Anda di halaman 1dari 4

PROPOSAL

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA


NEGERI 1 LOHIA TENTANG PENYAKIT SEKSUAL
MENULAR DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS

OLEH:

SARGAMES
Nomor Pokok :

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
AMANAH MAKASSAR
2015
DAFTAR ISI

Halaman

SAMPUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii

BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Rumusan Masalah 4
C. Tujuan Penelitian 4
D. Manfaat Penelitian 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 5
A. Lanjut Usia 5
1. Pengertian Lanjut Usia 5
2. Klasifikasi Lansia 6
3. Karakteristik Perkembangan Fisik Lansia 7
B. Posyandu Lansia 10
1. Pengertian Posyandu Lansia 10
2. Tujuan Posyandu Lansia 11
3. Manfaat Posyandu Lansia 11
4. Sasaran Posyandu Lansia 12
5. Kegiatan Posyandu Lansia 12
C. Pelaksanaan Sistem Lima Posyandu Lansia 14
D. Kader Lansia 14
1. Pengrtian Kader Lansia 14
2. Tugas Kader Lansia 15
E. KMS Lansia 16
\ F. Kerangka Pikir 18
G. Hipotesis Penelitian 19
BAB III METODE PENELITIAN 20
A. Jenis dan Rancangan Penelitian 20
B. Tempat dan Waktu Penelitian 20
C. Populasi dan Sampel Penelitian 20
D. Variabel Penelitian 23
E. Defenisi Operasional Variabel 23
F. Metode Pengumpulan Data 24
G. Teknik Analisis Data 27
H. Jadwal Penelitian 28
29
DAFTAR PUSTAKA
HUBUNGAN PROGRAM PELAYANAN POSYANDU LANSIA
TERHADAP TINGKAT KEPUASAN LANSIA DI DAERAH
BINAAN PUSKESMAS MABODO

WILSON PINARIA
NIM. 01201081

ABSTRAK

Program pelayanan posyandu lanjut usia adalah sebuah program yang ditetapkan
oleh pemerintah untuk meningkatkan kesehatan lansia di masyarakat yang dijalankan
oleh puskesmas. Program pelayanan ini harus dinilai sebagai bahan evaluasi. Namun
hingga kini belum ada alat yang dapat digunakan untuk menilai pelayanan tersebut. Yang
dapat digunakan hingga kini adalah dengan menilai tingkat kepuasan para lansia. Tingkat
kepuasan akan meningkat pada lansia yang mendapat pelayanan yang baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan program pelayanan
posyandu lansia terhadap tingkat kepuasan lansia dengan menggunakan desain deskriptif
korelasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan sampel sebanyak
67 lansia yang berusia di atas 60 tahun, dapat mendengar dan berkomunikasi dengan
bahasa Indonesia dan telah mendapatkan pelayanan posyandu lansia dari puskesmas
Mabodo. Penentuan jumlah sampel dengan mengambil 10% dari populasi pengunjung
yaitu .orang pengunjung selama tahun 2012. Pengumpulan data dilakukan pada
23 Mei 2012 sampai 6 Juni 2013 dengan teknik wawancara yang menggunakan
kuesioner meliputi data demografi, program pelayanan posyandu lansia, dan tingkat
kepuasan lansia.
Dari penelitian diperoleh hasil bahwa semua responden (%) mendapatkan
pelayanan sedang dan mayoritas responden (...%) tidak puas, .% merasa puas dan
% merasa sangat puas. Program pelayanan posyandu lansia memiliki hubungan
dengan nilai kekuatan hubungan agak rendah di mana r = 0.483 (r = 0.20.4 = agak
rendah) dan memiliki hubungan yang bermakana dengan nilai signifikan p pada uji dua
arah adalah 0,000 (p<0.025).

Kata kunci: puskesmas, posyandu lansia, tingkat kepuasan


Program pelayanan posyandu lanjut usia adalah sebuah program yang ditetapkan oleh
pemerintah untuk meningkatkan kesehatan lansia di masyarakat yang dijalankan oleh
puskesmas. Program pelayanan ini harus dinilai sebagai bahan evaluasi. Namun hingga
kini belum ada alat yang dapat digunakan untuk menilai pelayanan tersebut. Yang dapat
digunakan hingga kini adalah dengan menilai tingkat kepuasan para lansia. Tingkat
kepuasan akan meningkat pada lansia yang mendapat pelayanan yang baik. Penelitian
ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan program pelayanan posyandu lansia
terhadap tingkat kepuasan lansia dengan menggunakan desain deskriptif korelasi.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan sampel sebanyak 67
lansia yang berusia di atas 60 tahun, dapat mendengar dan berkomunikasi dengan
bahasa Indonesia dan telah mendapatkan pelayanan posyandu lansia dari puskesmas
Darusalam Medan. Penentuan jumlah sampel dengan mengambil 10% dari populasi
pengunjung yaitu 667 pengunjung selama tahun 2005. Pengumpulan data dilakukan
pada 23 Mei 2006 sampai 6 Juni 2006 dengan teknik wawancara yang menggunakan
kuesioner meliputi data demografi, program pelayanan posyandu lansia, dan tingkat
kepuasan lansia. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa semua responden (100%)
mendapatkan pelayanan sedang dan mayoritas responden (77,6%) tidak puas, 19,7%
merasa puas dan 3% merasa sangat puas. Program pelayanan posyandu lansia memiliki
hubungan dengan nilai kekuatan hubungan agak rendah di mana r = 0.483 (r = 0.20.4 =
agak rendah) dan memiliki hubungan yang bermakana dengan nilai signifikan p pada uji
dua arah adalah 0,000 (p<0.025