Anda di halaman 1dari 5

Rabu, 27 Januari 2010

PROKLAMASI

Masukkan Code ini K1-3YD23E-6


untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

1. PENGERTIAN PROKLAMASI
Asal kata Proklamasi adalah dari kata proclamatio (bhs. Yunani) yang artinya pengumuman
kepada seluruh rakyat. Pengumunan tersebut terutama pada hal-hal yang berhubungan dengan
ketatanegaraan.

Proklamasi Kemerdekaan merupakan pengumumam kepada seluruh rakyat akan adanya


kemerdekaan. Pengumuman akan adanya kemerdekaan tersebut sebenarnya tidak hanya
ditujukan kepada rakyat dari Negara yang bersangkutan namun juga kepada rakyat
yang ada di seluruh dunia dan kepada semua bangsa yang ada di muka bumi ini.

Dengan Proklamasi, telah diserukan kepada warga dunia akan adanya sebuah negara baru yang
terbebas dari penjajahan negara lain.

Dengan Proklamasi, telah lahir sebuah negara baru yang memiliki kedudukan yang sama dengan
negaranegara lain yang telah ada sebelumnya. Proklamasi menjadi tonggak awal munculnya
negara baru dengan tatanan kenegaraannya yang harus dihormati oleh negaranegara lain di
dunia.

Proklamasi Kemerdekaan bagi suatu bangsa juga dapat merupakan puncak revolusi, tonggak
sejarah perjuangan bangsa tersebut yang telah lama dilakukan untuk dapat terbebas dari belenggu
penjajahUntuk memenuhi maksud dikumandangkannya kemerdekaan, maka setelah Proklamasi
Kemerdekaan bangsa yang bersangkutan haruslah mempertahankannya dengan segala upaya dan
dengan perjuangan yang gigih untuk mengisi kemerdekaan yang telah diproklamasikann yaitu,
dengan tujuan untuk mencapai tujuan nasional bangsa sebagai cita-cita bangsa yang
bersangkutan yang
telah lama diperjuangkan.

2. MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN BAGI INDONESIA

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan pernyataan resmi kemerdekaan bangsa. Pristiwa


itu terjadi pada pukul 10.00, yang dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Moh.
Hatta. Bersamaan pula dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang dikibarkan oleh S. Suhud
dan Latief Hendradiningrat diiringi lagu Indonesia Raya dinyanyikan secara spontan. Dengan itu,
bangsa Indonesia telah menjadi Negara yang merdeka dan berdaulat.

Bangsa Indonesia menyatakan secara resmi kepada rakyat Indonesia dan Dunia Internasional,
bahwa muali saat itu Bangsa Indonesia telah merdeka, lepas dari kekuasaan penjajah. Sejak saat
itu bangsa Indonesia mengambiol sikap untuk menentukan sendiri nasib bangsa dan tanah airnya
dalam segala bidang. Dalam hokum, bangsa Indonesia akan membentuk hukumnya sendiri, lepas
dari hokum penjajah.

Proklamasi Kemerdekaan yang dikumandangkan oleh Soekarno Hatta memiliki makna bahwa
bangsa Indonesia telah menyatakan kepada dunia luar (bangsa-bangsa yang
ada di dunia) maupun kepada bangsa Indonesia sendiri bahwa sejak saat itu Bangsa indonesia
telah merdeka.

Pernyataan kepada dunia luar juga untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sejak saat itu
sudah merdeka dan berdaulat, sehingga wajib dihormati oleh negaranegara lain secara layak
sebagai bangsa dan negara yang mempunyai kedudukan yang sama dan sederajat serta hak dan
kewajiban yang sama dengan bangsa-bangsa lain yang sudah merdeka dalam pergaulan antar
bangsa di dalam hubungan internasional. Sedangkan pernyataan kepada bangsa Indonesia sendiri
juga untuk memberikan dorongan dan rangsangan bagi bangsa Indonesia, bahwa sejak saat itu
bangsa Indonesia mempunyai kedudukan yang sama dan sederajat dengan bangsa-bangsa lain
yang sudah merdeka dalam pergaulan dunia, sehingga mempunyai hak dan kewajiban untuk
mengisi dan mempertahankan
kemerdekaan yang telah diperoleh dan memperjuangkan tercapainya cita-cita nasional bangsa
Indonesia. Pernyataan merdeka dari bangsa Indonesia juga mempunyai arti sejak saat itu bangsa
Indonesia telah mengambil sikap untuk menentukan nasib sendiri beserta
tanah airnya dalam segala aspek kehidupan.

Dengan demikian berarti bahwa bangsa Indonesia akan menyusun negara sendiri dengan tata
aturan sendiri, sehingga pada saat itu telah berdiri Negara baru, yaitu Negara Indonesia.

Dengan dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan telah menandai berdirinya sebuah


Negara baru, dan dengan berdirinya negara baru ini maka sebagai konsekuensinya negara baru
ini harus memiliki tata hokum sendiri untuk mengatur segala kehidupan bernegara di dalam
negara baru tersebut. Sebuah negara baru merupakan suatu organisasi kemasyarakatan yang
bertujuan dengan kekuasaannya mengatur serta menyelenggarakan
sesuatu masyarakat (Logemann). Mengatur dan menyelenggarakan sesuatu masyarakat inilah
diperlukan suatu tata aturan kehidupan, yang dengan kata lain disebut pula tata hukum.

Proklamasi Kemerdekaan yang telah dikumandangkan oleh Soekarno Hatta menjadi tonggak
bagi berdirinya negara Indonesia, dan uraian isi Proklamasi Kemerdekaan tersebut menjadi dasar
bagi berjalannya kehidupan bernegara bangsa Indonesia. Oleh karena itulah Proklamasi
Kemerdekaan merupakan norma pertama atau norma dasar atau aturan dasar dari tata hukum
Indonesia, sehingga Proklamasi Kemerdekaan menjadi dasar bagi berlakunya segala macam
norma atau aturan atau ketentuan hukum yang lain-lainnya. Dengan kata lain, Proklamasi
Kemerdekaan Indonesia merupakan norma pertama dari pada Tatahukum baru, yaitu tatahukum
Indonesia

Maka dari paparan diatas dapat diambil poin penting mengenai makna proklamasi bagi bangsa
Indonesia. Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 mempunyai makna tersendiri
bagai bangsa Indonesia, yaitu:
1. Berikut ini makna dan arti penting proklamasi kemerdekaan Indonesia
Apabila dilihat dari sudut hukum, proklamasi merupakan pernyataan yang berisi keputusan
bangsa Indonesia untuk menetapkan tatanan hukum nasional (Indonesia) danmenghapuskan
tatanan hukum kolonial.
2. Apabila dilihat dari sudut politik ideologis, proklamasi merupakan pernyataan bangsa
Indonesia yang lepas dari penjajahan dan membentuk Negara Republik Indonesia yang bebas,
merdeka, dan berdaulat penuh.
3. Proklamasi merupakan puncak perjuangan rakyat Indonesia dalam mencapai kemerdekaan
4. Proklamasi menjadi alat hukum internasional untuk menyatakan kepada rakyat dan seluruh
dunia, bahwa bangsa Indonesia mengambil nasib ke dalam tangannya sendiri untuk
menggenggam seluruh hak kemerdekaan.
5. Proklamasi merupakan mercusuar yang menunjukkan jalannya sejarah, pemberi inspirasi, dan
motivasi dalam perjalanan bangsa Indonesia di semua lapangan di setiap keadaan.
6. Berdiri Negara Baru, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Artinya selama
beratus-ratus tahun secara berturut-turut Indonesia dalam kekuasaan penjajahan Portugis,
Belanda, dan Jepang. Baru sejak merdeka, Indonesia secara resmi memiliki negaara sendiri.
7. Tata hokum dan Tata Negara Baru, yaitu tata hukumdan Negara. Artinya sebelumproklamasi
menggunakan tata hokum dan Negara milik penjajah. Sejak proklamasi, Indonesia secara resmi
memiliki tata hokum dan Negara sendiri.
8.
3. MEMAKNAI NASKAH PROKLAMASi

sekitar pukul 21.00 WIB Soekarno Hatta sudah sampai di Jakarta dan langsung menuju ke rumah
Laksamana Muda Maeda, Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta untuk menyusun teks proklamasi.
Dalam kondisi demikian, peran Laksamana Maeda cukup penting. Pada saat-saat yang genting,
Maeda menunjukkan kebesaran moralnya, bahwa kemerdekaan merupakan aspirasi alamiah dan
hak dari setiap bangsa, termasuk bangsa Indonesia.

Setelah rumusan teks proklamasi selesai dirumuskan muncul permasalahan, siapa yang akan
menandatangani teks proklamasi? Soekarno mengusulkan agar semua yang hadir dalam rapat
tersebut menandatangani naskah proklamasi sebagai Wakilwakil Bangsa Indonesia. Usulan
Soekarno tidak disetujui para pemuda sebab sebagian besar yang hadir adalah anggota PPKI, dan
PPKI dianggap sebagai badan bentukan Jepang. Kemudian Sukarni menyarankan agar Soekarno
Hatta yang menandatangani teks proklamasi atas nama bangsa Indonesia. Saran dan usulan
Sukarni diterima.
1. Langkah selanjutnya, Soekarno minta kepada Sayuti Melik untuk mengetik konsep teks
proklamasi dengan beberapa perubahan, kemudian ditandatangani oleh Soekarno Hatta.
Perubahan-perubahan tersebut meliputi:
kata tempoh diubah menjadi tempo,
2. wakil-wakil bangsa Indonesia diubah menjadi Atas nama bangsa Indonesia, dan
3. tulisan Djakarta, 17-8-05 diubah menjadi Djakarta, hari 17 boelan 8 tahun 05

Coba tilik sejenak naskah proklamasi yang sacral, singkat, dan bernas itu. Kami bangsa
Idonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai tentang
pemindahan kekuasaan dan lain-lain dilaksanakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Dua kalimat pendek tersebut sarat makna. Pemilihan kata-katanya cermat. Perhatika kata kerja
kedua kalimat itu. Pada kalimat pertama, kata kerja menyatakan dapat mengundang pertanyaan
apakah kemerdekaan dapat dinyatakan begitu saja?. Secara ringan kita akan menjawa ya, tetapi
tidak pada tahun 1945 tersebut. Secara politis dan militer, situasi menjelang detik-detik
proklamasi tidak mudah karena secara de vacto Indonesia masih berada di bawah kedudukan
militer jepang.sejak jepang menyerah kepada sekutu pada 14 agustus 1945.
Makna penting pilihan kata menyatakan itu akan lebih dapat kita hargai apabila dibandingkan
dengan konsepsi tentang kemerdekaan yang berkembang pada tatanan internasional saat itu.
Ketika para pendiri republic menggodok konsep Negara dan rancangan UUD 1945 pada sidang-
sidang BPUPKI dan PPKI yang bersidang di Jakarta 28 mei 1945- 22 agustus 1945di gedung
tyoou sangi-in ( kini gedung pencasila, departemen luar negeri). Hamper bersamaan dengan
itujuga, berlangsung konferensi The United Nations Conference On International Organizations
(UNCIO).Di San Fransisco,AS, pada 25 April 1945 yang menghasilkan piagam PBB. Piagam
Pbb disahkan dan ditandatangani 26 juni 1945, hany 4 hari setelah piagam Jakarta.
Para perancang naskah proklamasi memilih kata pemindahann kekuasaan. Mengapa tidak
dipilih misalmya, kata serah terima? Pemilihan kata pemindahan merupakan konsekuensi logis
dari makna kalimat pertama, bahwa kemerdekaan yang dinyatakan itu adalah hak kita.kata
memindahkan merupaka tindakan sepihak. Karena itu kita tidak perlu persetujuan siapa-siapa.
Berbeda dengan pengertia serah terima ytang merupaka tindakan dua pihak, antara yang
menyerahkan dan yang menerima. Yang belakangan ini sejalan dengan konsepsi kemerdekaan
atas persetujuan yang siinginkan Negara-negara penjajah. Kalau konsep ini yang diterima, maka
seperti yang dikatakan gubernur jenderal hindia belanda Vann Mook pada 1942, Indonesia
memerlukan 100 tahun lagi untuk merdeka, berarti tahun 2024 dan itu masih 38 tahun algi dari
sekarang.

Diposkan oleh awalbarri di 21.43

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Beranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom)

awalbarri
Pengikut
Arsip Blog
2010 (1)
o Januari (1)
PROKLAMASI

Mengenai Saya

awalbarri
Lihat profil lengkapku