Anda di halaman 1dari 1

PROSEDUR HERPES ZOSTER

No. Dokumen :
No. Revisi : 1 Mei 2015
SPO
Tanggal Terbit : 1 Juni 2015
Halaman :

PEMERINTAH KABUPATEN PINRANG


KECEMATAN WATANG SAWITTO
drg.Hj.NASRIWATI A,M.Kes
PUSKESMAS SALO
Nip : 19640828 200212 2 003

1. Pengertian Herpes zoster adalah infeksi kulit dan mukosa yang disebabkan oleh virus
varisela zoster
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah langkah untuk penanganan herpes
zoster
3. Kebijakan 1. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Salo Nomor /PKM-SL/SK/V/2015
tentang SOP Layanan Klinis Puskesmas Salo
2. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Salo Nomor /PKM-SL/SK/V/2015
tentang Penyusunan SOP Layanan Klinis mengacu pada acuan yang
jelas
4. Referensi Permenkes RI no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktek Klinis bagi
Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer
5. Prosedur / Langkah-langkah 1. Pemeriksaan tanda-tanda vital
2. Anamnesis
3. Pemeriksaan fisis
4. Pemeriksaan penunjang
5. Penegakan diagnosis
6. Penatalaksanaan :
Terapi supportif dilakukan dengan menghindari gesekan kulit
yang menyebabkan pecahnya vesikel, pemberian nutrisi TKTP,
istirahat dan mencegah kontak dengan orang lain
Terapi topical diberikan bedak salisil 2 % atau bedak kocok
kalamin agar vesikel tidak pecah. Apabila erosive, diberikan
kompres terbuka, apabila terjadi ulserasi dapat
dipertimbangkan pemberian salep antibiotic
Antivirus oral : asiklovir 5 x 800 mg/hari, anak anak 4 x 20
mg/kgBB/hari atau valasiklovir 3 x 1000mg/hari untuk dewasa.
Pemberian obat selama 7 10 hari dan efektif diberikan pada
24 jam pertama setelah timbul lesi

6. Unit Terkait Loket pendaftaran, Kefarmasian, Kesling