Anda di halaman 1dari 17

3.

2 Metode Danzing

Adapun penyelesaian masalah transportasi dengan metode Danzing pada


pengeksporan kepiting dan kerang-kerangan menurut negara tujuan (2012-2015), dimana
Tabel ongkos dapat dilihat pada Tabel Biaya Ongkos.

Tabel 3.2.1 Matriks Ongkos Mula-mula

3188,7 580,0 212,9 214,5

570,4 560,5 1802,8 740,8

1393,8 813,8 2387,2 2208,4

Tabel 3.2.2 Matriks Demand & Supply Mula-mula

* * * * 540,5

* * * * 569,3

* * * * 1.684,4

716,2 343,9 873,2 860,9

Dengan langkah-langkah penyelesaian, sebagai berikut:

Langkah 1:

Selesaikan dengan metode sudut barat laut, didapat biaya transportasi yang akan dikeluarkan
dengan Metode Sudut Barat Laut adalah:

540,5 0 0 0 540,5
175,7 349,3 49,7 0 569,3

0 0 823,5 860,9 1.684,4

716,2 343,9 873,2 860,9

Z1 = 5.937.353,5

Langkah 2:

Mencari matriks ongkos yang baru. Pertama misalkan U1 = C11 = 3188,7

C11 = U1 + V1 C33 = U3+ V3

C21 = U2+ V1 C34 = U3 + V4

C22 = U2+ V2

C23 = U2+ V3

Maka diperoleh :

C11 = U1 + V1 3.188,7 = 3188,7 + V1 V1 = 0

C21 = U2+ V1 570,4 = U2 + 0 U2=570,4

C22 = U2+ V2 560,5= 570,4 + V2 V2= -9,9

C23 = U2+ V3 1802,8 = 570,4 + V3 V3= 1232,4

C33 = U3+ V3 2387,2 = U3+ 1232,4 U3= 1154,8

C34 = U3 + V4 2208,4 = 1154,8+ V4 V4 = 1053,6

Sehingga diperoleh U1 = 3.188,7; U2=570,4; U3= 1154,8; V1 = 0 ; V2= -9,9;


V3= 1232,4; V4 = 1053,6

Langkah 3:
Mencari variable x yang tidak berada dalam basis, dengan menggunakan

dengan syarat .

Tabel 3.2.3 Matriks Ongkos yang Baru

V1 = 0 V2 = -9,9 V3 =1232,4 V4 =1053,6

U1 =3.188,7 3188,7 580,0 212,9 214,5

3188,7 3178,8 4421,1 4242,3

U2=570,4 570,4 560,5 1802,8 740,8

570,4 560,5 1802,8 1624

U3=1154,8 1393,8 813,8 2387,2 2208,4

1154,8 1144,9 2387,2 2208,4

Maka diperoleh nilai dari


, yaitu:


11 11 = 3188,7 3188,7 = 0
12 12 = 3178,8 580 = 2598,8


21 21 = 570,4 570,4 = 0
22 22 = 560,5 560,5 = 0


31 31 = 1154,8 1393,8 239
32 32 = 1144,9 813,8 = 331,1


13 13 = 4421,1 212,9 = 4208,2
14 14 = 4242,3 214,5


23 23 = 1082,6 1802,8 = 0
24 24 = 1624 740,8


33 33 = 2387,2 2387,2 = 0
34 34 = 2208,4 220
Langkah 4:

Karena nilai dari


ada yang bernilai positif, maka proses masih berlanjut dikarenakan
penyelesaian belum feasible minimal. Oleh karena itu, dibuat lintasan atau jalur tertutup dari
kotak dengan nilai
positif terbesar seperti pada metode batu loncatan. Kotak (1,3)
mempunyai nilai positif terbesar sehingga diberi basis 1 0.

Tabel 3.2.4Matriks Demand dan Supply yang Baru

T1 T2 T3 T4 ai

A1 540,5-1 1 540,5

A2 175,7+1 343,9 49,7-1 569,3

A3 823,5 860,9 1.684,4

bj 716,2 343,9 873,2 860,9 2.794,2

Pada jalur tertutup tersebut biaya yang bertanda (+) yaitu C11 dan C23 maka nilai minimum
(X11;X23) = X13 = 49,7. Jadi, diperoleh 1 = 49,7.

Tabel 3.2.5Tabel Demand dan Supply yang Baru

T1 T2 T3 T4 ai

A1 490,8 49,7 540,5

A2 225,4 343,9 0 569,3

A3 823,5 860,9 1.684,4

bj 716,2 343,9 873,2 860,9 2.794,2

Nilai X23 telah keluar dari basis, sehingga jumlah biaya transportasi yang akan dikeluarkan
adalah:


2 = 1 ( > 0). 1
2 = 5.937.353,5 (4208,2 49,7) = 5.728.205,96

Langkah 6:

Mencari matriks ongkos yang baru. Pertama misalkan U1 = C11 = 3188,7

C11 = U1 + V1

C21 = U2+ V1

C22 = U2+ V2

C13 = U1+ V3

C33 = U3+ V3

C34 = U3 + V4
Maka diperoleh :

C11 = U1 + V1 3.188,7 = 3188,7 + V1 V1 = 0

C21 = U2+ V1 570,4 = U2 + 0 U2=570,4

C22 = U2+ V2 560,5 = 570,4 + V2 V2= -9,9

C13 = U1+ V3 212,9 = 3188,7 + V3 V3= -2975,8

C33 = U3+ V3 2387,2 = U3+ (-2975,8) U3= 5363

C34 = U3 + V4 2208,4 = 5363+ V4 V4 = -3154,6

Sehingga diperoleh U1 = 3.188,7; U2=570,4; U3= 5363; V1 = 0 ; V2= -9,9; V3=


-2975,8; V4 = -3154,6

Langkah 7:

Mencari variable x yang tidak berada dalam basis, dengan menggunakan


= +
dengan syarat
0.

Tabel 3.2.6 Matriks Ongkos yang Baru

V1 = 0 V2 = -9,9 V3 =-2975,8 V4 =-3154,6

U1 =3.188,7 3188,7 580,0 212,9 214,5

3188,7 3178,8 212,9 34,1

U2=570,4 570,4 560,5 1802,8 740,8

570,4 560,5 -2405,4 -2584,2

U3=5363 1393,8 813,8 2387,2 2208,4

5363 5353,1 2387,2 2208,4

Maka diperoleh nilai dari


, yaitu:


11 11 = 3188,7 3188,7 = 0
12 12 = 3178,8 580 = 2598,8


21 21 = 570,4 570,4 = 0
22 22 = 560,5 560,5 = 0

31 31 = 5363 1393,8 = 3969,2
32 32 = 5353,1 813,8 = 4539,3


13 13 = 212,9 212,9 = 0


23 23 = 2405 1802,8 = 4208,2


33 33 = 2387,2 2387,2 = 0


14 14 = 34,1 214,5 = 180,4


24 24 = 2584,2 740,8 = 3325


34 34 = 2208,4 2208,4 = 0

Langkah 8:

Karena nilai dari


ada yang bernilai positif, maka proses masih berlanjut dikarenakan
penyelesaian belum feasible minimal. Oleh karena itu, dibuat lintasan atau jalur tertutup dari
kotak dengan nilai
positif terbesar seperti pada metode batu loncatan. Kotak (3,2)
mempunyai nilai positif terbesar sehingga diberi basis 1 0.

Tabel 2.3.7 Matriks Demand dan Supply yang Baru

T1 T2 T3 T4 ai

A1 490,8-1 49,7+1 540,5

A2 225,4+1 343,9-1 569,3

A3 1 823,5-1 860,9 1.684,4

bj 716,2 343,9 873,2 860,9 2.794,2

Pada jalur tertutup tersebut biaya yang bertanda (+) yaitu C11 C22 dan C33 maka nilai
minimum (X11;X22,X33) = X22 = 343,9. Jadi, diperoleh 2 = 343,9.
Tabel 3.2.8 Tabel Demand dan Supply yang Baru

T1 T2 T3 T4 ai

A1 146,9 393,6 540,5

A2 569,3 569,3

A3 343,9 479,6 860,9 1.684,4

bj 716,2 343,9 873,2 860,9 2.794,2

Nilai X23 telah keluar dari basis, sehingga jumlah biaya transportasi yang akan dikeluarkan
adalah:


3 = 2 ( > 0). 2

2 = 5.728.205,96 (4539,3 343,9) = 4.167.140,69

Langkah 9:

Mencari matriks ongkos yang baru. Pertama misalkan U1 = C11 = 3188,7

C11 = U1 + V1 C13 = U1+ V3

C21 = U2+ V1 C33 = U3+ V3

C32 = U2+ V2 C34 = U3 + V4

Maka diperoleh :

C11 = U1 + V1 3.188,7 = 3188,7 + V1 V1 = 0

C21 = U2+ V1 570,4 = U2 + 0 U2=570,4

C33 = U3+ V3 2387,2 = U3+ (-2975,8) U3= 5363

C32 = U3+ V2 813,8 = 5363 + V2 V2= -4549,2

C13 = U1+ V3 212,9 = 3188,7 + V3 V3= -2975,8

C34 = U3 + V4 2208,4 = 5363+ V4 V4 = -3154,6


Sehingga diperoleh U1 = 3.188,7; U2=570,4; U3= 5363; V1 = 0 ; V2= -4549,2;
V3= -2975,8,; V4 = -3154,6

Langkah 7:

Sehingga diperoleh U1 = 3.188,7; U2=570,4; U3= 5363; V1 = 0 ; V2= 243,4;


V3= -2975,8,; V4 = -3154,6

Tabel 3.2.9 Matriks Ongkos yang Baru

V1 = 0 V2 = -4549,2 V3 =-2975,8 V4 =-3154,6

U1 =3.188,7 3188,7 580,0 212,9 214,5

3188,7 -1360,5 212,9 34,1

U2=570,4 570,4 560,5 1802,8 740,8

570,4 -3978,8 2405,4 -2584,2

U3=5363 1393,8 813,8 2387,2 2208,4

5363 813,8 2387,2 2208,4

Maka diperoleh nilai dari


, yaitu:


11 11 = 3188,7 3188,7 = 0
12 12 = 1360,5 580 = 1940,5


21 21 = 570,4 570,4 = 0
22 22 = 3978,8 560,5 = 4539,3


31 31 = 5363 1393,8 = 3969,2
32 32 = 813,8 813,8 = 0


13 13 = 212,9 212,9 = 0


23 23 = 405 1802,8 = 2208,2


33 33 = 4387,2 2387,2 = 2000


14 14 = 34,1 214,5 = 180,4


24 24 = 2584,2 740,8 = 3325

34 34 = 2208,4 2208,4 = 0

Langkah 10:

Karena nilai dari


ada yang bernilai positif, maka proses masih berlanjut dikarenakan
penyelesaian belum feasible minimal. Oleh karena itu, dibuat lintasan atau jalur tertutup dari
kotak dengan nilai
positif terbesar seperti pada metode batu loncatan. Kota (3,1)
mempunyai nilai positif terbesar sehingga diberi basis 3 0.

Tabel 3.2.12Matriks Demand dan Supply yang Baru

T1 T2 T3 T4 ai

A1 146,9-3 393,6+3 540,5

A2 569,3 569,3

A3 3 343,9 479,6-3 860,9 1.684,4

bj 716,2 343,9 873,2 860,9 2.794,2

Pada jalur tertutup tersebut biaya yang bertanda (+) yaitu C11 dan C33 maka nilai minimum
(X11,X33) = X11 = 146,9. Jadi, diperoleh 3 = 146,9.

Tabel 3.2.12Matriks Demand dan Supply yang Baru

T1 T2 T3 T4 ai

A1 0 540,5 540,5

A2 569,3 569,3
A3 146,9 343,9 332,7 860,9 1.684,4

bj 716,2 343,9 873,2 860,9 2.794,2

Nilai X11 telah keluar dari basis, sehingga jumlah biaya transportasi yang akan dikeluarkan
adalah:


4 = 3 ( > 0). 3

2 = 4.167.140,69 (3969,2 146,9) = 3.584.065,21


Langkah 9:

Karena
belum lebih kecil atau sama dengan nol maka proses masih berlanjut.

Misal U1 = C13= 212,9

C13 = U1 + V3 C32 = U3+ V2

C21 = U2+ V1 C33 = U3+ V3

C31 = U3+ V1 C34 = U3 + V4

Maka diperoleh :

C13 = U1 + V3 212,9 = 212,9 + V3 V3= 0

C21 = U2+ V1 570,4= U2+ (-993,4)U2=1563,8

C33 = U3+ V3 2387,2 = U3+ 0 U3= 2387,2

C31 = U3+ V1 1393,8= 2387,2 + V1 V1= -993,4

C32 = U3+ V2 813,8 = 2387,2+V2 V2=-1573,4

C34 = U3 + V4 2208,4 = 2387,2+ V4 V4 = -178,8

Sehingga diperoleh U1 =212,9; U2 = 1563,8; U3 = 2387,2; V1 = -993,4;

V2 = -1573,4; V3 = 0; V4 = -178,8

Tabel 3.2.10 Matriks Ongkos yang Baru

V1 =-993,4 V2 = -1573,4 V3 = 0 V4 = -178,8

U1 =212,9 3188,7 580,0 212,9 214,5

-780,5 -1360,5 212,9 34,1

U2=1563,8 570,4 560,5 1802,8 740,8

570,4 -9,6 1563,8 1385

U3=2387,2 1393,8 813,8 2387,2 2208,4

1393,8 813,8 2387,2 2208,4

Maka diperoleh nilai dari


, yaitu:

11 11 = 780,5 3188,7 = 3969,2
12 12 = 1360,5 580 = 1940,5


21 21 = 570,4 570,4 = 0
22 22 = 9,6 560,5 = 570,1

31 31 = 1393,8 1393,8 = 0
32 32 = 813,8 813,8 = 0

13 13 = 212,9 212,9 = 0


23 23 = 405 1802,8 = 239


33 33 = 2387,2 2387,2 = 0


14 14 = 34,1 214,5 = 180,4


24 24 = 1385 740,8 = 644,2


34 34 = 2208,4 2208,4 = 0

Langkah 10:

Karena nilai dari


ada yang bernilai positif, maka proses masih berlanjut dikarenakan
penyelesaian belum feasible minimal. Oleh karena itu, dibuat lintasan atau jalur tertutup dari
kotak dengan nilai
positif terbesar seperti pada metode batu loncatan. Kota (2,4)
mempunyai nilai positif terbesar sehingga diberi basis 3 0.

Tabel 3.2.11 Matriks Demand dan Supply yang Baru

T1 T2 T3 T4 ai

A1 540,5 540,5

A2 569,3-3 3 569,3

A3 146,9+3 343,9 332,7 860,9-3 1.684,4

bj 716,2 343,9 873,2 860,9 2.794,2

Pada jalur tertutup tersebut biaya yang bertanda (+) yaitu C21 dan C34 maka nilai minimum
(X21,X34) = X21 = 569,3. Jadi, diperoleh 3 = 569,3.

Tabel 3.2.12 Matriks Demand dan Supply yang Baru

T1 T2 T3 T4 ai

A1 540,5 540,5
A2 0 569,3 569,3

A3 716,2 343,9 332,7 291,6 1.684,4

bj 716,2 343,9 873,2 860,9 2.794,2

Nilai X11 telah keluar dari basis, sehingga jumlah biaya transportasi yang akan dikeluarkan
adalah:


4 = 3 ( > 0). 3

2 = 3.584.065,21 (644,2 569,3) = 3.217.386,57

Karena
belum lebih kecil atau sama dengan nol maka proses masih berlanjut.

Misal U1 = C13= 212,9

C13 = U1 + V3

C31 = U3+ V1

C32 = U3+ V2

C33 = U3+ V3

C24 = U2+ V4

C34 = U3 + V4
Maka diperoleh :

C13 = U1 + V3 212,9 = 212,9 + V3 V3= 0

C33 = U3+ V3 2387,2= U3 + 0 U3= 2387,2

C31 = U3+ V1 1393,8= 2387,2+V1V1=-993,4

C32 = U3+ V2 813,8 = 2387,2+V2 V2= -1573,4

C34 = U3 + V4 2208,4 = 2387,2+ V4 V4 = -178,8

C24 = U2+ V4 740,8= U2+ -178,8 U2=919,6

Sehingga diperoleh U1 =212,9; U2 = 919,6; U3 = 2387,2; V1 = -993,4;

V2 = -1573,4; V3 = 0; V4 = -178,8

Tabel 3.2.13 Matriks Ongkos yang Baru

V1 =-993,4 V2 = -1573,4 V3 = 0 V4 = -178,8

U1 =212,9 3188,7 580,0 212,9 214,5

-780,5 -1360,5 212,9 34,1

U2=919,6 570,4 560,5 1802,8 740,8

-73,8 -653,8 919,6 740,8

U3=2387,2 1393,8 813,8 2387,2 2208,4

1393,8 813,8 2387,2 2208,4

Maka diperoleh nilai dari


, yaitu:


11 11 = 780,5 3188,7 = 3969,2
12 12 = 1360,5 580 = 1940,5


21 21 = 73,8 570,4 = 644,2
22 22 = 653,8 560,5 = 1124,3


31 31 = 1393,8 1393,8 = 0
32 32 = 813,8 813,8 = 0

13 13 = 212,9 212,9 = 0

23 23 = 919,6 1802,8 = 883,2


33 33 = 2387,2 2387,2 = 0

14 14 = 34,1 214,5 = 180,4


24 24 = 740,8 740,8 = 0


34 34 = 2208,4 2208,4 = 0