Anda di halaman 1dari 3

NOMOR DOKUMEN 4.1.

1/SOP/UKP-VIII/135/2016
TERBIT KE 01
NO REVISI 00
TANGGAL BERLAKU 23 Mei 2016
HALAMAN 03

SOP PROTEKSI TERHADAP KEBAKARAN

Diberikan Kepada
Dokumen
Tanggal Pemberian

Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan Oleh,


Ketua POKJA UKP Ketua Akreditasi Kepala UPT Puskesmas
Rawa Buntu

(dr. Riki Hermawan) (drg. Siti Nurmah) (drg. Hartono Mulyana)

1
PROTEKSI TERHADAP KEBAKARAN
No.Dokumen : 4.1.1/SOP/UKP-VIII/135/2016
No. Revisi :0
SOP
TanggalTerbit : 23 Mei 2016
Halaman : 03

UPT Puskesmas Drg. Hartono Mulyana


NIP.1967032619940 1 1
Rawa Buntu 002

PENGERTIAN Sistem Proteksi Terhadap Kebakaran adalah sistem yang terdiri atas
peralatan, kelengkapan dan sarana, baik yang terpasang maupun terbangun
pada bangunan yang digunakan maupun cara-cara pengelolaan dalam rangka
melindungi bangunan dan lingkungannya terhadap bahaya kebakaran
Pengelolaan Proteksi Kebakaran adalah upaya mencegah terjadinya
kebakaran atau meluasnya kebakaran ke ruangan-ruangan ataupun lantai-
lantai bangunan, termasuk ke bangunan lainnya melalui eliminasi ataupun
minimalisasi resiko bahaya kebakaran, pengaturan zona-zona yang
berpotensi menimbulkan kebakaran, serta kesiapan dan kesiagaan sistem
proteksi.
TUJUAN Untuk terselenggaranya fungsi bangunan puskesmas dan lingkungan yang
aman bagi pasien dan petugas puskesmas, serta segala peralatan yang ada di
dalamnya dari bahaya kebakaran, sehingga tidak mengakibatkan terjadinya
kerugian jiwa dan materi.
KEBIJAKAN Proteksi terhadap Kebakaran di Puskesmas Rawa Buntu harus mengikuti
langkah langkah dalam prosedur ini
REFERENSI Permenkes No 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
PROSEDUR 1. Persiapan bila terjadi kebakaran
Hal-hal yang harus diketahui petugas adalah lokasi alat pemadam
kebakaran ringan (APAR) di area kerja, bagaimana dan kapan
digunakannya
2. Dalam Kejadian Kebakaran
Dalam banyak kasus, dimana pasien tidak dapat membantu diri mereka
sendiri, menjadi tanggungjawab petugas Puskesmas untuk menjaga
keselamatan mereka. Dalam hal ini, petugas harus :
a. Jika terjadi kebakaran, tetap tenang, berikan contoh pada pasien
b. Laporkan adanya api
c. Padamkan api pada awal kebakaran saat api masih kecil dan
lokalisir agar tidak menyebar
d. Apabila penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) kurang
berhasil memadamkan api, dapat digunakan selang kebakaran
berukuran kecil (1 atau 1 inci) oleh petugas puskesmas yang
terlatih

2
e. Pindahkan pasien yang berada dalam bahaya asap atau api ke
tempat yang aman
f. Tutup pintu ruang pasien
g. Menjadi panutan bagi pasien
BAGAN ALIR
Mulai

Petugas mengambil alat pemadam


kebakaran ringan (APAR)

Petugas menenangkan
pasien

Petugas melaporkan
adanya api dan
memadamkan api saat
kebakaran masih kecil

Jika berhasil dipadamkan memakai APAR Jika gagal dipadamkan memakai APAR

Petugas memindahkan pasien Petugas dapat menggunakan


ke tempat yang aman selang kebakaran berukuran
kecil (1 atau 1,5 inci) oleh
petugas puskesmas yang
terlatih

Petugas memindahkan pasien


ke tempat yang aman

Petugas menutup pintu


ruang pasien

Petugas menjadi panutan


bagi pasien

Selesai

UNIT
1. Semua Unit di Puskesmas
TERKAIT
DOKUMEN
TERKAIT
REKAMAN
No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan
HISTORIS
PERUBAHAN