Anda di halaman 1dari 5

TUGAS BIOSEL DAN MOLEKULER

DINDING SEL TUMBUHAN

Bernadeta Yefrita (1306052042)

Riezka Sainnoin (1206055001)

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK

UNIVERSITAS NUSA CENDANA KUPANG

2014
DINDING SEL TUMBUHAN

Dinding sel merupakan ciri khas yang dimiliki tumbuhan, berupa struktur di luar
membran plasma yang membatasi ruang bagi sel untuk membesar dan bersifat mati.

Fungsi dinding sel :


o Memberi bentuk sel
o Menentukan bentuk serta tekstur jaringan
o Memberikan dukungan, perlindungan dan penyaring (filter) bagi struktur dan fungsi sel
sendiri.
o Mencegah kelebihan air yang masuk ke dalam sel.

Struktu dinding sel tumbuhan :

1. Lamela tengah (substansi antar sel) :


- Lapisan perekat antar sel yang menyekat dinding sel primer 2 sel yang berdekatan,
- Tersusun dari persenyawaan pectin yang bersifat koloid dan plastis (lentur),
- Sifat plastis zat pectin memungkinkan gerakan-gerakan antar sel dan penyesuaian
yang diperlukan sebelum sel-sel dapat mencapai ukuran dewasa.
2. Dinding sel primer : - Dinding yang pertama kali dibentuk oleh sel baru,
- Terbentuk pada sel yang sedang aktif tumbuh,
- Tersusun atas selulosa, hemiselulosa dan pectin.
3. Dinding sel sekunder : - terbentuk pada bagian dari sebelah dalam dinding primer,
- Terbentuk dari sel atau pada bagian sel yang telah berhentih
tumbuh
- Tersusun atas mikrofibril selulosa, hemiselulosa, lignin,
suberin , kutin, tannin dan garam-garam organic.

Srtuktur khusus pada dinding sel tumbuhan :


1. Noktah :
o Bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan,
o Tempat yang dilalui oleh benda dari sel ke sel
o Beberapa macam noktah : noktah sederhana, noktah berhalaman (terlindungi),
noktah buta, noktah majemuk unilateral, noktah berjabang (ramiformis).

2. Plsmodesmata :
o Saluran yang menghubungkan protoplas pada dua sel yang berdekatan- hubungan
simplas
o Berfungsi sebagai komunikasi antar sel dan transport materi.

Komponen kimia dinding sel :

Dinding sel tersusun oleh zat organik dan anorganik. Zat-zat organik yang dijumpai pada
dinding sel adalah :

a. Selulosa
Selulosa merupakan polisakarida yang tidak larut dalam air mendidih, asam dan alkali
encer, serta KOH pekat. Dengan H2SO4 pekat dihidrolisa menjadi glukosa. Oleh enzim
selulase diubah menjadi glukosa dan fruktosa. Selulosa (C6H10O5)n adalah polimer
berantai panjang polisakarida karbohidrat, dari beta-glukosa. Selulosa merupakan
komponen struktural utama dari tumbuhan dan tidak dapat dicerna oleh manusia.
b. Hemiselulosa
Hemiselulosa merupakan polisakarida yang tersusun atas glukosa, xilosa, manosa dan
asam glukoronat. Di dalam dinding sel, hemiselulosa berfungsi sebagai perekat antar
mikrofibril selulosa.
c. Pektin
Pektin merupakan polisakarida yang tersusun atas galaktosa, arabinosa, dan asam
galakturonat.
d. Lignin
Lignin hanya dijumpai pada dinding sel yang dewasa dan berfungsi untuk
melindungi sel tumbuhan terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan.
e. Kutin
Kutin merupakan suatu selubung atau lapisan pada permukaan atas daun atau
batang dan berfungsi untuk mencegah dehidrasi akibat penguapan dan melindungi
kerusakan sel akibat patogen dari luar.
f. Protein dan lemak
Di dalam dinding sel ditemukan dalam jumlah yang sedikit.
g. pentosan
h. protopektin
i. Suberin
j. Sapropolenin
k. Mannan & Galaktan

Pertumbuhan dinding sel :

1. Pertumbuhan pada area permukaan


2. Pertumbuhan menebal :
a. Intususepsi : bahan dinding yang baru diletakan diantara mikrofibil yanga lama.
b. Aposisi : bahan dinding yang baru diletakan di atas yang lama, selapis demi selapis.

Berdasarkan arah penebalan dibedakan atas :

a. Sentrifugal : pertumbuhan menuju kearah luar lumen sel yang besangkutan


Contoh : sistolit dalam litokis daun ficus
b. Sentripental : penebalan dinding kearah luar berupa tonjolan di permukaan.
Contoh : serbuk sari, trikoma
Proses sintesis dinding sel :

1. Dimulai dari pembelahan inti sel (karyokinesis). Pada saat intih membelah, mikrotubul
yang berada disekitar kedua inti berikatan dengan RE membentuks truktur fagmoplas.
2. Mikrotubul bertugas untuk menahan vesicula-vesicula yang membawa bahan untuk
membuat lamella tengah. Roset yang ada disekitar membrane mensintesis selulosa untuk
pembentukan dinding primer baru.
3. Setelah pembentukan lamella dan dinding sel primer, sel mengalami pembesaran dan
menyababkan adanya tekanan didalam sel (tekanan turgo)
4. Teknan turgo menyebabkan dinding sel lama menjadi rusak dan hancur, sehingga dinding
sel baru akan menggantikan posisi dari dinding sel lama.
5. Sel mengalami pemisahan pada lamella tengah dan membentuk ruang dintar kedua sel,
proses ini disebut maseasi.
6. Pada beberapa bagian dinding sel primer ada yang tidak mengalami penebalan. Bagian
ini akan membentuk rongga noktah, dan menjadi jalan penghubung diantara kedua sel
yang memungkinkan sel untuk saling berinteraksi, celah ini dinamakan plasmodesmata.