerbang logika merupakan resistor, dan dioda yang dirangkai menjadi suatu
suatu entitas dalam elektronika dan matematika gerbang logika yang dapat bekerja secara sekuensial.
Boolean yang mengubah satu atau beberapa Dengan rangkaian ini akan dihasilkan sebuah
masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran keluaran berupa nyala lampu berkedip yang diiringi
logik. Contoh gerbang logika antara lain dengan suara Bell.
gerbang AND, OR, NOT, NAND, NOR, EX-OR, Pada makalah ini akan dibahas mengenai
dan EX-NOR. Untuk menyederhanakan gerbang pembuatan rangkaian lampu dan bell pintu.
logika dapat digunakan metode Karnaugh Map (K-
Map). B. Tujuan
Flip-flop adalah rangkaian digtal yang Tujuan makalah ini adalah sebagai berikut :
digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi a. Mempelajari komponen yang digunakan dalam
permanen sampai ada satu perintah untuk pembuatan simulasi bell pintu dengan IC
menghapus atau mengganti isi dari bit yang di NEE555.
simpan. Prinsip dasar dari flip-flop adalah suatu b. Mempelajari cara kerja dari IC NE555.
komponen elektronika dasar seperti transistor, c. Memenuhi syarat ketuntasan Praktikum Teknik
resistor, dan dioda yang dirangkai menjadi suatu Digital.
gerbang logika yang dapat bekerja secara
sekuensial. Bunyi bell dan lampu LED merupakan C. Batasan Masalah
sebuah output yang dihasilkan dari rangkaian Batasan masalah pada makalah ini adalah :
yang berupa suara dan gambar. Dimana setiap 1. Hanya membahas simulasi bell pintu dengan IC
output baik itu lampu maupun suara, dapat siatur NEE555.
sesuai dengan keunginan menggunnakan prinsip- 2. Tidak membahas IC jenis lain, spesifik hanya IC
prinsip gerbang logika. 555.
Dalam pembuatan rangkaian bell rumah
ini dibutuhkan rangkaian flip-flop menggunakan
IC NE555.
Kata kunci : Bell, LED, flipflop , logika II. DASAR TEORI

I. PENDAHULUAN A. Pengancing flip flop dari gerbang NAND


Pengancing adalah sebuah flip flop yang
A. Latar Belakang digunakan sebagai penyimpanan data, karena
IC pewaktu 555 adalah sebuah sirkuit terpadu rangkainnya yang sederhana dibandingkan dengan
yang digunakan untuk berbagai pewaktu dan flip flop lainnya.
multivibrator. IC ini didesain dan diciptakan oleh
Hans R.Camenzind pada tahhun 1970 dan
diperkenalkan pada tahun 1971 oleh signetics. Nama
aslinya adalah NE555 dan dijuluki sebagai The IC
Time Machine.
Dimana dengan IC ini dapat dihasikan keluaran
berupa nyala lampu dan suara dengan Gambar 1 Pengancing dengan Gerbang NAND
menghubungkan rangkaian menggunakan buzzer. Dengan tabel kebenaran sebagai berikut ini
Prinsip pada rangkaian ini menggunakan prinsip Tabel 1 Pengancing dengan Gerbang NAND
pada flip-flop. Sedangkan flip-flop itu merupakan A B Q Q
rangkaian digital yang digunakan untuk menyimpan
satu bit secara semi permanen sampai ada satu
0 0 Invalid Invalid
perintah untuk menghapus atau megubah isi dari bit 0 1 1 0
yang disimpan. Prinsip dasar dari flip-flop adalah 1 0 0 1
suatu komponen elektronika dasar seperti transistor,
No No
1 1 D. Software ISIS Proteus
change change
Proteus adalah sebuah software untuk
mendesain PCB yang juga dilengkapi dengan
B. Pengancing flip flop dari gerbang NOR simulasi pspice pada level skematik sebelum
Bila gerbang NAND pada gambar 2.1 diganti rangkaian skematik diupgrade ke PCB shingga
dengan gebang NOR maka akan terbantuk rangkaian sebelum PCBnya di cetak kita akan tahu apakah
pengancing flip flop dari gerbang NOR seperti pada PCB yang akan kita cetak sudah benar atau tidak.
gambar di bawah ini Proteus mengkombinasikan program ISIS untuk
membuat skematik desain rangkaian dengan
program ARES untuk membuat layout PCB dari
skematik yang kita buat. Software ini bagus
digunakan untuk desain rangkaian mikrokontroller.
Proteus juga bagus untuk belajar elektronika seperti
dasar2 elektronika sampai pada aplikasi
mikrokontroller. Software ini jika di install
Gambar 2 Pengancing dengan Gerbang NOR menyediakan banyak contoh aplikasi desain yang
disertakan sehingga kita bisa belajar dari contoh
Dengan tabel kebenaran sebagai berikut: yang sudah ada.
Tabel 2 Pengancing dengan Gerbang NOR
Fitur-fitur dari PROTEUS adalah sebagai
A B Q Q berikut :
No No Mendukung simulasi berbagai jenis
0 0 mikrokontroller seperti PIC, 8051 series.
change change
0 1 1 0 Memiliki model-model peripheral yang
interactive seperti LED, tampilan LCD, RS232,
1 0 0 1 dan berbagai jenis library lainnya,
1 1 invalid Invalid Mendukung instrument-instrument virtual
seperti voltmeter, ammeter, oscciloscope, logic
analyser, dll,
C. IC NE 555 Memiliki kemampuan menampilkan berbagi
IC NE 555 digunakan sebagai timer dengan jenis analisis secara grafis seperti transient,
operasi rangkaian monostabil dan pulse generator frekuensi, noise, distorsi, AC dan DC, dll.
dengan operasi rangkaian astabil. IC 555 memiliki 8
Mendukung berbagai jenis komponen-
pin, pin yang pertama merupakan Ground, pin kedua
komponen analog,
yaitu trigger, pin ketiga yaitu output, pin keempat
Mendukung pembuatan PCB yang di-update
yaitu reset, pin kelima yaitu control voltage, pin ini
secara langsung dari program ISIS ke program
berfungsi untuk mengatur kestabilan tegangan
pembuat PCB-ARES.
referensi input negative (komparator A), pin keenam
yaitu threshold, pin ketujuh yaitu Discharge, pin
kedelapan terhubung dengan Vcc.

Gambar 3 IC NE 555

Keterangan :
1. Ground : Sebagai kutub negatif
2. Trigger :
3. Output : Tegangan keluaran
4. Reset : Mengembalikan kondisi ke semula
5. Control Voltage :Pengatur tegangan
6. Threshold : Tegangan ambang
7. DC
8. Sumber : Sumber tegangan
Pengenalan ISIS.
ISIS dipergunakan untuk keperluan pendidikan
dan perancangan. Beberapa fitur umum dari ISIS
adalah sebagai berikut :
Windows dapat dioperasikan pada Windows
98/Me/2k/XP dan Windows terbaru.
Routing secara otomatis dan memiliki fasilitas
penempatan dan penghapusan dot.
Gambar 4 Rangkaian R-S Flip-flop Terdetak
Sangat powerful untuk pemilihan komponen
dan pemberian properties-nya.
Dengan tabel kebenaran sebagai berikut ini
Mendukung untuk perancangan berbagai jenis Tabel 4 Tabel Kebenaran R-S Flip-flop Terdetak
bus dan komponen-komponen pin, port modul
dan jalur.
Memiliki fasilitas report terhadap kesalahan-
kesalahan perancangan dan simulasi elektrik.
Mendukung fasilitas interkoneksi dengan
program pembuat PCB-ARES.
Memiliki fasilitas untuk menambahkan
package dari komponen yang belum didukung.

E. R-S flip-flop
R-S atau S-R flip-flop adalah tipe flip-flop
yang mempunyai masukan tak sinkron S (set) atau R
G. Preset dan Clear pada R-S flip-flop
(reset) atau keduanya, dan keluaran Q dan Q.
Dengan penambahan preset (P) dan clear (Clr),
seperti pada gambar 2.5 yang kedua ujungnya diber
inverter, rangkaian dapat dikendalikan dengan
masukan tak sinkron. Masukan Pre dan Clear dapat
digunakan untuk penghapusan atau pengesetan data
keluaran.

Gambar 3 R-S flip flop


Dengan tabel kebenaran sebagai berikut ini
Tabel 3 tabel kebenaran R-S flip flop
A B Q Q
0 0 Qt-1 Qt-1
0 1 1 0
1 0 0 1 Gambar 5 Rangkaian R-S Flip-flop Terdetak dengan
Preset dan Clear
1 1 invalid Invalid
Dengan tabel kebenaran sebagai berikut
ini
F. R-S flip-flop Terdetak Tabel 5 Tabel Kebenaran R-S Flip-flop Terdetak dengan
Preset dan Clear
Masukan R dan S pada rangkaian R-S flip-flop
dapat disinkronasi dengan menambahkan masukan
clock (detak) dengan rangkaian seperti berikut.
III. PERENCANAAN SISTEM V. PENUTUP
Pada bagian ini akan dijelaskan tentang A. Kesimpulan
perancangan rangkaian sirine sederhana 1. Suatu flip-flop dapat rangkaian tertentu
dapat digunakan sebagai dasar pembuatan
A. Komponen Penyusun Rangkaian rangkaian bell pintu.
2. Variable resistor dapat digunakan sebagai
Dalam membuat rangkaian sirine sederhana pengatur kedip lampu maupun frekuensi
dibutuhkan beberapa komponen, yaitu : dan intensitas suara.
1. IC timer 555
2. Resistor 1 k, 10 k, 100k. B. Saran
3. Variable resistor 10k 1. Desain rangkaian dapat dicoba terlebih
4. Kapasitor 1uF, 1000uF dahulu dengan menggunakan ISIS Proteus
5. LED 2 buah sehingga saat merangkai dapat dipastikan
6. Buzzer 6-15 V kebenaran rangkaian dan kesuksesan
7. Baterai 9V percobaan.
8. Jumper
9. Transistor
10. Switch
DAFTAR PUSTAKA
B. Gambar Rangkaian [1]. Modul Praktikum Teknik Digi-tal Teknik
Elektro UNDIP Ta-hun 2015.
[2]. Malvino, Albert Paul. 1979. Prinsip-Prinsip
Elektronika. Jakarta: Erlangga.
[3]. Yudiono,K S. 1984. Bahasa Indonesia
Untuk Penulisan Ilmiah.
Semarang:UNDIP.
[4]. Tocci, Ronald J., dan Neil S. Widmer.
2001. Digital Systems: Principal and
Gambar 6 Rangkaian Lampu dan Sirine Mobil Polisi
Applications. New Jersey: Prentice-Hall,
Inc.
IV. ANALISIS SISTEM
Berikut ini adalah gambar rangkaian percobaan

Gambar 4.1 Rangkaian Lampu dan Sirine Mobil Polisi

IC 555 yang pertama dikonfigurasi dalam mode


astable, yang berarti IC akan berada pada kondisi
HIGH atau LOW hanya saat ditrigger di pin 2.
Variable resistor RV1 digunakan untuk mengontrol
durasi bunyi.Prinsip 555 timer IC berbunyi Output
PIN 3 akan menjadi HIGH selama C1 dihubungkan
ke VCC,output pin 3 menjadi LOW sampai
capasitor tidak dihubungkan lagi dengan VCC.
Keadaan ini akan berlangsung terus menerus pada
mode astable dan hanya sekali pada mode
monostable.
BIODATA MAHASISWA
Semarang, 27 November
1. Aditya (21060114130074) 2015
Lahir di Jakarta pada
Koordinator Pembimbing
tanggal 3 April 1996 Telah
menempuh pendidikan mulai
Praktikum Tugas Akhir
TK Ar-ridho jakarta kemudian
melanjutkan ke SDN 01
pondok kelapa Jakarta 6 tahun,
SMPN 195 JAKARTA selama
3 tahun, serta SMAN 91
Jakarta selama 3 tahun. Saat ini
penulis sedang menyelesaikan Sarah anindya Zya Jamaluddin
pendidikan S1 Teknik Elektro Universitas kasih Al-Rasyid AR
Diponegoro angkatan 2014. 21060112130122 21060113120066

2. Sekar Nirma Kumala


(21060114140119)
Lahir di Purwokerto, 17 November 1996. Telah
menempuh pendidikan mulai
TK Supriyadi, kemudian
melanjutkan ke SD Supriyadi
selama 6 tahun, SMPN 9
Semarang selama 3 tahun, serta
SMAN 1 Semarang selama 3
tahun. Saat ini penulis sedang
menyelesaikan pendidikan S1
Teknik Elektro Universitas
Diponegoro angkatan 2014.