Anda di halaman 1dari 6

PEMECAHAN PROTEIN DAN PEMBUANGAN NITROGEN

Protein turnover

Kira-kira 75% asam amino digunakan untuk sintesis protein. Asam-asam amino dapat
diperoleh dari protein yang kita makan atau dari hasil degradasi protein di dalam tubuh kita.
Degradasi ini merupakan proses kontinu. Karena protein di dalam tubuh secara terus menerus
diganti (protein turnover). Contoh dariprotein turnover, tercantum pada tabel berikut.
Contoh protein turnover.
Protein Turnover rate (waktu paruh)
Enzim 7-10 menit
Di dalam hati 10 hari
Di dalam plasma 10 hari
Hemoglobin 120 hari
Otot 180 hari
Kolagen 1000 hari
Ada perputaran protein yang dikenal dengan istilah protein turnover berlangsung terus-
menerus, protein dalam tubuh disintesis dari asam amino secara kontinyu dan terdegradasi
kembali menjadi asam amino. Ada peyimpanan asam amino dalam tubuh yang tetap dalam
keadaan seimbang dengan protein jaringan. Asam amino diambil terus-menerus dari
penyimpanannya untuk sintesis protein dan diganti melalui hidrolisis protein dari makanan dan
jaringan. Setiap asam amino yang tidak segera digunakan hilang, karena protein tidak dapat
disimpan. Pada orang dewasa yang sehat, jumlah protein total dalam tubuh adalah konstan,
karena laju sintesis protein sama dengan laju pemecahan protein. Pada orang dengan berat rata-
rata 70 kg, sekitar 300 gram protein disintesis setiap hari dan 300 gram terdegradasi.

DAUR HARIAN PROTEIN JARINGAN, RATA-RATA ORANG DENGAN BERAT


BADAN 70 Kg, OMSET HARIAN PROTEIN ADALAH SEKITAR 300 gram/hari
JUMLAH PENGGUNAAN
70 gram Daur enzim-enzim pencernaan dan sel-sel usus
20 gram Sintesis protein-protein plasma
8 gram Sintesis hemoglobin
20 gram Daur sel darah putih
75 100 gram Daur sel-sel otot
80 100 gram Sintesis berbagai jalur
Catatan : dalam kondisi tertentu (misalnya stres, infeksi atau
kehamilan) sintesis protein bisa meningkat
Asam amino pool

Dalam perpustakaan lama dinyatakan bahwa didalam tubuh tidak ada timbunan cadangan
(reserve) protein, sehingga protein harus selalu dikonsumsi setiap hari secukupnya.
Kemudian bahwa didalam tubuh terdapat sejumlah asam amino yang setiap saat siap untuk
dipergunakan sebagai cadangan gawat. Cadangan ini terdiri atas asam-asam amino didalam
darah maupun didalam jaringan(hati, otot) yang cukup labil dan mudah dimobilisasikan untuk
penggunaan yang lebih urgen dan lebih penting.
Cadangan asam amino yang setiap saat dapat dipergunakan tubuh inilah yang kemudian diberi
nama Pool Asam Amino (Amino acid Pool). Amino Acid Pool ini tidak merupakan timbunan
cadangan seperti misalnya glikogen maupun lemak, yang bersifat lebih inert, tidak berperan serta
aktif dalam fungsi fisiologis jaringan.

Amino Acid Pool memang berbentuk cadangan yang sewaktu-waktu dapat dimobilisasikan oleh
tubuh, tetapi ia sebenarnya sedang memegang suatu fungsi tertentu di dalam jaringan, misalnya
sebagai albumin didalam cairan darah, atau sebagai sel otot skelet, atau pula sebagai protein
metabolic yang terdapat didalam cytoplasma.
Namun bila diperlukan didalam sintesa protein lain yang lebih penting, sedangkan bahan dari
protein makanan tidak cukup, maka pool asam amino ini dapat melepaskan fungsinya yang
sedang dipenuhi dan tersedia untuk dipergunakan dalam sintesa protein baru tersebut.
Terdapat suatu keseimbangan dinamis antara asam amino didalam jaringan dan asam amino
didalam pool, artinya asam amino didalam pool dan didalam jaringan tersebut selalu saling
dipertukarkan, dengan flux total yang sama menuju kedua arahnya

Pool asam amino yang terbesar terdapat dalam bentuk jaringan otot skelet. Bila penyediaan
protein dari makanan tidak mencukupi dan diperlukan asam-asam amino untuk sintesa protein
tubuh yang tidak dapat ditunda, maka sel otot-otot tertentu dipecah dan asam-asam aminonya
masuk kedalam pool untuk dapat dipergunakan.
Maka otot-otot yang tidak begitu banyak diperlukan akan dikorbankan terlebih dahulu dan
menjadi atrofis, menjadi mengecil, dengan akibatnya kekuatan otot tersebut menurun.

Namun hal ini tidak mengganggu fungsi tubuh keseluruhan, karena otot yang dikorbankan
tersebut tidak begitu sering dipergunakan atau diperlukan.

Nitrogen balance

Metabolisme nitrogen yang tidak kalah penting daripada karbohidrat dan metabolisme
lipid.Protein membentuk jaringan struktural untuk otot dan tendon, mengangkut oksigen atau
hemoglobin, mengkatalisis semua reaksi biokimia enzim, dan mengatur reaksi sebagai hormon.
Tubuh kita harus mampu mensintesis banyak protein, asam amino, dan nitrogen yang
mengandung senyawa non-protein lain yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, penggantian, dan
perbaikan. Protein lebih digunakan untuk memasok energi atau membangun cadangan glukosa,
glikogen, atau lipid.

Nitrogen didaur ulang seperti karbon dan oksigen daur ulang di alam.Berbagai mikroorganisme
memiliki enzim yang tepat untuk mengkonversi unsur nitrogen dari udara menjadi amonia, nitrat,
dan nitrit. Tanaman hijau menggunakan amonia atau nitrat sebagai bahan baku untuk sintesis
asam amino dan protein. Hewan dan manusia pada gilirannya menggunakan tanaman untuk
memasok nitrogen untuk membuat asam amino dan protein. Kita manusia tidak sebagai
serbaguna sebagai tanaman karena kita tidak dapat mensintesis delapan asam amino yang harus
disertakan dalam diet. Siklus nitrogen selesai residu ketika tanaman dan hewan diurai oleh
mikroorganisme kembali ke nitrat, nitrit dan akhirnya gas nitrogen untuk udara.

Nitrogen adalah campuran asam amino yang tersedia dalam sel yang berasal dari sumber
makanan atau degradasi protein.Beberapa protein terus-menerus disintesis sementara protein
lainnya sedang terdegradasi.Misalnya, hati dan plasma protein memiliki waktu paruh 180 hari
atau lebih, sedangkan enzim dan hormon dapat didaur ulang dalam hitungan menit atau jam.

Setiap hari, beberapa asam amino yang dikatabolisme memproduksi energi dan amonia.Amonia
diubah menjadi urea dan dikeluarkan dari tubuh dan merupakan menguras kolam nitrogen.

Jika tubuh mengekskresikan lebih dari nitrogen yang dikonsumsi, maka akan muncul sinyal
peringatan bahwa seseorang harus segera meningkatkan asupan protein lengkap mereka, untuk
mengimbangi deficit nitrogen ini.
Ada Tiga Dasar Nitrogen Balance, yaitu:

1. Positif: ini adalahkeadaan yang optimaluntuk pertumbuhan otot, di manaasupannitrogenlebih


besar darinitrogen yang dikeluarkan. Kondisi ini menunjukkantubuh telahcukuppulih
darilatihantSemakin besarsimpanan nitrogen, semakin cepatadalahpemulihanlatihan. Ini
merupakankeadaananabolictubuh.
2. Negatif: ini kondisi dimana hilangnyanitrogenlebih besar dariasupannitrogen. Nitrogen yang
dibutuhkan oleh pertumbuhan tidak hanya diambil dariotot, tetapi juga diambil dariorgan
vitalsehinggakerusakan seriusdapat terjadi. Tentu saja,keseimbangan nitrogennegativejuga
merusakototdanakibatnyadianggap sebagaikeadaan katabolik.
3. Equilibrium: Negarainiharus apabinaragawandapat mencapaidisangat minimal,
dimanaasupannitrogendanrugi adalahsama. PelatihdiNegaraini tidakmengalami kemunduran,
mereka juga tidak benar-benarmendapatkansetiapototyang cukup.
Keseimbangan nitrogen dicapai oleh orang yang sehat ketika asupan makanan yang seimbang
dengan ekskresi limbah urea. Jika ekskresi nitrogen lebih besar dari kandungan nitrogen diet,
orang itu dikatakan berada dalam keseimbangan nitrogennegatif.Hal ini biasanya ditafsirkan
sebagai indikasi kerusakan jaringan.Jika ekskresi nitrogen kurang dari isi diet, keseimbangan
nitrogen positif menunjukkan pembentukan protein.

Metabolisme nitrogen yang tidak kalah penting daripada karbohidrat dan metabolisme
lipid.Protein membentuk jaringan struktural untuk otot dan tendon, mengangkut oksigen atau
hemoglobin, mengkatalisis semua reaksi biokimia enzim, dan mengatur reaksi sebagai hormon.
Tubuh kita harus mampu mensintesis banyak protein, asam amino, dan nitrogen yang
mengandung senyawa non-protein lain yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, penggantian, dan
perbaikan. Protein lebih digunakan untuk memasok energi atau membangun cadangan glukosa,
glikogen, atau lipid.

Agar tercapai keseimbangan nitrogen yang positif, bayi dan anak dalam masa pertumbuhan
memerlukan protein lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa.Nitrogen yang positif pada
orang dewasa tidak diperlukan, karena kebutuhan protein sudah terpenuhi. Bila keseimbangan
nitrogen yang positif tidak terpenuhi, maka setelah beberepa saat akan menderita malnutrisi
protein yang mungkin berlanjut dengan kwaskhiorkor.