Anda di halaman 1dari 3

REZMALIA LEONITA SAYATI

1606861

PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR

Menganalisis film Front of class

Film ini mengisahkan seorang anak bernama Brad yang memiliki penyakit langka yakni Tauratte Syndrom. Penyakin yang membuat dia
mengeluarkan suara-suara aneh. Suara aneh itu akan semakin parah bila dia mendapatkan atau melakukan sesuatu yang tidak ia sukai. Brad memiliki cita-cita
sebagai seorang guru. Cita-cita itu mungkin sangat mustahil untuk diwujudkan dengan penyakit yang dia miliki. Namun ambisinya begitu kuat untuk bisa
menggapai keinginannya. Hampir seluruh sekolah menolak lamaran beliau. Brad sempat merasa putus asa dan merasa gagal. Namun semangatnya kembali
bangkit saat ia sadar bila orang-orang di sekelilingnya selalu mendukung dan percaya. Hingga suatu hari ia di panggil oleh kepala sekolah di suatu lembaga
dan memberikan beliau kesempatan untuk mengajar. Tak ingin menyia-nyiakan hal tersebut, dengan berbagai macam usaha metode pembelajaran belau
kerjakan. Hal tersebut bertujuan agar murid-murid merasa senang dengan kelasnya walaupun dengan kekurangan yang beliau miliki. Setiap hari, Brad selalu
membuat suasana kelas begitu menyenangkan dan membangkitkan semangat serta motivasi kepada murid-muridnya. Pada awalnya banyak sekali orang-
orang yang meragukan kemampuannya dengan memiliki Tauratte Syndrome. Namun semangat yang terus hadir di hidupnya menghantarkan beliau menjadi
seorang guru terbaik di tahunnya.

Analisis
- Konsep manusia dan pendidikan

Tidak ada manusia yang sempurna. Banyak sekali bermacam-macam orang di dunia ini. Dari konsep manusia, kita bisa melihat bahwa setiap manusia
berhak mendapat kehidupan yang layak dan yang mereka inginkan. Dalam konsep pendidikan, tidak ada syarat khusus untuk seorang pendidik atau pengajar.
Syarat khusus yang dimaksud adalah memiliki keterbatasan fisik, dan mental. Dalam konsep pendidikan, siapapun bisa menularkan ilmunya kepada orang
lain. Dan pada konsep pendidikan, disini tidak dilihat siapa yang memberikan ilmu. Melainkan ilmu apa yang mereka berikan kepada kita.

- Pengertian pendidikan

Menurut pemahaman saya, pendidikan adalah memanusiakan manusia. Proses perkembangan seseorang yang dimana didalamnya terdapat ilmu-ilmu
yang membangun kita untuk menjadi lebih dewasa, dan membuat kita paham akan dunia ataupun kehidupan. Dalam film Front of class, banyak hal yang bisa
mengajarkan kita untuk tidak menyerah dalam kehidupan ini. Film Front of class, dilihat dari segi pendidikan yakni banyak cara untuk kami mendapat ilmu.
Entah itu berupa teori atau pun praktek. Yang dimana ilmu itu akan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu itu mungkin akan bermanfaat ataupun
tidak pada diri kita. Hal tersebut tergantung bagaimana kita menerapkannya. Brad seorang anak yang memiliki kekurangan, awalnya sangat membenci
sekolah. Karena dia berfikir bahwa sekolah adalah tempat yang menyeramkan. Dimana ia selalu diejek oleh teman-temannya, guru yang terus menerus
menegur dirinya dan berkali-kali pula ia dikeluarkan dari sekolah dengan alasan penyakit yang dia derita. Hingga suatu hari di sekolah barunya, ia
menemukan sosok guru yang membuat dirinya bangkit dari keterpurukan. Yang membuat dirinya semangat dalam menjalani hidup. Membuat dirinya
memiliki cita-cita yang dia inginkan.

- Pendidikan sebagai ilmu dan seni

Dimana proses pentransefan ilmu yang dikombinasikan dengan seni. Hal ini bertujuan agar atak kanan dan otak kiri saling berkordinasi saat menerima materi.
Proses tersebut dirasa sangat efektif karena selain menyenangkan, bisa terjadi long memory. Materi yang di sampaikan melalui proses ilmu dan seni biasanya
akan lebih lama teringat atau terekam di otak manusia. Dalm film front of class, seorang guru yang memiliki Tauratte Syndrom memanfaatkan penyakitnya
tersebut untuk menyampaikan pembelajarannya. Beliau menjelaskan penyakitnya tersebut kepada para muridanya. Dan semua murid bisa menerima hal
tersebut. Brad, selalu mencari cara untuk menghidupkan suasana kelas dan selalu membuat metode-metode pembelajaran yang unik serta menyenangkan
murid-muridnya.

- Landasan Filosofis
Melihat pendidikan dari makna dan hakekat pendidikan itu sendiri. Dalam pemahaman saya landasan filosofis pada film yang telah saya tonton adalah
dimana bila sesorang paham tentang makna dan arti pendidikan, maka segala keterbatasan itu bukanlah suatu hambatan untuk dirinya menggapai cita-cita.